Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Open Journal System (OJS) Universitas BengkuluNot a member yet
14213 research outputs found
Sort by
Motivasi untuk Masyarakat Melakukan Aktivitas Olahraga Didesa Sumur Gedang: Motivasi, Olah raga
Tujuannya dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan motivasi masyarakat agar melakukan aktivitas olahraga. Dan adapun metode yang dipakai yakni metode teori diskusi dan demonstrasi, hasilnya dilapangan menunjukkan masyarakat desa sumur gedang melakukan aktivitas olahraga itu masih kurang karena masyarakat desa sumur gedang masih minimnya fasilitas atau sarana olahraga sehingga masyarakat desa sumur gedang untuk melakukan aktivitas olahraga itu hanya sewajarnya untuk kebutuhan, kesenangan, dan menghilangkan kejenuhan dan juga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehat.Tujuannya dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan motivasi masyarakat agar melakukan aktivitas olahraga. Dan adapun metode yang dipakai yakni metode teori diskusi dan demonstrasi, hasilnya dilapangan menunjukkan masyarakat desa sumur gedang melakukan aktivitas olahraga itu masih kurang karena masyarakat desa sumur gedang masih minimnya fasilitas atau sarana olahraga sehingga masyarakat desa sumur gedang untuk melakukan aktivitas olahraga itu hanya sewajarnya untuk kebutuhan, kesenangan, dan menghilangkan kejenuhan dan juga untuk memenuhi kebutuhan hidup seha
PARENTING: OPTIMALISASI PERAN KELUARGA DALAM MEMBANGUN LITERASI DIGITAL ANAK USIA DINI
Literasi digital merupakan keterampilan esensial di era modern yang harus dikenalkan sejak usia dini. Namun demikian, rendahnya pemahaman orang tua tentang peran mereka dalam membangun literasi digital anak usia dini menjadi tantangan tersendiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran keluarga dalam mendukung literasi digital melalui pendekatan parenting. Kegiatan dilaksanakan di TK IT Model Madani Ar-Rahman dengan melibatkan 24 peserta yang terdiri dari orang tua dan pendidik. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta dari 47,86% (cukup baik) menjadi 69,20% (baik) setelah sosialisasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pelibatan keluarga melalui kegiatan parenting mampu meningkatkan kesadaran dan peran aktif dalam membentuk budaya literasi digital pada anak usia dini
Perancangan Sistem Otomatisasi Laboratorium Berbasis Artificial Intelligence untuk Optimalisasi Penggunaan Sumber Daya: Designing An Artificial Intelligence-Based Laboratory Automation System to Optimize Resource Use
Otomatisasi laboratorium berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi tren yang semakin penting dalam upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas penelitian ilmiah. Studi ini mengkaji perancangan sistem otomatisasi laboratorium yang memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Melalui tinjauan literatur komprehensif dan analisis studi kasus terkini, penelitian ini mengeksplorasi komponen kunci, tantangan implementasi, dan potensi dampak dari sistem otomatisasi berbasis AI dalam setting laboratorium. Hasil menunjukkan bahwa integrasi AI dalam otomatisasi laboratorium dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, meminimalkan limbah, dan meningkatkan akurasi hasil penelitian. Namun, implementasi yang efektif memerlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan aspek teknis, ekonomi, dan etika. Studi ini menyoroti pentingnya kolaborasi multidisiplin dan adaptasi berkelanjutan terhadap perkembangan teknologi AI untuk mencapai sistem otomatisasi laboratorium yang optimal dan berkelanjuta
Klasfikasi Penggunaan Bahan Kimia Praktikum Berdasarkan Tingkat Bahaya/Risiko Kesehatan di Laboratorium Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Lampung: Classification of Chemical Use in Practical Work Based on the Level of Danger/Health Risk in the Chemistry Department Laboratory, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung
Laboratorium merupakan salah satu sarana yang penting dalam proses belajar mengajar. Laboratorium digunakan sebagai tempat praktik bagi para mahasiswa untuk menerapkan teori yang didapat dari perkuliahan serta sebagai tempat penelitian baik mahasiswa maupun dosen. Jurusan Kimia FMIPA Unila mempunyai 5 laboratorium kimia, antara lain: Laboratorium Kimia Dasar, Laboratorium Kimia Organik, Laboratorium Kimia Anorganik-Fisik, Laboratorium Kimia Analitik dan Instrumentasi, dan Laboratorium Biokimia. Bahan kimia mempunyai bahaya yang ditimbulkan antara lain bahaya terhadap kesehatan (health hazard), bahaya terhadap timbulnya kebakaran (fire hazard), bahaya terhadap adanya air (reactivity), dan bahaya special (special hazard). Salah satu bahaya yang dihadapi pengguna laboratorium adalah risiko/bahaya terhadap kesehatan (health hazard). Tingkatan atau rating bahaya / risiko terhadap kesehatan dibagi menjadi 5 tingkatan yaitu 0 (minimal), 1 (ringan), 2 (sedang) 3 (serius), dan 4 (ekstrim). Pengklasifikasian penggunaan bahan kimia pada kegiatan praktikum di Laboratorium Kimia, Jurusan Kimia, FMIPA, UNILA berdasarkan tingkat bahaya/risiko kesehatan diperlukan guna memberi informasi dan pengetahuan tentang bahaya bahan kimia yang digunakan demi keamanan dan keselamatan kerja khususnya kesehatan bagi pengguna laboratorium. Sebagian besar tingkat bahaya bahan kimia terhadap kesehatan pada laboratorium kimia di Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung adalah tingkat 2 (sedang) yaitu mempunyai karakter yang dapat menyebabkan bahaya bila paparan berlanjut, dan mungkin menyebabkan luka atau kerusakan kecuali dilakukan pengobatan
SOSIALISASI EKSPERIMEN FENOMENA QUANTUM FLUORESENSI KEPADA SISWA SMPN 28 BENGKULU UTARA
The subject of Chemistry is still relatively unfamiliar among junior high school students because it is still part of the broader Science subject taught at that level. This is also the case at SMPN 28 Bengkulu Utara, where students are still unfamiliar with chemistry. To introduce chemistry and create a positive impression of the subject among students at SMPN 28 Bengkulu Utara, an outreach activity was conducted focusing on interesting chemical phenomena — in this case, the phenomenon of quantum fluorescence.During the activity, explanations were given about the meaning of fluorescence, the causes behind it, and its applications in everyday life. The outreach activity also included demonstrations of the fluorescence phenomenon. Participants engaged in the event enthusiastically, as seen through the students' active participation. This activity is expected to help participants become more familiar with chemistry, a subject that has long been considered difficult, intimidating, and abstract.
Keywords: fluorescence; chemistry; carbon quantum dots; lightMata Pelajaran Kimia masih kurang familiar di kalangan siswa SMP karena mata pelajaran ini masih menjadi bagian dari Mata Pelajaran IPA yang diajarkan di SMP. Begitupula di SMPN 28 Bengkulu Utara yang siswanya masih asing dengan kimia. Untuk mengenalkan kimia dan memberi kesan menarik siswa terhadap kimia di SMPN 28 Bengkulu Utara, maka dilakukan sosialisasi tentang fenomena kimia yang menarik, dalam hal ini adalah tentang fenomena quantum fluorosensi. Pada kegiatan ini dijelaskan tentang pengertian fluorensi, penyebab timbulnya fluorensi dan aplikasi fluorosensi pada kehidupan sehari hari. Kegiatan sosialisasi tentang fluorosensi juga disertai kegiatan demonstrasi mengenai fenomena fluorosensi. Peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias yang terlihat dari partisipasi aktif siswa dalam kegiatan ini. Dari kegiatan ini peserta diharapkan menjadi akrab dengan kimia yang selama ini memiliki kesan mata pelajaran yang sulit, menakutkan dan bersifat abstrak
Seni untuk Hati: Art Therapy sebagai Penguatan Emosi Anak di Panti Asuhan Guyub Rukun
The activity "Art for the Heart: Art Therapy as Emotional Empowerment for Children at the Guyub Rukun Orphanage" was implemented as an application of art-based Guidance and Counseling to enhance the emotional well-being of orphanage children. These children often face psychosocial challenges due to the lack of affection and past traumatic experiences. Art therapy was chosen as a method because it allows children to express their emotions freely and creatively through artistic media. This study employed a descriptive qualitative method with a participatory approach through socialization sessions and hands-on practice. The results showed that the children demonstrated high enthusiasm and were able to express their feelings through activities such as drawing, coloring, and collaborative art projects. The program provided a safe space for emotional exploration and also improved social skills, self-confidence, and mutual respect. Furthermore, the activity increased caregivers’ awareness of the importance of creative approaches in supporting children. In conclusion, art therapy is proven to be an effective strategy within Guidance and Counseling to strengthen the emotional capacity of orphaned children and is recommended for sustainable implementation.
Keywords: Art therapy; guidance and counseling; children's emotions; orphanage; psychological well-beingKegiatan “Seni untuk Hati: Art Therapy sebagai Penguatan Emosi Anak di Panti Asuhan Guyub Rukun” dilaksanakan sebagai implementasi pendekatan Bimbingan dan Konseling berbasis seni untuk meningkatkan kesejahteraan emosional anak-anak panti. Anak-anak di panti asuhan sering menghadapi tantangan psikososial akibat kurangnya kasih sayang dan pengalaman traumatis di masa lalu. Art therapy dipilih sebagai metode karena memungkinkan anak mengekspresikan emosi secara bebas dan kreatif melalui media seni. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengekspresikan perasaan melalui aktivitas menggambar, mewarnai, dan kerja kelompok seni. Kegiatan ini menciptakan ruang aman untuk eksplorasi emosi serta meningkatkan keterampilan sosial, kepercayaan diri, dan rasa saling menghargai. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran pengasuh terhadap pentingnya pendekatan kreatif dalam mendampingi anak-anak. Kesimpulannya, art therapy efektif digunakan sebagai strategi Bimbingan dan Konseling untuk memperkuat emosi anak-anak panti dan layak diimplementasikan secara berkelanjutan
PENERAPAN KONSEP GREEN CHEMISTRY MELALUI KEGIATAN KEBERSIHAN DAN PENGHIJAUAN DI DESA TAMBAK REJO BENGKULU UTARA
These community service activities were conduted at Tambak Rejo Village, Padang Jaya District, North Bengkulu Regency, towards local residences in cooperation with students from Chemistry Education Department, University of Bengkulu, April 27th, 2025. Local residences were very enthusiast with the activities which are socialization of the importance of sustanability act; cleaning activity of waste at local area, and tree restoration as an act of afforestation. These activities are aim to provide green lanscape that can prevent erotion by maintaning the balance between water system and soil strangulation. These act followed the principles of green chemistry concept toward sustainability. Tambak Rejo Village is an areal with vast open field and quite suceptible to draught in dry season. This afforestation project aim to prevent draught, as well as provide green, and beautiful landscape for local residence. These community service activities were done in several steps which are socialization towards local residence, the act of cleaning of local waste, and planting several trees in prepared land. Both local residences and students from Chemistry Education Study Program involved directly in all activities.
Keywords: green chemistry, afforestation, sustainabilityKegiatan pengabdian kepada Masyarakat dilakukan di Desa Tambak Rejo Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara, dengan peserta para Masyarakat Desa Tambak Rejo dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia pada tanggal 27 April 2025. Masyarakat yang mengikuti kegiatan menunjukkan antusiasme terhadap sosialisasi, kebersihan dan penghijauan yang dilakukan karena berdampak positif dan dapat memberikan alternatif untuk menanggulangi penumpukan sampah dan pembuangan limbah yang tidak tepat, serta dapat membuka peluang usaha baru guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Penghijauan dilakukan sebagai bentuk upaya mewujudkan Green Landscape, yang asri yang memiliki manfaat mencegah terjadi erosi dengan cara menjaga keseimbangan sistem air dan pengikisan tanah sebagai bentuk tindakan sustainability yang merupakan intisari dari konsep green chemistry. Lingkungan areal desa Tambak Rejo Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara merupakan kawasan area yang terbuka dan luas yang cukup kering saat musim kemarau sebagai dampak dari pemanasan global. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu untuk menciptakan kebersihan, kerapian, dan keindahan, serta menerapkan beberapa prinsip green chemistry dalan bentuk penanganan limbah dan menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan kebersihan dilakukan di areal desa yang akan dijadikan lokasi penghijauan dan kegiatan penghijauan dilakukan dalam bentuk penanaman beberapa tanaman penghijauan.
Kata kunci: green chemistry, penghijauan, sustanabl
PENERAPAN SANITASI HYGIENE PADA PENGOLAHAN ABON IKAN TUNA ASAP DI UPI IKBAL FAMILY JAYAPURA
Sanitation hygiene implementation actions must be applied to food processing groups to produce quality products that meet food safety. The purpose of this activity is that the UPI Ikbal Family group can use personal protective equipment and wash their hands as a form of implementing sanitation hygiene during the processing of smoked fish into fish floss. The method of this activity is divided into 2, namely counseling on the importance of using PPE and washing hands, and the practice of processing smoked tuna fish floss. The results showed that all participants used PPE from the beginning to the end of the activity. In the practice of processing smoked tuna fish floss, participants continued to use PPE, and the PPE that was changed every 2 hours was masks and gloves. The conclusion from the implementation of this activity is that the program can provide increased awareness among participants in using simple personal protective equipment (PPE) and implementing proper hand washing before and during the processing of smoked tuna fish floss. So it is hoped that the habit of using PPE and washing hands is not only carried out during the implementation of the activity, but can be applied by the UPI Ikbal Family when producing smoked fish or other smoked fish diversification products. Participants were very enthusiastic and patient in following the smoked tuna floss processing practice activities, which were carried out from morning to night.
 
Pelatihan Pembuatan Es Krim Homemade Sederhana di Desa Taba Air Pauh Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang
Pelatihan pembuatan es krim homemade sederhana di Desa Taba Air Pauh Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang telah dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kimia sederhana serta pelatihan pembuatan es krim untuk anak-anak dan ibu rumah tangga. Es krim termasuk kedalam produk olahan susu yang digemari masyarakat karena memiliki nilai gizi yang tinggi. Meskipun begitu penggunaan bahan tambahan pangan pada es krim harus diwaspadai karena apabila dikonsumsi berlebihan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan dalam jangka waktu yang panjang. Oleh karena itu pada pengabdian ini peserta diberikan pelatihan tentang pembuatan es krim homemade yang aman untuk dikonsumsi melalui metode ceramah dan praktek langsung. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta telah memahami proses pembuatan es krim homemade serta manfaatnya. Diharapkan kegiatan ini memberikan pengetahuan dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat disekitar Desa Taba Air Pauh Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahian
Peningkatan Kapasitas Ibu-Ibu Kelompok Tani Desa Malakoni, Enggano, Provinsi Bengkulu dalam pemenuhan kebutuhan sayuran melalui smart hidroponik dengan tenaga surya
Pulau Enggano,merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang terletak di Samudra Hindia. Salah satu permasalahan di daerah Pulau Enggano berkaitan dengan ketersediaan pangan khususnya sayuran. Tujuan dari kegiatan ini untuk melatih kelompok tani dalam budidaya sayuran smart hidroponik dengan energi surya. Kegiatan pengabdian masyarakat telah dilakukan bulan Agustus 2024 di Desa Malakoni, Enggano, pada 2 kelompok tani ibu-ibu yakni Enggano Makmur dan Melati Enggano. Kegiatan pengabdian ini dikuti lebih dari 30 orang peserta. Kegiatan diawali dari sosialisasi/pelatihan dengan metode komunikasi secara langsung dan peragaan budidaya sayuran hidroponik serta praktek langsung menggunakan alat dan bahan seperti benih sayuran, nampan plastik, rockwoll, netpot, nutrisi AB mix, dan lain-lain. Ketercapaian tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini mencapai 100% dimana kelompok tani mengikuti semua rangkaian kegiatan pengabdian dengan sangat baik, dan 95% yang diundang menghadiri kegiatan pelatihan. Dari kegiatan ini terlihat adanya peningkatan kapasitas dari peserta dalam budidaya sayuran dengan smart hidroponik. Hasil pre-test pengetahun kelompok tani tentang smart Hidroponik menunjukkan diangka 49%, naik menjadi 89% setelah kegiatan pengabdian. Kegiatan pengabdian ini dapat membantu meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kelompok tani dalam budidaya sayuran hidroponik di daerah Enggano