Jurnal Universitas Djuanda (Unida)
Not a member yet
1912 research outputs found
Sort by
SERANGAN Spodoptera frugiperda J.E SMITH (LEPIDOPTERA: NOCTUIDAE) DAN PARASITOIDNYA DI KABUPATEN/KOTA BOGOR, INDONESIA: Attack of Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera: Noctuidae) and Its Parasitoid in Parts of Bogor, Indonesia
Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera: Noctuidae) merupakan hama asing invasif yang menyerang tanaman jagung di Indonesia sejak 2019. Daya jelajah yang luas dan kemampuan reproduksinya yang tinggi dapat mempercepat terjadinya penyebaran serta menaikkan tingkat serangan pada tanaman inangnya. Penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai gejala serangan, insidensi serangan, populasi, intensitas serangan dan parasitoid utama yang berpotensi sebagai musuh alami untuk mengendalikannya. Enam Kecamatan di Kabupaten/ Kota Bogor dipilih sebagai target lokasi survei. Pengambilan data dilakukan dengan observasi langsung pada 30 tanaman contoh di beberapa kebun jagung dengan luasan minimal 0.25 Ha dan jarak minimal antar kebun 1 km. Sebanyak 30 ekor larva dan kelompok telur dikoleksi pada setiap kebun untuk mengetahui parasitoid yang muncul. Insidensi serangan S. frugiperda pada masing-masing wilayah berkisar antara 88,89 - 100%. Populasi larva S. frugiperda pada masing-masing wilayah bervariasi dengan rataan 7 - 21 ekor/kebun. Intensitas serangan yang ditimbulkan S. frugiperda berkisar antara 9,02 - 34,88%. Hasil identifikasi musuh alami menunjukkan bahwa parasitoid larva yang ditemukan adalah Euplectrus sp. (Hymenoptera: Eulophidae) dan Microplitis sp. (Hymenoptera: Braconidae), sedangkan parasitoid telur yang ditemukan adalah Telenomus remus (Hymenoptera: Scelionidae). Dari hasil pemeliharaan larva dan telur, diperoleh tingkat parasitisasi larva berkisar 10 - 30% dan parasitisasi telur berkisar 42,98 - 70,99%. Kedua parasitoid berpotensi untuk dijadikan sebagai agen pengendalian hayati S. frugiperda
PENGARUH LIKUIDITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN RISIKO PEMBIAYAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH TAHUN 2018-2022
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran dan pengaruh likuiditas, ukuran perusahaan dan risiko pembiayaan terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah tahun 2018-2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk menggambarkan perkembangan setiap variabel dan analisis inferensial dengan metode VAR-VECM termasuk didalamnya analisis impulse response funtion dan variance decomposition. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, likuiditas dengan indikator FDR berpengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan indikator cash ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Ukuran perusahaan yang diukur dengan aset dan modal berpengaruh signifikan terhadap ROA dan risiko pembiayaan yang diukur dengan NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sedangkan dalam jangka pendek ROA hanya dipengaruhi oleh dirinya sendiri dan variabel FDR, CR, Ln Aset, Ln Modal dan NPF tidak berpengaruh terhadap ROA dalam jangka pendek
STRATEGI INOVATIF MANAJEMEN DAN BISNIS DI ERA DIGITAL: ANALISIS PENGARUH TEKNOLOGI TERKINI TERHADAP KEBERLANJUTAN DAN KINERJA ORGANISASI
Dalam lanskap bisnis kontemporer yang ditandai oleh evolusi teknologi yang cepat, penelitian ini menyelami ranah transformasi digital dan implikasinya terhadap praktik manajemen inovatif dan keberlanjutan organisasi. Studi ini mengeksplorasi bagaimana bisnis beradaptasi dan mengintegrasikan teknologi canggih untuk meningkatkan kinerja keseluruhan. Melalui analisis komprehensif, penelitian ini menyelidiki hubungan beragam antara transformasi digital, strategi manajemen inovatif, dan keberhasilan berkelanjutan organisasi. Temuan penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang interaksi dinamis antara kemajuan teknologi dan dinamika bisnis. Dengan mengurai dampak transformasi digital pada pendekatan manajemen, studi ini berkontribusi pada wacana berkelanjutan mengenai pembentukan praktik organisasi yang berkelanjutan di era digital. Penelitian ini berfungsi sebagai panduan bagi bisnis yang menjelajahi kompleksitas integrasi teknologi, menawarkan pertimbangan strategis untuk memanfaatkan inovasi guna menjamin kelangsungan dan kesuksesan jangka panjang dalam lingkungan bisnis yang terus berkembang
CAPITAL EXPENDITURE, GROWTH OPPORTUNITY, DAN NET WORKING CAPITAL : KAJIAN PADA CASH HOLDING
Kas tunai menjadikan perusahaan dapat membayarkan tagihan secara tepat waktu, karena dengan adanya kas yang sudah tersedia bisa mempengaruhi tingkat likuiditas perusahaan. Semakin cepat perusahaan membayarkan kewajiban maka tingkat kegagalan perusahaan juga semakin rendah kas dalam perusahaan disebut cash holding. Berdasarkan latar tersebut maka Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengekplorasi pengaruh capital expenditure, growth opportunity, dan net working capital dikaitkan terhadap cash holding. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk menguji hasil keuangan dua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yaitu PT. X Tbk dan PT. Y ’Tbk (BEI). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh secara bersama-sama atau simultan variabel capital expenditure, growth opportunity, dan net working capital terhadap variabel dependen cash holding. Kemudian hasil uji secara parsial dapat disimpulkan bahwa (1) Capital expenditure berpengaruh negatif terhadap cash holding. (2) Growth opportunity tidak berpengaruh terhadap cash holding. (3) Net working capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap cash holding. Rekomendasi saran pada penelitian yang akan datang menggunakan variabel independen lain selain pada penelitian ini, memilih sub sektor pada perusahaan lain dan menambah periode waktu pada penelitian
KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN DI KSPPS BMT MANDIRI SEJAHTERA JAWA TIMUR
Sumber daya insani merupakan salah satu faktor penting bagi BMT, karena sumber daya insani memegang peranan utama dalam mencapai tujuan BMT. Memiliki sumber daya insani sangat penting, hidup atau matinya BMT bergantung pada sifat sumber daya insani yang dibuatnya. Penelitian ini menggunakan jenis eksplorasi kuantitatif, bertujuan untuk menganalisis kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan sampel dari 92 karyawan yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan pemprograman SmartPLS v.3.3. Hasilnya menunjukkan bahwa; (1) religiusitas, motivasi kerja, dan pelatihan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan; (2) religiusitas dan motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja; (3) pelatihan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja; (4) kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan; (5) religiusitas kerja melalui kepuasan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan; (6) motivasi kerja melalui kepuasan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan; (7) pelatihan kerja melalui kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlu adanya peningkatan pada religiusitas dan motivasi kerja agar lebih meningkatkan kinerja karyawan dan nantinya akan dapat berdampak pada kepuasan kerja
The Influence of the Role Playing Method on the Speaking Ability of Lower Grade Elementary School Students in East Jakarta
The results of observations of third-grade students at SDS Bina Siswa East Jakarta found that students' speaking ability tends to be low because of a lack of self-confidence, low understanding, and the inaccuracy of the learning methods used, especially to improve speaking skills. In connection with this problem, appropriate learning methods are needed to improve students' speaking skills. The use of appropriate learning methods will encourage the creation of meaningful learning and make students actively involved in learning in the future, one of which is the role-playing method. Based on this, this study aimed to determine the effect of the role-playing method on the speaking ability of third-grade students at SDS Bina Siswa East Jakarta. Quantitative research methods with quasi-experimental research types and research design posttest control group design. Data was collected using a performance test to measure students' speaking ability in the form of a speaking ability assessment sheet and then analyzed by t-test. Based on the calculation of the t-test, a significance value of less than 0.05 is obtained; this proves that there is a difference in the results of the speaking ability performance test between the experimental group and the control group. With these differences, role-playing can affect the speaking ability of class III students at SDS Bina Siswa East Jakarta
Pengaruh Konsentrasi Gula terhadap Sifat Fisikokimia dan Sensori Biskuit Labu Kuning (Cucurbita Moschata)
Biscuit is a snack based on wheat flour. Excessive use of wheat flour makes an increasing import of wheat from other countries. as a solution is to use yellow pumpkin flour for substitution. Yellow pumpkin (Cucurbita moschata) contains high protein, fiber, and also β-carotene as a source of antioxidants. Yellow pumpkin flours were mixed with wheat flour in 3 ratios. The ratio of pumpkin flour and wheat flour are 2:3, 1:1, and 3:2 and also divided into 2 sugar contents, which are 120 g and 60 g. Water content analysis result was 2,57%, which has met SNI requirements with the maximum at 4%. The most preferred biscuit was 2:3 sample with 60 g sugar. Yellow pumpkin biscuits were acceptable in the organoleptic test. The higher yellow pumpkin flour concentration, the color was darker and the texture was easy to break. Proximate analysis for the best formulation was 57,11% carbohydrate, 6,93% protein, 28,68% for fat, water content 4,78% and ash content 2,50%. The total energy was 514 Calories/100 g value and the energy from fat was 258 Calories/100 g.
Biskuit merupakan salah satu makanan ringan berbasis tepung terigu. Tingginya penggunaan tepung terigu meningkatkan impor gandum dari negara lain. Sebagai salah satu solusinya adalah penggunaan tepung labu kuning. Labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan tanaman yang tinggi serat dan protein serta beta karoten sebagai antioksidan. Penelitian ini menggunakan 3 ratio tepung labu kuning : tepung terigu sebesar 2:3, 1:1, 3:2 dan dengan dua konsentrasi gula yaitu 120 g dan 60 g. Analisis kadar air menghasilkan nilai dengan rata-rata 2,57% dimana telah memenuhi SNI yaitu maksimum 4%. Hasil organoleptik menyatakan biskuit dengan perbandingan 2:3 dan gula 60 g paling disukai. Tepung labu kuning dalam formulasi biskuit dapat diterima secara organoleptik oleh masyarakat. Hasil analisis warna dan daya patah menunjukkan penggunaan tepung labu kuning tinggi menyebabkan warna gelap dan mudah patah. Analisis proksimat pada formulasi terbaik menunjukkan 57,11% karbohidrat, 6,93 % protein, dan 28,68% lemak. Kandungan kadar air 4,78%, dan kadar abu 2,50%. Energi total adalah 514 Kalori /100g dan energi dari lemak menunjukkan hasil 258 Kalori/100g
Penggunaan Sari Kacang Tanah dan Pure Buah Kelubi dalam Pembuatan Es Krim
Ice cream is a frozen food product containing a minimum of 5% fat and 2.5% milk protein, which is obtained by heat-treating and subsequently freezing an emulsion of fat, milk solids and sugar, with or without other substances. This study aimed to obtain the best ratio of peanut juice and kelubi puree in making ice cream that meet the quality of SNI 01‒3713‒1995. The study was conducted using a completely randomized design (CRD) with four treatments and four replications. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and then continued with Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at 5% level. The result showed that the ratio of peanut juice and kelubi puree significantly affected fat, protein, total solids, overrun, viscosity, melting time, and descriptive and hedonic sensory tests. The ratio of peanut juice and kelubi puree (92.5:7.5) was chosen as the best treatment, which had 5.62% fat, 5.83% protein, 144.03 ppm antioxidant activity, 35.44% total solids, 2950.85 cP viscosity, 43.16% overrun, and 13.26 minutes melting time with a description of ivory white color, peanut’s flavor, soft, and a little peanut taste. Panelists liked the hedonic assessment of color, aroma, softness, taste, and overall assessment.
Keywords: ice cream, kelubi puree, peanut juic
Nitrite levels and sensory quality of the bowl type edible bird's nest with different second washing times
Sarang burung walet merupakan rajutan liur yang berasal dari burung walet yang terbentuk seperti mangkok. SBW dipercaya memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi yang sangat lengkap,namun memiliki kandungan nitrit sebagai residu yang berdampak buruk bagi kesehatan jika terkonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mempelajari pengaruh lama waktu pencucian kedua terhadap kadar nitrit dan mutu sensori sarang burung walet tipe mangkok. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan enam taraf perlakuan (pencucian kedua selama 5, 10, 15, 20, 25, dan 30 detik) dengan tiga kali pengulangan. Analisa sarang burung walet tipe mangkok ini meliputi uji nitrit dan mutu sensori yang terdiri dari parameter warna, kebersihan sarang, terkstur (kerapatan sarang) dan aroma sarang. Sampel dengan nilai terbaik akan dipilih sebagai perlakuan terpilih yang dianggap efektif dalam melakukan proses pencucian kedua. Hasil penelitian menunjukan bahwa lama waktu pencucian berpengaruh terhadap kadar nitrit, warna, tekstur serta aroma sarang. Namun tidak berpengaruh terhadap kebersihan sarang. Sampel dengan kadar nitrit dibawah batas maksimum (<30 ppm) dan mutu sensori terbaik terdapat pada perlakuan pencucian kedua selama 20 detik
PENGHAMBATAN PERKECAMBAHAN TEST PLANT AKIBAT EKSTRAK SEKUNDER ASAL BATANG SORGUM TERFERMENTASI SELAMA SATU TAHUN: Inhibition of Test Plant Germination by Secondary Extracts Derived from Fermented Sorghum Stems for One Year
Tanaman sorgum telah lama dijuluki sebagai tanaman multi guna, sebagai pangan, pakan, pupuk organik, bioethanol, dan herbisida organik. Sorgum digunakan sebagai herbisida organik karena mengandung alelopati. Ekstrak sekunder yang bersumber dari batang ratun sorgum yang mengalami fermentasi satu tahun merupakan hal yang menarik untuk diteliti terkait dampak alelokimia terhadap beberapa varietas test plant (kacang hijau). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrak sekunder batang ratun tanaman sorgum yang mengalami fermentasi satu tahun terhadap penghambatan perkecambahan beberapa varietas test plant. Penelitian dilaksanakan Mei 2023 menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Percobaan uji bioassay disusun faktor tunggal dengan perlakuan berupa beberapa varietas test plant yang diberi aplikasiekstrak sekunder batang sorgum terfermentasi satu tahun. Taraf perlakuan yaitu kontrol (tidak diberi ekstrak) dengan varietas Vima 1, kontrol Vima 2, kontrol Vima 3, kontrol Kutilang, Vima 1, Vima 2, Vima 3, dan Kutilang. Percobaan terdiri dari 3 ulangan dan unit percobaan berupa cawan petri. Setiap cawan petri diberi 10 ml ekstrak air, ditanam 20 benih kacang hijau dan diinkubasi 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak sorgum konsentrasi 30% yang terfermentasi satu tahun menghasilkan daya hambat terhadap test plant. Varietas Vima 2 menghasilkan persentase kecambah normal terendah dan abnormal tertinggi. Varietas test plant yang mendapatkan perlakuan ekstrak cenderung mengalami penghambatan, terlihat pada panjang hipokotil, bobot segar hipokotil, persentase kecambah normal maupun abnormal. Selanjutnya disarankan menggunakan test plant kacang hijau varietas Vima 2 karena lebih responsif dan peka terhadap ekstrak