Jurnal Online Teknologi Industri (UMI FTI - Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia Makassar)
Not a member yet
    561 research outputs found

    OPTIMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN DARAH MENGGUNAKAN SIMULASI MONTE CARLO

    Get PDF
    Persediaan darah merupakan bagian penting dalam penjaminan kesehatan masyarakat. Hal tersebut berdampak besar bagi keberhasilan pada hampir seluruh prosedur perawatan medis. Kesenjangan antara donasi dan kebutuhan darah semakin meningkat, sedangkan tidak ada alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan darah mengingat darah diberikan oleh pendonor secara sukarela. Selain itu, hingga saat ini, tidak ada produk maupun proses kimia yang dapat digunakan untuk menghasilkan darah. Oleh karenanya, darah dianggap sebagai sumber daya yang langka. Meminimalkan kekurangan persediaan darah dan pemborosan darah akibat kadaluarsa merupakan tantangan utama dalam pengelolaan persediaan darah. Tidak tersedianya darah meningkatkan risiko mortalitas dan morbiditas pasien, sementara tingkat persediaan yang tinggi meningkatkan risiko kerusakan darah yang berakibat pada tingginya biaya persediaan dan tidak efisiennya penggunaan darah.Penelitian ini dilaksanakan di UTDC PMI Kota Balikpapan yang bertujuan untuk merancang model simulasi persediaan darah serta menetapkan tingkat persediaan darah optimal menggunakan simulasi Monte Carlo. Dalam simulasi ini, variabel kontrol adalah besaran darah masuk, adapun variabel respon adalah total biaya yang merupakan hasil dari penjumlahan biaya kekurangan darah dan darah rusak. Hasil simulasi dengan 8 kali replikasi diperoleh nilai optimal darah masuk untuk golongan darah A, B, O, dan AB berturut-turut sebanyak 22 kantong, 19 kantong, 28 kantong, dan 9 kantong darah per hari. Adapun total biaya persediaan yang minimum adalah Rp 1.956.500; Rp 1.772.550; Rp 2.485.350; dan Rp 1.100.700 berturut-turut untuk golongan darah A, B, O, dan AB

    UPAYA PENURUNAN KROM HEKSAVALEN PADA AIR TAMBANG NIKEL DENGAN MENGGUNAKAN REDUKTOR FERRO SULFAT

    Get PDF
    Oksidasi krom menjadi krom enam dalam air tambang sebelum dibuang kedalam perairan sungai harus diolah terlebih dahulu hingga memenuhi kriteria air baku. Dalam limpasan air tambang nickel terkandung logam berat krom dalam jumlah di atas nilai standar mutu limbah cair. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pengadukan, Potential of Hydrogen reaksidan volume penambahan reduktor Ferro Sulfat dalam proses reduksi logam krom heksavalen menggunakan Ferro Sulfat. Dalam proses reduski adalah menghitung waktu optimum kontak antara reduktor dan sample air dalam waktu 15 detik; 30 detik; 60 detik; 120 detik; 300 detik; 480 detik; dan 900 detik dalam kecepatan 300 revolution per minute. Setelah diperoleh waktu optimum variabel selanjutnya adalah optimasi Potential of Hydrogen, range Potential of Hydrogen yang digunakan adalah Potential of Hydrogen 3; 4; 5; 6; 7; 8; 9; 10; dan 11. Pada variabel berikutnya adalah penambahan volume Ferro Sulfat 1.5 mg/L menggunakan waktu dan Potential of Hydrogen optimum dengan range volume adalah1 ml; 3ml; 5 ml; 8 ml; 12 ml; 15 ml. Selanjutnya sample akan di analisa dengan menggunakan spectrofotmeter pada panjang gelombang 357,9 nm.

    ANALISIS PERBANDINGAN KADAR BITUMEN DAN KADAR AIR DI TAMBANG A DAN F PADA PT. WIKA BITUMEN BUTON SULAWESI TENGGARA

    Get PDF
    Bitumen merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan aspal yang berada di Pulau Buton Sulawesi Tenggara. Berdasarkan konsistensinya, aspal dapat diklasifikasikan menjadi aspal padat dan aspal lunak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan kadar bitumen dan kandungan air pada Tambang A dan Tambang F pada lokasi Penambangan Kabungka PT. WIKA Bitumen. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer terdiri dari data hasil analisis kadar air, kadar bitumen di laboratorium dan melakukan pengamatan langsung di lapangan. Data sekunder yang digunakan adalah data geologi regional, peta lokasi, dan data litologi. Dari hasil pengamatan lapangan seperti pengamatan geologi, litologi, dan pengaruh air tanah dari Tambang A dan F memperlihatkan kondisi yang berbeda sehingga dapat mempengaruhi kadar bitumen dan kandungan airnya. Sementara untuk pengamatan ekstraksi bitumen dan destilasi kandungan air yang dilakukan di laboratorium maka didapatkan hasil ekstraksi untuk Tambang A 19,00% bitumen sedangkan untuk Tambang F di peroleh hasil ekstraksi bitumen 31,27%. Untuk Tambang A kandungan airnya mencapai 15,80%, sedangkan untuk Tambang F kandungan airnya hanya 6,00% saja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kadar bitumen dan kandungan air yang yang ada pada aspal Buton sangat dipengaruhi oleh kondisi geologi, litologi, dan pengaruh air tanah. Untuk kadar bitumen dan kandungan air pada lokasi Penambangan Kabungka sangat bervariatif

    ANALISIS EMISI SO2 HASIL PEMBAKARAN BATUBARA PADA PLTU JENEPONTO

    Get PDF
    Pembangkit Listrik Tenaga Uap berbahan bakar batubara menghasilkan emisi dari hasil pembakaran batubaranya, salah satunya adalah SOx. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besaran emisi SO2 yang dihasilkan dari hasil pembakaran batubara. Metode yang digunakan adalah pengamatan langsung pada Continuous Emission Monitoring System (CEMS). Data-data yang diperlukan adalah nilai emisi SO2 yang dihasilkan dari pembakaran batubara pada unit 1 dan unit 2 PLTU Jeneponto. Dan hasil penelitian selama 3 (tiga) bulan diketahui besaran emisi SO2 maksimum yang dihasilkan adalah 372,28 mg/m3. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa emisi SO2 yang dihasilkan layak dari segi lingkungan karena emisi SO2 yang dihasilkan tidak melewati baku mutu emisi SO2 yang ditetapkan dalam PERMEN NEGARA LH no. 21 TAHUN 2008 untuk kegiatan PLTU Batubara yaitu sebesar 750 mg/Nm3.

    ANALISIS KONSUMSI ENERGI ROTARY KILN #1 PADA PROSES PENGOLAHAN NIKEL KABUPATEN LUWU TIMUR SULAWESI SELATAN

    Get PDF
    Dalam pengolahan nikel laterit menjadi nikel matte perlu tahap proses kalsinasi, maka perlu pembuatan konsumsi energi agar mendapatkan jumlah kebutuhan energi optimum, namun tetap mendapatkan produk kalsin yang optimum pula hal ini guna membuat biaya produksi menjadi optimum. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelebihan bahan bakar HSFO berdasarkan pemodelan konsumsi energi pada rotary kiln #1. Dalam penelitian ini  digunakan metode analisis deskriptif berupa penggunaan data aktual rotary kiln #1 sebagai input data pada saat perhitungan dilakukan. Data aktual rotary kiln #1 yang telah diperoleh, kemudian diolah dan menghasilkan keluaran berupa nilai energy panas yang dihasilkan. Hasil yang didapatkan yaitu didapatkan energi entalpi total yaitu -40.308.221,89 kJ/h. Nilai ini didapatkan dari perhitungan energi panas tiap reaksi didalam proses reduction kiln #1, perhitungan energi panas yang dibawa oleh material dalam debu, perhitungan energi panas off gas, perhitungan energi kalsin yang tidak berhasil tereduksi, dan perhitungan energi panas yang hilang akibat terserap oleh dinding kiln. Dari jumlah energi yang dihasilkan, terlihat bahwa ada kelebihan panas yang dihasilkan, kesimpulannya adalah energi panas yang dihasilkan didalam rotary kiln #1 berlebih hal tersebut diakibatkan oleh adanya kelebihan bahan bakar HSFO sebesar 1000,25 kg/h

    ANALISIS SUPPLY ENERGY LISTRIK DAN SISTEM KONTRAK UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN LISTRIK PADA PEMBANGKIT LISTRIK KABUPATEN JENEPONTO

    Get PDF
    Pemerintah menargetkan penambahan kapasitas listrik nasional sebesar 35.000 MW pada tahun 2019 mendatang. Maka dari itu penulis melakukan penelitian di salah satu pembangkit listrik tenaga uap di Sulawesi Selatan tentang supply energi listrik PLTU PT. Bosowa Energi Jeneponto ke PT. PLN (Persero). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar energi listrik yang di supply dan kebutuhan batubara, mengetahui sistem kerja turbin, mengetahui sistem kontrak penjualan energi listrik antara PLTU PT. Bosowa Energi dan PT. PLN (Persero). Tahapan dan metode penelitian yang dilakukan yaitu persiapan administrasi, tahap pengambilan data dan tahap analisis data. Data yang diambil yaitu data primer dan sekunder setelah data terkumpul data-data tersebut dianalisis untuk menghitung besar energi listrik yang di supply dan jumlah batubara yang digunakan perhari. Total daya yang dihasilkan sebesar 128.877,37 MW, dengan rata-rata per jam sebesar 92,24 MW pada unit I dan 86,74 MW unit II dengan total energi listrik yang di supply 178,98 MW per jam, memenuhi kontrak antara PLTU dan PT. PLN (Persero).

    PENGUKURAN ELECTRICAL LOGGING PADA PEMBORAN AIR TANAH DALAM DI DAERAH PACCIRO KECAMATAN BALUSU KABUPATEN BARRU

    Get PDF
    Metode pengukuran logging geofisika merupakan salah satu metode geofisika yang biasa digunakan untuk melihat potensi penyebaran lapisan tanah atau batuan secara vertikal yang merupakan lapisan pembawa air tanah (akuifer) atau bukan lapisan pembawa air yang dilakukan setelah kegiatan pemboran. Tujuannya yaitu untuk mengetahui gambaran vertikal sekitar lubang bor dari hasil pengukuran logging geofisika. Penelitian dilakukan di daerah Pacciro Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru. Metode logging geofisika yang digunakan yaitu metode electrical logging baik itu metode resistvitas (tahanan jenis) maupun self potential (SP). Alat yang digunakan dalam pengukuran electrical logging yaitu mini logger Naniura Model ND 112 P. Adapun data-data yang digunakan yaitu nilai tahanan jenis (resistivitas) dan nilai potensial dari material sekitar lubang bor yang hasil akhirnya menunjukkan kurva kuantitas dari nilai tahanan jenis dan potensial. Dari kurva tersebut maka dapat diinterpretasi lapisan tanah dan batuan sekitar lubang. Hasil penelitian menunjukkan pada kedalaman 0-2 m merupakan tanah penutup (top soil), kedalaman 2-11 m merupakan pasir lanauan, kedalaman 11-18 m merupakan lempung pasiran, kedalaman 18-22 m merupakan pasir lempungan, kedalaman 22-35 m merupakan lapisan tufa pasiran, kedalaman 35-39 m merupakan lapisan tufa agak halus, kedalaman 39-49 m merupakan lapisan tufa pasiran, kedalaman 49-53 m merupakan lapisan tufa kasar, kedalaman 53-61 m merupakan lapisan tufa, kedalaman 61-68 m merupakan lapisan tufa.

    ESTIMASI CADANGAN TERUKUR ENDAPAN NIKEL LATERIT COG 2,0% MENGGUNAKAN METODE INVERSE DISTANCE PADA PT. TEKNIK ALUM SERVICE, BLOK X

    No full text
    PT. Teknik Alum Service adalah perusahaan penambangan nikel laterit, berlokasi di desa Buleleng, kecamatan Bungku Selatan, kabupaten Morowali, provinsi Sulawesi Tengah. Tujuannya adalah untuk mengetahui jumlah cadangan terukur menggunakan metode inverse distance dengan COG Ni 2,0%. Langkah-langkah kerja adalah melakukan deskripsi terhadap conto pengeboran kemudian dianalisis di laboratorium kemudian melakukan perhitungan cadangan dengan metode inverse distance. Jumlah cadangan terukur menggunakan metode Inverse Distance adalah 83.775 ton

    EVALUASI KINERJA RANTAI PASOK SARI APEL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN

    Get PDF
    Industri pengolahan apel di Batu merupakan industri yang berpotensi untuk berkembang lebih besar dan mampu menyerap jumlah tenaga kerja yang tidak sedikit. Industri sari apel di Batu Malang dituntut bukan hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas dengan harga yang kompetitif. Akan tetapi juga dituntut untuk mampu mengirimkan produknya kepada konsumen tepat waktu, tepat jumlah dengan efektif dan efisien. Untuk tercapainya tujuan tersebut diperlukan koordinasi di antara suplier bahan baku, produsen dan distributor. Oleh karena itu implementasi manajemen rantai pasok diperlukan untuk tercapainya tujuan tersebut. Digunakan supply chain operation reference (SCOR) untuk memetakan aktivitas dalam rantai pasok sari apel Brosem. Selanjutnya bobot untuk tiap aktivitas dalam SCOR dicari dengan menggunakan analytical hierarchy process (AHP). Pengukuran kinerja rantai pasok menggunakan objective matrix (OMAX) dan traffic light system (TLS). Dari hasil pengukuran kinerja, ada tujuh KPI yang bernilai sangat rendah dan perlu segera diperbaiki. Tujuh KPI tersebut yaitu: ketepatan pengiriman produk, tingkat harga bahan baku, biaya pengiriman produk, lead time pengiriman pesanan, ketepatan waktu pengiriman, sertifikasi suplier dan tingkat kerusakan fasilitas dan alat produksi. Kinerja rantai pasok sari apel secara keseluruhan bernilai sebesar 7,4 atau level cukup. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada KPI yang bernilai rendah dan diharapkan mampu meningkatkan kinerja rantai pasok sari apel..

    ANALISIS PROKSIMAT TERHADAP KUALITAS BATUBARA DI KECAMATAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Salah satu dampak merugikan pada pemakaian batubara dalam industri adalah tingginya kandungan pengotor yang terdapat dalam batubara.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase hasil analisis proksimatpada batubaradan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap nilai kaloripada batubara. Dilakukan dengan cara mengambil sampel batubara yang akan dianalisis, dari sampel yang ada kemudian dipreparasi untuk menghasilkan sampel siap uji. Dari hasil uji analisis proksimat yang dilakukan dari lima sampel persentase yang didapatkan pada sampel pertama adalah kandungan air15,82%, abu2,90%, zat terbang 42,85%, karbon padat 38,6%dengan nilai kalori 5683 Kcal/kg, sampel kedua kandungan air 18,65%, abu 3,65%, zat terbang 41,76, karbon padat 36,1% dengan nilai kalori 5380 Kcal/kg, sampel ketiga kandungan air 16,89%, abu 2,90%, zat terbang 42,06, karbon padat 38,1% dengan nilai kalori 5635 Kcal/kg, sampel keempat kandungan air 18,48%,abu 3,65%, zat terbang 41,40, karbon padat 36,4% dengan nilai kalori 5380 Kcal/kg dan sampel kelima dengan kandungan air 15,82%, abu 3,09% zat terbang 42,91%, karbon padat 38,1% dengan nilai kalori 5643 Kcal/kg. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa semakin tinggi kandungan airdan abumaka nilai kalori pada batubara akan semakin turun, dan pengaruh zat terbang menunjukan bahwa kadungan zat terbang yang rendah memiliki nilai kalori yang rendah.

    447

    full texts

    561

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Teknologi Industri (UMI FTI - Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia Makassar)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇