Jurnal Universitas Djuanda (Unida)
Not a member yet
1912 research outputs found
Sort by
APLIKASI AUKSIN DAN BIOAKTIVATOR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN TORBANGUN (Coleus amboinicus Lour.): Auksin and Bioactivator Applications to Increase the Production of Torbangun Plants (Coleus amboinicus Lour.)
Hasil panen tanaman torbangun (Coleus amboinicus Lour.) dapat dipertahankan tetap tinggi dengan aplikasi beberapa bahan organik maupun non organik. Bioaktivator merupakan mikroorganisme yang mampu mempercepat dekomposisi pupuk organik. Auksin merupakan ZPT berfungsi mempercepat pertumbuhan, dan jika diberikan secara foliar saat panen dapat mencegah serangan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peranan auksin dan bioaktivator sebagai mikroorganisme positif yang mampu meningkatkan produksi tanaman torbangun. Penelitian dilaksanakan di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Percobaan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktorial. Faktor pertama adalah dua taraf auksin IAA (konsentrasi 0 dan 100 ppm) yang telah dilarutkan menggunakan NaOH. Faktor kedua adalah lima taraf bioaktivator, yaitu kontrol (tanpa bioaktivator), EM4, PGPR, Trichoderma sp., dan asam laktat dengan konsentrasi masing-masing 10ml L-1. Percobaan terdiri atas 10 kombinasi perlakuan, dengan tiga ulangan sehingga diperoleh 30 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas 20 tanaman dan enam tanaman sampel sehingga terdapat 600 tanaman percobaan, dengan 180 tanaman sampel. Aplikasi auksin memberikan pengaruh nyata terhadap hampir semua karakter yang diamati, sedangkan penggunaan bioaktivator dan interaksi dua faktor perlakuan tidak menunjukkan hasil yang signifikan. Bobot produksi total torbangun tertinggi dihasilkan melalui pelakuan auksin 100 ppm tanpa bioaktivator. Auksin dapat menjadi alternatif yang baik bagi petani torbangun dalam menjaga hasil panen tetap tinggi
Kepemimpinan Pengembangan Sumber Daya Manusia Yang Bermartabat Di Era Revolusi Industri (4.0) Dan Society 5.0
Revolusi industri 4.0 ialah suatu kemajuan dalam industry manufaktur dengan menciptakan teknologi digital yang serba canggih dengan penerapan Sistem Fisika Ciber (CPS) dan terus berkembang sehingga menyebabkan otomatisasi dalam kehidupan sehari-hari seperti dengan adanya Internet of Things, Robot, Artificial Intelligence, Big Data dan lain-lain untuk memudahkan segala aktivitas pekerjaan manusia. Seiring perkembangan zaman berkembang kembali menjadi Era society 5.0 yang merupakan satu terobosan konsep masyarakat dan teknologi sehingga masyarakat hidup berdampingan bersama kecanggihan teknologi yang dibangun atas pengembangan dari society 4.0 serta bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, di mana setiap individu akan menikmati hidup secara maksimal dengan kecanggihan teknologi. Hal tersebut merupakan tantangan generasi milenial saat ini. Perubahan-perubahan ini tidak menutup kemungkinan kompetensi layanan pendidikan akan mengalami revolusi yang diancam digantikan oleh tenaga mesin. Maka dari itu supaya mampu bersaing SDM Pendidikan harus lebih ditingkatkan kompetensi yang dimilikinya. Dalam upaya pengembangan SDM tidak jauh dari peran seorang pemimpin untuk peningkatan kualitas dan kemampuan kerja pegawainya. SDM berkualitas yang dibutuhkan diperoleh melalui proses kepemimpinan yang berkualitas sebagai pengelola dalam mempersiapkan dan mengembangkan kualitas SDM yang sesuai dengan transformasi sosial
Transformasi Pondok Pesantren Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Putus Sekolah
Salah satu penyebab utama putus sekolah adalah lemahnya dan hilangnya motivasi belajar siswa sehingga mengabaikan tugas utamanya. Meningkatnya siswa putus sekolah di Indonesia selama lima tahun terakhir memberikan dampak negatif terhadap indeks pembangunan manusia sehingga perlu pendekatan alternatif menyelamatkan ancaman masa depannya. Pondok pesantren memiliki fungsi sosial dan pendidikan yang lebih fleksibel dan cenderung mudah bertransformasi memberikan manfaat secara langsung. Tujuan penelitian untuk mengetahui transformasi pendidikan pesantren meningkatkan motivasi belajar siswa putus sekolah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Pengambilan data bersumber literature dengan sepuluh tahun terakhir. Teknik analisis data menggunakan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren sebagai fungsi sosial lembaga pendidikan Islam yang memiliki kemandirian dan peran serta membangun lingkungan masyarakat sekitar melalui karakter, keagamaan dan keterampilan. Transformasi pondok pesantren meningkatkan kualitas dan keberhasiannya dengan formalisasi pendidikan, profesionalisme dan kepemimpinan. Pondok pesantren sebagai motivator pendidikan dengan memberikan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengajaran dan praktek akhlaq Islami dan pembentukan karakter muslim. Upaya pesantren meningkatkan motivasi belajar siswa putus sekolah yaitu fasilitas pembelajaran, metode pembelajaran, guru pendamping kreatif, manajemen kelas dan pelibatan orang tua. Implikasi penelitian semakin baik transformasi sosial dan pendidikan pondok pesantren maka akan meningkatkan motivasi belajar dan menurunkan siswa putus sekolah. Implikasi penelitian semakin baik transformasi pendidikan pondok pesantren, maka akan semakin baik meningkatkan motivasi belajar siswa putus sekola
MODEL PEMBENTUKAN KARAKTER TAHFIDZ ENTREPRENEUR SYARIAH
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembentukan karakter tahfidz entrepreneur syariah di Pondok Pesantren Arrahman Quranic College Megamendung Bogor. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis Miles dan Huberman dengan jenis penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembentukan karakter tahfidz entrepreneur syariah di Pondok Pesantren Arrahman Quranic College Megamendung Bogor pendidikan kemandirian atau life skill dengan menggunakan metode pembelajaran yang diajarkan oleh pengajar yaitu model pentas. Model pentas merupakan model pembentukan karakter kewirausahaan yang dilakukan dengan peningkatan program kemandirian, dalam penerapannya menggunakan strategi pembentukan karakter kepercayaan diri sehingga semua santri diharapkan dapat mengembangkan ekonomi pesantren secara efektif dan efisien serta untuk bekal masa yang akan datang
EXPLORE THE IMPORTANCE OF CREATIVITY AND INNOVATION IN MICRO, SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMEs)
Indonesia is a country with a large number of micro, small and medium enterprises (MSMEs) sectors. MSMEs must apply creativity and innovation in order to face increasingly competitive levels of business competition. Understanding and awareness of the importance of creativity and innovation among MSMEs is still low. Understanding the differences between creativity and innovation is still felt to be ambiguous and wrong. The application of the concepts of creativity and innovation is still considered unimportant, considering that many business people want to succeed in their business instantly, without thinking too much, which can drain their mind and energy. The research explores the differences between creativity and innovation, the concept of the importance of creativity and innovation in MSMEs, and the results of research on the importance of creativity and innovation in MSMEs comprehensively examine these things as has never been done before. The aim of the research is to explore the importance of creativity and innovation in MSMEs. The method used is library research, using critical analysis techniques. The results of research exploring the importance of creativity and innovation in MSMEs show that there are 14 differences between creativity and innovation. The importance of creativity and innovation is: (1) creativity and innovation have been accepted in the fields of business/business and management, and can only be achieved through creative and innovative solutions; (2) creativity and innovation in business are two things that business people need to have and develop for success; and (3) creativity and innovation are so important in the business world, that it is necessary to optimize creative and innovative abilities and ideas. Research studies on the importance of creativity and innovation in MSMEs include: the importance of creativity and innovation, the role of creativity and innovation, the impact of creativity and innovation, and the influence of creativity and innovation. The research on the importance of creativity and innovation examines the following 12 things: (1) entrepreneurship (ability, competence, intention, spirit and entrepreneurial mindset); (2) business success/success; (3) continuity/sustainability of business; (4) business development/progress; (5) increasing competitiveness/competitive advantage; (6) buying interest; (7) purchasing decisions; (8) increasing consumer purchasing power; (9) consumer satisfaction; (10) increasing the value of products/services; (11) increase in sales volume/income turnover; and (12) business/marketing performance
KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI CITRA MEREK PROMOSI DAN KUALITAS PRODUK
Tujuan penelitian ini untuk menguji citra merk, promosi, kualitas produk terhadap keputusan pembelian. Populasi penelitian ini adalah konsumen yellow chiken. Teknik sampling menggunakan non probability sampling dengan teknik accidental sampling. Sampel penelitian sebanyak 100 responden dengan menggunakan rumus Lemeshow. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Tehnik analisis data yang digunakan analisis deskriptif verifikatif, linear berganda dengan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan (1) Penilaian konsumen terhadap citra merek, kegiatan promosi, kualitas produk dan keputusan pembelian dengan kategori baik. (2) Citra merek, promosi, dan kualitas produk baik secara simultan dan parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Yellow Chicken. Untuk meningkatkan keputusan pembelian diyellow chicke dapat dilakukan dengan cara menggali ciri khas produk, memperhatikan kualitas bahan baku utama yang digunakan dan perlu menentukan kegiatan promosi yang tepat
DETERMINAN TEKNOLOGI INFORMASI, SOSIALISASI, DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN UMKM
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha rakyat yang berdiri sendiri dan berskala kecil serta dikelola oleh sekelompok masyarakat, individu atau keluarga dimana salah satu kendalanya terkait dengan penyajian laporan keuangan, berdasarkan latar masalah tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknologi informasi, sosialisasi, dan tingkat pendidikan terhadap penyajian laporan keuangan UMKM di Kecamatan Caringin, Kecamatan Cijeruk, dan Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor. Desain penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik asosiatif dengan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan teknologi informasi, sosialisasi, dan tingkat pendidikan secara simultan berpengaruh positif terhadap penyajian laporan keuangan UMKM di Kecamatan Caringin, Kecamatan Cijeruk, dan Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor. Sementara itu secara parsial menunjukkan bahwa teknologi informasi, sosialisasi, dan tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyajian laporan keuangan UMKM di Kecamatan Caringin, Kecamatan Cijeruk, dan Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS NASABAH BANK SYARIAH INDONESIA
Tujuan dari studi ini adalah untuk mengungkapkan dampak dari kualitas pelayanan, pemasaran berbasis hubungan, dan tingkat kepercayaan terhadap loyalitas nasabah di BSI KC Bima Soetta 2. Dari populasi ini, diambil sampel sebanyak 100 responden dengan menerapkan teknik purposive sampling, dengan kriteria bahwa nasabah tersebut masih aktif dan telah menggunakan produk atau layanan dari BSI KC Bima Soetta 2 selama minimal 6 bulan. Data dalam penelitian ini dianalisis melalui serangkaian uji, termasuk uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji simultan, uji parsial, serta uji koefisien determinasi menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki dampak yang signifikan terhadap loyalitas nasabah, pemasaran berbasis hubungan juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas nasabah, dan tingkat kepercayaan juga mempengaruhi secara signifikan terhadap loyalitas nasabah
Development of Literacy and Numeracy-Based Assessment Instruments for Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Students
This study aims to develop a good literacy and numeracy-based assessment instrument and the implementation of instrument of the assessment is expected to measure the literacy and numeracy skills of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education UIN Walisongo students. The development procedure in this study adopts the Cennamo and Kalk development reseachr program (R&D) model with steps (1) defining phase, which includes literature study and preliminary observation; (2) the planning phase in the form of the preparation of 30 questions of literacy and numeracy-based assessment instruments; (3) the demonstration phase in the form of a theoretical test of the validity of the question by the expert; (4) the development phase in the form of improving questions based on validators' suggestions and conducting question implemented to number of 35 students to determine empirically valid questions; and (5) the phase of presenting theoretically and empirically valid question instruments as many as 19 questions on a broader scale with 42 students and determining the level of literacy and numeracy skills of students. The selected sample population was students of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education UIN Walisongo Semarang, third-semester class of 2020/2021. Sampling is carried out by purposive sampling technique. The result concludes that the assessment instrument developed meets the criteria of feasible and valid theoretically and empirically. The literacy and numeracy skills of PGMI UIN Walsiongo students in the low category are seen from the analysis of the six literacy and numeracy indicators
Microlearning Framework in Thematic Teaching Based on Hy-Flex Approach at the Indonesian Primary School
Hy-Flex approach provides space for teachers and students to optimize their potential during the education process. Learning in primary schools requires a framework that can accommodate the mapping of learning needs, especially in Indonesia, with the diversity and demands of the proclaimed competencies. This research aims to formulate a microlearning framework in thematic teaching based on the Hy-Flex approach at the primary school level in Indonesia. This research uses a meta-synthesis research method with a meta-aggregation approach to research within the last 15 years. Data were analyzed by elaborating on topics, selecting research, categorizing findings and synthesizing themes to produce research answers. The results of this study reveal that the framework of microlearning is divided into three things: nature, characteristics, and methods. As a complement, this research also presents a sample of microlearning in grade 3. This research has an added value in the form of an acronym for microlearning characteristics (MAKOKODESI) and microlearning development methods (IKUT). This research recommends a number of studies that encourage the development of microlearning teaching materials in primary schools from grade 1 to grade 6