Jurnal Online Teknologi Industri (UMI FTI - Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia Makassar)
Not a member yet
    561 research outputs found

    KAJIAN TEKNIS PENIRISAN TAMBANG NIKEL LATERIT MENGUNAKAN METODE MINE DEWATERING

    Get PDF
    Air akan menjadi sumber masalah dalam area penambangan, sehingga perlu dilakukan penanganan yang baik agar tidak mengakibatkan kerugian bagi perusahaan dan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah pompa yang dibutuhkan dan waktu kerja pompa pada area penambangan nikel laterit di morowali Sulawesi tengah. Metode yang dipakai yaitu mine dewatering system. Pengamatan di lapangan terlihat adanya catchment area yang luas dan berada di sekitar pit penambangan dengan luasan 37,6Ha. Curah hujan rata-rata maksimum pada lokasi penelitian yaitu 23,82 mm/hari. Curah hujan rencana diambil periode ulang dua tahun sebesar 22,74 mm/hari dan intensitas hujan terbesar 7,88 mm/jam. Besarnya curah hujan maksimal bulanan pertahun yaitu 1.286,00 mm sehingga diketahui besarnya air limpasan yang akan masuk ke sump 483,56 m3/bulan atau 17,26 m3/hari dengan ketentuan 1 bulan sama dengan 28 hari. Kemampuan pompa berdasarkan head total pompa 48,67 m, dan kemampuan hasil koreksi pompa yaitu 0,15 m3/detik. Dibutuhkan empat pompa dengan jenis yang sama dengan waktu kerja efektif 8,5 jam/hari. Debit air yang akan masuk ke dalam parit 0,47 m3/detik dan parit yang akan dibuat harus mampu mengalirkan air, maka parit dibuat berbentuk trapesium. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dibutuhkan 4 unit pompa yang bekerja selama 8,5 jam perhari, dan dibuatkan kolam pengendapan untuk penetralan air

    REDESIGN ALAT TAMBAHAN PADA MESIN PRODUKSI KOMPONEN OTOMOTIF BODY INNER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MELALUI STRATEGI DMAIC

    Get PDF
    Peluang yang dimiliki perusahaan sangat terbuka dalam berkompetisi dengan para pesaing di industri komponen otomotif. Penelitian ini bertujan untuk melakukan redesign alat tambahan mesin produksi komponen otomotif dalam meningkatkan kualitas produksi komponen Body Inner melalui strategi DMAIC. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisa strategi DMAIC yaitu implementasi dari Define, Measure, Improve dan Control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua vital faktor yang menyebabkan produk cacat adalah Clamp Welding Jig Kurang Sempurna dengan Dimensi Pin Stopper tidak berfungsi sebagai pengunci sekaligus detektor. Melalui strategi DMAIC pada tahapan Improve dengan melakukan Redesign alat tambahan yaitu Install Clamp Welding Jig, maka produk yang dihasilkan mampu meningkatkan kualitas yang diinginkan pelanggan dengan indikator nilai sigma level meningkat dari 3,14 σ menjadi 4,32 σ. Efek finansial perusahaan terhadap improving continuous yang telah dilakukan mencapai sekitar Rp. 1.513.655.000,- artinya rata-rata efisiensi perusahaan adalah Rp. 504.551.666,67 per-tahun. Sehingga dengan kondisi tersebut perusahaan tetap layak untuk dijalankan dan dikembangkan.

    Perbaikan Produktivitas Perusahaan Rokok Melalui Pengendalian Kualitas Produk dengan Metode Six Sigma

    Get PDF
    Perdagangan bebas menuntut setiap perusahaan harus mampu bertahan hidup dan berkembang dengan menghasilkan produk yang berkualitas dan kompeten sehingga konsumen memberikan kepercayaan penuh pada perusahaan. Untuk meningkatkan keuntungan atau profit perusahaan, usulan yang paling sederhana adalah meningkatkan produktivitas. Salah satu cara meningkatkan produktivitas perusahaan adalah dengan melakukan pengendalian kualitas pada produk yang dihasilkan. Di Indonesia bisnis rokok berkembang sangat pesat. Perusahaan rokok yang menjadi obyek penelitian ini merupakan perusahan rokok skala besar yang memproduksi 11 macam rokok. Dari 11 macam rokok tersebut dipilih rokok tipe 1 karena pada proses produksinya sering terdapat banyak defect. Dalam usaha perbaikan produktivitas dengan melakukan pengendalian kualitas pada produk, metode yang digunakan adalah metode six sigma. Siklus DMAIC merupakan proses kunci untuk peningkatan secara kontinyu menuju target Six Sigma. Tahapan/langkah-langkah yang dilakukan adalah tahap define, measure, analize, improve dan control. Berdasarkan langkah-langkah tersebut didapatkan hasil yaitu pada produksi pembuatan rokok tipe 1 diperoleh nilai DPMO = 18,92, sehingga dapat diketahui nilai sigma yaitu sebesar 5,62 yang menunjukkan bahwa kapabilitas proses produksi rokok tipe 1 berada pada rata – rata industri Amerika. Berdasarkan tahap define, terdapat 11macam jenis kerusakan produk dan yang paling sering terjadi adalah defect jenis opp mengelupas yaitu sebesar 20,7%. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, maka dalam tahap improvement dilakukan penyesuaian posisi lem dot stamp / pengurangan jika diperlukan dan pengontrolan jadwal cleaning pada mesin lem dot stamp. Tindakan ini dilakukan secara berkala untuk mengurangi produk defect yang dihasilkan.

    PENERAPAN INTERNAL EKSTERNAL MATRIX DAN PERFORMANCE PRISM DALAM UPAYA PENGUKURAN KINERJA RUMAH SAKIT X MALANG

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan di sebuah rumah sakit Kota Malang untuk  membantu rumah sakit dalam menentukan posisi strategi dan bagaimana hasil penilaian kinerja dari rumah sakit. Dalam penelitian ini dilakukan  observasi dan wawancara dengan pihak rumah sakit untuk mendapatkan faktor internal dan faktor eksternal. Dari hasil faktor internal dan eksternal diperoleh skor total sebesar 3,1 dan 2,75 yang kemudian diplot pada matriks internal dan ekstenal. Dai hasil matiks intenal dan ekstenal, rumah sakit ini beada pada posisi sel keempat yang diinterpretasikan sebagai posisi tumbuh. Setelah mengetahui posisi rumah sakit sedang dalam tahap pertumbuhan, langkah selanjutnya adalah rumah sakit melakukan pengukuran kinerja. Rumah sakit X Malang pernah melakukan pengukuan keja, akan tetapi hanya sebatas pengukuran berdasarkan sisi keuangan saja, sedangkan aspek lainnya kurang diperhatikan. Pengukuran kinerja yang baik adalah pengukuran yang mencakup semua aspek stakeholder termasuk investor, pelanggan, karyawan, pemasok, regulator dan masyarakat. Hanya ada satu pengukuran kinerja yang mencakup semua aspek stakeholder dengan menggunakan metode performance pism. Dalam penelitian ini dibantu dengan menggunakan analytical hierarchy process (AHP) dan scoing system yang meliputi objectives matrix (OMAX) dan traffic light systems (TLS). Hasilnya diperoleh 99 KPI yang terdiri dari 17 investor, 35 pelanggan, 16 karyawan, 15 pemasok dan 16 regulator dan masyarakat. Indeks total dari OMAX adalah 7,9 dan berdasarkan TLS berada dalam kategori kuning

    KAJIAN GEOLOGI DAERAH PANAS BUMI LOMBONGO KABUPATEN BONE BOLANGO PROVINSI GORONTALO

    Get PDF
    Kabupaten Bone Bolango merupakan daerah yang mulai berkembang sehingga dibutuhkan pasokan energi listrik seperti energi panas bumi untuk menunjang perkembangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kondisi geologi daerah panas bumi Lombongo. Lokasi penelitian terletak pada koordinat 0°32’ LU - 0°32’40” LU  dan 123°10’40” BT - 123°11’40” BT. Kajian dilakukan terhadap manifestasi panas bumi, litologi, morfologi, flow net, dan hidrogeologi daerah penelitian. Pengamatan manifestasi panas bumi berupa sifat fisik air panas dan sifat kimia air panas. Pengamatan litologi dan morfologi meliputi pengamatan mineral dan bentuklahan. Pengamatan hidrogeologi berupa flow net, daerah recharge, daerah discharge, dan daerah limpasan permukaan. Manifestasi panas bumi yang ada di daerah Lombongo berupa mata air panas dengan suhu terukur di lapangan 420C-480C. Pemunculan mata air panas di daerah Lombongo di kontrol oleh sesar mendatar yang melewati batuan tersebut. Litologi daerah Lombongo dan sekitarnya terdiri dari batuan vulkanik berupa andesit dan batuan intrusif berupa diorit. Geomorfologi daerah Lombongo dan sekitarnya terdiri dari Satuan Pegunungan Vulkanik, Satuan Perbukitan Denudasional dan Satuan Dataran Fluvial. Daerah rechange berada pada pegunungan yang ada di bagian utara daerah penelitian sedangkan daerah discharge berada di bagian selatan daerah penelitian. Kajian geologi daerah penelitian menunjukkan bahwa sumber panas berasal dari sisa panas tubuh vulkanik yang memanaskan air tanah di reservoar dan keluar ke permukaan melalui sesar mendatar

    ESTIMASI SUMBERDAYA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN LISTRIK DUSUN PULAU TIMUN, KABUPATEN LAHAT, PROVINSI SUMATERA SELATAN

    Get PDF
    Sumatera Selatan memiliki wilayah perbukitan dengan potensi sungai yang dapat dikembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-Hidro (PLTMH) cukup besar, dan areal permukiman di daerah tersebut sebagian besar mempunyai keterbatasan pada jaringan listrik. Sehubungan dengan kondisi seperti itu, perhitungan sumberdaya PLTMH dari potensi Sungai Air Mannaijau tentunya akan meningkatkan produktifitas dan/atau kesejahteraan masyarakat di Dusun Pulau Timun, Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat. Penelitian ini berbasis deskriptif-observatif yaitu berdasar pada hasil pengukuran lapangan, kemudian dilakukan perhitungan di studio. Jadi berusaha melakukan pengukuran pada debit air menggunakan current meter, elevasi, diameter sungai, serta plotting di tiap perencanaan posisi ideal bagi pondasi konstruksi. Rancangan konstruksi pengairan yang akan diterapkan adalah intake dan bendungan pada elevasi 421,5 m, saluran pembawa (siring) di elevasi 421,5-420,5 m dengan slope 5o menuju bak penampung, bak penampung berada di elevasi 420,5 m, penstock akan menjatuhkan air ke arah power house dengan estimasi head 7 m. Perhitungan dilakukan untuk menganalisis potensi energi air hingga estimasi energi daya yang dihasilkan. PLTMH Pulau Timun mengoptimalkan debit aliran 2,55 m3/s dari lebar Sungai Air Mannaijau yang mencapai 7,5 m serta kedalamn sungai rata-rata 0,38 m. Berdasarkan data pengukuran hidrografi dan topografi tersebut, maka Sungai Air Mannaijau diestimasikan mampu mewujudkan potensi daya total pembangkit listrik sebesar 87,46 kW.

    ANALISIS KESERASIAN ALAT MEKANIS (MATCH FACTOR) UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS

    Get PDF
    Peralatan produksi pada operasi penambangan merupakan sarana produksi yang penting untuk mencapai sasaran produksi yang telah di tentukan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan produksi kerja alat muat dan alat angkut pada front penambangan di Desa Wumbubangka Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian langsung dengan ikut terlibat dalam kegiatan produksi . Data yang dibutuhkan pada penelitian ini berupa data cycle time alat muat dan alat angkut, fill factor dan data efisiensi kerja alat muat dan alat angkut,data swell factor, spesifikasi alat muat dan alat angkut. Dari hasil penelitian dapat di ketahui kemampuan produksi yang di tentukan dengan perhitungan adalah 116 ton/jam atau 928 ton/hari selama 7 jam kerja yang tersedia dengan nilai match factor 0,30. Target produksi tidak tercapai hanya menghasilkan 928 ton/hari dimana target produksi yang di targetkan 1500 ton/hari. Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas adalah kondisi jalan yang berdebu, keserasian alat muat dan alat angkut yang kurang ideal dan jumlah pengisian bucket. Berdasarkan hasil penelitian maka kesimpulannya yaitu peningkatan produksi dapat dilakukan dengan cara perbaikan jalan angkut dengan perlunya penyiraman pada jalan yang berdebu, keserasian alat muat dan alat angkut dapat meningkat dengan penambahan jumlah pengisian bucket

    USULAN PERBAIKAN LAYOUT GUDANG SOFT PART Pada PERUSAHAAN PERAKITAN SPEAKER

    Get PDF
    Gudang adalah suatu tempat untuk menyimpan persediaan baik berupa bahan baku, komponen maupun barang jadi. Persediaan dibutuhkan dalam aktivitas industri dalam mengantisipasi ketidakpastian. Pengaturan gudang diperlukan agar saat bahan baku dan komponen dibutuhkan dalam proses produksi, dapat diambil secara mudah dan membutuhkan waktu yang relatif lebih cepat sehingga proses produksi berjalan lancar. Kebijakan penyimpanan akan berdampak pada waktu pencarian bahan baku atau komponen. Kombinasi metode penyimpanan shared storage yang dikombinasikan dengan class based storage diterapkan oleh CV Sinar Baja Electric di gudang komponen soft part. Permasalahan yang terjadi adalah menumpuknya kardus-kardus yang berisi komponen soft part di sekitar jalan utama gudang sehingga arus jalan utama menjadi sangat padat, proses pengiriman terhambat dan proses assembly juga terlambat. Oleh karena itu, perlu untuk memecahkan masalah dengan menata ulang layout gudang komponen soft part. Rekomendasi perbaikan yang dianjurkan adalah jalan utama yang memiliki lebar 6 m yang awalnya digunakan untuk pejalan kaki dan alat material handling akan dibagi menjadi 3, yaitu ukuran 3 m untuk jalur khusus alat material handling, ukuran 2 m untuk jalur khusus pejalan kaki, dan ukuran 1 m digunakan jalur khusus peletakan part sebelum diangkut oleh operator angkut

    Analisa Manajemen Risiko Pada Industri Kecil Rotan Di Kota Malang

    Get PDF
    Risiko akan selalu dihadapi oleh pelaku usaha karena adanya ketidakpastian yang tidak dapat diprediksi yang dapat menyebabkan kerugian. Begitu juga usaha kecil menengah (UKM) yang memiliki latar belakang modal yang kurang begitu kuat, menyebabkan risiko yang berakibat pada gangguan operasional, kerugian finansial dan bahkan akan mengarah pada kebangkrutan. Walaupun risiko beragam, namun risiko dapat dideteksi lebih awal sehingga dapat diantisipasi dampak yang mungkin timbul. Pengelolaan risiko agar risiko tersebut tidak menjadi suatu penggangu biasanya disebut dengan manajemen risiko (risk management). Kebanyakan industri kecil jarang melakukan pengelolaan risiko dan melakukan manajemen strategi dalam bisnisnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko beserta sumber risiko, melakukan penilaian terhadap risiko yang kemungkinan muncul dan melakukan analisa terhadap strategi yang akan dilakukan oleh industri kecil dalam menangani ataupun mengelola risiko tersebut di industri rotan di kota Malang dengan menggunakan analisa SWOT, risk matrik. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa risiko supply dan risiko pemasaran berada pada zona merah (high) sehingga dibutuhkan respon resiko seperti kerjasama dan dukungan dari berbagai unsur dan instansi, supplier dan distributor dan pemerintah.

    USULAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BERDASARKAN METODE MUNDEL DAN APC DI PT. RAFFSYA MEDIA

    Get PDF
    Persaingan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya agar tetap bertahan. PT Raffsya Media adalah perusahaan clothing yang memproduksi kaos sablon, jaket dan sweater. Perusahaan saat ini mengalami penurunan keuntungan yang diduga disebabkan karena kurang baiknya pemanfaatan sumber daya dalam proses produksi dan banyaknya produk cacat yang dihasilkan. PT. Raffsya Media ingin menentukan tindakan perbaikan untuk meningkatkan keuntungan. Salah satu cara untuk meningkatkan keuntungan yaitu dilakukan suatu upaya sistematis melalui pengukuran produktivitas. Penelitian ditujukan untuk menghasilkan usulan peningkatan produktivitas, sehingga diharapkan kenaikan produktivitas akan diikuti dengan kenaikan keuntungan. Perhitungan indeks produktivitas dilakukan dengan metode Mundel dan American Productivity Center (APC). Input penelitian terdiri dari biaya material, tenaga kerja, energi, dan modal dalam periode Januari-Desember 2016. Hasil perhitungan berupa capaian: indeks produktivitas, indeks profitabilitas, dan indeks perbaikan harga, masing-masing terhadap perioda dasar. Kriteria penetapan fokus pada perbaikan input yang memiliki: nilai indeks rata-rata produktivitas yang kurang dari 100%, nilai indeks produktivitas yang pernah mencapai kurang dari 50%, dan nilai selisih terbesar antara capaian terhadap target indeks produktivitas. Input dari nilai indeks rata-rata produktivitas yang kurang dari 100% yaitu material (98.85%) dan energi (95.11%). Input nilai indeks produktivitas yang pernah mencapai kurang dari 50% yaitu modal (46.19%). Input dengan selisih indeks produktivitas terbesar antara capaian dengan target perusahaan yaitu: material kain katun combed (- 359.18%), material kain lacoste (-274.19 %), material kain baby terry (-266.01%), energi (-298.72%), dan modal (-486.27%). Input-input yang menjadi fokus perbaikan tersebut kemudian dianalisis dan diusulkan 8 alternatif usulan. Berdasarkan pendekatan metode Pareto Priority Index (PPI) ditentukan 7 usulan prioritas yang akan diterapkan perusahaan yaitu: melakukan pelatihan karyawan baru, penggunaan lampu Lighting Emitting Diode (LED), pemindahan stasiun kerja jahit dan potong ke lantai dua, pembuatan akun sosial media, pembuatan tanda pengingat hemat listrik, pemasangan sensor Passive Infra Red (PIR), dan penyusunan buku panduan proses penyablonan.

    447

    full texts

    561

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Teknologi Industri (UMI FTI - Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia Makassar)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇