IAIN Salatiga Online Repository
Not a member yet
441 research outputs found
Sort by
ANTESEDEN IMPULSE BUYING GENERASI MILENIAL MUSLIMPADAPRODUK FASHION DI RAMAYANA SALATIGA
Nurhuda, Rifky Ade. 2025. Anteseden Impulse Buying Generasi Milenial Muslimpada Produk Fashion di Ramayana Salatiga. Skripsi, Fakultas Ekonomi danBisnis Islam Program Studi S1- Manajemen Bisnis Syariah UINSalatiga. Pembimbing: Dr. Edi Cahyono, S.E., M.M
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang price discount, instore display, store atmosphere, dan perceived scarcity terhadap impulse buyingpada pelanggan mall di Ramayana Salatiga. Penelitian ini menggunakan metodepengambilan sampel teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan dalampenelitian ini sebanyak 190 orang responden yang diambil dari populasi generasi
milenial muslim dengan tahun kelahiran 1981-1996 di Kota Salatiga, denganbeberapa kriteria yang ditentukan. Analisis data dalam penelitian ini meliputi uji
reliabilitas, uji multikolineritas, uji statistik melalui uji Uji T (Parsial) dan Uji F(Simultan). Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa Price discount danstoreatmosphere tidak mempengaruhi impulse buying, sementara Instore display danperceived scarcity secara positif signifikan mempengaruhi impulse buying padapelanggan mall Ramayana Salatiga. Kata kunci: price discount, instore display, store atmosphere, perceived scarcity, impulse buyin
Hubungan Intensitas Mengikuti Ekstrakurikuler Keagamaan dan Dukungan Teman Sebaya dengan Sikap Sosial Siswa MAN Salatiga Tahun Ajaran 2024/2025
Solahiyati, Rodhita. 2025. Hubungan Intensitas Mengikuti Ekstrakurikuler
Keagamaan Dan Dukungan Teman Sebaya Dengan Sikap Sosial Siswa
MAN Salatiga Tahun Ajaran 2024/2025. Skripsi, Salatiga: Program Stusi
Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas
Islam Negeri Salatiga.
Pembimbing: Barid Syamsiyah, M.Pd.
Kata kunci: Intensitas mengikuti ekstrakurikuler keagamaan, dukungan
teman sebaya, sikap sosial
Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui hubungan intensitas
mengikuti ekstrakurikuler keagamaan dengan sikap sosial 2) mengetahui hubungan
dukungan teman sebaya dengan sikap sosial 3) mengetahui hubungan intensitas
mengikuti ekstrakurikuler keagamaan dan dukungan teman sebaya dengan sikap
sosial siswa man salatiga tahun ajaran 2024/2025.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dari 108 populasi siswa
diambil 85 siswa diambil sebagai sampel dalam penelitian ini. Data dikumpulkan
melalui angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linier
berganda menggunakan IBM SPSS Statistic 25. Uji prasyarat asumsi klasik untuk
normalitas, multikolinieritas, dan heteroskedastisitas digunakan sebelum pengujian
regresi.
Penelitian ini memperlihatkan bahwa: 1) Intensitas mengikuti
ekstrakurikuler keagamaan memberikan hubungan dengan sikap sosial siswa. Hasil
dari perhitungan diketahui nilai sig sebesar 0.011 < 0.05 dan nilai t hitung (2,609)
> t tabel (1,989) dan koefisien variabel 0.318 yang artinya Ho ditolak dan Ha
diterima dan variabel intensitas mengikuti ekstrakurikuler keagamaan akan
berhubungan dengan sikap sosial siswa sebesar 0.318. 2) Dukungan teman sebaya
memberi hubungan dengan sikap sosial siswa. Hasil dari perhitungan diketahui nilai
sig sebesar 0.000 t tabel (1.989) dan koefisien
variavel sebesar 0.637 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima dan variabel
dukungan teman sebaya akan berhubungan dengan sikap sosial siswa sebesar 0.637.
3) Intensitas mengikuti ekstrakurikuler keagamaan dan dukungan teman sebaya
secara simultan berhubungan dengan sikap sosial secara signifikan. Hasil yang
diperoleh yaitu nilai f hitung (23.555) > f tabel (3.11) dengan nilai signifikan
sebesar 0.000 < 0.05. dari perhitungan koefisien determinasi diperoleh 0.365 yang
artinya secara simultan variabel intensitas mengikuti ekstrakurikuler keagamaan
dan dukungan teman sebaya berhubungan dengan sikap sosial sebesar 36,5%.
Sedangkan 63,5% sikap sosial berhubungan dengan variabael lain yang tidak teramat
"تنفيذ أسلوب تعليم لعبة اللغز لتحسين استيعاب المفردات عند الطلاب بمدرسة “الإسلام” الإبتدائية الإسلامية بيدونو العام الدراسي 2024/2025"
ام هاجر خديجة (23020210073) (2025). تنفيذ أسلوب تعليم لعبة اللغز استيعاب المفردات عند الطلاب بمدرسة “الإسلام” الإبتداءية الإسلامية العام الدراسي 2024/2025 سمارنج. البحث العملي 2025. شعبة تدريس اللغة العربية كلية التربية وعلوم التدريس جامعة سلاتيجا “الإسلام”ية الحكومية. المشرفة: ألفة سوسيلاواتي الماجستير.
يهدف هذا البحث، وهو بحث العمل الصفي، إلى تحسين استيعاب المفردات لدى طلاب الصف الثالث في مدرسة “الإسلام” الإبتداءية الإسلامية بيدونو، من خلال تنفيذ أسلوب التعلم القائم على لعبة اللغز الكلمة. هذا النوع من البحوث هو بحث العمل الصفي(PTK) الذي يتكون من أربع مراحل و هي : التحطيط, التنفيذ, الملاحظة, الإنعكلس. تم تنفيذ البحث على مرحلتين باستخدام منهجين نوعي وكمي. تم جمع البيانات من خلال الملاحظة، واختبارات التحصيل الدراسي، والوثائق.
من مدرس الفصل ذكر أن 18 طالبًا بمتوسط 60 درجة في اللغة العربية من KKM (70). مما يدل على أن 6 طلاب فقط (حوالي 33%) حصلوا على درجات أعلى من KKM (70)، بينما حصل 12 طالبًا (67%) على درجات أقل من KKM. وهذه علامة على أن هناك حاجة إلى تحسين أساليب التعلم المستخدمة.أظهرت نتائج البحث تحسنًا ملحوظًا في قدرة الطلاب على استيعاب المفردات. ارتفع متوسط نتائج التعلم من 58.28% في الدورة الأولى إلى 73.83% في الدورة الثانية. كما ارتفعت نسبة إتمام الطلاب لمعيار الحد الأدنى (KKM) من 11.11% إلى 88.88% ، متجاوزة الحد الأدنى المطلوب وهو 85%
كما تحسنت مهارات النطق لدى الطلاب، حيث تمكن 100% من الطلاب (18 طالبًا) في الدورة الثانية من تحقيق جميع مؤشرات الأداء الأربعة: دقة النطق، الطلاقة، الشجاعة، والحماس. كما زادت نسبة المشاركة النشطة للطلاب من 78.33% إلى93.3
PENGARUH DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DAN SPIRITUALITAS TERHADAP RESILIENSI PADA NARAPIDANA DI LAPAS KELAS II A AMBARAWA
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Menguji apakah ada pengaruh antara dukungan teman sebaya terhadap resiliensi pada narapidana di Lapas Kelas IIA Ambarawa (2) Menguji apakah ada pengaruh antara spiritualitas terhadap resiliensi pada narapidana di Lapas Kelas IIA Ambarawa (3) Menguji apakah ada pengaruh antara dukungan teman sebaya dan spiritualitas terhadap resiliensi pada narapidana di Lapas Kelas IIA Ambarawa (4) Mengetahui tingkat dukungan teman sebaya, spiritualitas, dan resiliensi pada narapidana di Lapas Kelas IIA Ambarawa.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausalitas. Subjek penelitian yang digunakan sejumlah 191 responden pada narapidana di Lapas Kelas IIA Ambarawa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga kuesioner, yaitu Skala Dukungan Teman Sebaya, Skala Spiritualitas, dan Skala Resiliensi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan teknik Regresi Linear Berganda.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Terdapat pengaruh antara dukungan teman sebaya terhadap resiliensi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p ˂ 0,05). (2) Terdapat pengaruh antara spiritualitas terhadap resiliensi dengan nilai signifikansi sebesar sebesar 0,000 (p ˂ 0,05). (3) Terdapat pengaruh dukungan teman sebaya dan spiritualitas secara simultan terhadap resiliensi dengan nilia signifikansi sebesar sebesar 0,000 (p ˂ 0,05). (4) Tingkat dukungan teman sebaya, spiritualitas, dan resiliensi berada pada kategori sedang dengan nilai sebesar 73,8%, 80,6%, dan 73,3%
PENYELESAIAN SENGKETA KELUARGA OLEH KEPALA DESA PERSPEKTIF MAQASHID SYARI'AH (Studi Kasus di Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak)
Ghozali, Niken Ovaliana. 2025. Penyelesaian Sengketa Keluarga oleh Kepala Desa Perspektif Maqasid Syari‘ah (Studi Kasus di Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak). Skripsi. Fakultas Syari’ah. Program Studi Hukum Keluarga Islam. Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Pembimbing: Sukron Ma’mun, S.HI., M.Si., Ph.D.
Kata Kunci: Kepala Desa, Perceraian, Maqasid Syari‘ah
Perceraian merupakan fenomena sosial yang berpotensi mengganggu stabilitas keluarga dan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang menjunjung tinggi nilai keagamaan dan kekeluargaan. Salah satu desa yang menunjukkan tren penurunan angka perceraian adalah Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Desa ini dikenal religius, dengan mayoritas penduduk beragama Islam dan aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan. Di tengah dinamika sosial tersebut, Kepala Desa Karangsono, Bapak Mustakim, mengambil peran aktif dalam mencegah perceraian melalui pendekatan non-formal yang tidak diatur dalam regulasi pemerintahan desa, namun terbukti efektif di lapangan. Lalu, bagaimana penyelesaian sengketa keluarga yang dilakukan oleh Kepala Desa? Dan bagaimana relevansi penyelesaian konflik tersebut dalam perspektif maqasid syari‘ah?
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan lima narasumber utama, yaitu Kepala Desa Karangsono, tiga pasangan suami istri yang sempat berniat bercerai namun akhirnya rujuk, serta satu tokoh masyarakat setempat. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan data sekunder yang bersumber dari Al-Qur’an, kitab-kitab fikih, buku, jurnal ilmiah, skripsi, dan dokumen terkait yang relevan dengan objek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa keluarga oleh Kepala Desa Karangsono dilakukan melalui tiga strategi utama. Pertama, mediasi langsung dengan memanggil pasangan untuk dialog dan nasihat berbasis nilai Islam. Kedua, penundaan penerbitan surat pengantar perceraian selama tiga bulan sebagai masa refleksi. Ketiga, melibatkan tokoh masyarakat seperti tokoh agama dalam menangani kasus konflik yang kompleks. Respons pasangan terhadap upaya tersebut sangat positif, mereka menyadari bahwa konflik rumah tangga bukan alasan cukup untuk bercerai, dan memilih mempertahankan keluarga demi kepentingan anak serta nilai keagamaan. Dari perspektif maqasid syari‘ah, praktik mediasi tersebut selaras dengan kelima tujuan syariat: Ḥifẓ al-Dīn (Menjaga agama), Ḥifẓ al-Nafs (Menjaga jiwa), Ḥifẓ al-‘Aql (Menjaga akal), Ḥifẓ al-Māl (Menjaga harta), Ḥifẓ al-Nasl (Menjaga keturunan)
PEMBAGIAN MODAL USAHA SEBAGAI HARTA BERSAMA PERSPEKTIF GUSTAV RADBURCH (STUDI KASUS PUTUSAN NO. 21/Pdt.G/2007/PN.Jkt.Ut.)
Hasanudin, Ahmad Maulana. 2025. Pembagian Modal Usaha Sebagai Harta Bawaan Atau Harta Bersama Perspektif Gustav Radburch (Studi Kasus Putusan No. 21/Pdt.G/2007/Pn.Jkt.Utr.) Program Studi Hukum Keluarga Islam. Fakultas Syari’ah. Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Dr. Ali Geno Berutu, M.A., Hk
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori kepastian hukum Gustav Radbruch dalam pertimbangan hakim yang menolak gugatan rekonvensi pada sengketa harta bersama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor 21/Pdt.G/2007/PN.Jkt.Ut. Latar belakang penelitian didasarkan pada adanya klaim sepihak mengenai harta bersama yang tidak didukung dengan alat bukti yang sah, sehingga memunculkan kebutuhan untuk menilai apakah putusan pengadilan telah mencerminkan kepastian hukum bagi para pihak.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus (case approach), pendekatan konsep (conceptual approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Data diperoleh melalui telaah putusan pengadilan serta sumber hukum primer dan sekunder terkait hukum perkawinan dan hukum pembuktian. Objek Penelitian difokuskan pada putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Putusan NO. 21/Pdt.G/2007/PN.Jkt.Utr. yang dikaji melalui studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penolakan terhadap gugatan rekonvensi didasarkan pada ketentuan pembuktian dalam hukum perdata yang mewajibkan setiap pihak untuk membuktikan dalil haknya. Putusan tersebut menegaskan bahwa hak atas harta bersama harus dapat dibuktikan secara yuridis untuk memperoleh perlindungan hukum. Dengan demikian, penerapan teori kepastian hukum Gustav Radbruch tercermin melalui konsistensi hakim dalam menerapkan norma hukum secara objektif, menjaga stabilitas status kepemilikan harta, dan mencegah ketidakpastian hukum dalam hubungan keperdataan para pihak. Penelitian ini menegaskan bahwa kepastian hukum menjadi landasan utama dalam penyelesaian sengketa keluarga, khususnya dalam pembagian harta bersama pasca perceraian.
Kata Kunci: Modal usaha, Harta Bersama, Perceraian, Gustav Radbruc
STRATEGI PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KESADARAN HIDUP HALAL PADA MASYARAKAT KECAMATAN SIDOREJO KOTA SALATIGA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh penyuluh agama Islam dalam menumbuhkan kesadaran gaya hidup halal di kalangan masyarakat Muslim Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Fokus utama penelitian ini adalah peran penyuluh agama sebagai agen perubahan dalam mengintegrasikan nilai-nilai halal, khususnya di kalangan Generasi Z.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan penyuluh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi penyuluh agama Islam dalam membentuk kesadaran hidup halal dilakukan melalui lima pendekatan utama, yaitu tatap muka langsung, komunikasi persuasif, keteladanan, pemanfaatan media sosial, dan kerja sama antar lembaga. Strategi ini berperan dalam menumbuhkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai halal sebagai bagian dari praktik hidup sehari-hari. (2) faktor pendukung dan penghambat yang ditemukan meliputi dukungan kelembagaan, semangat religius masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor sebagai faktor pendukung, sedangkan keterbatasan jumlah penyuluh, rendahnya partisipasi generasi muda, serta minimnya sarana dakwah menjadi faktor penghambat
ANALISIS PERBANDINGAN PUTUSAN PENGADILAN TERHADAP PERKARA CERAI GUGAT AKIBAT SUAMI TIDAK BEKERJA PERSPEKTIF MASLAHAH (Studi Putusan Pengadilan Agama Kota Salatiga)
Terdapat banyak kasus saat ini yang memicu perceraian dalam pernikahan, yang pada akhirnya menimbulkan konflik dan pertengkaran secara berkelanjutan yang disebabkan oleh kurangnya nafkah lahiriah dari suami kepada istri. Perceraian terjadi karena suami tidak bekerja, yang menyebabkan ketidakharmonisan rumah tangga. Oleh karena itu, hakim sebagai pengambil keputusan harus teliti agar dapat menetapkan keputusan yang bijaksana dan seimbang tanpa menimbulkan kerugian bagi pihak manapun. Skripsi ini mengangkat dua permasalahan utama dengan menyajikan 2(dua) putusan yang dikabulkan dan 1 (satu) putusan yang ditolak dengan tujuan : pertama, menganalisis perbandingan putusan pengadilan terhadap dikabulkan dan ditolaknya perkara cerai gugat akibat suami tidak bekerja dan menganalisis perbandingan putusan pengadilan terhadap dikabulkan dan ditolaknya perkara cerai gugat akibat suami tidak bekerja menurut Maslahah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian putusan dengan menggunakan pendekatan hukum normative. Sumber data didapatkan dari Pengadilan Agama Kota Salatiga yaitu 2 putusan yang dikabulkan : Putusan No. 77/Pdt.G/2023/PA.Sal, Putusan No. 111/Pdt.G/2021/PA.Sal, dan 1 putusan yang ditolak yaitu No. 1274/Pdt.G/2016/PA.Sal.
Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa, pertama, hakim memutuskan perceraian menurut UU No. 1 Tahun 1974 Pasal 39 huruf (f), yang mana ketiga kasus tersebut sama akan tetapi hasil putusannya berbeda, sebab hakim memutuskan perkara tersebut melihat dari pertengkaran dan perselisihan yang berkelanjutan antara suami istri sehingga tidak bisa hidup rukun kembali, dan bukan karena suami tidak mau bekerja semata. Kedua, menurut teori maslahah, ketiga putusan tersebut sudah sesuai dengan maslahah meskipun keputusannya berbeda karena 2 putusan dikabulkan tujuan syara’ tidak lagi dipertahankan, tidak bertentangan atau meninggalkan nash syara’, serta mencakup kemaslahatan dharuriyah, dan 1 putusan yang ditolak karena tanpa bukti/saksi adalah sah dan tidak bertentangan dengan syara’
PEGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK PREMACK PRINCIPLE TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NU 2 BOLO WONOSEGORO KABUPATEN BOYOLALI
ABSTRAK
Novitasari, 2025. Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Premack
Principle Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas
VIII di SMP NU 2 Wonosegoro Kabupaten Boyolali. Skripsi,
Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam,
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri
Salatiga. Pembimbing Dr. Wahidin, M.Pd.
Kata kunci: Konseling Kelompok, Premack Principle, Motivasi Belajar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar yang
dialami sebagian siswa kelas VIII di SMP NU 2 Wonosegoro. Rendahnya
motivasi belajar berdampak pada kurangnya ketekunan, rendahnya
partisipasi aktif, menurunnya antusiasme, serta kurangnya orientasi siswa
pada prestasi akademik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk
meningkatkan motivasi belajar adalah melalui layanan konseling kelompok
dengan teknik Premack Principle. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui tingkat motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan
dengan teknik Premack Principle dalam meningkatkan motivasi belajar
siswa kelas VIII di SMP NU 2 Wonosegoro.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
eksperimen pre-test and post-test group design. Subjek penelitian berjumlah
lima siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan
tingkat motivasi belajar yang rendah. Teknik pengumpulan data
menggunakan angket motivasi belajar yang telah diuji validitas dan
reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample tTest.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar
yang signifikan setelah siswa mengikuti layanan konseling kelompok
dengan teknik Premack Principle. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata skor
yang meningkat dari 40,6 (kategori rendah–sedang) pada pre-test menjadi
67,2 (kategori tinggi) pada post-test. Uji statistik Paired Sample t-Test
menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat
perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Selain itu, diperoleh
nilai t hitung sebesar -21,297 dengan t tabel 2,571 (df = 5), yang
menunjukkan bahwa nilai post-test lebih tinggi dari pre-test. Karena t hitung
lebih besar dari t tabel, maka Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik Premack
Principle efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII di
SMP NU 2 Wonosegoro
PENGARUH MOTIVASI DIRI DAN PERILAKU ISTIQOMAH TERHADAP KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR'AN SISWA PROGRAM TAHFIDZ MTs PSA NURUL AMAL BANDUNGAN KAB. SEMARANG
Nikmah, Meika Choirul.2025. Pengaruh Motivasi Diri dan Perilaku Istiqomah
terhadap Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Siswa Program Tahfidz MTs PSA
Nurul Amal. Skripsi, Salatiga: Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan
Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Salatiga,
Pembimbing: Andar Ifazatul Latifah, M.Pd.I.
Kata kunci: Motivasi Diri, Perilaku Istiqomah, Kemampuan Menghafal Al- Qur’an
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk 1)menguji pengaruh motivasi diri terhadap
kemampuan menghafal Al-Qur’an siswa program tahfidz MTs PSA Nurul Amal; 2)
menguji pengaruh perilaku istiqomah terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an siswa
program tahfidz MTs PSA Nurul Amal; 3) Menguji pengaruh motivasi diri dan perilaku
istiqomah terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an siswa program tahfidz MTs PSA
Nurul Amal.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis korelasi.
Pengumpulan sampel yang dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh yang berjumlah
32 sampel. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner Motivasi Diri, Perilaku
Istiqomah dan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an dengan cara membuat daftar pertanyaan
atau angket berupa skala psikologis yang telah dinyatakan valid menggunakan uji validitas
dan reliabel menggunakan uji reliabilitas dengan jumlah variabel Motivasi Diri 31 reliabel,
Perilaku Istiqomah 20 reliabel, dan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an 15 reliabel. Analisis
data yang dilakukan menggunakan analisis regresi linear ganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh motivasi diri terhadap
kemampuan menghafal Al-Qur’an siswa program tahfidz MTs PSA Nurul Amal sebesar
22,3%. Terdapat pengaruh perilaku istiqomah terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an
sebesar 27,5%. Terdapat pengaruh motivasi diri dan perilaku istiqomah terhadap
kemampuan menghafal Al-Qur’an siswa program tahfidz MTs PSA Nurul Amal, dengan
hasil analisis uji hipotesis yang telah dilakukan dapat diketahui hasil f hitung 4,521 > 4,505,
adapun hasil sig 0,000<0,5, serta nilai r-square 0,238 atau 23,8%. Sehingga dapat diartikan
motivasi diri dan perilaku istiqomah berpengaruh terhadap kemampuan menghafal Al
Qur’an siswa program tahfidz MTs PSA Nurul Amal sebesar 23,8% dan sisanya yaitu
76,2% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Oleh
karena itu dapat disimpulkan bahwa variabel motivasi diri dan perilaku istiqomah memiliki
pengaruh signifikan terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an pada siswa program
tahfidz MTs PSA Nurul Amal