Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu

Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Not a member yet
    14213 research outputs found

    KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA DALAM PERAN PELAYANAN SOSIAL MENINGKATKAN EKOMONI MASYARAKAT

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja dan hasil kinerja yang berperan sebagai lembaga komersial dan lembaga pelayanan umum dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Kecamatan Tambang. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Penetapan lokasi penelitian dengan memilih BUMDes kategori maju yaitu BUMDes Taiba Smart dan BUMDes Agro Nenas. Informan utama dalam penelitian ini adalah Pengelola BUMDes di 2 (Dua) Desa tersebut, sedangkan informan pendukung adalah Pemerintah Desa dan masyarakat Adapun pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kinerja BUMDes dalam peran pelayanan social dalam aspek penilaian peran sebagai lembaga Pelayanan Sosial  yaitu sebagai berikut: (1) Aspek Social Value, (2) Aspek Civil Society, (3) Aspek Inovation, (4)  Aspek Economic Activity melalui pemberian dana pinjaman, seminar, pelatihan, dan konsultasi dalam mengelola usaha mereka. Hasil kinerja BUMDes menunjukan sebuah progress positif dalam hasil kinerja pengelolaan berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa sebesar 20% dari keuntungan BUMDes untuk digunakan pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini menjelaskan bahwa BUMDes telah mampu memberikan kontribusi untuk penambahan Pendapatan Asli Desa yang dapat digunakan untuk melaksanakan kewirausahaan sosial dalam meningkatkan kompetensi masyarakat untuk meningktakan kesejahteraan mereka dalam sektor ekonomi

    Pengaruh Media Pembelajaran Kartu Papan Pintar Literasi Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Negeri Balfai

    Get PDF
    This study aims to analyze the effect of using the Smart Literacy Board Card learning media on the early reading skills of second-grade students at SD Negeri Balfai. This research employs a quantitative approach with a pre-experimental design, specifically a one-group pre-test post-test design. The study involved 21 students, with data collected through oral tests and observations. The results indicate a significant improvement in students' early reading skills after the implementation of this learning media. The Paired Sample t-test results showed a value of p = 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between the pre-test and post-test scores. The use of the Smart Literacy Board Card has proven effective in helping students recognize letters, syllables, and sentences more effectively while also increasing their motivation to learn. These findings suggest that utilizing interactive and innovative learning media can enhance the quality of early reading instruction at the elementary school level.This study aims to analyze the effect of using the Smart Literacy Board Card learning media on the early reading skills of second-grade students at SD Negeri Balfai. This research employs a quantitative approach with a pre-experimental design, specifically a one-group pre-test post-test design. The study involved 21 students, with data collected through oral tests and observations. The results indicate a significant improvement in students' early reading skills after the implementation of this learning media. The Paired Sample t-test results showed a value of p = 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between the pre-test and post-test scores. The use of the Smart Literacy Board Card has proven effective in helping students recognize letters, syllables, and sentences more effectively while also increasing their motivation to learn. These findings suggest that utilizing interactive and innovative learning media can enhance the quality of early reading instruction at the elementary school level

    The Relationship Between Ankle Angle at Initial Contact and Shin Splints in Recreational Runners

    Get PDF
    Running is a sport prone to causing injuries, particularly in recreational runners. One common injury is shin splints, characterized by pain in the lower leg often caused by running activities. This study aims to analyze the relationship between ankle angle during initial contact and shin splint severity in recreational runners. A cross-sectional design with an analytical observational approach was used. The sample included 27 recreational runners meeting specific inclusion criteria. Measurements were conducted using the Shin Pain Scoring System to evaluate shin splint severity and the Apecs application to measure ankle angle at initial contact. The data analysis used is Shapiro-Wilk for normality test and Pearson for correlation. The results indicate a significant relationship between ankle angle during initial contact and shin splint severity (p < 0.05). These findings suggest that improper ankle angles during initial ground contact may increase the risk of shin splints in recreational runners. This study highlights the importance of proper running techniques to prevent injuries, especially shin splints

    PENDAMPINGAN ORANGTUA KELOMPOK ISMI (ISTRI MIGRAN) DALAM PENGASUHAN ANAK USIA DINI DI WILAYAH DESA NAO, PAROKI LANGKE MAJOK, KEVIKEPAN RUTENG

    Get PDF
    Untuk menyelaraskan kegiatan pengasuhan dan pendidikan anak usia dini, baik di kelompok bermain ataupun di rumah, parenting menjadi satu bentuk kegiatan informal yang esensial. Parenting yang baik dan terencana diharapkan dapat mengembangkan kepribadian anak melalui pelibatan aktif orang tua siswa. Parenting menjadi suatu proses interaksi berkelanjutan antara orang tua dan anak-anak mereka yang meliputi aktivitas memberi makan, memberi petunjuk dan melindungi anak-anak ketika mereka tumbuh dan berkembang. Tuntutan ekonomi seringkali mengharuskan orang tua meninggalkan anaknya untuk bekerja keluar daerah, demi anaknya. Anak ditinggalkan bersama “pengasuh pengganti” seperti kakek atau nenek, paman atau bibi. Kelompok Istri Migran atau ISMI adalah kelompok yang terbentuk oleh para istri kaum migran di mana para suaminya pergi merantau ke luar daerah untuk menghidupi keluarga mereka. Kelompok ISMI terdapat pula di desa Nao, Paroki Paroki Santo Pio Langke Majok, Kecamatan Satar Mese Utara, yang menjadi mitra dalam upaya menemukan pola pelibatan orang tua, khususnya dalam kegiatan pengasuhan anak usia dini. Tingkat partisipasi dan pelibatan orang tua dalam program PAUD di sekolah dan di rumah, diduga rendah akibat kaum ibu istri migran lebih sibuk dengan pekerjaan rutin mereka. Hasil temuan menyimpulkan bahwa pembentukan kelompok ISMI dengan kegiatan konkret bersama merupakan satu pendampingan yang tepat bagi Istri Migran di wilayah tersebut. Selain itu, pola pengasuhan anak usia dini yang tepat dari Istri Migran melalui aplikasi digital menjadi satu pelibatan yang efektif dan efisien bagi para istri migran untuk memantau atau mengawasi proses tumbuh kembang anak, dalam pengasuhan dan pendidikan bagi Anak Usia Dini yang ditinggalkan oleh bapak atau suami istri migran

    Potensi Daun Kelor dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kecamatan Lintau Buo Pangian

    Get PDF
    Penelitian ini membahas potensi daun kelor dalam upaya pencegahan stunting di Kecamatan Lintau Buo Pangian. Daun kelor kaya akan nutrisi penting seperti protein, kalsium, zat besi, vitamin A, dan antioksidan, menjadikannya sebagai sumber gizi yang berharga untuk mendukung pertumbuhan anak-anak yang rentan terhadap stunting. Metode penyuluhan dilakukan di posyandu Lubuk Batang dan Koto Kociak dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang stunting, manfaat daun kelor, dan perubahan perilaku menuju pola makan sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dalam merubah perilaku masyarakat terkait gizi dan konsumsi daun kelor sebagai strategi pencegahan stunting. Dengan pendekatan interaktif dan partisipatif, penyuluhan dapat memotivasi masyarakat untuk mengadopsi pola makan sehat yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal

    Pelestarian Budaya “Sekujang” Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2022 Tentang Kekayaan Intelektual Komunal: Di Wilayah Kabupaten Seluma

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1). Apa upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Seluma dalam pelestarian budaya “Sekujang” menurut Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2022 Tentang Kekayaan Intelektual Komunal, 2). Hambatan yang  ada dalam melindungi dan melestarikan  budaya Sekujang sebagai ekpresi budaya tradisional oleh Pemerintah Kabupaten Seluma. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris. Pengumpulan Data dilakukan dengan wawancara dan studi kepustakaan, dan berberapa sumber lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Upaya Pemerintah Kabupaten Seluma dalam melestarikan budaya Sekujang mencakup dokumentasi, pengumpulan data, dan penelitian, pelatihan dan pendidikan terkait Sekujang pada generasi muda dan masyarakat setempat. 2) Hambatan yang  ada dalam melindungi dan melestarikan  budaya Sekujang sebagai ekpresi budaya tradisional oleh Pemerintah Kabupaten Seluma.meliputi : Kurangnya anggaran dan sumber daya, kurangnya kajian dan dokumentasi, perubahan sosial dan nilai budaya, dan pengaruh globalisasi

    Pelaksanaan Kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal Usul Di Kecamatan Topos Kabupaten Lebong

    Get PDF
    The purpose of enacting Law Number 6 of 2014 concerning Villages is to combine construction, namely the function of a self-government community with local self-government. It is hoped that customary law community units, In the same law, the village is given its authority, including the authority of the village based on its rights of origin, especially the villages in the Topos District of Lebong Regency. This research used an empirical legal research method. The village authority based on rights of origin according to Law Number 6 of 2014 concerning Villages in the Villages of Topos District, Lebong Regency, especially Tik Sirong Village, Suka Negeri Village, and Talang Donok I Village have similarities because they are villages that are formed from the same clan, namely the Jurukalang clan. According to Law Number 6 of 2014 concerning Villages in the Villages of Topos District, Lebong Regency, the Village authority based on rights of origin has yet to be implemented effectively. The implementation of Village authority based on rights of origin according to Law Number 6 of 2014 concerning Villages in Topos District, Lebong Regency, is hampered because (a) It is felt that limited Human Resources cannot help manage the village government system better; (b) There are no local or village regulations governing authority based on rights of origin; and (c) Traditional Institutions and Village Governments still need guidance in implementing authority in the Villages

    Digestibility, Blood Metabolites, Faecal Bacterial Population and Performance of Madura Cattle Inoculated with Cellulolytic Bacteria Consortium

    Get PDF
    This study aimed to evaluate the effect of cellulolytic bacteria consortium inoculation on digestibility, blood metabolites, fecal microbial population, and performance, of Madura cattle. This study used 15 Madura cattle with an initial body weight of 150-300 kg with a standard deviation of 38.45 kg. A complete group randomized design with 3 treatments and 5 replications was used in this study. The grouping of the cattle is based on initial body weight. The treatments consisted of T1: concentrate: rice straw with a ratio of 50:50 as the control ratio, T2: T1 + 5 ml 106 CFU/ml of cellulolytic bacteria consortium, and T3: T1 + 10 ml 106 CFU/ml cellulolytic bacteria consortium. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and the differences among treatments were further analyzed using Duncan's multiple range test. The result showed that inoculation of cellulolytic bacteria consortium until 106 CFU/ml had no significant effect on performance, blood metabolites, digestibility, and total microbial population during 30 days of treatment. In conclusion, inoculation of cellulolytic bacteria consortium did not improve performance and digestibility in short periods and did not interfere with blood metabolites

    Junior high school's EFL teachers' reading habits and literacy practices

    Get PDF
    As role models, teachers hold great potential to influence their student's literacy. The present study explored Indonesian teachers' reading habits and literacy practices. In this qualitative descriptive study, 75 EFL teachers from different provinces in Indonesia enrolled in the Kelas Kreatif Indonesia English Club and became respondents to the survey. The study employed questionnaires and interviews to collect data. The study revealed that regarding the frequency of reading, 36 teachers did not allocate exact time for reading, while 39 and 9 teachers allocated one and two hours a week, respectively. The teachers read a combination of material: online or printed textbooks/modules/articles, online/printed newspapers and magazines, and literary texts such as online/printed novels, short stories, and poems. They mostly read for professional and pleasure purposes, and a small number of teachers reads for test preparation. The teachers affect their students' literacy by promoting their students' reading habits by integrating various tasks that require reading and writing with opportunities for students to retell and share their reading results and writing products in open discussions. The teachers fostered the students' awareness of reading by giving reading tasks, sharing and discussing the reading experience, establishing literacy groups, forming reading corners, using the text or result of reading as learning resources, and posting the reading activities on social media. This study shows that teachers are potential influencers on the environment. Thus, further research should be conducted on the influence of reading habits on teachers' literacy performance on a larger scale

    Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik pada Materi Bentuk-bentuk Energi Melalui E-LKPD Berdiferensiasi dengan Bantuan Wizer.Me

    Get PDF
    Science literacy ability is a crusial competency that students must posses in the 21st century to face global challenges. The indicators representing science literacy ability include identifying scientific issues, explaining scientific phenomena, and using scientific evidence. This study aims to describe students’ science literacy abilities through differentiated E-LKPD supported by wizer.me on the topic of forms of energy. The research method employed is qualitative with a descriptive approach. The subjects of the study were 23 students from class X1 at SMAN 1 Waigete. The instruments used include questionnaires to classify students’ learning styles, three essaytest questions to measure students’ science literacy abilities, and open-ended interviews to explore students’ competencies further. The findings revealed that 53.5% of students achieved “very good” in science literacy, 30.43% achieved “good”, and 26.1% fell into “fair” category. The average performance on each indicator was 86.59% for identifying scientific issue, 84.78% for explaning scientific phenomena, and 78.26% for using scientific evidence.Kemampuan literasi sains merupakan kompetensi yang harus dimiliki peserta didik di abad ke-21 untuk menghadapi tantangan global. Indikator yang menggambarkan kemampuan literasi sains meliputi, mengidentifikasi isu ilmiah, menjelaskan fenomena ilmiah, dan menggunakan bukti ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikasn kemampuan literasi sains peserta didik melalui E-LKPD berdiferensiasi dengan bantuan wizer.me pada materi bentuk-bentuk energi. Metode penelitian yang diterapkan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 23 peserta didik kelas X1 SMA Negeri 1 Waigete. Instrumen yang digunakan berupa angket untuk mengklasifikasi gaya belajar masing-masing peserta didik, essaytest sebanyak 3 butir soal untuk mengukur kemampuan sains peserta didik dan wawancara bebas untuk mendalami kemampuan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan ketercapaian kemampuan literasi sains sebesar 43,5% dalam predikat “sangat baik”, 30,43% “baik” dan 26,1% “cukup”. Rata-rata pencapaian pada setiap indikator, 86,59% untuk mengidentifikasi isu ilmiah, 84,78% untuk menjelaskan fenomena ilmiah dan 78,26 % untuk indikator menggunakan bukti ilmiah

    12,606

    full texts

    14,213

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇