Jurnal Online Teknologi Industri (UMI FTI - Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia Makassar)
Not a member yet
    561 research outputs found

    LEAN SERVICE APPROACH TO THE MAINTENANCE PROCESS OF CONSUMER PACKING MACHINE AT PT. BFM

    Get PDF
    PT.BFM is a leading wheat mill in Indonesia and is also the first and largest producer wheat flour producer in Indonesia. This factory is very concerned about the quality of its products so the engineer must provide services by maintaining the machine to meet customer demand and maintain product quality well. To maintain customer confidence on the part of the engineer certainly must pay attention to the process of maintaining the machine itself, because the machine used must have waste. This study aims to identify waste and provide recommendations for improvement that aim to reduce the waste that occurs. By using the Lean Concept approach which is more dominant towards Lean Manufacturing and Six Sigma, so that this research can combine waste reduction with quality control using the DMAIC stage. That way the machine maintenance process can improve efficiency and improve quality. The study began by describing the Big Picture Mapping and weighting of waste values based on a questionnaire using VALSAT. Waste was also identified using FMEA to calculate the critical value of waste then a recommendation for improvement was carried out using 5W + 1H. Calculation results from processing data from data that has been collected, it was found that the total processing time which was previously 76,895 seconds to 57,342,497 seconds. The results of Value Added Activity are 85.233%, Non-Necessary Value Adding is 8.67% and Non-Value Added is 6.10%. FMEA analysis results obtained that critical waste that needs improvement is waste waiting with a score of 16

    Pengaruh Suhu dan Bobot Katalis Hidrogenasi Minyak Inti Sawit sebagai Bahan Pelunak Kompon Karet

    Get PDF
    Bahan pelunak karet merupakan salah satu bahan kimia yang ditambahkan saat pembuatan kompon untuk melunakan karet sehingga memudahkan pencampuran dan mempersingkat waktu pengkomponan. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh suhu reaksi dan bobot katalis terhadap kualitas bahan pelunak.Tahap pembuatan reaksi hidrogenasi minyak inti sawit meliputi proses hidrogenasi dan pembuatan kompon karet. Proses hidrogenasi meliputi Menimbang katalis sebanyak yang diinginkan. Masukkan minyak inti sawit sebanyak 150 ml, methanol (CH3OH) 2 M 200 ml dan hidrogen peroksida (H2O2) 0,6 M sebanyak 100 ml serta katalis CuSO4 ke dalam reaktor kemudian diaduk menggunakan magnetic stirrer. Setelah itu memanaskan reaktor hingga mencapai suhu yang diinginkan. Mengontrol suhu dengan termometer agar tetap konstan sesuai suhu yang diinginkan selama durasi waktu hidrogenasi 5 jam kemudian minyak inti sawit yang telah terhidrogenasi dipindahkan ke dalam corong pemisah dan dimurnikan secara dekantasi. Untuk pembuatan kompon karet melalui mesin giling terbuka kemudian ampuran karet dengan bahan kimia  digiling sehingga terbentuk kompon karet padat yang homogen. Hasil Analisa menunjukkan bahwa suhu reaksi terbaik pada reaksi hidrogenasi adalah suhu 70oC, penggunaan bobot katalis terbaik pada reaksi hidrogenasi adalah 1,5 gram, aplikasi bahan pelunak terhadap kompon karet yang dibuat memiliki nilai uji kuat tarik 0,0290 N/mm

    Identifikasi Clay Bands Pada Endapan Batubara Berdasarkan Data Well Logging Di Daerah Nunukan Provinsi Kalimantan Utara

    No full text
    Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas batubara adalah adanya keberadaan clay bands pada lapisan endapan batubara. Maksud dari penelitian ini adalah untuk memahami mekanisme kerja Well Logging dalam eksplorasi geofisika khususnya clay bands pada lapisan batubara sesuai dengan hasil well logging sedangkan tujuannya untuk mengetahui kedalaman dan ketebalan clay bands pada lapisan batubara sesuai dengan data log secara vertikal. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode induktif yang menggunakan pendekatan kombinasi antara penelitian kualitatif dan kuantitatif, dengan memadukan hasil-hasil kajian pustaka, data lapangan yang keseluruhannya dikaji, dianalisis, dan disintesis secara komprehensif untuk menyimpulkan rangkaian penelitian yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan kedalaman (posisi) clay bands pada sumur logging PDH41 seam 1 dijumpai pada kedalaman 30,40 - 31,40 meter dengan ketebalan 1 meter, clay bands pada seam 2 dijumpai pada kedalaman 34,80 - 35,80 meter dengan ketebalan 1 meter, sumur logging PDH34 dijumpai clay bands pada kedalaman 71,20 - 71,80 meter dengan ketebalan 0,60 meter, sumur logging PDH37 dijumapi clay bands pada kedalaman 12,20 - 13,50 meter dengan ketebalan 1,3 meter. Dari 9 sumur logging 3 sumur diantaranya terdeteksi adanya clay bands sedangkan 6 sumur logging tidak terdeteksi adanya clay bands

    Fasies Batuan Metamorf Daerah Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara

    No full text
    Daerah penelitian terletak di daerah Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara.Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi jenis batuan metamorf dan fasies metamorfisme yang terdapat di daerah penelitian. Metode penelitian yang digunakan terdiri dari studi pustaka, pengambilan sampel di lapangan,  analisis labroratorium serta interpretasi data.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa litologi daerah penelitian umumnya terdiri dari sekis mukovit dan marmer. Sekis muskovit  memiliki tekstur berupa lepidoblastik, struktur schistose, sedangkan marmer memiliki tekstur sisa dan struktur non foliasi. Adapun komposisi  mineralnya terdiri dari kalsit, klorit, kuarsa, muskovit, biotit, glukofan dan mineral opak. Adapunfasies metamorfime batuan metamorf di daerah penelitianadalah fasies sekis hijau yang dicirikan dengan kehadiran mineral muskovit, klorit, biotit, kalsit dan kuarsa.Fasies sekis hijau ini diinterpretasikan terbentuk pada temperatur 300°C-500°C

    Pemodelan Stockpile Menggunakan Metode Fotogrametri Dengan Wahana Uav (Unmanned Aerial Vehicle) Di PT Triaryani

    No full text
    PT.Triaryani merupakan perusahaan tambang batubara yang menggunakan metode penambangan tambang terbuka, terletak di Kabupaten Musirawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan. Dalam kegiatan pengukuran (survey), perusahaan ini menggunakan dua metode pengukuran data yaitu metode terestris dan metode fotogrametri. Metode terestris digunakan dalam pengukuran volume overburden, sedangkan metode fotogrametri digunakan dalam pengukuran volume batubara di stockpile. Pada peneliti ini fokus pada pengukuran volume batubara di stockpile. Pengukuran dengan metode fotogrametri merupakan metode pengukuran yang dilakukan menggunakan wahana UAV (Unmanned Aerial Vehicle). Metode ini digunakan dengan cara menghitung volume batubara menggunakan Digital Elevation Model (DEM) yang terbentuk dari data foto udara UAV. Pembentukan data DEM tersebut diperoleh dari data foto udara berupa single foto yang kemudian dikonversi dalam bentuk orthofoto menjadi data DEM. Metode ini memiliki beberapa keuntungan antara lain mempermudah dalam perhitungan serta mempersingkat waktu pengukuran volume batubara. Hasil dari penelitian ini berupa model orthofoto dan DEM, serta volume total dari batubara di stockpile PT.Triaryani yaitu sebesar 20.313,3 m3 dengan luas penampang 11.375 m2 dalam stockpile ini dapat menampung batubara lebih dari 25.000 ton

    TINJAUAN GEOLOGIS POTENSI BENCANA TANAH LONGSOR PADA RUAS JALAN SUNGGUMINASA MALINO KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN

    No full text
    Peranan Ruas Jalan Sungguminasa – Malino dalam pergerakan masyarakat pengguna jalan sangat penting dalam menunjang perekonomian Kabupaten Gowa. Pertama, Malino adalah salah satu destinasi wisata di Sulawesi Selatan Bagian Selatan. Kedua, Ruas Jalan ini adalah ruas jalan yang digunakan untuk mengangkut material konstruksi seperti pasir, kerikil dan batu kali untuk pembangunan infrasrtuktur di Kota Sungguminasa dan Kota Makassar, ruas Jalan Sungguminasa-Malino adalah salah satu ruas jalan yang dibuat melewati  topografi bergelombang hingga perbukitan terjal, dengan alasan tersebut maka penelitian ini penting dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis potensi bencana tanah longsor di ruas jalan Sungguminasa-Malino dan menentukan jenis longsor serta dampaknya. Aspek yang diobservasi dalam penelitian ini, yaitu  geometri lereng menggunakan kompas geologi, jenis litologi ditentukan secara mengaskopis menggunakan loupe (kaca perbesaran), dan tingkat pelapukan batuan ditentukan secara megaskopis dengan cara mengamati dan meraba batuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiringan lereng agak terjal sampai terjal setempat agak landai dan batuan penyusun lereng adalah batuan tufa halus sampai tufa kasar yang sudah mengalami pelapukan tinggi sampai pelapukan sempurna dan pada beberapa daerah telah menjadi tanah residu.  Kesimpulan penelian adalah  bahwa dengan kondisi seperti disebutkan di atas maka area penelitian berpotensi mengalami tanah longsor. Pada lahan dengan lereng yang terjal  sampai sangat terjal berpotensi mengalami tanah longsor jenis debris slide (pada lokasi-2,3,4,5 dan 6)  dan pada lokasi-1 di Kampung Bujjulu-Bilibili badan jalan mengalami amblesan. Infomasi ini sangat penting bagi instansi terkait karena dengan mengetahui potensi tanah longsor lebih awal maka mitigasi juga dapat dilakukan lebih awal. 

    STUDI ERGONOMI BERDASARKAN ASPEK BIOMEKANIKA DAN FISIOLOGI PADA RANCANG BANGUN KENDARAAN BECAK MOTOR (BENTOR) DI KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    Bentor adalah kendaraan modifikasi dan gabungan becak dan motor yang digunakan sebagai kendaraan angkutan umum. Kendaraan tersebut tidak melalui tahap perencanaan dan peranca-ngan agar layak menjadi kendaraan penumpang, termasuk tidak memperhatikan aspek ergonomi. Akibatnya mungkin muncul keluhan musculoskeletal yang umumnya terjadi pada otot leher, bahu, lengan, jari, punggung, pinggul dan otot-otot bagian bawah pengemudi. Berdasarkan hasil analisis aspek Biomekanika nampak bahwa Recommended Weigth Limit pengemudi cukup tinggi dengan lifting index (LI) > 1, yang berarti aktivitas tersebut mengan-dung resiko terjadinya cedera pada tulang belakang. Begitupula gaya otot pada L5/S1 pengemudi sangat tinggi. Gaya total (Wtot) dan gaya tekan atau kompresi pada L5/S1 (FC) berada jauh di atas batas aman yang dipersyaratkan yakni maksimal 3.400 Newton. Hal ini berpotensi membuat pengemudi mengalami cedera. Sedangkan hasil analisis aspek Fisiologi nampak bahwa energy expenditure pengemudi mengalami kenaikan yang cenderung telah mendekati batas aman yang dipersyaratkan yakni maksimal 4,7 kkal/menit, Hasil penelitian ini merekomendasikan agar dilakukan desain ulang terhadap rancang bangun bentor agar lebih ergonomis sehingga dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan dan kesela-matan pengemudi dan penumpang

    KRI DESIGN AND MITIGATION STRATEGY ON WATER DISTRIBUTION OF PERUMDA AIR MINUM MAKASSAR REGIONAL IV: A Case Study

    Get PDF
    Municipal Waterworks Corporation (PERUMDA AIR MINUM) of Makassar city currently finds many common risks in water distribution process. The risks cause a lot of damage to the piping network system, so that the quantity of distributed water to customers is not optimal. Consequently, it is necessary to handle the risks. This study aims to determine the risks that occur in water distribution process by using Delphi method to identify potential risks. Then, House of Risk (HOR) is used at the risk analysis and evaluation stage to determine mitigation strategies and Key Risk Indicators (KRI) is designed to determine the Early Warning System (EWS). Based on the results known that there are 16 identified risk events and 24 risk agents. Furthermore, a mitigation strategy is carried out on the risk agent by using 18 preventive actions. Based on the selected risk, coded as A24 with the indicator value is Information (Field Team) has lower threshold of 5 hours and upper threshold of 8.19 hours. Water loss has lower threshold of 3,118,047 m3 and upper threshold of 3,283,688 m3. A1 as Expired indicator value has lower threshold of 20 years and upper threshold of 26 years and leaking pipes replacement has lower threshold of 15 years and upper threshold of 16 years 3 months 2 weeks. Further research is expected to be able to design KRI for the risks that do not have EWS yet

    PERANCANGAN INSTRUKSI KERJA DOKUMEN DAN VISUAL PADA MESIN ELECTRICAL DISCHARGE MACHINE

    No full text
    Quality is a factor that can increase product competitiveness. In improving products quality is necessary to control the quality (Quality Control) of the process activities. This study aims to determine the quality control of granulated sugar packaging process by using the seven tool method consisting of check sheet, histogram, Pareto chart, flow chart, scatter diagram, control chart and fishbone diagram. From 30 days observation concluded that the highest type of damage consist of metal detection by 145 bags and torn packaging by 50 bags. Then, from the results of control chart known that out of control process still happen. Both types of damage then revised, and process capability analysis is carried out, so can be concluded that the process is not capable in making the product according to specifications. Therefore, an analysis using fishbone diagram shows that the causes of damage are human, working methods, and machines. From these factors, Standard Operating Procedures can be done as well as designing new machines in packaging processDalam mengoprasikan sebuah mesin dibutuhkan instruksi kerja, agar tidak terjadi kesalahan dan kerusakan pada proses produksi. Penelitian ini memahas instruksi kerja dalam bentuk dokumen dan visual. Tahap yang dilakukan dalam penelitian ini adalah  pembuatan urutan kerja, pembuatan instruksi kerja dokumen dan terakhir membuat instruksi kerja visual dalam bentuk animasi 3D

    ERGONOMIC EVALUATION OF STUDY DESKS AND CHAIRS USING ANTHROPOMETRY AND BIOMECHANICAL APPROACH AT AN-NURIYAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL BONTOCINI JENEPONTO REGENCY

    Get PDF
    School is one of the places to study. Therefore, it requires facilities to support the sustainability of the process of teaching and learning to teach such as study desks and study chairs. However, when the activity of writing is performed using study desks and chairs, students tend to lean to the front, slouch and dangle their feet. Evaluation of the products ergonomically has to be adjusted with the usage in order that they are not going to cause various negative impacts for students that will take place in both the short term and the long one. As a consequence, this study is important to carry out to minimize the mismatch of study desks and chairs with students and to obtain the redesigned results of study desks and study chairs ergonomically. The anthropometric approach was used for the dimensions of the human body in the design of study desks and chairs.  In addition, the biomechanical approach was utilized to evaluate good sitting position for students. The evaluation was observed from the calculation of compression pressure, which is the load that occurs in the neck and lumbar. The results of the design of the proposed study desks and chairs are more ergonomic and can accommodate anthropometric users; hence, parts of the study desks and chair can minimize the complaints perceived by students. Through the biomechanical approach, the results obtained the angle surface of the table of 200, the slope of the seat rest of 100º and the seat slope of 50

    447

    full texts

    561

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Teknologi Industri (UMI FTI - Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia Makassar)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇