IAIN Salatiga Online Repository
Not a member yet
441 research outputs found
Sort by
Adaptasi Implementasi Kurikulum 2013 pada Pembelajaran Madrasah Ibtidaiyah di Masa Pandemi Covid-19
Adaptasi Implementasi Kuikulum 2013 pada Pembelajaran Madrasah Ibtidaiyah di Masa Pandemi Covid-19
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum 2013 MI Tarsyidut Thulab Kecamatan Kota dan MI Miftahul Ma’arif Kecamatan Kaliwungu di masa pandemi Covid-19. Selain itu juga bertujuan untuk menganalisis proses adaptasi kurikulum 2013 MI Tarsyidut Thulab Kecamatan Kota dan MI Miftahul Ma’arif Kecamatan Kaliwungu di masa pandemi Covid-19.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di MI Tarsyidut Thulab Kecamatan Kota dan MI Miftahul Ma’arif Kecamatan Kaliwungu. Sumber data memanfaatkan sumber data primer dan sumber data sekunder. Data primer berhasil didapatkan dari hasil penelitian yang dikumpulkan baik melalui wawancara, observasi ataupun dokumentasi. Kemudian untuk sumber data sekunder berasal dari dokumen tertulis yang dimiliki madrasah ibtidaiyah. Metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta di analisis menggunakan teknik analisis data interaktif yakni dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan temuan penelitian ini menunjukkan bahwa MI Miftahul Ma’arif Kaliwungu Kudus, masih memperhatikan akan kondisi siswa yang memprihatinkan. Sehingga perlu adanya koordinasi antara pihak sekolah dengan orang tua siswa dan siswa, agar para siswa tersebut dapat menerima transfer of knowladge yang diberikan guru saat pembelajaran daring maupun luring berlangsung dengan baik. Sementara di MI Tarsyidut Thulab Kecamatan Kota, cenderung guru masih bagaimana ingin mendapatkan fasilitas dari sekolah, supaya pembelajaran dapat berjalan dengan lancar tanpa ada suatu kendala apapun.
Kata Kunci: Adaptasi, Kurikulum 2013, Pembelajaran, Pandemi Covid-1
An Analysis of Politeness Strategies used By Teacher and Students in Class at SMP PGRI Ampel
Amaliyah, Magfirotul Dewi. 2021. An Analysis Politeness Strategies used by Teacher and Students in English Class at SMP PGRI Ampel 2020. A Graduating Paper, Teacher Training and Education Faculty, English Education Department, State Institute for Islamic Studies Salatiga. Counselor: Mr. Norwanto, S.Pd., M.Hum., Ph.D.
Key Words: Politeness Strategy, Teacher, Students, English Class
This research was conducted to analyze the Politeness Strategies used by Teacher and Students in Englishh class.the reseach describe what kinds of politeness strategy used by teacher and what kinds of politeness strategy used by students English class. The subject of this research was an English teacher and students of SMP PGRI Ampel. This is a descriptive qualitative research. Data collection techniques used in this reearch collected in form of Audio Record and Transkrip data in English Class at SMP PGRI Ampel Boyolali.
The result of this research showed that there are four strategies employed by teacher and students in English class. The strategies are bald on record, positive politeness strategy, negative politeness strategy, and off record strategy. From the total teacher used 122utterances, the researcher found 52 were Bald On Record strategy, 15 used Positive Politeness strategy, 42 used Negative Politeness strategy, and 1 used Off Record strategy. The others has no utterances that contains a politeness strategy. Meanwhile, From the total students used 119 utterances, the researcher found 1 used Bald On Record strategy, 7 used Positive Politeness strategy, 3 used Negative Politeness strategy, and 9 used Off Record strategy. The others has noutterances that contains a politeness strategy
PENGARUH INTENSITAS MENGIKUTI KEGIATAN KEAGAMAAN TERHADAP PERILAKU SOSIAL REMAJA DAN KETAATAN BERIBADAH PADA REMAJA DI DUSUN BANGSARI DESA PURWOREJO KECAMATAN CANDIMULYO KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2021
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui bagaimanakah intensitas remaja dalam mengikuti kegiatan keagamaan di Dusun Bangsari Desa Purworejo Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang tahun 2021, (2) mengetahui bagaimanakah perilaku sosial remaja dan ketaatan ibadah remaja di Dusun Bangsari Desa Purworejo Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang tahun 2021, (3) mengetahui adakah pengaruh intensitas mengikuti kegiatan keagamaan terhadap perilaku sosial remaja dan ketaatan ibadah pada remaja di Dusun Bangsari Desa Purworejo Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang tahun 2021.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Responden penelitian ini sebanyak 22 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi dengan pendekatan kuantitatif. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan perhitungan SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) intensitas mengikuti kegiatan keagamaan dalam kondisi tinggi sebanyak 17 remaja (72,72%), (2) perilaku sosial remaja dalam kondisi tinggi sebanyak 14 remaja (63,63%) dan ketaatan ibadah pada remaja dalam kondisi tinggi sebanyak 18 remaja (81,81%), (3) intensitas mengikuti kegiatan keagamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku sosial remaja dan ketaatan ibadah pada remaja di Dusun Bangsari Desa Purworejo Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang Tahun 2021. Semakin tinggi intensitas mengikuti kegiatan keagamaan maka akan semakin tinggi pula perilaku sosial remaja dan ketaatan ibadah pada remaja. Hal ini ditunjukkan dengan diperoleh koefisien regresi sebesar 0,053 dan 0,365 dengan persamaan regresi yang didapat Y_1 = 14,069 + 0,053X dan Y_2 = 21,720 + 0,365X. Selanjutnya, pada variabel Y_1 nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,004 4,35), sedangkan pada variabel Y_2 nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,004 4,35)
POLA PENDIDIKAN BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES DI PONDOK PESANTREN AL ISTI’ANAH JOMBOR KECAMATAN TUNTANG KABUPATEN SEMARANG
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan peneltian (1) Bagaimana pola pendidikan berbasis multiple intelligences di Pondok Pesantren Al Isti’anah,(2) Apa hambatan terkait proses pendidikan berbasis multiple intelligences di pondok pesantren Al Isti’anah.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi..Penelitian ini mengambil 4 (empat) orang responden diantaranya Wawancara yang dilakukan yaitu mewawancarai pengasuh Pondok Pesantren Al Isti’anah K.H Diaudin Makmun S.Pd. beliau sekaligus sebagai guru dalam pembelajaran kitab fatkhul qorib dan Ny. Hj. Rif’ati Sodiq, beliau sekaligus sebagai guru dakam pembelajaran kitab Nuruniyah, ustad ustadz Arab , dan 4 santri dari pondok pesantren Al Isti’anah. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara yang telah dirancang sebelumnya. Tekhnik observasi peneliti terjun langsung ke lapakan guna mendapatkan data yang akurat, sedangkan tekhnik dokumentasi dilakukan dengan merekam dan mengambil gambar dari apa yang dilihat
Hasil penelitian menunjukan: (1)Penpendidikan berbasis multiple intelligeces di pondok pesantren Al isti’anah jombor menggunakan dua sistem.(a)sistem kekeluargaan, dimana antara santri dengan keluarga dalem maupun pengurus memiliki kedekatan seperti keluarga sendiri, sehingga pengasuh pesantren memiliki pemahaman yang mendalam mengenai masing-masing santri. yang (b) yaitu kedua sistem yang di gunakan dalam pengembangan kecerdasan santri yaitu dengan metode sistem pembelajaran yang beragam (2) proses pendidikan berbasis multiple intelligences di Pondok Pesantren Al Isti’anah dilakukan dengan cara mengembangkan 9 kecerdasan (3) hambatan terkait pendidikan berbasis multiple intelligences di pondok pesantren Al Isti’anah yaitu adalah (a)ketika santri itu pulang ke rumah terlalau lama, faktor (b) lemahnya kesadaran orang tua, banyak dari wali santri yang menyuruh anaknya untuk pulang. Sehingga hal itu memperlambat dan mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan peneltian (1) Bagaimana pola pendidikan berbasis multiple intelligences di Pondok Pesantren Al Isti’anah,(2) Apa hambatan terkait proses pendidikan berbasis multiple intelligences di pondok pesantren Al Isti’anah.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi..Penelitian ini mengambil 4 (empat) orang responden diantaranya Wawancara yang dilakukan yaitu mewawancarai pengasuh Pondok Pesantren Al Isti’anah K.H Diaudin Makmun S.Pd. beliau sekaligus sebagai guru dalam pembelajaran kitab fatkhul qorib dan Ny. Hj. Rif’ati Sodiq, beliau sekaligus sebagai guru dakam pembelajaran kitab Nuruniyah, ustad ustadz Arab , dan 4 santri dari pondok pesantren Al Isti’anah. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara yang telah dirancang sebelumnya. Tekhnik observasi peneliti terjun langsung ke lapakan guna mendapatkan data yang akurat, sedangkan tekhnik dokumentasi dilakukan dengan merekam dan mengambil gambar dari apa yang dilihat
Hasil penelitian menunjukan: (1)Penpendidikan berbasis multiple intelligeces di pondok pesantren Al isti’anah jombor menggunakan dua sistem.(a)sistem kekeluargaan, dimana antara santri dengan keluarga dalem maupun pengurus memiliki kedekatan seperti keluarga sendiri, sehingga pengasuh pesantren memiliki pemahaman yang mendalam mengenai masing-masing santri. yang (b) yaitu kedua sistem yang di gunakan dalam pengembangan kecerdasan santri yaitu dengan metode sistem pembelajaran yang beragam (2) proses pendidikan berbasis multiple intelligences di Pondok Pesantren Al Isti’anah dilakukan dengan cara mengembangkan 9 kecerdasan (3) hambatan terkait pendidikan berbasis multiple intelligences di pondok pesantren Al Isti’anah yaitu adalah (a)ketika santri itu pulang ke rumah terlalau lama, faktor (b) lemahnya kesadaran orang tua, banyak dari wali santri yang menyuruh anaknya untuk pulang. Sehingga hal itu memperlambat dan mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan peneltian (1) Bagaimana pola pendidikan berbasis multiple intelligences di Pondok Pesantren Al Isti’anah,(2) Apa hambatan terkait proses pendidikan berbasis multiple intelligences di pondok pesantren Al Isti’anah.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi..Penelitian ini mengambil 4 (empat) orang responden diantaranya Wawancara yang dilakukan yaitu mewawancarai pengasuh Pondok Pesantren Al Isti’anah K.H Diaudin Makmun S.Pd. beliau sekaligus sebagai guru dalam pembelajaran kitab fatkhul qorib dan Ny. Hj. Rif’ati Sodiq, beliau sekaligus sebagai guru dakam pembelajaran kitab Nuruniyah, ustad ustadz Arab , dan 4 santri dari pondok pesantren Al Isti’anah. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara yang telah dirancang sebelumnya. Tekhnik observasi peneliti terjun langsung ke lapakan guna mendapatkan data yang akurat, sedangkan tekhnik dokumentasi dilakukan dengan merekam dan mengambil gambar dari apa yang dilihat
Hasil penelitian menunjukan: (1)Penpendidikan berbasis multiple intelligeces di pondok pesantren Al isti’anah jombor menggunakan dua sistem.(a)sistem kekeluargaan, dimana antara santri dengan keluarga dalem maupun pengurus memiliki kedekatan seperti keluarga sendiri, sehingga pengasuh pesantren memiliki pemahaman yang mendalam mengenai masing-masing santri. yang (b) yaitu kedua sistem yang di gunakan dalam pengembangan kecerdasan santri yaitu dengan metode sistem pembelajaran yang beragam (2) proses pendidikan berbasis multiple intelligences di Pondok Pesantren Al Isti’anah dilakukan dengan cara mengembangkan 9 kecerdasan (3) hambatan terkait pendidikan berbasis multiple intelligences di pondok pesantren Al Isti’anah yaitu adalah (a)ketika santri itu pulang ke rumah terlalau lama, faktor (b) lemahnya kesadaran orang tua, banyak dari wali santri yang menyuruh anaknya untuk pulang. Sehingga hal itu memperlambat dan mengganggu kegiatan belajar mengajar.
h
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan peneltian (1) Bagaimana pola pendidikan berbasis multiple intelligences di Pondok Pesantren Al Isti’anah,(2) Apa hambatan terkait proses pendidikan berbasis multiple intelligences di pondok pesantren Al Isti’anah.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi..Penelitian ini mengambil 4 (empat) orang responden diantaranya Wawancara yang dilakukan yaitu mewawancarai pengasuh Pondok Pesantren Al Isti’anah K.H Diaudin Makmun S.Pd. beliau sekaligus sebagai guru dalam pembelajaran kitab fatkhul qorib dan Ny. Hj. Rif’ati Sodiq, beliau sekaligus sebagai guru dakam pembelajaran kitab Nuruniyah, ustad ustadz Arab , dan 4 santri dari pondok pesantren Al Isti’anah. Metode pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara yang telah dirancang sebelumnya. Tekhnik observasi peneliti terjun langsung ke lapakan guna mendapatkan data yang akurat, sedangkan tekhnik dokumentasi dilakukan dengan merekam dan mengambil gambar dari apa yang dilihat
Hasil penelitian menunjukan: (1)Penpendidikan berbasis multiple intelligeces di pondok pesantren Al isti’anah jombor menggunakan dua sistem.(a)sistem kekeluargaan, dimana antara santri dengan keluarga dalem maupun pengurus memiliki kedekatan seperti keluarga sendiri, sehingga pengasuh pesantren memiliki pemahaman yang mendalam mengenai masing-masing santri. yang (b) yaitu kedua sistem yang di gunakan dalam pengembangan kecerdasan santri yaitu dengan metode sistem pembelajaran yang beragam (2) proses pendidikan berbasis multiple intelligences di Pondok Pesantren Al Isti’anah dilakukan dengan cara mengembangkan 9 kecerdasan (3) hambatan terkait pendidikan berbasis multiple intelligences di pondok pesantren Al Isti’anah yaitu adalah (a)ketika santri itu pulang ke rumah terlalau lama, faktor (b) lemahnya kesadaran orang tua, banyak dari wali santri yang menyuruh anaknya untuk pulang. Sehingga hal itu memperlambat dan mengganggu kegiatan belajar mengajar
AN ANALYSIS OF CODE SWITCHING USED ON THE VOCABULARY TEACHING AND LEARNING AND ITS CONTRIBUTION TO VOCABULARY TEST SCORE OF THE BEGINNER LEARNERS AT BEC (BRILLIANT ENGLISH COURSE) RANDUBLATUNG, BLORA
Febriyani. (2021). “AN ANALYSIS OF CODE SWITCHING USED ON THE VOCABULARY TEACHING AND LEARNING AND ITS CONTRIBUTION TO VOCABULARY TEST SCORE OF THE BEGINNER LEARNERS AT BEC (BRILLIANT ENGLISH COURSE) RANDUBLATUNG, BLORA. Counselor: Muhamad Hasbi, M.A.
The purpose of this study are (a) To know the types of code switching on the vocabulary used in teaching and learning of the beginner learners at BEC (Brilliant English Course) Randublatung. (b) To know the changes of vocabulary test scores of the beginner learners at BEC (Brilliant English Course) Randublatung. This research descriptive quantitative research. The subject of the study is the teacher of basic students of BEC (Brilliant English Course). An observation are used to collect data.
The study found three types of code switching used in vocabulary teaching and learning, namely inter sentential code switching (19 utterances), iconic code switching (18 utterances), and establishing continuity switches three (3 utterances) with the exchange of 3 language used namely Indonesian, Javanese, and English. The contribution of code switching to the change in students' vocabulary test performance. This can be seen in three tests given by the teacher, which are detailed below. The student's first vocabulary test yielded an average score of 68.33, followed by 74.04 on the second test and 82.61 on the third.
Keywords: Beginner learning, Code-switching, vocabulary teaching and learnin
MANAJEMEN PEMBINAAN KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SEMARANG PADA KBIHU ISTIQOMAH
Kegiatan manajemen sangatlah diperlukan oleh Kementerian Agama Kabupaten Semarang dalam mensukseskan kegiatan pembinaan pada KBIHU Istiqomah selama masa pandemi Covid-19.Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pembinaan Kementerian Agama Kabupaten Semarang pada KBIHU Istiqomah, dan bagaimana implikasi pembinaan kementerian agama pada manajemen KBIHU Istiqomah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualiitatif. Sumber data penelitian ini meliputi data primer dan sekunder. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan kepala seksi dan staf-staf PHU Kementerian Agama Kabupaten Semarang, serta ketua dan sekretaris KBIHU Istiqomah. Kemudian sumber data diperoleh melalui studi pustaka dari jurnal, buku-buku, foto-foto kegiatan pembinaan dan manasik haji serta dokumen resmi dari KBIHU Istiqomah. Proses pengumpulan data ini dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembinaan dari Kementerian Agama Kabupaten Semarang menggunakan planning, organizing, actualing, dan controlling. Pada masa pandemi Covid 19 ini, kegiatan manajemen pembinaan berjalan tidak maksimal karena ada aturan ynag dulunya tidak pernah ada, namun pada nyatanya harus diterapkan. Kegiatan pembinaan saat ini hanya menyampaikan aturan dan undang-undang haji dari pemerintah salah satunya yaitu terkait Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1444H/2020M. Kalaupun ada kegiatan yang mendesak, kegiatannya terbatas dengan waktu hingga pesertanya. Implikasi adanya kegiatan pembinaan ini terlihat dari segi manajemen dari KBIHU Istiqomah yang terdiri dari planning, organizing, actualing, dan controlling. Pala kegiatan planning, terdapat kesesuaian aturan undang-undang dengan yang diterapkan oleh pihak KBIHU Istiqomah terkait biaya bimbingan manasik. Pada organizing, adanya kesesuaian program kerja antara kementerian agama dengan KBIHU Istiqomah yaitu terkait jumlah pertemuan dalm kegiatan bimbingan pada jamaah. Pada actualing, pelaksanaan bimbingan manasik haji, KBIHU Istiqomah memiliki banyak terdapat usaha dari adanya penyelewengan dalam memberikan kegiatan bimbingan pada jamaah dengan memanfaatkan fasilitas yag ada di KBIHU Istiqomah. Pada controlling, terdapat kesesuaian dari KBIHU Istiqomah dengan yang diterima oleh Kementerian Agama Kabupaten Semarang terkait laporan biaya bimbingan, jumlah pertemuan bimbingan manasik haji, hingga jumlah peserta bimbingan hingga laporan kegiatan manasik haji masa pandemi Covid-19
MANAJEMEN PEMBIAYAAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH
Buku ini merupakan Buku Manajemen Pembiayaan Syariah ini terdiri dari 13 bab. Semua bab dalam buku ini membahas secara specifik pokok bahasan yang berhubungan dengan manajemen pembiayaan bank syariah. Dalam buku ini juga dibahas bagaimana proses perhitungan bagi hasil dan profit sharing pada pembiayaan di bank syariah disertai contoh- contoh sederhana, sehingga hal ini akan memudahkan mahasiswa untuk memahami bagaimana bank syariah menentukan nisbah bagi hasilnya. Bab pertama berisi pendahuluan yang merupakan pengantar mengenai masalah manajemen pembiayaan di bank syariah. Bab dua mengenai konsep akad bank syariah, bab tiga berisi produk- produk banks syariah, bab empat tentang membahas secara specifik manajemen pembiayaan bank syariah, bab lima membahas secara detail mengenai manajemen pembiayaan modal kerja, bab enam tentang manajemen pembiayaan investasi, bab tujuh mengenai manajemen pembiayaan konsumtif, bab delapan tentang administrasi dan proses pembiayaan, bab sembilan membahas mengenai perhitungan bagi hasil untuk produk pembiayaan syariah, bab sepuluh membahas mengenai bagaimana proses pemantauan dan pengawasan pembiayaan di bank syariah, bab sebelas mengenai jaminan dalam pembiayaan di bank syariah dan bab dua belas mengenai sistem informasi perbankan syariah. Buku ini juga disertai dengan lampiran yang berisi tentang ringkasan Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/24/PBI/2009 tentang Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek Syariah Bagi Bank Umum Syariah