Jurnal Universitas Tidar
Not a member yet
    1097 research outputs found

    Tantangan dan Solusi Implementasi Kebijakan Refund Transportasi Udara di Indonesia

    Get PDF
    Dalam konteks tantangan dan solusi implementasi kebijakan refund transportasi udara di Indonesia, penelitian mengenai keterlambatan penerbangan dan perlindungan konsumen telah menjadi fokus utama di banyak negara. Permasalahan yang dibahas mencakup faktor-faktor penyebab keterlambatan, dampaknya bagi penumpang, serta regulasi dan kebijakan terkait refund sebagai perwujudan perlindungan konsumen. Urgensi penelitian ini adalah bahwa analisis mengenai penegakan kebijakan refund dalam konteks keterlambatan penerbangan masih terbilang jarang dilakukan. Urgensi penelitian ini muncul karena kebijakan refund atas keterlambatan penerbangan menemui berbagai permasalahan dalam implementasinya di lapangan. Beberapa faktor seperti standar kompensasi yang rendah, mekanisme penyelesaian sengketa yang belum optimal, dan kurangnya edukasi bagi konsumen menjadi hambatan utama dalam penegakan kebijakan tersebut. Penelitian ini bermaksud untuk memberikan kontribusi baru dengan menganalisis penegakan kebijakan refund yang tertuang dalam PM 89/2015 serta implementasinya di bandara dan maskapai penerbangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji interpretasi PM 89/2015 mengenai asas keseimbangan, mengevaluasi efektivitasnya dalam melindungi konsumen, mengidentifikasi kendala dalam penegakan, dan mengusulkan solusi yang memungkinkan. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif-empiris yang mengkaji peraturan perundang-undangan yang relevan dengan dukungan fakta hukum yang ada. Penelitian ini akan dilakukan dalam tiga tahapan, yakni survei kelayakan, studi komparatif, dan penyusunan naskah akademik. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai hambatan dan tantangan yang dihadapi pemerintah dalam memperkuat implementasi kebijakan refund transportasi udara di Indonesia, penelitian mengenai keterlambatan penerbangan. Melalui publikasi ilmiah di jurnal Sinta 2, penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pembuat kebijakan, praktisi hukum, dan pelaku bisnis dalam meningkatkan perlindungan konsumen, efisiensi industri penerbangan, dan pencapaian keadilan global

    The Harmony of Migrant Worker Families in Sari Village, Bima Regency

    Get PDF
    Every Indonesian Migrant Worker (TKI) family must want a harmonious family, a peaceful, happy and prosperous family that everyone dreams of. To achieve this, communication is needed so that marriage can be lasting and harmonious. Because the key to a lasting marriage is the success of the agreement between the couple. But in fact, happiness in marriage is not only about the love factor. There is one more important factor is the social and religious factors, namely interpersonal communication between husband and wife, trust in one, sufficient economy. The method used in this study is an empirical juridical research that aims to describe the actual social reality or actual situation in the community regarding the problems of socio-economic life in Sari Village, Sape District, Bima Regency. The approach used is a case study, a way to check, know and decide on the necessary facts and data. Based on this explanation, the researcher as part of a scientific study on the effectiveness of interpersonal communication in achieving family harmony among migrant workers in the community of Sari Village Bima Regency, I am interested in researching family harmony. The results of the study revealed that the people of Sari Village are trying to improve communication in family life, especially between husbands, wives, and children, to bring harmony in the family life of migrant workers

    Analisis Sosiologi Sastra Novel “Kembali” Karya Sofia Mafaza

    Get PDF
    As social creatures, we must be able to interact socially well with this easy-to-access environment and era. The author is interested in analyzing the novel Back because the novel is very interesting and the storyline that is presented is closely related to students and a social life that is often found in everyday life. This study aims to appreciate literature by reading, studying, enjoying the storyline and analyzing a novel titled Back by Sofia Mafaza. This study uses descriptive qualitative methods, using the study of literary sociology and intrinsic elements. Sociology as a study of literary works related to how one can interact with the surrounding environment. In the research sociology of literature study discusses 1). Sociology of authors 2). Social Condition 3). Social conditions of society 4). Religious values 5). Social society 6) Social culture 7). Intergovernmental social learning and students 8). Educational Value. From the results analyzed using descriptive qualitative methods, this novel discusses the main characters who can interact well between characters. Social interactions in the novel include mutual cooperation, social service, cooperation, meetings and counseling between siblings and siblings

    Sosialisasi Penerapan Cara Pembenihan Ikan Yang Baik (CPIB) Dan Vaksinasi Pada Komoditas Ikan Nila Di Kampung Nila Kawali, Ciamis

    Get PDF
    The application of Good Fish Seedling Practices (GFSP) is critical, as proper broodstock management has a direct impact on enhanced fish output. Furthermore, inoculation with the Triptovac-22 vaccine, created by Marine and Fisheries Polytechnic of Karawang Polytechnic, is used to protect broodstock and produce disease-resistant progeny. This effort intends to: (1) adopt standardized immunization techniques; (2) examine the issues faced by fish farmers during GSFP implementation; and (3) increase tilapia farmers\u27 production and income. The activity produced positive outcomes, including: (1) interactive discussions with tilapia farmers on adhering to GSFP standards in their aquaculture practices; (2) knowledge transfer on fish vaccination to the community; (3) fostering an understanding within the Fish Farmers Group on the importance of fish vaccination; and (4) identifying the lack of public awareness regarding hygienic water

    Penyegaran Teknologi Untuk Penyuluh Dan Pelaku Usaha Perikanan

    Get PDF
    The goal of technology refresh initiatives is to spread awareness of suggested technological advancements, particularly those created by the Maritime and Fisheries Research and Development Agency. However, there is a disparity between the technological needs at the community level and the available technology in different regions. The extent of this disparity varies depending on the region\u27s potential and the carrying capacity of its human resources. A number of inferences can be drawn, including: 1. According to the participants, this activity is very helpful for expanding knowledge, particularly in the area of technology, which serves as the basis for technical advise. With varying degrees of progress, participants\u27 knowledge increased. Naturally, this has to do with the participants\u27 varied educational and professional backgrounds (capture and aquaculture), as well as the potential of the fisheries in their respective regions and the range of information offered

    Pemberdayaan Kelompok Tani Ngudi Rahayu Desa Surorejan Melalui Pembuatan Kompos Limbah Udang

    Get PDF
    Tambak udang di Desa Surorejan setiap 3 bulan sekali melakukan pemanenan. Pemanenan tambak yang tidak dilengkapi infrastruktur pembuangan limbah kotoran mengakibatkan dampak negatif yang menyebabkan pencemaran lingkungan seperti bau, tercemarnya air ke dalam lahan pertanian, air laut dan merusak pariwisata laut. Untuk menghindari pencemaran lingkungan, dapat dilakukan pengolahan limbah padat kotoran udang menggunakan sistem pengomposan limbah. Maka pengabdi melakukan kerjasama dengan kelompok tani Ngudi Rahayu untuk melakukan pengelolaan limbah padat tambak udang.  Tujuan PKM PM ini untuk meningkatkan kualitas hidup seperti peningkatan pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan pembuatan kompos limbah padat kotoran udang pada kelompok tani hasilnya dapat  digunakan sendiri untuk lahan pertanian maupun meningkatkan ekonomi melalui pendampingan secara insentif mengenai manajemen dan branding produk kompos limbah padat kotoran udang dan meningkatkan lingkungan hidup menjadi lebih berkelanjutan terutama pada daerah pesisir. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan.  Data diperoleh dari wawancara dan melalui angket pemahaman petani didasarkan dengan pree test dan post test pada pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk kompos yang kemudian diuji menggunakan analisis Likert. Hasil perhitngan pemahaman masyarakat sebelum menjalani penyuluhan dan pelatihan sebesar 59% setelah penyuluhan dan pelatihan sebesar 81%. Harapanya dengan meningkatnya pemahaman dan ketrampilan masyarakat maka dapat mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan pendapatan

    Perwujudan SDGs Hidup Sehat dan Sejahtera dengan Independent Waste Bank (IWB) dan Gemajas di Desa Kedungpandan, Sidoarjo

    Get PDF
    Desa selalu menjadi sistem pemerintahan utama dalam batas wilayah wewenangnya sendiri. Banyaknya desa yang tersebar di Indonesia menjadi sumber potensi untuk dikembangkan. Desa Kedungpandan dengan luas wilayah mencapai angka 1.803 Ha yang terbagi menjadi 3 Dusun, 5 RW, dan 16 RT dengan total wilayah penduduk desa mencapai 4.894 jiwa selain memiliki potensi juga memiliki masalah utama dalam hal kebersihan lingkungan yang menyebabkan desa rawan dalam permasalahan kesehatan. Maraknya sampah dan terlebih lagi desa yang dituju ini tidak memiliki Tempat Pembuangan Umum (TPU) sehingga warga desa lebih memilih untuk membuang sampah ke rawa-rawa sekitar desa. Kurangnya kepedulian terhadap lingkungan inilah yang membuat tingkat kesehatan desa rendah. Terlebih lagi juga masih ada indikasi stunting dan minimnya kepedulian terhadap gizi yang seharusnya diberikan kepada seluruh masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan sebagai upaya perwujudan implementasi SDGs desa sehat 2030. Penelitian dilakukan dengan metode observasi dan literasi artikel relevan dengan penelitian. Berdasarkan observasi dan juga adanya upaya literasi, program yang cocok untuk direncanakan dalam desa Kedungpandan adalah Independent Waste Bank (IWB) dan Gemajas (Gerakan Membangun Jamban Sehat) yang bergerak pada implementasi desa sehat. Program yang dapat direncanakan berjalan dalam 3 periode mampu menciptakan lingkungan desa sehat dengan peningkatan SDGs hidup sehat 2030

    Eksistensi Seni Batik Tulis Khas Kenalan dan Potensi Pengembangan Ekonomi Desa

    Get PDF
    Desa Kenalan terletak di Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang. Desa ini memiliki potensi besar dalam pengembangan seni batik tulis sebagai warisan budaya yang berharga dan sumber penghasilan ekonomi. Meskipun potensinya besar, eksistensi seni batik di Desa Kenalan masih terbatas dan belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi desa. Upaya pelestarian dan pengembangan batik khas Desa Kenalan melalui langkah-langkah komprehensif telah dilakukan melalui pendampingan dari tim PPK Ormawa UKM Pelita Untidar, termasuk penyusunan materi penyuluhan, pelatihan, pengaktifan sanggar budaya, pemasaran produk secara online, dan pendampingan dalam manajemen usaha. Filosofi motif-motif batik Kenalan, seperti motif Pangeran Diponegoro dan motif alam menjadi daya Tarik batik khas Desa Kenalan. Dengan demikian penting sekali mempromosikan budaya lokal berupa seni batik untuk meningkatkan ekonomi dan memperkuat identitas daerah. Kerja sama antara berbagai pihak telah membantu Desa Kenalan melestarikan warisan budaya mereka serta membuka peluang baru dalam pariwisata dan ekonomi yang menjadikan batik khas Desa Kenalan sebagai daya tarik wisata yang kaya akan makna dan sejarah

    Error Analysis in Translating Bahasa Indonesia into English

    Get PDF
    Interlanguage is a transitional stage in language learning, where a person’s language ability moves from their first language (mother tongue) toward the other language. It is important to note that interlanguage is distinct from the mother tongue and the second/foreign language. This study examines the translation errors made by students when translating from Bahasa Indonesia to English during their interlanguage stage. The study aims to investigate (1) how students translate at this stage, (2) the types of errors they make, and (3) the most frequent errors. Using descriptive qualitative and content analysis methods, ten seventh-grade junior high school students participated in this study whose mother tongue is Bahasa Indonesia, and English is a foreign language/target language. For the instrument, this study uses an individual sentence translation test. The students were instructed to translate four unrelated sentences each, with a time limit of one minute per sentence. The researcher uses sources of error theory from Richard and Lott. The findings indicate that (1) most students tend to transfer the rules of their mother tongue into English. (2) Out of 40 sentences, it found 18 contained errors, leading to 26 mistakes: 8 interference errors (7.7% transfer of structure, 23% interlingual), and 18 intralingual errors (11.5% incomplete application of rules, 30.8% false concept hypothesized, and 27% overgeneralization). Meanwhile, (3) the most frequent error is false concept hypothesized, followed by overgeneralization, interlingual errors, incomplete application of rules, and transfer of structure errors

    Language Variations of Adolescents on Tiktok Social Media

    Get PDF
    The use of language on social media which tends to adjust its pronunciation has given rise to a phenomenon called ecrononciation. This phenomenon has been happening in Indonesia for a long time, especially among teenagers. This causes the emergence of new language variations that displace old language variations over time. Therefore, this research aims to describe the differences in language variations of teenagers on social media, the function of language variations used by teenagers on social media, and the background that causes language variations of teenagers on social media. The method used in this research is a qualitative descriptive method. Data collection was carried out through listening and note-taking techniques sourced from videos uploaded by one of the TikTok social media user accounts. The data used in this research are oral statements accompanied by written transcripts uploaded by the account. The data that has been collected is identified and analyzed using the matching method based on the theory of language variation in sociolinguistic studies. Based on the results and discussion in this research, it was found that there are forms of adolescent language variation in the form of new forms, the emotive function of adolescent language variations on social media, and the background of adolescent language variations from time to time is influenced by speech situations and age factors.

    1,015

    full texts

    1,097

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Tidar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇