Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Open Journal System (OJS) Universitas BengkuluNot a member yet
14213 research outputs found
Sort by
Profitability, Capital Intensity, Leverage, And Tax Avoidance: Firm Size As A Moderating Variable
This research investigates how profitability, capital intensity, and leverage influence tax avoidance practices, while also assessing whether firm size moderates these relationships. The research focuses on consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020β2023 period. This research adopts a quantitative approach with a causal-comparative research design. A purposive sampling method was used to select 120 panel data observations from 30 companies out of 63 consumer goods firms. With the help of SPSS version 22, the data were analyzed using multiple linear regression analysis and moderated regression analysis, preceded by descriptive statistical tests and classical assumption tests. The results revealed that profitability, capital intensity, and leverage together significantly influence tax avoidance, as indicated by a significance level of 0.046. Partially, only leverage shows a significant positive impact on tax avoidance, with a coefficient of 0.045 and a significance level of 0.027, whereas profitability and capital intensity do not demonstrate a meaningful effect. These findings confirm that companies with high levels of debt use interest expense as a tax shield to reduce tax liabilities. In addition, the results also show that firm size cannot moderate the effect of profitability, capital intensity, and leverage on tax avoidance
Profitability as Mediator in Tax avoidance: Evidence from Indonesian Financial Sector
This study aims to empirically test whether profitability can mediate the influence of academic qualifications of CFOs and independent commissioners on tax avoidance. The research sample was 62 with a purposive sampling technique in financial sector companies listed on the IDX in 2023. The research method applied is Partial Least Square (PLS) modeling using smartPLS 4.0 software assistance to analyze the data. The results found that H1 was rejected, CFO academic qualifications had no significant effect on tax avoidance. H2 accepted, independent commissioners have a significant effect on tax avoidance. H3 is accepted, CFO academic qualifications have a significant effect on profitability. H4 is accepted, independent commissioners have a significant effect on profitability. H5 accepted, profitability affects tax avoidance. H6 accepted, profitability can mediate the effect of CFO academic qualifications on tax avoidance. H7 accepted, profitability can mediate the effect of independent commissioners on tax avoidance. Firm size as a control variable has no significant effect on profitability and tax avoidance
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL KAMI (BUKAN) SARJANA KERTAS KARYA J.S KHAIREN
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan realitas sosial dalam Novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas melalui pendekatan sosiologi sastra. Sosiologi sastra merupakan bidang kajian sastra yang bersifat reflektif (Faruk, 2012:77). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kepustakaan dengan cara menjaring data tertulis melalui novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa dalam novel Kami Bukan Sarjana Kertas Karya J.S Khairen terdapat beberapa jenis realitas sosial. Realitas tersebut terkait dengan kemiskinan, kekerasan, bunuh diri serta penggunaan narkoba dan alkohol (miras).
 
Pemberdayaan Kelompok Tani Padimas Melalui Introduksi Varietas Bawang Merah dan Penguatan Kelembagaan
Kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan implementasi teknologi pada demoplot bawang merah di Desa Sana Tengah, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola budidaya bawang merah. Sosialisasi yang melibatkan Kepala Desa, Ketua Gabungan Kelompok Tani, dan anggota Kelompok Tani Padimas, membahas topik-topik penting seperti pengendalian penyakit, pemilihan varietas sesuai kondisi agroklimat, serta penerapan teknologi baru seperti True Shallot Seed (TSS). Teknologi TSS diperkenalkan untuk mengatasi masalah penyediaan benih bawang merah yang terbatas dan meningkatkan ketahanan tanaman. Selain itu, pelatihan pengolahan pupuk organik dari limbah peternakan bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha tani melalui sistem pertanian sirkular. Kegiatan monitoring dan evaluasi produksi menunjukkan peningkatan produktivitas bawang merah sebesar 1,56 ton/ha, meskipun masih berada di bawah rata-rata produktivitas nasional. Penanaman bawang merah di luar musim berhasil menurunkan intensitas serangan penyakit hingga 96.5%, meningkatkan kualitas umbi, dan membuka peluang untuk harga jual yang lebih baik. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku petani, meningkatkan hasil pertanian, dan kesejahteraan petani, serta memberikan kontribusi pada pengembangan pertanian berkelanjutan di Desa Sana Tengah.Kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan implementasi teknologi pada demoplot bawang merah di Desa Sana Tengah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola budidaya bawang merah. Sosialisasi yang melibatkan Kepala Desa, Ketua Gabungan Kelompok Tani, dan anggota Kelompok Tani Padimas, membahas topik-topik penting seperti pengendalian penyakit, pemilihan varietas sesuai kondisi agroklimat, serta penerapan teknologi baru seperti True Shallot Seed (TSS). Teknologi TSS diperkenalkan untuk mengatasi masalah penyediaan benih bawang merah yang terbatas dan meningkatkan ketahanan tanaman. Selain itu, pelatihan pengolahan pupuk organik dari limbah peternakan bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan usahatani melalui sistem pertanian sirkular. Kegiatan monitoring dan evaluasi produksi menunjukkan peningkatan produktivitas bawang merah sebesar 1,56 ton/ha, meskipun masih berada di bawah rata-rata produktivitas nasional. Penanaman bawang merah di luar musim berhasil menurunkan intensitas serangan penyakit, meningkatkan kualitas umbi, dan membuka peluang untuk harga jual yang lebih baik. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku petani, meningkatkan hasil pertanian, dan kesejahteraan petani, serta memberikan kontribusi pada pengembangan pertanian berkelanjutan di Desa Sana Tengah
Unlocking interaction: A deep dive into metadiscourse in Indonesian and International EFL and ESL textbooks for Senior High School
This study presents a comparative corpus analysis of interactional metadiscourse features in two English textbooks used in Indonesian senior high schools: an EFL textbook published by the Indonesian Ministry of Education and Culture (Bahasa Inggris: Work in Progress) and an ESL textbook published by Cambridge University Press (English as a Second Language: Second Edition). Despite the central role textbooks play in shaping classroom discourse and developing studentsβ communicative competence, limited attention has been paid to how interactional metadiscourse is utilized in these materials, especially in EFL contexts like Indonesia, where textbooks often serve as the primary source of English input. Addressing this gap, the present study investigates how interactional metadiscourse, features that guide readers through the text and engage them, differ between a locally produced EFL textbook and an internationally published ESL textbook. The analysis was conducted using a corpus-based approach, drawing on Hylandβs (2005) model of interactional metadiscourse to manually identify and categorize features, including hedges, boosters, attitude markers, self-mentions, and engagement markers. The results revealed notable differences in the frequency and types of interactional metadiscourse employed in the two materials. These findings support the alternative hypothesis (H1), which posits that the international ESL textbook contains more interactional metadiscourse features than the Indonesian EFL textbook. The study contributes to the limited body of empirical research on metadiscourse in English textbooks and offers insights relevant to improving textbook design and English language instruction in the Indonesian context
Development of Diagnostic Test Instruments as Placement Tests to Determine Studentsβ Cognitive Learning Levels on Acid-Base Material
This study aims to determine the validity and discriminatory power of diagnostic test instruments as placement tests on acid-base material and to determine the level of students' cognitive learning. This study was conducted in June - May of the 2024/2025 Academic Year. This diagnostic test instrument development research refers to the Research & Development (R&D) development method. Data collection in this study used tests, interviews, and questionnaires. The research stage begins with potential problems, data collection, product design stage, development of diagnostic test instruments and validation by experts, validity tests, difficulty level tests, and discriminatory power tests on small-scale tests and interpretation of students' cognitive levels on large-scale trials. The results of the assessment by expert validators showed that the criteria for the developed instrument were valid. The results of the analysis of the validity of the test items obtained 25 valid question items. The results of the test of the level of difficulty of the questions obtained 11 easy criteria questions and 14 medium criteria questions. The results of the discriminatory power test obtained 25 question items with very good discriminatory power. The results of the large-scale trial showed that the average interpretation of the results of the diagnostic test instrument was 78.81%. The percentage of students who passed the test was 70.3% while the percentage of students who failed was 30%. This shows that the diagnostic test instrument is effective in that it can improve students' understanding of acid-base chemistry material.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan daya pembeda instrumen tes diagnostik sebagai tes penempatan pada materi asam basa dan untuk mengetahui tingkat kognitif belajar siswa Penelitian ini dilaksanakan pada Juni β Mei Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian pengembangan instrumen tes diagnostik ini mengacu pada metode pengembangan Research & Development (R&D). Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes, wawancara, dan kusioner. Tahap penelitian dimulai dengan potensi masalah, pengumpulan data, tahap perancangan produk, pengembangan instrumen tes diagnostik dan validasi oleh ahli, uji validitas, uji tingkat kesukaran, dan uji daya pembeda pada uji skala kecil serta interpretasi tingkat kognitif siswa pada uji coba skala luas. Hasil penilaian dari validator ahli menunjukkan kriteria instrumen yang dikembangkan valid. Hasil analisis validitas butir soal diperoleh 25 item soal valid. Hasil uji tingkat kesukaran soal diperoleh 11 item soal kriteria mudah dan 14 item soal kriteria sedang. Hasil uji daya pembeda diperoleh 25 item soal memiliki daya pembeda sangat bagus. Hasil uji coba skala luas menunjukkan rata - rata interpretasi hasil instrumen tes diagnostik diperoleh 78,81%. Persentase siswa yang lulus tes sebesar 70,3% sedangkan persentase siswa yang tidak lulus sebesar 30%. Hal tersebut menunjukkan bahwa instrumen tes diagnostik sudah efektif dimana dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi kimia asam basa. 
Gambaran Pengetahuan Mitigasi Gunung Api pada Anak-Anak Panti Asuhan Darul Alfalah Denpasar Provinsi Bali
This study is a continuation of the community services activities of the author and the Community Service (PKM) team in 2022 at same location mamely the Darul Alfalah Orphanage Pemogan Village Denpasar District, South Denpasar District. The activty included socialization of earthquake and their mitigation qmd finding out how much knowledge the orphanage children had about earthquakes and their mitigation (Maharani, 2022). This study focus on volcanic mitigation in orphanages with orphanage children as respondents. The questionnaire contained queastions about the efforts taken before during and after the volcanic eruption. The results of questionnaire showed the orphaange children still lacked knowledge in efforts to minimize the dangers of volcanic eruptions.Penelitian ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pengabdian masyarakat penulis beserta tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada tahun 2022 di lokasi yang sama yaitu Panti Asuhan Darul Alfalah Desa Pemogan Kecamatan Denpasar Kecamatan Denpasar Selatan. Kegiatan tersebut berisikan sosialisasi gempa bumi dan mitigasi serta mengetahui bagaimana pengetahuan anak-anak panti asuhan tentang gempa bumi dan mitigasi (Maharani, 2022). Penelitian kali ini bersubjekkan mitigasi gunung api pada panti asuhan dengan anak-anak panti asuhan sebagai responden. Kuesioner berisikan pertanyaan-pertanyaan tentang upaya-upaya yang ditempuh sebelum letusan, saat dan pasca letusan gunung api terjadi. Hasil kuesioner menunjukkan masih kurangnya pengetahuan anak-anak panti asuhan dalam upaya meminimalisir bahaya letusan gunung api. 
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF GOOGLE SITES BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA
Tujuan pada penelitian ini untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran menggunakan Media Interaktif Google Sites Berbasis Discovery Learning Untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ASSURE. Subjek penelitian ini adalah ahli teknologi pendidikan, ahli materi pembelajaran dan siswa kelas IX. Objek penelitian ini adalah media interkatif google sites berbasis discovery learning untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket, tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa instrumen validasi yang terdiri dari lembar validasi instrumen penelitian, lembar validasi media oleh ahli teknologi pendidikan dan ahli materi pembelajaran, instrumen kepraktisan yaitu angket respon peserta didik dan instrumen keefektifan yaitu soal posttest. Jenis data berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis data pada media yang dikembangkan yaitu, media interaktif google sites berbasis discovery learning untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, diperoleh : (1) media yang telah dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan rata-rata kevalidan sebesar 0,836. (2) media yang telah dikembangkan memenuhi kategori sangat praktis pada uji coba kelompok kecil dengan presentase 83,2% dan memenuhi katerogi sangat praktis pada uji coba kelompok besar dengan presentase 85,37%. (3) media yang telah dikembangkan dinyatakan efektif. Keefektifan dipeoleh > , yaitu 2,13021 > 1,66757 dengan Β = 68 serta taraf signifikan 0,05 sehingga Β diterima dan Β ditolak yang artinya terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa anatara siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 84,29 dan kelas kontrol sebesar 54,43. Hal ini menyatakan bahwa media yang telah dikembangkan efektif untuk digunakan.Tujuan pada penelitian ini untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran menggunakan Media Interaktif Google Sites Berbasis Discovery Learning Untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ASSURE. Subjek penelitian ini adalah ahli teknologi pendidikan, ahli materi pembelajaran dan siswa kelas IX. Objek penelitian ini adalah media interkatif google sites berbasis discovery learning untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket, tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa instrumen validasi yang terdiri dari lembar validasi instrumen penelitian, lembar validasi media oleh ahli teknologi pendidikan dan ahli materi pembelajaran, instrumen kepraktisan yaitu angket respon peserta didik dan instrumen keefektifan yaitu soal posttest. Jenis data berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis data pada media yang dikembangkan yaitu, media interaktif google sites berbasis discovery learning untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, diperoleh : (1) media yang telah dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan rata-rata kevalidan sebesar 0,836. (2) media yang telah dikembangkan memenuhi kategori sangat praktis pada uji coba kelompok kecil dengan presentase 83,2% dan memenuhi katerogi sangat praktis pada uji coba kelompok besar dengan presentase 85,37%. (3) media yang telah dikembangkan dinyatakan efektif. Keefektifan dipeoleh t_hitung >t_tabel , yaitu 2,13021 > 1,66757 dengan dk = 68 serta taraf signifikan 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa anatara siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 84,29 dan kelas kontrol sebesar 54,43. Hal ini menyatakan bahwa media yang telah dikembangkan efektif untuk digunakan
Analisis Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Bahasa Ekspresif Anak usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Batara Bira
Expressive language is a crucial aspect of children's communication and socio-emotional development, reflecting their ability to convey ideas, feelings, and needs verbally. This study aims to examine the influence of parenting styles on expressive language development in children. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. Participants included eight children aged 5-6 years, eight parents, and three teachers. Data validity was ensured through source triangulation and methodological triangulation. The findings demonstrate that democratic parenting significantly supports expressive language development, as evidenced by enhanced vocabulary acquisition, improved sentence construction abilities, and increased confidence in verbal expression. Conversely, authoritarian parenting restricts children's expressive abilities, while permissive parenting provides freedom without adequate guidance for language development. Additional factors influencing expressive language development include parental education level, frequency of verbal communication, and parental involvement in children's daily activities. These findings underscore the critical importance of adopting balanced and communicative parenting approaches to foster optimal expressive language development from early childhood.Bahasa ekspresif merupakan aspek krusial dalam komunikasi dan perkembangan sosial-emosional anak karena mencerminkan kemampuan menyampaikan ide, perasaan, dan keinginan secara lisan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kontribusi pola asuh orang tua terhadap perkembangan bahasa ekspresif anak usia 5β6 tahun. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Partisipan terdiri dari delapan anak usia 5β6 tahun, beserta orang tua dan guru mereka. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis mendukung perkembangan bahasa ekspresif anak, ditandai dengan peningkatan kosakata, kemampuan menyusun kalimat, dan keberanian mengungkapkan pendapat. Sebaliknya, pola asuh otoriter membatasi ekspresi anak, sementara pola permisif memberikan kebebasan tanpa arahan yang jelas. Faktor lain yang turut memengaruhi perkembangan bahasa ekspresif adalah tingkat pendidikan orang tua, intensitas komunikasi verbal, dan keterlibatan dalam aktivitas harian anak. Temuan ini menegaskan pentingnya pola asuh yang seimbang dan komunikatif dalam menunjang perkembangan bahasa anak sejak usia dini
Yellia Tomasoa The Effect of Learning Model and Motivation on Long Jump Learning Outcomes: The Effect of Learning Model and Motivation on Long Jump Learning Outcomes
This study aims to analyze the effect of Visual, Audiotorial, and Kinesthetic learning styles on the learning outcomes of movement skills of grade II students of Dobo Christian Elementary School 1, Data collection was carried out using a questionnaire. The population in this study amounted to 60 students and a sample of 36 students determined by random sampling technique or randomly. This research is an experimental expo-facto research, the analysis technique used uses inferential analysis techniques.Β The results obtained are that there is an influence between Visual, Audiotorial, and Kinesthetic learning styles on the learning outcomes of students' movement skills as evidenced by statistical analysis which is 6.926. Thus, Visual, Audiotorial, and Kinesthetic learning styles have a positive effect on student movement skills learning outcomes as evidenced by statistical analysis tests.Abstract
__________________________________________________________This study aims to analyze the effect of Visual, Audiotorial, and Kinesthetic learning styles on the learning outcomes of movement skills of grade II students of SD Kristen 1 Dobo, Data collection was carried out using a questionnaire. The population in this study amounted to 60 students and a sample of 36 students determined by random sampling technique or randomly. This research is an experimental expo-facto research, the analysis technique used uses inferential analysis techniques. The results obtained are that there is an influence between Visual, Audiotorial, and Kinesthetic learning styles on the learning outcomes of students' movement skills as evidenced by statistical analysis which is 6.926. Thus, Visual, Audiotorial, and Kinesthetic learning styles have a positive effect on student movement skills learning outcomes as evidenced by statistical analysis tests.
This study aims to analyze the effect of Visual, Audiotorial, and Kinesthetic learning styles on the learning outcomes of movement skills of grade II students of SD Kristen 1 Dobo, Data collection was carried out using a questionnaire. The population in this study amounted to 60 students and a sample of 36 students determined by random sampling technique or randomly. This research is an experimental expo-facto research, the analysis technique used uses inferential analysis techniques. The results obtained are that there is an influence between Visual, Audiotorial, and Kinesthetic learning styles on the learning outcomes of students' movement skills as evidenced by statistical analysis which is 6.926. Thus, Visual, Audiotorial, and Kinesthetic learning styles have a positive effect on student movement skills learning outcomes as evidenced by statistical analysis tests