Jurnal Universitas Djuanda (Unida)
Not a member yet
1912 research outputs found
Sort by
ANALISIS KINERJA KEUANGAN RUMAH SAKIT SEBELUM DAN SESUDAH MERGER BERDASARKAN RASIO KEUANGAN TAHUN 2017-2019
Tujuan dari penilitian ini untuk mengetahui kinerja keuangan berdasarkan rasio keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas Rumah Sakit Mayapada sebelum dan sesudah merger dengan Rumah Sakit Bogor Medical Center. Jenis penelitian deskriptif yaitu metode dimana data dikumpulkan, disusun, diinterpretasikan dan dianalisis sehingga memberikan keterangan yang lengkap bagi masalah yang dihadapi. Menggunakan metode analisis berdasarkan laporan keuangan yang terdiri dari neraca dan laporan laba rugi pendapatan komprehensif lain. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu laporan keuangan perusahaan yang telah diterbitkan oleh perusahaan di website www.idx.co.id. Berdasarkan hasil penelitian kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas mengalami penurunan kategori menjadi tidak baik setelah merger, dan rasio solvabilitas sebelum dan sesudah merger dapat dikategorikan baik, karena skor rasio diatas rata-rata industri pada umumnya
Prospects of Indonesian Rice Self-sufficiency As a Food Security Effort Using a Dynamic System Model
Problems at the level of rice production faced include reduced agricultural land due to land conversion, damage to irrigation networks, pests and diseases in production and not yet maximizing productivity because the use of seeds and fertilizers has not been optimal. Meanwhile, at the consumer level, the need for rice continues to increase, both to meet industrial needs, to meet household (RT) and non-RT needs. The purpose of this research is to simulate a scenario of achieving self-sufficiency in rice in the dynamic system model, to find out the key factors that determine the achievement of self-sufficiency in rice in Indonesia and to develop policy recommendations needed to achieve self-sufficiency in rice towards food security. The research method used is a system dynamic approach using secondary data to build a simulation model. The simulation results show that the paddy field printing program contributes the most to increasing rice self-sufficiency. Furthermore, the intensification and reduction of rice consumption, but these two policies did not have a major impact on self-sufficiency in rice, in contrast to the results of achieving self-sufficiency in the extensification program. But unfortunately, creating paddy fields, intensification in the form of using certified seeds and decreasing consumption are the biggest obstacles currently facing agricultural development
The IMPACT OF SOCIOECONOMIC STATUS AND DEMOGRAPHIC ON SUBJECTIVE WELL-BEING IN INDONESIA 2014-2015: A CROSS-SECTIONAL STUDY
Subjective well-being is described as a person’s level of happiness and satisfaction with their life. Subjective well-being is critical in developing and sustaining a healthy and productive society. The negative consequence of not achieving subjective well-being is the formation of bad sentiments, emotions, or moods, which can harm health and raise the risk of disease. Several early studies were confined to certain groups, and this subjective will-being research across Indonesia utilizing IFLS secondary data is still limited. This research aims to examine the impact of socioeconomic status and demographic characteristics on subjective well-being in the Indonesian population using a cross-sectional study design using secondary data from the Indonesia Family Life Survey (IFLS5) wave 5, 2014-2015, the inclusion and exclusion criteria were met by a total of 30,147 respondents. This study will employ stratified random sampling, which is consistent with that used in IFLS5, and the data acquired will be examined through univariate, bivariate, and multivariate analysis. As many as 13.69% of respondents were unsatisfied with their lives in general. After controlling job satisfaction, job stress, economic level, age, and gender, the greatest variable on subjective well-being is job satisfaction, which is equal to 5.38 times (95% CI 4.94 - 5.987; p-value 0.001). This means that respondents who are dissatisfied with their work are also at risk of feeling dissatisfied with subjective well-being.Subjective well-being is described as a person’s level of happiness and satisfaction with their life. Subjective well-being is critical in developing and sustaining a healthy and productive society. The negative consequence of not achieving subjective well-being is the formation of bad sentiments, emotions, or moods, which can harm health and raise the risk of disease. Several early studies confined to certain groups, and this subjective will-being research across Indonesia utilizing IFLS secondary data is still limited. The purpose of this research is to examine the impact of socioeconomic status and demographic characteristics on subjective well-being in the Indonesian population using a cross-sectional study design using secondary data from Indonesia Family Life Survey (IFLS5) wave 5, 2014-2015. This study will employ stratified random sampling, which is consistent with that used in IFLS5, and the data acquired will be examined univariately. bivariate, and multivariate analysis. As many as 13.69% of respondents were unsatisfied with their lives in general. After controlling job satisfaction, job stress, economic level, age, and gender, the variable that has the greatest influence on subjective well-being is job satisfaction, which is equal to 5.38 times (95% CI 4.94 - 5.987; p-value 0.001). This means that respondents who are dissatisfied with their work are also at risk of feeling dissatisfied with subjective well-being
The Competitiveness of Indonesian Sugar Export in The South East Asia Region
Sugar industry has an important role in the Indonesian economy because of its ability to absorp a lot of manpower. AFTA (ASEAN Free Trade Area) provides transaction convenience both export and import between the member of ASEAN. This study aims to analyze the competitiveness of Indonesian sugar export inside ASEAN area and to estimate the trend of Indonesian sugar export. The competitiveness analysis uses RCA (Revealed Comparative Advantage) method while trend estimation uses Trend analysis. The RCA analysis result shows that Indonesia has low competitiveness but shows progress in last 3 years. While RCA analysis of Thailand and Myanmar shows declining trend. The declining trend of Thailand’s RCA is caused by the development of sugar cane based ethanol industry. While the declining trend of Myanmar’s RCA is caused by the decrease of sugarcane area and only temporary. The trend analysis result shows that Indonesian sugar export is increasing. The main export destination country for Indonesian sugar product is Vietnam. Vietnam also shows increasing trend in sugar import. So it will become an opportunity for Indonesia to increase its export value
RESPON PERTUMBUHAN, HASIL, DAN KUALITAS BEBERAPA VARIETAS SELADA KERITING (Lactuca sativa L.) TERHADAP APLIKASI PUPUK CANGKANG TELUR: Growth, Yield and Quality Response of Loose-Leaf Lettuce Varieties (Lactuca sativa L.) to the Application of Eggshell Fertilizer
Pertumbuhan dan produksi selada tidak hanya dipengaruhi oleh kultivar, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan dan interaksi keduanya. Pemberian nutrisi adalah bagian teknik budidaya yang dapat mempengaruhi pertumbuhan, produksi, dan kualitas kultivar tanaman. Sumber nutrisi tanaman dapat berasal dari bahan-bahan alami, salah satunya cangkang telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk cangkang telur terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas beberapa varietas selada keriting. Penelitian dilaksanakan pada Maret-Mei 2022 di Gunung Putri, Jawa Barat dan dirancang menggunakan RAL faktorial (pupuk cangkang telur dan varietas) tiga ulangan. Pupuk cangkang telur terdiri dari 5 taraf, yaitu tanpa perlakuan pupuk cangkang telur, 50% rekomendasi (5 g per tanaman), 100% rekomendasi (10 g per tanaman), 150% rekomendasi (15 g per tanaman), dan 200% rekomendasi (20 g per tanaman). Peubah amatan berupa karakter pertumbuhan, hasil dan kualitas. Varietas selada Karina secara umum memiliki pertumbuhan dan hasil lebih unggul dibandingkan varietas Kriebo, tetapi tidak terlalu berbeda dengan varietas New Grand Rapid. Varietas Karina yang diberi perlakuan pupuk cangkang telur nyata memiliki diameter batang lebih besar dibandingkan dengan yang tidak diberi pupuk cangkang telur. Varietas Karina yang diberi perlakuan pupuk cangkang telur sampai 200% rekomendasi nyata memiliki kandungan bobot kering dan PTT lebih tinggi. Varietas Karina yang diberi pupuk cangkang telur 200% rekomendasi dan varietas New Grand Rapid yang diberi pupuk cangkang telur dosis 100% rekomendasi menghasilkan daun paling renyah. Pupuk cangkang telur memiliki potensi untuk meningkatkan hasil dan kualitas tanaman, meskipun masih harus ada pengujian kembali agar lebih optimal
Manajemen Pembiayaan Pendidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MTS Ummul Quro Al-Islami Bogor
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi pengelolaan pembiayaan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumen. Dengan menggunakan triangulasi sumber, periksa kebenaran data yang digunakan. Mengenai peran sekolah sebagai lembaga pendidikan akan erat kaitannya dengan pembahasan mutu pendidikan. Prestasi belajar siswa di sekolah sangat dipengaruhi oleh penyelenggaraan proses belajar mengajar. Biaya pendidikan harus dikelola secara efektif untuk mencapai kualitas sekolah yang baik. Oleh karena itu, tahapan pengelolaan pembiayaan pendidikan harus diperhatikan. Pada dasarnya, tujuan pengelolaan dana pendidikan adalah untuk mengembangkan proses pembelajaran yang memenuhi kebutuhan belajar siswa yang diantisipasi. Keuangan untuk pendidikan dikelola di MTS Ummul Quro Al-Islami Bogor pada tingkat yang sangat tinggi. Kepala MTS Ummul Quro Al-Islami Bogor dengan demikian telah mampu menangani pendanaan pendidikan semaksimal mungkin, mulai dari perencanaan dan penganggaran pendanaan, pelaksanaan pendanaan, pengawasan dan pengendalian, serta pertanggungjawaban
PENGARUH PERSEPSI TERHADAP PREFERENSI DALAM PENGHIMPUNAN ZAKAT DI EL-ZAWA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Unit Pengelola Zakat (UPZ) El-Zawa memiliki program utama yakni mengumpulkan zakat profesi. Menurut (SK) rektor No.Un.03./HM.01/1744/2010 zakat profesi ini diwajibkan bagi seluruh pegawai baik dosen atau karyawan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai golongan III/a yang telah memenuhi nisab untuk menunaikan zakat sebesar 2,5% dari gaji kotor yang secara otomatis akan dipotong setiap bulan dan langsung dikelola oleh El-Zawa. Dilain sisi terdapat sejumlah pegawai yang tergolong muzaki namun tidak berkenan membayar zakat profesi karena faktor perbedaan pendapat yang mengacu pada perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan ulama fiqh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi yang paling berpengaruh terhadap keputusan muzaki untuk tetap memilih membayar zakat profesi di El-Zawa, sehingga nilai persepsi tersebut menimbulkan derajat loyalitas atau preferensi muzaki terhadap UPZ El-Zawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk mengukur variabel laten sehingga dapat diketahui secara sistematis tentang fokus penelitian yang meliputi persepsi religiusitas, persepsi kepercayaan, persepsi pengetahuan zakat, dan preferensi. Subyek penelitian adalah seluruh muzaki el-Zawa yang membayar zakat. Analisis data bertujuan untuk menyederhanakan hasil data yang telah diolah sehingga mudah untuk dijelaskan dan dibaca. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penelitian. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga persepsi sebagai variabel bebas, persepsi kepercayaan memiliki nilai yang paling dominan yang secara signifikan mempengaruhi preferensi sebagai variabel terikat
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENENTU GENERASI Z DALAM MELAKUKAN INFAK
Pandemi Covid-19 membuat berbagai sektor terguncang, termasuk sektor ekonomi. Banyak masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan sebagai dampak meluasnya covid-19 di Indonesia. Disisi lain, meskipun terjadi krisis di masa pandemi ini, penghimpunan infak justru meningkat. Berdasarkan data Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dari tahun ke tahun penghimpunan infak sedekah mengalami peningkatan. Meskipun terjadi krisis di masa pandemi ini. Peningkatan signifikan terlihat justru terjadi pada tahun 2020 saat pandemi terjadi. Tingginya penghimpunan dana infak turut didukung dengan potensi muslim yang ada di Indonesia. Sementara itu, berdasarkan Charities Aid Foundation menobatkan Indonesia sebagai negara yang paling dermawan pada tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi masyarakat khususnya generasi Z dalam berinfak. Responden dalam penelitian ini adalah generasi Z di Jawa Timur yang pernah melakukan infak ataupun tidak. Penentuan responden menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala 1-4. Penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap, keimanan, dan kepedulian sosial berpengaruh positif terhadap perilaku berinfak di masa pandemi, sedangkan pendapatan dan norma subjektif tidak memiliki pengaruh terhadap infak yang dilakukan di masa pandemi
PEMBERIAN AIR GULA PADA BROILER PASCA MENETAS YANG DIPELIHARA SELAMA 4 MINGGU: BROWN SUGAR WATER TO POST-HATCH BROILERS RAISED UNTIL FOUR WEEKS OF AGE
This study was conducted to determine the performance of 4-week-old broilers which were offered brown sugar in drinking water post hatching at a concentration of 0% as a control, 5%, 10% and 15%. The work was carried out in Moncongloe Village, Moncongloe, Maros, South Sulawesi. A total of 180 one-day old broilers of the Cobb 500 strain were divided into 4 treatments and three replications with a number of 15 chicks per cage unit measuring 25 cm2/bird and reared for up to 4 weeks of age. A complete feed produced by PT. Perkasa Feed was provided during the study. Brown sugar water was delivered adlibitum for 6 days after which the broiler chicks were placed in the cage for 12 hours. The experiment was based on a Completely Randomized Design. The study showed that providing brown sugar water with different concentrations had no effect (p>0.05) on feed intake, body weight, feed conversion ratio and mortality.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performan broiler umur 4 minggu yang diberi gula merah pada air minumnya pasca menetas dengan konsentrasi 0% sebagai kontrol, 5%, 10%, dan 15% berdasarkan rancangan acak lengkap. Penelitian dilaksanakan di Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Sejumlah180 ekor anak ayam broiler strain Cobb 500 dibagi berdasarkan 4 perlakuan dan tiga ulangan dengan jumlah ayam 15 ekor per unit kandang ukuran 25 cm 2 /ekor. Air gula merah diberikan selama 6 hari pasca DOC masuk kandang, secara adlibitum selama 12 jam. Pakan komplit starter diberikan dari pasca menetas hingga umur 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan pemberian air gula merah dengan konsentrasi berbeda tidak berpengaruh (p>0,05) terhadap konsumsi pakan, bobot badan, konversi pakan dan angka kematia
EFEKTIFITAS KANAL HALAL DALAM MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HALAL DI E-COMMERCE
Kebutuhan produk halal bagi konsumen muslim di Indonesia menjadi salah satu potensi pasar tersendiri, terutama bagi para pelaku usaha yang bergerak di platform digital seperti e-commerce. Beberapa e-commerce secara khusus menyediakan kanal halal guna mengakomodir kebutuhan tersebut. Namun, apakah cara tersebut cukup efektif dalam memikat konsumen muslim untuk membeli produk halal di e-commerce? Penelitian ini secara khusus mempelajari pengaruh keberadaan kanal halal terhadap keputusan pembelian konsumen muslim. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi pengaruh faktor lain seperti kesadaran halal, religiusitas, dan harga terhadap keputusan pembelian produk halal di e-commerce. Jenis analisis asosiatif dengan pendekatan kuantitatif dipilih sebagai metode pada penelitian ini. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa keberadaan kanal halal tidak berdampak terhadap keputusan pembelian produk halal. Sedangkan faktor kesadaran halal, religiusitas dan harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk halal di e-commerce