Jurnal Universitas Djuanda (Unida)
Not a member yet
1912 research outputs found
Sort by
Online Learning di Pondok Pesantren saat COVID-19 : Systematic Literature Review
Pondok pesantren sebagai salah satu jenis pendidikan islam tertua di Indonesia dan memiliki sistem pendidikan yang berbeda daripada sekolah umum. COVID-19 membuat adanya perbedaan di sisten pendidikan di pondok pesantren yang biasanya santri diwajibkan tinggal di asrama dan pembelajaran secara tatap muka kini dipulangkan ke rumah dan diterapkan online learning. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis implementasi online learning di pondok pesantren saat COVID-19. Metode penelitian ini yaitu systematic literature review dengan menelaah 21 artikel. Hasil menunjukkan bahwa ada pesantren yang menerapkan online learning, ada yang tetap belajar tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan dan ada yang menerapkan blended learning. Pembelajaran online learning masih belum efektif dibandingkan pembelajaran tatap muka. Penerapan online learning masih ditemukan beberapa hambatan yaitu kurangnya akses internet, kemampuan siswa dan guru dalam penguaasan teknologi informasi, kemampuan ekonomi orang tua yang berpengaruh karena COVID-19, kurangnya pemahaman siswa tentang materi, dan siswa tidak terlibat aktif dalam pembelajaran dan kurangnya disiplin sisw
Pengembangan Instrumen Lingkungan Pembelajaran Hots Berdasarkan Preferensi siswa SD/MI
Tujuan penelitian secara umum menghasilkan model lingkungan pembelajaran higher order thinking berdasarkan preferensi siswa tingkat SD. Secara khusus penelitian bertujuan: 1) Menyusun dan mengembangkan inventori lingkungan pembelajaran HOT berdasarkan preferensi siswa tingkat SD, 2) Mengembangkan model lingkungan pembelajaran HOT berdasarkan preferensi siswa tingkat SD. Metode penelitian pada tahun pertama dilakukan dengan metode research and development (R&D) model Borg & Gall. Uji coba instrumen dilakukan di Kabupaten/Kota Bogor dengan melakukan uji terbatas dengan sampel 73 siswa di 7 sekolah (SD dan MI). Hasil Uji Coba terbatas menunjukan bahwa 55 butir instrumen Lingkungan Pembelajaran Higher Order Thinking Berdasarkan Preferensi Siswa Tingkat MI/SD dapat dikatakan valid dengan rhitung lebih besar dari rtabel yaitu 0,203. Kemudian, berdasarkan hasil uji reliabilitas menunjukan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,958. Artinya intrumen yang dikembangkan dapat dinayatakn realibel/ konsisten. Oleh sebab itu, Instrumen yang dikembangkan dalam peneleitian ini dapat digunakan sebagai instrumen penelitian untuk mengukur lingkungan pembelajaran berfikir tingkat tinggi di tingkat sekolah dasar.  
Tipe dan Ide Kepemimpinan Adaptif Terhadap Solusi Konflik Organisasi
Kedudukan pemimpin dalam organisasi mempunyai peran dan fungsi yang sangat strategis terhadap maju dan tidaknya organisasi. Oleh karenanya kehadiran pemimpin harus mampu menjadi solusi dalam perkembangan organisasi, maka pemimpin harus memiliki disiplin ilmu yang sangat luas dan mampu berdiri tegak dalam keadaan apapun terhadap perkembangan organisasinya. Pemimpin yang adaptif mampu melihat tantangan dan peluang sebelum keduanya terjadi, kemudian memposisikan organisasi mencapai tujuan-tujuan terbaiknya. Hal itu berarti bahwa seorang pemimpin adaptif dituntut untuk bisa mengkolaborasikan antara kesanggupan, kemampuan, keahlian, yang sangat efektif di semua tempat, lingkungan dan keadaan. Konflik organisasi adalah sesuatu hal yang pasti terjadi dan tidak dapat dihindari. Akan tetapi kehadiran pemimpin dituntut untuk mampu menyelesaikan konflik yang terjadi pada organisasi tersebut. Dalam artikel ini penulis mencoba menganalisis beberapa tipe kepemimpinan untuk menyelesaikan konflik organisasi. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pustaka berdasarkan sumber-sumber pustaka yang dikaji. Adapun hasil analisis penulis terhadap kepemimpinan yang sangat sesuai dengan permasalahan organisasi adalah tipe kepemimpinan transformasional
Adequacy of Food Availibility for Farming Households in Moving and Setting Field Agriculture Systems
An analysis of the food sufficiency of farming households in shifting and permanent farming systems in South Central Timor Regency, Tobu sub-district (Tobu Village and Tutem Village) and Fatumnasi sub-district (Fatumnasi Village and Kuanoel Village), villages directly bordering the Mutis nature reserve, was carried out in October - November 2018. The aim of this research is to analyze the adequacy of food availability in farming households through shifting cultivation systems and settled farming systems and to determine the diversity of plants in shifting cultivation systems and settled farming systems. This research was conducted using a survey method through direct observation in the field and interviews with people in shifting and permanent cultivation. Farming household data was taken from Fatumnasi sub-district (sedentary farming) and Tobu sub-district (moving farming) and carried out in a balanced manner (Proportionate Random Sampling). The results of diversity analysis in swidden and permanent farming households are categorized as moderate diversity (1 < H < 3), this is because there are few types of plants planted in the location
GAMBARAN PENGGUNAAN KATA AING OLEH NON-NATIVE SUNDA DALAM KONTEKS RELASI PERTEMANAN
Sojourn students will be faced with a new environment and culture. Interaction with native speakers of the regional language can be a factor that supports the form of adjustment in a new environment. The word “aing” as a first-person pronoun is part of the very rough level of Sundanese that should not be used carelessly. Apart from this meaning, it turns out that the use of the word foreign is often found among students in the Sundanese area. This study aims to determine how the description of the use of the word foreign by non-native Sundanese in the context of friendship relations. Through a qualitative approach, this research involved 36 non-native Sundanese students. Data collection was carried out by distributing a self-report questionnaire in the form of a Google Form consisting of 14 questions in the form of an open-ended question. The data obtained are interpreted into four discussion categories, namely "Understanding and Practice of Using Foreign Words", "Background for Using Foreign Words", "Offline & Online Interaction", and "Impact of Using Foreign Words". The results show that sojourn students understand when and how aing was used in friendly relations. This makes them more able to feel the positive impact on the friendships that are built when using aing in communication.Mahasiswa yang merantau akan dihadapkan dengan lingkungan dan budaya baru. Interaksi dengan penutur asli bahasa daerah dapat menjadi faktor yang mendukung bentuk penyesuaian dalam lingkungan baru. Kata aing sebagai kata ganti orang pertama merupakan bagian dari tingkatan Bahasa Sunda sangat kasar yang tidak sepantasnya digunakan sembarangan. Terlepas dari pemaknaan tersebut, ternyata penggunaan kata aing sering kali didapati pada kalangan mahasiswa di wilayah sunda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran penggunaan kata aing oleh non-native Sunda dalam konteks relasi pertemanan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan 36 mahasiswa non-native sunda. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan self-report questionnaire berbentuk Google Form yang terdiri dari 14 pertanyaan dengan bentuk open-ended question. Data yang diperoleh diinterpretasikan menjadi empat kategori bahasan, yaitu ”Pemahaman dan Praktik Penggunaan Kata Aing” ,"Latar Belakang Penggunaan Kata Aing ", "Interaksi Offline & Online ", dan "Dampak Penggunaan Kata Aing ". Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa rantau memahami kapan dan bagaimana kata aing digunakan dalam hubungan perteman. Hal ini membuat mereka lebih dapat merasakan dampak positif bagi pertemanan yang dibangun ketika menggunakan kata aing dalam berkomunikasi
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PUSTAKAWAN TERHADAP KEPUASAN PEMUSTAKA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh korespondensi relasional pembaca terhadap pemenuhan pemustaka di UPT Perpustakaan Perguruan Tinggi Sultan Ageng Tirtayasa. Strategi yang diterapkan dalam eksplorasi ini adalah kuantitatif, yaitu metodologi korelasional yang melibatkan 335 pembaca di UPT Perpustakaan sebagai ujian yang diambil dengan menggunakan strategi ujian yang sesuai. Eksplorasi ini menggunakan pengujian instrumen dan investigasi ekspresif kuantitatif, relaps langsung lugas, dan pengujian teori yang melibatkan pemrograman SPSS for Windows. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mean insentif pada variabel korespondensi relasional kurator sebesar 49.423 dan pemenuhan klien sebesar 49.078, dengan nilai mean luar biasa sebesar 3.802 untuk korespondensi relasional dan 3.506 untuk pemenuhan klien.Hubungan relasional kurator sangat mempengaruhi pemenuhan klien di UPT Perpustakaan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Para analis mengusulkan agar kurator lebih mengembangkan kemampuan relasional, khususnya dalam bidang penerimaan dan keadilan. Selain itu, pengembangan kemampuan relasional lebih lanjut perlu dipertimbangkan mengingat kepuasan pemustaka masih lemah dalam daya tangkap, kualitas, afirmasi dan kasih sayang, yang nilai-nilainya bergerak ke arah rentang bawah
PERAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN BISNIS SYARIAH DI EVENTSURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran media sosial sebagai strategi komunikasi pemasaran minat masyarakat terhadap event yang belangsung di Surabaya dalam perspektif manajemen bisnis syariah. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan eventsurabaya yang bergerak di bidang media digital. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang mengedepankan analisis data, wawancara, dan mencari sumber lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan penting dalam memudahkan para pelaku usaha menjalankan usahanya terutama dalam bidang promosi produk. Media sosial memungkinkan pengguna untuk melakukan komunikasi dengan jutaan pengguna lainnya. Hal ini merupakan suatu kesempatan bagi para pengusaha untuk digunakan sebagai salah satu alat komunikasi pemasaran. Pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan pemasaran bisnis harus didasari dengan Syariah islam yang baik dan benar. Dalam perspektif manajemen bisnis syariah sektor pemasaran merupakan industri yang memenuhi kebutuhan hidup, sekiranya dilakukan dengan cara yang jauh dari unsur kebatilan
EMPOWERMENT OF LOCAL INSTITUTIONS FOR TOURISM DEVELOPMENT IN KASEPUHAN SINARRESMI
The local institutional conditions of Sirnaresmi Village which have not been managed optimally in developing cultural tourism based on local wisdom as an alternative for other incomes for the community have not been carried out properly due to the resource capacity that has not been optimally managed for the welfare of indigenous peoples. Therefore, empowerment, training and mentoring programs are needed with the aim of increasing local institutional capacity and developing local wisdom-based tourism by providing counseling, training, and mentoring methods. Based on the results of the pre-test and post-test implementation of local institutional empowerment to develop tourism, there was a significant increase both quantitatively and qualitatively. As for the comparison between before and after the training, there was an increase of 30%
INTRODUCTION OF DEVICES AND ASSEMBLING COMPUTERS TO STUDENTS
SMK Swasta Methodist Tanjung Morawa is a private school under the auspices of the Kasih Imanuel Indonesia Methodist Foundation, which was established in 2008. SMK Swasta Methodist Tanjung Morawa has various majors, one of which is Network and Computer Engineering (TKJ). Assembling computer equipment is one of the subjects that can help students become more familiar with computer equipment and know how to fix it and of course this lesson is already a lesson that is in accordance with the majors of SMK Swasta Methodist Tanjung Morawa students, namely Computer Network Engineering (TKJ). The students have studied theoretically related to assembling computer equipment, therefore, the Faculty of Informatics, Universitas Mikroskil offers activities in the form of training in assembling computer equipment to improve students' ability to have good knowledge in computer equipment and how to assemble it. This training activity lasted for 2 days and was carried out in the accounting laboratory at Universitas Mikroskil. During this training activity the students were given pre-test questions, materials and case studies, post-tests and final feedback
Implementasi Kurikulum Berbasis Sistem Kredit Semester Sebagai Peningkatan Mutu Madrasah Aliyah Negeri Kota Surabaya
Sistem Kredit Semester (SKS) merupakan adopsi dari pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan tinggi, sistem pembelajaran SKS jauh lebih dinilai fleksibel dan kompeten dalam mencetak lulusan yang berkualitas dibandingkan dengan sistem paket yang biasa kita kenal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi kurikulum berbasasis sistem SKS pada pelaksanaan pembelajaran sebagai peningkatan mutu madrasah di Madrasah Aliyah Negeri Kota Surabaya. Subjek penelitian yakni Wakil Kepala kurikulum, staff kurikukulum, tim penelitian dan pengembangan madrasah dan tim penjaminan mutu madrasah MAN Kota Surabaya Metode penelitian. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data snowball sampling dan triangulasi data; in-depth interview, observasi, dan dokumentasi dan dilakukan analisis sesuai teori Miles dan Huberman; data collection, data condensation, data diplay, dan conclusion/verification. Hasil penelitian membuktikan (1) pelaksanaan kurikulum pembelajaran berbasis SKS berjalan dengan efektif dan efisien di MAN Kota Surabaya, (2) implementasi kurikulum berbasis SKS meningkatan mutu madrasah MAN Kota Surabaya sebagai madrasah unggulan