Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu

Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu
Not a member yet
    14213 research outputs found

    Kebijakan Pemerintah Provinsi dalam Mencegah Penyebaran Radikalisme sebagai Upaya Menanggulangi Peperangan Asimetris: Studi Kasus di Provinsi Jawa Tengah

    Get PDF
    This research aims to find out about the policies of the Central Java Provincial Government in spreading Radicalism which is important in asymmetric warfare. Asymmetric warfare can occur due to technological advances that are increasingly developing now. The Central Java Provincial Government has made many efforts to tackle radicalism, one of which is Governor Regulation No. 35 of 2022 and many other efforts have been made. Implementation of the policies carried out and the role of the government in creating a safe environment from radicalism. The data sources used are literature, journals, scientific articles, and also websites that are appropriate to this research. There are many challenges that Central Java Province still has to face to prevent this radicalism.  Keyword: Provincial Government Policy, Radicalism, Asymmetric Warfare, Central Java Province Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam melakukan penyebaran Radikalisme yang dimana menjadi penting pada peperangan asimetris. Peperangan asimetris bisa terjadi akibat kemajuan teknologi yang semakin berkembang sekarang. Upaya sudah banyak dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menanggulangi Radikalisme salah satunya dengan Peraturan Gubernur No. 35 Tahun 2022 dan banyak upaya lain yang dilakukan. Implementasi kebijakan yang dilakukan serta bagaimana peran pemerintah untuk menciptakan lingkungan aman dari paham radikalisme. Sumber data yang digunakan menggunakan literatur, jurnal, artikel ilmiah, dan juga situs-situs yang sesuai dengan penelitian ini. Banyak tantangan yang masih harus dihadapi Provinsi Jawa Tengah untuk mencegah paham Radikalisme ini.  Kata kunci: Kebijakan Pemerintah Provinsi, Radikalisme, Peperangan Asimetris, Provinsi Jawa Tenga

    Enhancing Biotechnology Education through BioVate Competition: Increasing Conceptual Understanding and Science Communication in Science Education

    Get PDF
    The goal of this study was to explore the effectiveness of implementing competition during a learning process to elevate motivation and science communication skills in a particular biotechnology education course among the third-year science education students at Universitas Sultan Ageng Tirtayasa using the BioVate competition, in which incorporates project-based learning (PjBL) within competitions during learning process. It is a unique model for competitive learning. A quasi-experimental model was employed on a sample comprising 67 undergraduate students. Students had no prior biotechnology training and the intervention lasted four weeks. It comprised problem identification and solving, solution development, as well as a culmination competition. In the assessment, significant changes with respect to motivation (mean 2.7 to 4.1, d 0.54) and comprehension (mean 8.7 to 18 out of 20, d 0.92) were noted in pretest-posttest analysis. In the observation, interview and document analysis, participants noted improvement with respect to good communication, articulation of complex ideas, increased self-confidence, and effective use of visual aids. The major premise of the BioVate model, the ability to tackle real problems (for example, the use of CRISPR technology for developing pest-resistant crops), was reported to have fostered intrinsic motivation and closed the theoretical-practical gap. These findings also support constructivist learning theory and self-determination theory by highlighting the impact of competition and collaboration on engagement. This new approach contributes to increasing comprehensive conceptual understanding in biotechnology and builds skills in future educators and science communicators to address societal issues with an interdisciplinary approach.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau efektivitas penerapan kompetisi selama proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan keterampilan komunikasi sains dalam mata kuliah pendidikan bioteknologi tertentu di antara mahasiswa pendidikan sains tahun ketiga di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan menggunakan kompetisi BioVate, yang menggabungkan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dalam kompetisi selama proses pembelajaran. Ini adalah model yang unik untuk pembelajaran yang kompetitif. Model kuasi-eksperimental digunakan pada sampel yang terdiri dari 67 mahasiswa. Para mahasiswa tidak memiliki pelatihan bioteknologi sebelumnya dan intervensi berlangsung selama empat minggu. Intervensi ini terdiri dari identifikasi dan pemecahan masalah, pengembangan solusi, serta kompetisi puncak. Dalam penilaian, perubahan signifikan sehubungan dengan motivasi (rata-rata 2,7 menjadi 4,1, d 0,54) dan pemahaman (rata-rata 8,7 menjadi 18 dari 20, d 0,92) dicatat dalam analisis pretest-posttest. Dalam observasi, wawancara dan analisis dokumen, para peserta mencatat peningkatan dalam hal komunikasi yang baik, artikulasi ide yang kompleks, peningkatan kepercayaan diri, dan penggunaan alat bantu visual yang efektif. Premis utama dari model BioVate, yaitu kemampuan untuk mengatasi masalah nyata (misalnya, penggunaan teknologi CRISPR untuk mengembangkan tanaman yang tahan terhadap hama), dilaporkan telah menumbuhkan motivasi intrinsik dan menutup kesenjangan teoritis-praktis. Temuan ini juga mendukung teori pembelajaran konstruktivis dan teori penentuan nasib sendiri dengan menyoroti dampak kompetisi dan kolaborasi terhadap keterlibatan. Pendekatan baru ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman konseptual yang komprehensif dalam bioteknologi dan membangun keterampilan pada pendidik masa depan dan komunikator sains untuk mengatasi masalah sosial dengan pendekatan interdisipliner.Kata kunci: Bioteknologi, kompetisi BioVate, pemahaman konseptual, Komunikasi Sains, pendidikan sains &nbsp

    Kajian Jenis dan Populasi Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) pada Lahan Tebu PG. Rejo Agung Baru Kota Madiun: Study of The Type and Population of Arbuscular Vesicular Mycorrhiza (MVA) in Sugarcane Field PG. Rejo Agung Baru Kota Madiun: Pertanian; Ilmu Tanah; Mikoriza

    No full text
    [IDENTIFICATION OF SPECIES AND POPULATION OF ARBUSCULAR MYCORRHIZAL FUNGI IN SUGARCANE PLANTATIONS AT PG. REJO AGUNG BARU, MADIUN]. Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) play an important role in enhancing plant root capacity for nutrient uptake. This study aimed to identify the species and determine the population of AMF in sugarcane fields at PG. Rejo Agung Baru, Madiun. Observations were conducted on four fields with different productivity levels: very high, high, moderate, and low. The research employed a quantitative descriptive approach with an exploratory method. Soil and root samples were analyzed to determine AMF species and population density, while the relationships between AMF populations and soil properties were examined using simple linear regression and t-tests. The results revealed that all sites contained the same AMF species, Glomus sp., which exhibited a high adaptability to various soil fertility conditions. The highest AMF population was observed in the very high productivity field (1.01 × 10⁷ spores/ha), whereas the lowest was found in the moderate productivity field (0.06 × 10⁷ spores/ha). Population variations were influenced by interactions among soil physical and chemical properties, particularly pH, organic carbon, total nitrogen, and clay fraction. Overall, this study demonstrates that the occurrence and population density of AMF, especially Glomus sp., are strongly affected by soil conditions. Optimal AMF populations were associated with soils characterized by near neutral pH, high organic matter content, low clay fraction, and moderate nitrogen levels, suggesting that these factors are critical for enhancing AMF activity in sugarcane cultivation. Full text pdfMikoriza Arbuskular Vesikular (MVA) merupakan jamur bermanfaat dalam pertanian yang meningkatkan penyerapan hara akar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies MVA di lahan tebu PG. Rejo Agung Baru, Kota Madiun, dan menganalisis hubungan antara sifat tanah dengan populasi dan kolonisasi MVA. Penelitian dilakukan pada empat kelas produktivitas lahan (sangat tinggi, tinggi, sedang, dan rendah) menggunakan metode pengambilan sampel acak sistematis. Analisis tanah meliputi sifat fisik (tekstur, kadar air), sifat kimia (pH, C-organik, nitrogen, fosfor), serta identifikasi spesies MVA dan kolonisasi akar. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linier berganda untuk mengkaji pengaruh faktor-faktor tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies MVA dominan yaitu Glomus sp, dengan populasi dan tingkat kolonisasi yang bervariasi di seluruh kelas produktivitas. Sifat kimia tanah, terutama pH, C-organik, dan nitrogen, berpengaruh signifikan terhadap keberadaan MVA, sementara tekstur tanah mendukung ketersediaan air dan hara. Temuan ini menyoroti peran MVA dalam meningkatkan efisiensi penyerapan hara dan produktivitas tebu di wilayah penelitian. Kata kunci Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA); Produktivitas; Spesies MVA; Kolonisasi Terhadap Aka

    KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PADA TANAMAN CABAI MERAH DI BAWAH NAUNGAN TANAMAN AREN DI SUMATERA SELATAN

    Get PDF
    [ARTHROPOD DIVERSITY IN RED CHILI CULTIVATION UNDER SUGAR PALM SHADE IN SOUTH SUMATRA]. Arthropods are essential components of terrestrial ecosystems, functioning as pollinators, decomposers, herbivores, and natural enemies, and their presence reflects the health of agricultural landscapes. The red chili agroforestry system under sugar palm shading in South Sumatra creates a favorable habitat for arthropod communities through the interaction of canopy cover, microclimate conditions, and plant diversity. This study aimed to analyze the structure, diversity, and ecological roles of arthropod communities associated with chili plants withinthis system. Sampling was conducted systematically across several plots, and collected specimens were identified and analyzed using the Shannon–Wiener diversity index, evenness, and dominance metrics. The results showed that the arthropod community consisted of various orders, with predators forming the dominant guild, followed by pollinators, herbivores, and decomposers. The balanced distribution of individuals among trophic groups indicates a stable community structure, while fluctuations in population density were associated with plant growth stages and seasonal variation. The agroforestry environment of chili plants shaded by sugar palms supports a functionally diverse arthropod community that contributes to maintaining biodiversity and enhancing natural pest regulation. Arthropods in shaded cultivation also experience a more stable microhabitat than those in open fields, allowing for stronger interspecific interactions, including predator–prey dynamics that aid in natural pest suppression. Sustained diversity suggests that agroforestry systems reduce environmental stress on arthropod populations, helping communities function effectively. Therefore, the findings of this study provide an important scientific foundation for developing sustainable agroforestry management strategies that improve ecosystem services and support resilient agricultural production. Full txt pdfArtropoda merupakan salah satu komponen terpenting ekosistem darat, berfungsi sebagai penyerbuk, pengurai, herbivora, dan musuh alami, dan keberadaan mereka mencerminkan kesehatan lanskap pertanian. Integrasi budidaya cabai di bawah perkebunan aren di Sumatera Selatan menyediakan sistem agroforestri yang unik di mana interaksi naungan, iklim mikro, dan keanekaragaman tanaman menciptakan habitat yang menguntungkan bagi artropoda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki struktur, keanekaragaman, dan peran ekologis komunitas artropoda yang berasosiasi dengan tanaman cabai di lingkungan tersebut. Penelitian lapangan dilakukan melalui pengambilan sampel sistematis dan pengamatan langsung pada beberapa plot, sementara spesimen yang dikumpulkan diidentifikasi dan dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman, kemerataan, dan perhitungan dominasi. Analisis data menunjukkan bahwa komunitas artropoda terdiri dari berbagai ordo, dengan predator membentuk guild dominan, diikuti oleh penyerbuk, herbivora, dan pengurai. Distribusi individu yang seimbang di seluruh kelompok trofik menunjukkan struktur komunitas yang stabil. Fluktuasi kepadatan populasi berkaitan dengan tahap pertumbuhan tanaman dan perubahan musim

    Strategi Pengelolaan Reklamasi Berkelanjutan dengan Pendekatan MICMAC di Kecamatan Pinang Raya Kabupaten Bengkulu Utara

    Get PDF
    This study aims to formulate a sustainable reclamation management strategy using the MICMAC (Matrix of Crossed Impact Multiplications Applied to a Classification) approach in Pinang Raya District, North Bengkulu Regency. Mining activities in this region have caused ecological degradation, making post-mining land reclamation crucial. The research employs a qualitative method with data collection through field observations, questionnaires, and interviews involving stakeholders from mining companies, plantation companies, and local communities. The MICMAC analysis identified key driving factors in sustainable reclamation, such as regulatory enforcement, personnel management, public understanding, and community participation. The study results show that sustainable reclamation requires integrated planning involving strengthened legal frameworks, capacity building, and participatory approaches. Strategies should prioritize technical implementation (land arrangement, topsoil distribution, and local vegetation planting) and social inclusion to ensure ecological restoration while enhancing community welfare. This approach contributes to achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) and offers a reference for sustainable post-mining land management in Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengelolaan reklamasi berkelanjutan dengan pendekatan MICMAC (Matrix of Crossed Impact Multiplications Applied to a Classification) di Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara. Aktivitas pertambangan di wilayah ini telah menyebabkan degradasi ekologi, sehingga reklamasi lahan pascatambang menjadi sangat penting. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner, dan wawancara terhadap pemangku kepentingan dari perusahaan tambang, perusahaan perkebunan, serta masyarakat lokal. Hasil analisis MICMAC menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang mendorong keberhasilan reklamasi berkelanjutan meliputi penegakan regulasi, manajemen personil, pemahaman masyarakat, dan partisipasi aktif komunitas. Strategi yang disusun menekankan pada penguatan kerangka hukum, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pendekatan partisipatif dalam pelaksanaan reklamasi teknis (penataan lahan, penebaran topsoil, dan penanaman vegetasi lokal). Pendekatan ini diharapkan tidak hanya memulihkan ekosistem tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan menjadi acuan pengelolaan lahan pascatambang di Indonesia

    Pengaruh Kepribadian Proaktif Terhadap Adaptabilitas Karir Melalui Efikasi Diri Sebagai Mediator Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu

    Get PDF
    Student career adaptability refers to the critical abilities of individuals in directing the decision- making process in the world of work pursuing their career paths. This study aimed to examine the influence of the proactive personality variable on the career adaptability mediated by the self-efficacy variable. Using census technique, bachelor’s degree students who were registered at Accounting, Development Studies, and Management Departments of the Faculty of Economics and Business of Universitas Bengkulu in the second semester of their third year and above were sampled and surveyed. Data were collected using a set of questionnaires and distributed through hand-delivered survey and web survey methods. After screening for the missing values, 522 questionnaires were valid for further analysis. Hierarchical Multiple Regression Analysis (HMRA) was employed to analyse the data gathered, the results showed that The ability to identify opportunies, the showing initiative, the taking action, and persisitent dimensions of the proactive personality variable influenced partially and simultaneously on the career adaptability and had the positif effects. Similarly, the four dimensions of the proactive personality variable influenced positif on the self-efficacy variable. The self-efficacy had an effect on the career adapatability, but it was partially positif on the self-assessment, the future plans, and the problem solving dimensions. The self-efficacy received the partial mediation. Only the self-assessment, the future plans, and the problem solving mediated the relationship between the ability to identify opportunies and the showing initiative of the proactive personality and the career adapatibility. Because the results meant that the students should develop their self-confidence to increase the level of self-efficacy for the readiness of their careers. The personality possessed could be the basis for the students to increase career adaptability by increasing self-efficacy that can motivate themselves. It was recommended that the students should seek career information from various sources, take opportunities to develop themselves and were not easily desparate in facing various obstacles. Keywords: Proactive Personality, Career Adaptability, Self-Efficacy, University’s StudentsKemampuan adaptasi karier mahasiswa mengacu pada kemampuan kritis individu dalam mengarahkan proses pengambilan keputusan di dunia kerja dalam mengejar jalur karier mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel kepribadian proaktif terhadap kemampuan adaptasi karier yang dimediasi oleh variabel efikasi diri. Dengan menggunakan teknik sensus, mahasiswa S1 yang terdaftar di Jurusan Akuntansi, Studi Pembangunan, dan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bengkulu pada semester kedua tahun ketiga dan di atasnya diambil sampelnya dan disurvei. Data dikumpulkan menggunakan seperangkat kuesioner dan didistribusikan melalui metode survei langsung dan survei web. Setelah menyaring nilai-nilai yang hilang, 522 kuesioner valid untuk dianalisis lebih lanjut. Analisis Regresi Berganda Hirarkis (HMRA) digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan, hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan mengidentifikasi peluang, menunjukkan inisiatif, mengambil tindakan, dan dimensi persistensi dari variabel kepribadian proaktif memengaruhi sebagian dan secara bersamaan pada kemampuan beradaptasi karier dan memiliki efek positif. Demikian pula keempat dimensi variabel kepribadian proaktif berpengaruh positif terhadap variabel efikasi diri. Efikasi diri berpengaruh positif terhadap variabel adaptabilitas karier, tetapi secara parsial berpengaruh positif terhadap dimensi penilaian diri, rencana masa depan, dan pemecahan masalah. Efikasi diri mendapat mediasi parsial. Hanya penilaian diri, rencana masa depan, dan pemecahan masalah yang memediasi hubungan antara kemampuan mengidentifikasi peluang dan inisiatif kepribadian proaktif dengan adaptabilitas karier. Hasil tersebut juga berarti bahwa mahasiswa harus mengembangkan rasa percaya diri untuk meningkatkan tingkat efikasi diri dalam menghadapi karier. Kepribadian yang dimiliki dapat menjadi dasar bagi mahasiswa untuk meningkatkan adaptabilitas karier dengan meningkatkan efikasi diri yang dapat memotivasi dirinya. Disarankan agar mahasiswa mencari informasi karier dari berbagai sumber, memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan diri, dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi berbagai kendala. Kata Kunci: Kepribadian Proaktif, Adaptabilitas Karier, Efikasi Diri, Mahasisw

    Utilization of Calcium Sources in the Saponification Process of Lemuru Fish Oil for Protected Fat Supplements

    Get PDF
    This study evaluated the effectiveness of several calcium compounds in the saponification of lemuru fish (Sardinella lemuru) oil to produce protected fat supplements for ruminants. Four calcium sources—Ca (OH)₂, CaCO₃, CaCO₃·MgCO₃ (dolomite), and CaSO₄ (gypsum)—were tested using a completely randomized design with five replications. The parameters observed included product texture, proximate composition (moisture, ash, fat), fatty acid profile, and solubility under rumen-like (neutral) and gastric (acidic) conditions. Results indicated that Ca (OH)₂, CaCO₃·MgCO₃, and CaSO₄ were effective in forming calcium or mixed fatty acid salts, while CaCO₃ failed to bind free fatty acids. Among the effective compounds, Ca (OH)₂ produced the fastest hardening product, whereas dolomite and gypsum provided more balanced mineral contributions (Ca, Mg, and S). All protected fat products were less soluble in the rumen environment but readily decomposed under acidic gastric conditions, ensuring nutrient bypass. These findings suggest that low-cost and locally available calcium sources can be utilized to develop protected fat supplements that are both nutritionally safe and practical for ruminant feeding. Further research is needed to optimize the water-to-oil ratio and enzyme application for improved efficiency

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICSEDUCATION (RME) UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) meningkatkan kerjasama dan prestasi belajar peserta didik. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dan kuasi eksperimen. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XII SMA Negeri 2 Lahat semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Melalui teknik cluster random sampling diperoleh sampel kuasi eksperimen adalah kelas XII MIPA 2 dan kelas XII MIPA 3 sebagai kelas kontrol, instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes. Data penelitian dianalisis dengan statistik yaitu rata-rata (mean), persentase, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran RME dapat meningkatkan kerjasama dan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika kelas XII SMA Negeri 2 Laha

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (DIRECT INSTRUCTIONS) UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI DAN PRESTASI BELAJAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran langsung (Direct Instructions) untuk meningkatkan konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII SMPN 1 Mulak Ulu Lahat. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 SMPN 1 Mulak Ulu Lahat. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dan kuasi eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa instrumen tes dalam bentuk soal objektif yang diberikan kepada siswa setiap siklus. Instrumen non tes yang digunakan berupa lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi konsentrasi belajar siswa. Data hasil tes dianalisis dengan cara statistik deskriptif dan data hasil non tes dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran langsung (Direct Instructions) dapat meningkatkan konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Mulak Ulu Lahat

    PENERAPAN METODE PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DAN TANGGUNG JAWAB PADA ANAK USIA DINI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode proyek untuk meningkatan kerjasama dan tanggung jawab pada anak kelompok B di PAUD Islam Insan Intani Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama tiga siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi dan dilanjutkan dengan quasi eksperimen dengan desain grup. Subjek penelitian ini yaitu kelompok B1 sebagai kelas PTK yang berjumlah 15 orang anak, sedangkan quasi eksperimen kelompok B2 dan kelompok B3 sebagai kelas control dengan menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi             guru dan lembar observasi anak meliputi kerjasama dan tanggung jawab. Teknik         analisis data yang digunakan yaitu rata-rata, presentase dan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode proyek efektif dan dapat meningkatkan kerjasama anak secara signifikan untuk digunakan dalam pembelajaran

    12,606

    full texts

    14,213

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇