Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu

Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Not a member yet
    14213 research outputs found

    PELATIHAN PEMBUATAN KUIS INTERAKTIF DENGAN MENGGUNAKAN LIVEWORKSHEETS BAGI GURU-GURU MGMP MATEMATIKA SMP KOTA BENGKULU

    Get PDF
    Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan Pelatihan Pembuatan Kuis Interaktif dengan Menggunakan Liveworksheets Bagi Guru-Guru MGMP Matematika SMP Kota Bengkulu. Kegiatan ini akan berdampak meningkatkan kompetensi pedagogik guru MGMP Matematika SMP kota Bengkulu. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kualitas guru agar dapat mengajar dengan baik, merencanakan dan menggunakan strategi pembelajaran dengan tepat, sehingga siswa akan terfasilitasi untuk belajar dengan mudah dan efektif. Akhirnya juga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa pelatihan ini, diawali dengan adanya diskusi dengan perwakilan MGMP SMP kota Bengkulu yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengajuan pengadaan Pelatihan Pembuatan Kuis Interaktif dengan Menggunakan Liveworksheets Bagi Guru-Guru MGMP Matematika SMP Kota Bengkulu ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UNIB. Kegiatan pelatihan dilakukan pada hari Rabu, tanggal 14 Juni 2023, pukul 13.00 - selesai WIB.  Dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini, secara umum tidak mengalami kendala yang berarti saat pelatihan pembuatan kuis interaktif dengan liveworksheets. Namun terdapat kendala jaringan internet yang tidak stabil dan rusaknya pengeras suara ketika pemaparan materi pembuatan kuis interaktif dengan liveworksheets, sehingga audio dari pemutaran video tidak terdengar secara maksimal. Terlepas dari kendala tersebut, selama berlangsungnya proses kegiatan ini menunjukkan adanya minat dan respon yang sangat baik dari peserta terhadap pelatihan pembuatan kuis interaktif dengan liveworksheets dalam kelas

    Re-Desain Lengan Robot 6 DOF Berdasarkan Benchmarking Menggunakan Permodelan 3D pada AutoDesk Inventor 2024

    Get PDF
    The industrial revolution 4.0 has encouraged the development of automation systems, including the 6 DOF robotic arm to enhance industrial production efficiency and effectiveness. This study aims to redesign a 6 DOF robotic arm based on benchmarking with Fanuc M-20iA and ABB IRB 2600 models using AutoDesk Inventor 2024. The method employed is benchmarking by comparing designs and specifications, followed by redesigning the Bill of Materials (BoM), Operation Process Chart (OPC), and assembly chart. The results show modifications such as redesigning the base into a square shape, adding rubber strips to the gripper, creating a separate panel for the motor driver and controller, and replacing the electromagnetic gripper with a mechanical one. The final design produces a simpler robotic arm with a production cost (HPP) of Rp105,554,924.00, which is more economical compared to similar products. The newly designed gripper is recommended for vertical object handling and positioning. Thus, the design successfully reduces maintenance costs, enhances precision, and maintains optimal performance for industrial applications.Revolusi industri 4.0 telah mendorong pengembangan sistem otomasi, salah satunya berupa lengan robot 6 DOF untuk mendukung efektivitas dan efisiensi produksi industri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan improvisasi desain lengan robot 6 DOF berbasis benchmarking terhadap produk Fanuc M-20iA dan ABB IRB 2600 menggunakan AutoDesk Inventor 2024. Metode yang digunakan adalah benchmarking dengan membandingkan desain dan spesifikasi, serta melakukan perancangan ulang BoM, OPC, dan assembly chart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilakukan modifikasi pada desain base menjadi persegi, penambahan rubber strip pada gripper, pembuatan panel terpisah untuk driver motor dan controller, serta penggantian gripper elektromagnetik menjadi mekanik. Desain ini menghasilkan lengan robot yang lebih sederhana, dengan HPP sebesar Rp105.554.924,00, lebih ekonomis dibandingkan produk sejenis. Gripper hasil rancangan direkomendasikan untuk pengambilan dan pemosisian benda secara vertikal. Dengan demikian, desain ini mampu mengurangi biaya perawatan, meningkatkan presisi, dan mempertahankan kinerja optimal untuk aplikasi industri

    Pengembangan Sistem Deteksi Dini Mahasiswa Berisiko Menggunakan Machine Learning Berbasis Data Learning Management System: Studi Kasus: rumahilmu.org

    Get PDF
    Abstract: This research aims to develop an early detection system for at-risk students using machine learning based on data from the Learning Management System (LMS) rumahilmu.org. The system was designed for the Information Systems Study Programs at the University of Bengkulu, analyzing data from 459 student enrollments across five courses. A total of 37–76 features were extracted from LMS activities to predict students likely to score below the 30th percentile at three strategic time points (25%, 50%, and 75% of the semester). This study implemented a per-class optimization approach, testing 11 algorithms to find the best model for each course. The results showed that no single algorithm was universally superior; the most effective models varied for each course, with Gaussian Process, Logistic Regression, and Voting Classifier being the most frequently chosen. However, evaluation on the test data revealed significant challenges: despite high cross-validation scores (F1-score > 0.80), overfitting and performance degradation occurred. The most critical finding was the model's low capability in detecting the 'At-Risk' minority class, with the Recall (At-Risk) metric reaching 0.00 in 8 out of 15 scenarios. The best detection performance was achieved in the Statistics & Probability course with a Recall of 0.50. The implemented system, featuring a 3-tier architecture (FastAPI and React), provides an interactive dashboard, but its predictive effectiveness for early detection is limited by small and imbalanced datasets.Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem deteksi dini mahasiswa berisiko menggunakan machine learning berbasis data dari Learning Management System (LMS) rumahilmu.org. Sistem ini dirancang untuk Program Studi Sistem Informasi Universitas Bengkulu, dengan menganalisis data dari 459 enrollment mahasiswa pada lima mata kuliah. Sebanyak 37–76 fitur diekstraksi dari aktivitas LMS untuk memprediksi mahasiswa yang berpotensi mendapat nilai di bawah persentil ke-30 pada tiga titik waktu strategis (25%, 50%, dan 75% semester). Penelitian ini menerapkan pendekatan optimasi per-kelas, menguji 11 algoritma untuk menemukan model terbaik bagi setiap mata kuliah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada satu algoritma tunggal yang superior; model paling efektif bervariasi untuk setiap mata kuliah, dengan Gaussian Process, Logistic Regression, dan Voting Classifier menjadi yang paling sering terpilih. Namun, evaluasi pada data uji menunjukkan tantangan signifikan: meskipun skor validasi silang tinggi (F1-score > 0.80), terjadi overfitting dan penurunan performa. Temuan paling krusial adalah rendahnya kemampuan model dalam mendeteksi kelas minoritas 'Berisiko', dengan metrik Recall (Berisiko) mencapai 0.00 pada 8 dari 15 skenario. Kinerja deteksi terbaik dicapai pada mata kuliah Statistika & Probabilitas dengan Recall 0.50. Sistem yang diimplementasikan dengan arsitektur 3-tier (FastAPI dan React) menyediakan dashboard interaktif, namun efektivitas prediksinya untuk deteksi dini dibatasi oleh dataset yang kecil dan tidak seimbang. Kata Kunci: deteksi dini mahasiswa berisiko, learning analytics, machine learning, klasifikasi biner, learning management syste

    Penilaian Lanskap untuk Pembangunan Berkelanjutan: Studi Kasus di Perumahan Alam Sutera

    Get PDF
    Gated community-based housing development has become the leading choice in big cities in Indonesia, including Alam Sutera Housing South Tangerang. Despite offering comfort and security, sustainable landscape management remains a significant challenge, especially in relation to managing natural resources and the environment. This research aims to assess the landscape's character by considering ecological, social, and environmental sustainability aspects, as well as its impact on residents' quality of life. This research uses a quantitative descriptive approach, collecting data through questionnaires, field observations, and descriptive data analysis. The research results show that improvements in local crop management, green energy, and water management are needed to support sustainability. This research recommends increased use of local plants, more functional green open space design, and more efficient management of natural resources to support residents' quality of life and sustainability goals.Gated community-based housing development has become the leading choice in big cities in Indonesia, including Alam Sutera Housing South Tangerang. Despite offering comfort and security, sustainable landscape management remains a significant challenge, especially in relation to managing natural resources and the environment. This research aims to assess the landscape's character by considering ecological, social, and environmental sustainability aspects, as well as its impact on residents' quality of life. This research uses a quantitative descriptive approach, collecting data through questionnaires, field observations, and descriptive data analysis. The research results show that improvements in local crop management, green energy, and water management are needed to support sustainability. This research recommends increased use of local plants, more functional green open space design, and more efficient management of natural resources to support residents' quality of life and sustainability goals

    Analisis Estimasi Cadangan Karbon dari Perubahan Tutupan Lahan di Kota Bengkulu Berbasis Remote Sensing

    Get PDF
    Land cover changes in Bengkulu City have significant impacts on carbon stock dynamics, which play a vital role in climate change mitigation. This study aims to analyze carbon stock estimates resulting from land cover changes using remote sensing technology. Landsat and Sentinel-2 satellite imagery data were used to map land cover changes over a specific period, employing a supervised learning-based classification method. Further analysis was conducted to estimate carbon stocks using calculations from the ICLEI Calculator approach. The results of the study indicate a decrease in natural land areas, such as shrubland and mixed dryland agriculture, which declined by 4,236.5 hectares and 3,002.6 hectares, respectively. The conversion of these lands into settlements, plantations, and paddy fields led to a significant decrease in total carbon stocks from 340,095.55 tons in 2014 to 279,033.7 tons in 2024. Additionally, the spatial distribution of carbon stocks in the study area showed patterns correlating with anthropogenic pressures and urban spatial planning policies. The main factors influencing these changes include urbanization, plantation expansion, and land conversion for economic purposes. This study underscores the importance of sustainable land management to prevent ecosystem degradation and support carbon stock enhancement. Conservation efforts, ecosystem rehabilitation, and prudent land-use policies are strategic steps in maintaining carbon balance and mitigating the impacts of climate change

    Tumpang Tindih (Overlapping) Kewenangan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

    No full text
    Government procurement of goods and services plays a crucial role in national development, yet it is highly susceptible to collusion and financial mismanagement. In this context, the Business Competition Supervisory Commission (KPPU) and the Audit Board of Indonesia (BPK) serve as key supervisory bodies. KPPU focuses on preventing unfair business practices such as tender collusion, while BPK emphasizes the efficiency and accountability of state finances. This study aims to analyze the overlapping authority between these two institutions and explore solutions for harmonizing their roles. Using a normative juridical method with a descriptive-analytical approach, the findings reveal overlapping areas of supervision that risk undermining effectiveness and creating legal uncertainty. Therefore, a clear regulatory framework—through new legislation or revisions to existing presidential regulations is essential to ensure a coordinated, fair, and efficient oversight system.Pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan kegiatan strategis yang mendukung pembangunan nasional, namun rentan terhadap praktik persekongkolan dan penyimpangan anggaran. Dalam konteks ini, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi dua lembaga yang berperan dalam pengawasan. KPPU fokus pada pencegahan praktik persaingan usaha tidak sehat, seperti persekongkolan tender, sedangkan BPK berfokus pada efisiensi dan akuntabilitas keuangan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tumpang tindih kewenangan antara kedua lembaga tersebut dan mencari solusi harmonisasi kewenangan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan adanya irisan objek pengawasan antara KPPU dan BPK yang dapat memicu ketidakefektifan pengawasan dan potensi ketidakpastian hukum. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang jelas, baik melalui Undang-Undang baru maupun revisi Peraturan Presiden, guna menciptakan sistem pengawasan yang terkoordinasi, adil, dan efektif. Kata kunci: KPPU, BPK, pengadaan barang/jasa, persekongkolan tender, kewenangan, tumpang tindi

    KARAKTERISTIK SERBUK INSTAN CASCARA ARABICA MENGGUNAKAN BULKING AGENT GUM ARAB METODE FOAM MAT DRYING

    Get PDF
    Cascara Arabica merupakan kulit kering buah kopi Arabica yang umumnya disajikan dengan cara diseduh seperti teh, sehingga dikenal sebagai cascara tea. Cascara Arabica berpotensi dikembangkan lebih lanjut menjadi serbuk minuman instan sebagai upaya diversifikasi produk. Pembuatan serbuk instan dengan metode foam mat drying memerlukan penambahan gum arab sebagai bulking agent yang berperan menambah total padatan, meningkatkan volume, melapisi komponen rasa, serta melindungi bahan dari kerusakan akibat panas. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh rasio ekstrak air cascara Arabika dan gum arab terhadap karakteristik fisik dan kimia serbuk instan cascara Arabika. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor, yaitu rasio ekstrak air cascara Arabika dan gum arab, yang terdiri atas lima taraf perlakuan dengan empat ulangan, yaitu P1 = 95:5, P2 = 90:10, P3 = 85:15, P4 = 80:20, dan P5 = 75:25. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA untuk mengetahui adanya pengaruh perlakuan, kemudian dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf signifikansi 5% (α = 5%) guna membandingkan perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan proporsi ekstrak air cascara Arabica dan peningkatan proporsi gum arab cenderung menurunkan kadar air, kadar flavonoid total, densitas kamba, angle of repose, serta kelarutan (waktu larut) dalam air panas maupun dingin. Sebaliknya, perubahan rasio tersebut meningkatkan kadar abu dan aktivitas antioksidan serbuk instan cascara Arabica yang dihasilkan. Secara keseluruhan, perlakuan dengan rasio ekstrak air cascara Arabica dan gum arab 75:25 memberikan karakteristik fisik dan kimia terbaik untuk serbuk instan cascara Arabica.Cascara Arabica merupakan kulit kering buah kopi Arabica yang umumnya disajikan dengan cara diseduh seperti teh, sehingga dikenal sebagai cascara tea. Cascara Arabica berpotensi dikembangkan lebih lanjut menjadi serbuk minuman instan sebagai upaya diversifikasi produk. Pembuatan serbuk instan dengan metode foam mat drying memerlukan penambahan gum arab sebagai bulking agent yang berperan menambah total padatan, meningkatkan volume, melapisi komponen rasa, serta melindungi bahan dari kerusakan akibat panas. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh rasio ekstrak air cascara Arabika dan gum arab terhadap karakteristik fisik dan kimia serbuk instan cascara Arabika. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor, yaitu rasio ekstrak air cascara Arabika dan gum arab, yang terdiri atas lima taraf perlakuan dengan empat ulangan, yaitu P1 = 95:5, P2 = 90:10, P3 = 85:15, P4 = 80:20, dan P5 = 75:25. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA untuk mengetahui adanya pengaruh perlakuan, kemudian dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf signifikansi 5% (α = 5%) guna membandingkan perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan proporsi ekstrak air cascara Arabica dan peningkatan proporsi gum arab cenderung menurunkan kadar air, kadar flavonoid total, densitas kamba, angle of repose, serta kelarutan (waktu larut) dalam air panas maupun dingin. Sebaliknya, perubahan rasio tersebut meningkatkan kadar abu dan aktivitas antioksidan serbuk instan cascara Arabica yang dihasilkan. Secara keseluruhan, perlakuan dengan rasio ekstrak air cascara Arabica dan gum arab 75:25 memberikan karakteristik fisik dan kimia terbaik untuk serbuk instan cascara Arabica

    Effectiveness of Replacing Rice Bran with Palm Oil Processing Solid by-products (Solid) on the Performance of Kaur Cattle

    Get PDF
    Sakura Block Plus is a feed supplement designed to enhance cattle performance, with rice bran accounting for 22% of its total ingredients. However, due to the increasing scarcity and rising prices of rice bran, palm oil processing solid by-products offer a potential alternative. This study aimed to assess the effect of Sakura Block Plus supplemented with solid at different levels as a substitute for rice bran on dry matter intake and body weight gain in Kaur cows fed a natural grass diet. A Latin Square Design (LSD) was employed, involving four treatments and four replications. The treatments consisted of wild grass plus a sakura block, with 5.5% (P1), 11% (P2), 16.5% (P3), and 22% (P4) of the solid as rice bran replacement. The results indicated that replacing rice bran with solid up to 22% did not significantly affect dry matter intake (P>0.05). Still, there was a trend toward increased body weight gain at the highest solid level. Dry matter intake averaged 7.22-7.96 kg/head/day (2.80-3.06% of body weight), while body weight gain ranged from 0.41-0.52 kg/head/day. These findings suggest that solid can replace up to 100% of rice bran in sakura block plus formulations without adversely affecting cattle performance.Sakura Block Plus merupakan suplemen pakan untuk meningkatkan performa ternak. Berdasarkan komposisi bahan penyusunnya, penggunaan dedak sebagai bahan baku dalam Sakura Block Plus mencapai 22% dari total bahan. Namun, dedak saat ini sulit didapatkan di pasaran dengan harga yang terus meningkat. Padatan hasil pengolahan kelapa sawit berpotensi menjadi alternatif pengganti bekatul karena ketersediaannya yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi sakura block plus yang mengandung solid pada berbagai level sebagai substitusi dedak terhadap konsumsi bahan kering dan pertambahan bobot badan sapi kaur yang diberi pakan basal rumput alam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Lengkap (RBSL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan ransum dibagi menjadi: Rumput alam + sakura block plus yang mengandung 5,5% solid (P1), 11% solid (P2), 16,5% solid (P3) dan 22% solid (P4) sebagai pengganti dedak. Penggunaan solid sampai level 22% sebagai pengganti dedak pada sakura block plus tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering, namun terdapat kecenderungan pertambahan bobot badan pada level solid yang paling tinggi. Rataan konsumsi bahan kering berkisar antara 7,22-7,96 kg/ekor/hari (2,80-3,06% dari bobot badan), sedangkan pertambahan bobot badan berkisar antara 0,41-0,52 kg/ekor/hari. Solid dapat menggantikan hingga 100% dedak padi dalam formulasi sakura block plus tanpa mempengaruhi kinerja sapi kaur yang diberi pakan basal rumput alami

    Correlation between hatchability traits, moisture loss, and embryonic mortality in commercial Lohmann Brown Lite breeder birds in South Africa

    Get PDF
    This study aimed to determine the relationship between hatchability traits, moisture loss and mortality in commercial Lohmann Brown Lite breeders in South Africa. A total of 5400 hatchable eggs were incubated. Descriptive analysis and the Pearson correlation coefficient were computed using MiniTab17. Fertility, embryo livability and mortality, total moisture loss, and hatchability were 95.06%, 86.56%, 6.37%, 13.27%, and 93.63%, respectively. There is a positive correlation between egg fertility and embryo livability (p<0.001; r=0.86) and between egg fertility and hatch of all set (r=0.82). There is a positive correlation between embryo livability and hatch of all sets (p < 0.001; r = 0.81). A negative correlation exists between moisture loss during days 0-10 and 11-18 of incubation (p < 0.001; r = -0.64). A positive correlation between total moisture loss and that during days 0-10 (p<0.01; r=0.44) and 11-18 (p<0.05; r=0.41) exists. A negative correlation was observed between hatch of fertile eggs and moisture loss (p < 0.05; r = 0.32). First-grade yield shows a positive correlation with total pullet yield (p < 0.001; r = 0.95). First-grade pullet yield has a negative correlation with male yield (p < 0.001; r = -0.95). Second-grade pullet yield has a positive correlation with overall pullet yield (p<0.05; r=0.36). Second-grade pullet yield has a negative correlation with male yield (p<0.05; r=-0.36. These results indicate that hatchability, embryonic mortality, and moisture loss are strongly influenced by fertility and incubation conditions. Optimizing these factors through proper management can improve chick quality, enhance hatchery efficiency, and increase productivity and profitability, contributing to sustainable poultry production and national food security

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBANTUAN AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI DI KOTA BENGKULU

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan : (1) Mendeskripsikan pengembangan bahan ajar Matematika berbantuan audiovisual dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V Sekolah Dasar di Kota Bengkulu. (2) Mendeskripsikan kelayakan pengembangan bahan ajar Matematika berbantuan Audiovisual dapat meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas V sekolah dasar di Kota Bengkulu dan (3) Mengetahui efektivitas pengembangan bahan ajar Matematika berbantuan audiovisual dapat meningkatkan prestasi belajar pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Kota Bengkulu. Dalam penelitian ini digunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah lembar angket penelitian dan tes prestasi belajar. Analisis data yang digunakan nilai adalah Analisis test Prestasi Belajar dan Analisis uji t Prestasi Belajar Siswa. Instrumen validasi materi dan media yang digunakan dalam pembelajaran dalam penelitian yang digunakan adalah model skala linkert. , simpulan dari penelitian ini adalah; (1) Pengembangan bahan ajar berbantuan audio visual dapat meningkatkan prestasi belajar (2) Pengembangan bahan ajar berbantuan audio visual layak digunakan pada muatan pelajaran matematika dan (3) Pengembangan bahan ajar berbantuan audio visual efektif dapat meningkatkan prestasi belaja

    12,606

    full texts

    14,213

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇