IAIN Salatiga Online Repository
Not a member yet
441 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MEMBANGUN DESA WISATA BERKELANJUTAN : STUDI KASUS PENGELOLAAN SAMPAH DESA PONGGOK
Penelitian ini membahas dan mendeskripsikan strategi pemerintah desa dalam membangun desa wisata berkelanjutan : studi kasus pengelolaan sampah Desa Ponggok. Ada dua pembahasan yang mendeskripsikan terkait penelitian penulis, yang pertama adalah bagaimana strategi pemerintah desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten dalam menjalankan desa wisata berkelanjutan. Kemudian yang kedua adalah dampak pengelolaan sampah terhadap perkembangan desa wisata berkelanjutan Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten.
Metode penelitian yang dipakai oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode kualitataatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah Teknik analisis reduksi data, triangulasi, dan penarikan kesimpulan untuk mendapatkan hasil penelitian
Desa Ponggok sudah bisa dikategorikan menjadi desa wisata berkelanjutan sebab progam yang sudah dijalankan juga aspek aspek dan kebijakan yang sudah direalisasikan maupun belum. Pemerintah desa memberikan kepercayaan yang besar terhadap bank sampah Berkah Alam desa Ponggok untuk meminimalisir sampah sampah yang ada di desa Ponggok, baik sampah rumah tangga ataupun sampah dari objek wisata. Pengelolaan sampah yang dilakukan bank sampah Berkah Alam sudah memiliki dampak yang baik yaitu menyadarkan masyarakat terkait bahayanya sampah dan dampak yang bisa ditimbulkan akibat sampah. Namun masih bank sampah Berkah Alam masih kurang efektif terhadap permasalahan sampah desa karena sampah yang dapat ditampung oleh bank sampah hanyalah sampah yang dapat dikomersilkan dengan jelas
PENANAMAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN DAN MORALITAS PADA SISWA DI SMP N 06 SALATIGA TAHUN AJARAN 2021/2022
Penelitian ini membahas tentang penanaman nilai-nilai keagamaan dan moralitas pada siswa di SMP N 06 Salatiga Tahun Ajaran 2021/2022. Tujuan yang akan di capai adalah untuk mengetahui (1) Bagaimana metode penanaman nilai-nilai keagamaan pada siswa di SMP N 06 Salatiga? (2) Bagaimana metode penanaman nilai-nilai moralitas pada siswa di SMP N 06 Salatiga? (3) Apa faktor penghambat serta pendukung dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan moralitas siswa di SMP N 06 Salatiga?
Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan tiga aktivitas yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, penanaman nilai-nilai keagamaan pada siswa di SMP N 06 Salatiga dilakukan melalui beberapa program diantaranya bagi yang muslim yaitu jumat religi, salat zuhur berjamaah, salat sunnah dhuha, ekstra BTQ (Baca Tulis Quran), ekstra rebana, pengajian selapanan guru-guru muslim, organisasi SKI (Seksi Keagamaan Islam), peringatan hari besar keagamaan Islam, pembiasaan berdoa saat pembelajaran. Sedangkan bagi yang beragama Kristian nilai keagamaan diantaranya, nilai kasih, nilai sikap, Iman, taqwa dan damai sejahtera, yang diterapkan dalam beberapa program kegiatan diantaranya persekutuan doa, belajar paduan suara syair-syair Kristiani, peringatan hari besar keagamaan, mengawali dan mengakhiri pembelajaran dengan berdoa. Kedua, penanaman nilai-nilai moralitas dilakukan melalui beberapa program yaitu budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun), Program etika moral, dan training motivasi. Ketiga, faktor pendukungnya yaitu sarana dan prasarana seperti tempat ibadah, dukungan dari warga sekolah, lingkungan yang religius dan latarbelakang keluarga yang positif. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu masih adanya sarana yang belum terpenuhi, kurangnya motivasi diri, pengaruh globalisasi, dan pengaruh lingkungan teman yang kurang baik
Penerapan Nilai-nilai Dakwah dalam Program Bimbingan Perkawinan Pranikah di KUA Kecamatan Boyolali
Menikah dengan seorang yang dikasihi merupakan impian setiap manusia. Pernikahan adalah hubungan yang sangat suci bagi kehidupan tiap manusia dikarenakan ikatan diantara laki-laki dan juga perempuan menjadi sebuah hal yang halal disebabkan karena pernikahan, serta adanya perubahan status menjadi seorang suami dan istri dihadapan agama, pemerintah dan juga lingkungan masyarakat. Pernikahan yang dijalankan juga memiliki tujuan yang hendak dicapai, seperti ingin memiliki keluarga yang sakinah.
Tujuan penelitian ini adalah : (1) mengetahui metode penerapan nilai-nilai dakwah dalam program bimbingan perkawinan pranikah di KUA Kecamatan Boyolali (2) mengetahui nilai-nilai dakwah dalam program bimbingan perkawinan pranikah di KUA Kecamatan Boyolali.
Jenis penelitian yang digunakan ini adalah penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan metode wawacara, observasi dan dokumentasi di dalam proses pengumpulan data, serta pendekatan penelitian yang digunakan yaitu melalui pendekatan penelitian deskriptif. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian deskriptif ini karena yang menjadi subjek utama sebagai data primer yang paling dibutuhkan di dalam penelitian ini adalah manusia, buku, maupun dokumen yang memiliki kaitan dengan penelitian ini. Maka yang menjadi informan penelitiannya yaitu pegawai KUA Kecamatan Boyolali yaitu, Kepala KUA, Penyuluh Agama, Staff KUA Kecamatan Boyolali, serta calon pengantin.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu 1) Penerapan nilai-nilai dakwah dalam program bimbingan perkawinan pranikah di KUA Kecamatan Boyolali dilaksanakan dengan metode ceramah dan metode tanya jawab. 2) sedangkan nilai-nilai dakwah pada program bimbingan perkawinannya seperti nilai akhlakul karimah, nilai aqidah serta nilai kejujuran
FUNGSI PEMBACAAN AYAT-AYAT AL- QUR’AN SEBAGAI PENYEMBUHAN KERASUKAN DALAM KESENIAN SORENG (SABDO RUKUN)
Skripsi ini hasil penelitian lapangan dengan judul “Fungsi Pembacaan AyatAyat Al- Qur‟an Sebagai Penyembuhan Kerasukan dalam Kesenian Soreng (Sabdo
Rukun)”. Penelitian ini membahas tentang tradisi penyembuhan kerasukan
menggunakan ayat-ayat Alquran dan fungsi ayat-ayat Alquran.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan
menggunakan studi lapangan (field research) dengan pendekatan Living Qur’an. Datadata temuan diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Penyembuhan kesenian dapat
dijabarkan dalam beberapa langkah yaitu: Pertama, membacakan ayat-ayat Al-Qur‟an
yang ditujukan guna menyembuhkan kerasukan dengan cara membacakan di telinga
orang yang sedang mengalami kerasukan atau hal lainya. Kedua, melakukan
penyembuhan dengan perantara air putih dan kadang ditambahkan dengan beberapa
Bungan seperti bunga mawar, kemudian dibacakan ayat-ayat al-Qur‟an dan kemudian di
percikkan ke tubuh orang yang sedang kerasukan atau bisa dengan meminumkan
langsung kepada orang yang sedang mengalami kerasukan. Fungsi ayat-ayat Alquran
surah al-Fātiḥah berfungsi sebagai benteng dari segala penyakit dan sebagai pelindung
dari berbagai macam gangguan, baik gangguan zahir maupun gangguan batin. Surah alFātiḥah disebut Fawātiḥ as-Suwār atau as-Sab‟ul Matṡāni, yakni tujuh yang diulang dan
Umm al-Kitāb karena merupakan induk dari al-Qur‟an. Maka dari itu segala keberkahan
dan kebaikan terdapat di dalam Surah al-Fātiḥah. Walaupun semua surah di dalam alQur‟an memiliki keistimewaan, namun Surah al-Fātiḥah memiliki keistimewaan
tersendiri karena mendapat sebutan tersebut. surat an nas dan al falaq, Kedua surah
tersebut adalah surah penjagaan, benteng dan pelindung. Surah al-Nās sendiri memiliki
keistimewaan untuk mengobati penyakit yang berkaitan dengan hati, sedangkan Surah
al-Falaq sebagai obat penyakit yang berkaitan dengan hal supranatural (merasa
mempunyai gangguan tetapi secara kenyataan tidak ada orang yang mengganggu).
Keyword: Al-qur‟an, living Qur’an, kerasuka
Penggunaan Instrumen Observasi Real Teaching Pramicroteaching
Sebelum melakukan praktik sejumlah keterampilan mengajar di kelas Microteaching, setiap mahasiswa diberi kesempatan untuk melaksanakan observasi di satuan PAUD. Mahasiswa diharuskan mengamati langkah demi langkah fasilitasi pembelajaran sesungguhnya (real teaching) yang dilakukan oleh guru satuan PAUD. Pengamatan mencakup pembelajaran pada saat kegiatan awal/pembuka, inti, dan akhir/penutup. Objek pengamatan berkaitan erat dengan empat kompetensi guru dan keterampilan mengajar.
Kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Keterampilan mengajar termasuk keterampilan membuka kelas, menyampaikan materi, mengawal diskusi, memberikan umpan balik, hingga menutup pembelajaran
Dasar-dasar Interaksi Manusia dan Komputer
Di era penerapan teknologi tinggi sekarang ini, hampir semua
lini kehidupan tergantung pada mesin atau peralatan berteknologi.
Pembuatan mesin modern dibuat guna memudahkan pekerjaan
dan kehidupan manusia. IMK dengan sangat cepat menjelma menjadi subyek penyelidikan
akademis yang sangat intens dilakukan oleh para peneliti. IMK
dilihat oleh akademis sebagai sebuah instrumen penting untuk
mempopulerkan gagasan bahwa interaksi antara manusia dengan
komputer harus mampu menyerupai dialog atau komunikasi antar
manusia dan bersifat terbuka
مشكلات تنفيذ التدريس المصغر عبر الإنترنت لدى الطلاب قسم تعليم اللّغة العربيّة بجامعة سلاتيجا الإسلاميّة الحكوميّة سنة 2021
يهدف هذا البحث ما يلى: لمعرفة تنفيذ التدريس المصغر عبر الإنترنت لدى الطلاب قسم تعليم اللغة العربية بجامعة سلاتيجا الإسلامية الحكومية أثناء الوباء فيروس كورونا. و كذلك لمعرفة المشكلات و الحلول في تنفيذ التدريس المصغر عبر الإنترنت كي يسير تنفيذ التدريس المصغر بشكل جيد لو في حالات الطوائر.
هذا البحث هو البحث النوعي. و استخدمت الباحثة طريقة جمع البيانات فهي تتكون على طريقة الملاحظة و طريقة الوثائق و طريقة المقابلة في هذا البحث العلمي. و في تحليل البيانات اتجهت الباحثة إلى التحليل الوصفي و الإستقرائي.
تنفيذ التدريس المصغر مشكلتان، لمشكلات الداخلية و الخارجية. و المشكلات الداخلية هي نقص الفهم عن مواد التدريس المصغر عند الطلاب، صعب في التكلم باللغة العربية أمام الكاميرا، نقص بمهارات التدريس. مشكلة في استعداد التدريس الحقيقي في المدارس أو المعاهد. و المشكلات الخارجية هي عدم المرافق التعليمية و مرافق التعليم الإلكتروني في المنزل، صعب في البحث مشاركين للتمثيل كطلاب، مشكلات في تحرير و تحميل فيديو التدريس المصغر، مشكلات ماليّة. و حلول المشكلات هي على كل طالب أن يسأل عن المادة التي لم يفهم و يهتم جيدا عند تقديم المواد. على كل طالب أن يحفظ و ينطق باللغة العربية لزيادة المفردات و الحوار باللغة العربية عن التدريس المصغر. على كل طالب أن يمارس و لا يخاف بالتدريس المصغر. على كل طالب أن يشعر بالمفهوم المشترك أنّ اللغة العربية سهلة. ينبغي أن كل طالب أن يهتم بتطوير التكنولوجي في تطبيقات التعليم الإلكتروني