Jurnal Online Teknologi Industri (UMI FTI - Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia Makassar)
Not a member yet
561 research outputs found
Sort by
DETERMINATION OF THE OPTIMAL NUMBER OF EMPLOYEES USING THE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) METHOD AT PT. XYZ
Determining the optimal number of employees in a company is a basic condition that must be concern into account when drafting a work plan. The work design process ultimately aims for balance the physical and mental aspects of humans in completing certain tasks so that. Determination of the number of employees whit the existing workload will support employees performance in perform their duties optimally. The purpose of this research is to determine the optimal number of salesman based on the workload calculated using the Full Time Equivlent method. Based on the results of research at PT. Xyz used the method FTE is know that the workload of the 4 salesman is classified as overloaded. Where is sales I has a workload of 1.48, sales II has a workload of 1.70, sales III has a workload of 1.66, sales IV get a workload of 1.42. Based on the table of labor requirements to the FTE value, the number of initial salesman was 4 sales and the addition of the number of salesman is as many as 10 salesmen. So, the optimal number of salesmen in Makassar city is 14 salesmen
Integrasi Aspen Plus Dynamics dengan Matlab Simulink (Studi Kasus: Simulasi Proses Distilasi Propana-Isobutana)
Sebagian besar proses kimia berkaitan erat dengan proses nonlinier sehingga masalah pengendalian menjadi tantangan bagi seorang engineer dan industri kimia itu sendiri. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan antara Aspen Plus Dynamics dan Matlab Simulink sebagai upaya untuk menghilangkan teknik linierisasi sehingga proses yang bersifat nonlinier mampu dikendalikan secara maksimal. Metode yang digunakan adalah simulasi steady state menggunakan Aspen Plus pada proses distilasi dengan studi kasus pemisahan propana dan isobutana. Selanjutnya simulasi dynamic menggunakan Aspen Plus Dynamics. Proses yang telah dibangun di Aspen Plus Dynamics selanjutnya diintegrasikan dengan Matlab Simulink melalui blok AMSimulation. Hasil penelitian ini yaitu simulasi steady-state dan dynamics berhasil dijalankan. Aspen Plus Dynamics dan Matlab Simulink telah terintegrasi dan mampu secara bersama – sama dijalankan dalam satu waktu. Terdapat tiga controller yang terpasang yaitu refluk drum level control, top column pressure control, dan reboiler level control. Ketiga controller mampu mengendalikan proses dengan baik dibuktikan dengan proses dapat kembali ke setpoint
VALUE ADDED MODEL OF COCONUT PROCESSING INDUSTRY (CASE STUDY)
Coconut commodity has a strategic value because it has an important role in the economy, society and culture of Indonesian society. Coconut plant is a multipurpose plant where all parts of the plant have economic value, one of which is coconut husk. The potential of coconut coir is very large and has not been used optimally. Whereas coconut coir, when processed, will produce various products such as home industries, furniture, geotextiles, boards, and creative industries. This study is aimed at analyzing the potential development of the coconut coir processing industry and the added value that will be generated using the case study method and the location selection is done deliberately (purposive sampling). The business financial feasibility model obtained is a predictive model for analysis and planning of business financial feasibility through the NPV, IRR, PBP, BCR criteria with various scenarios of changes in prices, interest rates, and production scale.The business balance model obtained is a predictive model that can be used to analyze the price gap level to plan the price level that will provide proportional profit to produce coconut coir processing factory business. Based on the results of the verification of the model with input using the assumption of parameter values, it shows that the coconut coir processing industry is feasible to run
Pemanfaatan Limbah Arang Plastik Sebagai Adsorben Surfaktan Anionik dalam Air Limbah Laundry
Salah satu usaha yang berkembang sangat pesat saat ini adalah industri Laundry, akan tetapi limbah yang dihasilkan dari industri ini langsung dibuang ke saluran air pemukiman dan dapat menimbulkan dampak negative bagi lingkungan. Di satu sisi terdapat juga plastik yang merupakan limbah yang dapat merusak lingkungan, limbah plastik ini jika diolah dengan benar maka dapat memberikan maanfaat. Salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai adsorben. sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana limbah arang plastik ini bisa digunakan sebagai adsorben dalam menangani air limbah laundry. Penelitian dilakukan di Laboratorium Limbah dan Teknologi Pengoahan Air pada Jurusan Teknik Kimia, preparasi arang plastik dilakukan dengan dua tahap proses yaitu pembuatan arang limbah plastik, yang kedua proses pengayakan arang plastik denga variable 100, 150 dan 200 mesh. Kemudian dilakukan proses adsorpsi pada air limbah laundry dengan variable massa arang plastik 3,6 dan 9 gram. Kecepatan pengadukan 200 rpm dengan variable waktu yang digunakan 0, 30, 60, 90 dan 120 menit. Hasil adsorbs di analisa dengan menggunakan alat Spektrofotometer UV-Vis. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa arang limbah plastik dapat digunakan sebagai adsorben dengan kondisi optimum pada ukuran partikel arang yang digunakan 200 mesh, dengan massa 6 gram dan waktu kontaknya 90 meni
Relationship Of Tectonic Activity To The Geomorphic Evolution In Banjarnegara Regency Central Java, Indonesia
Hipotesa lempeng tektonik memberikan wawasan baru tentang interpretasi sejarah geomorfik Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia. Bentang alam adalah akibat dari proses endogenik dan eksogenik. Peristiwa tersebut terjadi di daerah aktif tektonik, di mana proses tektonik mengakibatkan adanya pengangkatan dan pembentukan relief, sementara erosi bertanggung jawab atas penggundulan bantuan. Morfologi pada daerah penelitian dikelompokkan menjadi undulating hill step dan undulating hills. Berdasarkan geologi regional, wilayah penelitian termasuk pada struktur tektonik dan geologi yang kompleks. Dengan demikian, proses terbentuk akibat dari deformasi litologi seperti kompleks Melange dan struktur regional mayoritas dari arah Barat Laut ke Tenggara
Analisis Stabilitas Lereng Berdasarkan Sifat Keteknikan Tanah Residu Pada Area Kebun Kopi Ruas Jalan Tawaeli – Toboli Kota Palu
Wilayah Kebun Kopi merupakan salah satu jalur utama yang dapat menghubungkan sebagian besar Kabupaten yang berada di Sulawesi Tengah. Wilayah ini memiliki tinggi berkisar 25 mdpl sampai 900 mdpl diatas permukaan laut, diketahui daerah ini berada diatas Kompleks Batuan Metamorf Palu yang diperkirakan mempunyai umur Pra-Tersier. Ruas jalan ini sering mengalami bencana tanah longsor yang diakibatkan tingginya curah hunjan dan karakteristik material penyusun pada setiap lereng. Salah satu cara agar dapat menentukan tingkat kerawanan lereng diperoleh dengan cara menganalisis sifat keteknikan tanah residu. Salah satu metode untuk menentukan faktor keamanan serta perpindahan pada lereng yaitu menggunakan Metode Elemen Hingga dengan dimodelkan menggunakan program Plaxis V. 6. Dari hasil analisis menggunakan metode elemen hingga diperoleh faktor keamanan dengan beban gravitasi yaitu sebesar 1,061 dan apabila dibebankan gaya eksternal maka faktor keamanan akan turun menjadi sebesar 1,032. Dari hasil perhitungan juga diperoleh perpindahan material sebesar 0,448 meter dengan gaya grafitasi dan perpindahan material sebesar 0,5 meter dengan beban eksternal. sehingga lereng dikategorikan berada di angka Tidak Aman
USABILITY TESTING OF THE ONLINE PLATFORM FOR SELLING FOODSTUFFS IN INDONESIA
Seiring dengan peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia, transaksi jual beli produk secara daring turut meningkat, termasuk salah satunya melalui e-commerce . Saat ini, kegiatan jual beli daring juga sudah mencakup banyak produk, salah satunya bahan pangan mentah, seperti sayur mayur, buah, bahan pokok, dan lain sebagainya. Pandemi juga menjadi salah satu alasan masyarakat tidak berbelanja bahan pangan mentah secara luring di pasar. Berbagai macam platform atau e-commerce turut mendukung jual beli bahan pangan mentah secara daring, baik berbasis laman situs maupun aplikasi ponsel.Usabilitas laman situs maupun aplikasi ponsel merupakan faktor penting untuk mendukung kualitas layanan jual beli daring. Oleh sebab itu, diperlukan penelitian mengenai usabilitas platform aplikasi jual beli bahan pangan mentah. Penelitian ini mengukur gap antara harapan dan realitas yang dirasakan oleh responden menggunakan enam dimensi kualitas situs atau aplikasi, yaitu Web Appearance, Entertainment, Informational Fit-To-Task, Transaction Capability, Response Time, Trust, serta satu dimensi tambahan, yakni Government Policy yang diperlukan dalam sebuah situs atau aplikasi. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa dari ketujuh dimensi, terdapat enam dimensi yang menunjukkan gap signifikan antara harapan dan realita yang dirasakan oleh responden, dengan gap terbesar ditunjukkan oleh dimensi Government Policy, Web Appearance, dan Informational Fit-To-Task
DOES HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT AND ORGANIZATIONAL CULTURE STILL IMPACT ON EMPLOYEE PERFORMANCE?
This study aims to analyze (1) the effect of human resource development on employee performance, (2) ) The Influence of Organizational Culture on Employee Performance (3) The Influence of Human Resource Development and Organizational Culture on Employee Performance. The object of this research is PT.Sega Mas Banjarmasin. This study uses a survey method with a cross section design. The sampling technique uses saturated side (census). Respondents in this study were 40 permanent employees at PT.Sega Mas-Banjarmasin. This research resulted in the findings that by developing education and training, work capacity, knowledge skills, skills abilities, attitudinal abilities of employees organizational goals were achieved. Human Resource Developmentis a way to achieve an organizational goal effectively and efficiently through the implementation of individual duties and obligations in the organization. The findings of this study seem to enrich understanding of how to improve organizational performance through the inculcation of an effective Organizational Culture. This study found that the Organizational Culture that is built by increasing the culture of innovation, employee-oriented organizational activities and also paying attention to existing problems have implications for employee serenity and performanc
IMPLEMENTATION OF THE HOUSE OF RISK IN THE SUPPLY CHAIN OF MANUFACTURING SMEs
Ketidakpastian dalam aktivitas supply chain menimbulkan berbagai risiko yang dapat menghambat daya saing perusahaan. Sehingga, aliran informasi dari proses pengadaan bahan baku hingga produk diterima oleh konsumen harus dipastikan berjalan dengan baik. Untuk mencapai hal tersebut, perusahaan harus lebih peka terhadap kemungkinan risiko yang muncul dari aktivitas supply chain sehingga perlu dilakukan manajemen risiko. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengelola kemungkinan risiko menggunakan metode House of Risk (HOR). Penelitian dibagi menjadi dua tahap utama yaitu tahap penilaian risiko dan tahap penanganan risiko. Pada tahap penilaian risiko akan menghasilkan nilai Aggregate Risk Potensil (ARP) yang mengidentifikasi tingkat severity peristiwa risiko dan tingkat occurrence agen risiko. Kemudian, pada tahap penanganan risiko akan mengidentifikasi tindakan pencegahan yang dilakukan untuk mengurangi tingkat severity dan occurrence dari agen risiko. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 peristiwa risiko dan 16 agen risiko yang berpotensi terjadi di UKM manufaktur sebagai studi kasus penelitian ini. Kemudian, terpilih 8 agen risiko yang perlu ditindaklanjuti untuk mengurangi tingkat risiko. Hasilnya adalah 8 agen risiko tersebut berkurang tingkat risikonya setelah diberikan tindakan pencegahan, yang pada awalnya berada pada level sangat tinggi, tinggi dan sedang turun satu level menjadi level tinggi, sedang dan renda
SUPPLY CHAIN RISK ANALYSIS IN KUB – IK MATARAM MACOA WITH HOUSE OF RISK (HOR)
(KUB - IK ) Mataram Macoa is a cocoa industry . The cocoa industry can produce chocolate with a cocoa material capacity of 87 kg per month or 1.0444 tons per year. Based on data from the Polewali Mandar Regency Statistics Agency, in 2018 the chocolate industry has a prospect that is still less proven with the data from BPS Polewali Mandar Regency, there is only 1 group of cocoa industry centers and the number of business units is 1 unit (BPS Polewali Mandar Regency, 2018).The company does not currently have a structured risk management to identify and mitigate risks that occur, especially in the supply chain function. By using the House of Risk method, the risks that may arise and their causes can be identified to simultaneously find ways to mitigate these risks to improve the operational quality of the Kelompok Usaha Bersama Industri Kecil Mataram Macoa and open opportunities to detect profitable business opportunities for the company. The purpose of this paper is to determine the causes of the dominant risk and design response measures in the Kelompok Usaha Bersama Industri Kecil Mataram Macoa. The basic method of writing is descriptive method and is implemented by using a case study method through a quantitative approach. The selection of respondents was carried out using purposive sampling technique. Methods of data collection by observation, in-depth interviews, questionnaires and literature study. The results of this paper indicate that in the activity plan there are 2 risks, in source activity there are 5 risks, in make activities there are 5 risks, in delievery activities there are 3 risks, and in return activities there is 1 risk. The risk treatment plan is designed to reduce the risk status for each risk event using a risk matri