IAIN Salatiga Online Repository
Not a member yet
441 research outputs found
Sort by
UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI MELALUI PENGEMBANGAN BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH PADA KELOMPOK TANISUBUR MAKMUR DI DESA GENENGADAL KECAMATAN TOROH KABUPATEN GROBOGAN
Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Untuk mengetahui budidaya tanaman
bawang merah di Desa Genengadal. (2) Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan
petani bawang merah di Desa Genengadal.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dan
bersifat deskripsi kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber
primer dan sumber sekunder. Adapun Pengumpulan data ini dilakukan dengan
mengadakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti menggunakan tiga
cara dalam menganalisis data yaitu pertama reduksi data, penyajian data, dan
penarikan Kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data peneliti menggunakan
teknik Triangulasi yaitu sumber, teknik, dan waktu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Bentuk budidaya produksi
tanaman bawang merah yang diterapkan oleh Kelompok Tani Subur Makmur di
Desa Genengadal, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan yaitu masih
menggunakan cara tradisional yang disesuaikan dengan kondisi lahan tadah hujan
serta pola musim tanam setempat. Prasarana yang dibutuhkan petani belum
memadai dan alat pertanian yang terbatas menyebabkan proses produksi menjadi
kurang efisien. Beberapa petani masih menggunakan metode tradisional yang
kurang optimal untuk meningkatkan hasil. Pemasaran bawang merah pada
kelompok tani Subur Makmur masih banyak bergantung pada penjualan melalui
pengepul lokal dan pedagang tradisional, baik secara individu maupun bersama
sama. (2) Tingkat kesejahteraan petani bawang merah pada Kelompok Tani Subur
Makmur di Desa Genengadal, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, dapat
dikategorikan pada level menengah dan masih dihadapkan pada berbagai kendala.
Penghasilan dari budidaya bawang merah umumnya mampu mencukupi kebutuhan
pokok keluarga dan mendukung keberlanjutan usaha tani, namun ketidakstabilan
harga pasar serta terbatasnya akses terhadap modal dan teknologi pertanian
menjadi faktor penghambat utama dalam meningkatkan kesejahteraan secara
menyeluruh. Solidaritas antarpetani dan semangat kerja sama dalam kelompok
memberikan kontribusi positif dalam meringankan beban serta mendorong
produktivitas. Meskipun demikian, keterbatasan sarana penunjang dan minimnya
dukungan dari pemerintah desa masih menjadi persoalan yang perlu mendapat
perhatian. Oleh karena itu, peningkatan akses pasar, pendanaan, serta dukungan
teknis dan infrastruktur sangat dibutuhkan agar kesejahteraan petani di Kelompok
Tani Subur Makmur dapat tumbuh secara berkesinambungan
PENGARUH SERVICE QUALITY TERHADAP CUSTOMER LOYALTY DENGAN ISLAMIC CORPORATE REPUTATION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan mengetahui Pengaruh service quality terhadap customer loyalty dengan Islamic corporate reputation sebagai variabel Intervening. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan populasi sejumlah 420 nasabah Bank Syariah Kabupaten Semarang dengan sampel sebanyak 150 yang diperoleh dengan menggunakan perhitungan rumus Hair. Pencarian data mengandalkan data primer sebagai sumber utama, penghimpunan datanya menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui google form kepada nasabah Bank Syariah Kabupaten Semarang. Alat analisis yang digunakan menggunakan SmartPLS 4.0. Dengan memanfaatkan skala pengukuran untuk menilai respons partisipan dengan menggunakan skala interval. Berdasarkan olah data menggunakan SmartPLS, diperoleh hasil bahwa: 1) Service quality berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap peningkatan customer loyalty. 2) Service quality berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap Islamic corporate reputation. 3) Islamic corporate reputation berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap customer loyalty. 4) Islamic corporate reputation terbukti memediasi hubungan tersebut secara parsial, dimana reputasi Islami yang baik meningkatkan kepercayaan dan kepuasan nasabah terhadap layanan bank syariah. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bahwa Reputasi Islami memainkan peran kunci dalam membangun kepercayaan pelanggan melalui nilai-nilai syariah, sehingga menciptakan kualitas yang lebih kokoh. Memberikan bukti empiris bahwa reputasi Islami dapat menjadi faktor pembeda yang signifikan dalam pasar perbankan syariah yang kompetitif sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Service quality, Customer Loyalty, Islamic Corporate Reputation, Bank Syariah
PERAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM MENANGANI PERMASALAHAN SAMPAH DI KAWASAN BROWN CANYON KOTA SEMARANG PERSPEKTIF GOOD GOVERNANCE
Hayya, Naim. (2025). Peran Dinas Lingkungan Hidup Dalam Menangani
Permasalahan Sampah Di Kawasan Brown Canyon Kota Semarang
Perspektif Good Governance. Skripsi Fakultas Syari’ah Program Studi
Hukum Tata Negara Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing:
Munajat, M.A., Ph.D
Kata Kunci: Dinas Lingkungan Hidup, Pengelolaan Sampah, Brown Canyon,
Good Governance, Kota Semarang.
Sampah merupakan salah satu bentuk permasalahan lingkungan yang tidak
bisa dihindarkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu permasalahan yang ada
di Kota Semarang yakni pengelolaan sampah di Kawasan Brown Canyon yang
mulai merugikan masyarakat akibat penumpukan serta pembakaran sampah yang
menyebabkan pencemaran lingkungan. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui bagaimana peran Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang dalam
menangani permasalahan sampah di Kawasan Brown Canyon serta melihat
bagaimana Dinas Lingkungan Hidup menerapkan prinsip-prinsip good governance
dalam pengelolaan sampah di Kawasan Brown Canyon.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian
kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Dengan melakukan wawancara dan
menggali data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, 3 Masyarakat yang
melakukan pembuangan sampah di Kawasan Brown Canyon dan 3 masyarakat
yang bertempat tinggal di dekat Kawasan Brown Canyon guna mendukung data
dalam penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah oleh DLH di
Kawasan Brown Canyon telah mencakup sosialisasi pemilahan sampah, edukasi
pengelolaan mandiri, perbaikan sarana prasarana seperti kontainer dan armada
pengangkut, serta kolaborasi lintas instansi. DLH juga mengimplementasikan
program seperti Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP), aplikasi Silampah, dan
sosialisasi Program Kampung Iklim, pelaksanaan pengelolaan masih menghadapi
hambatan seperti minimnya fasilitas TPS/TPST di Rowosari, keterbatasan
anggaran, rendahnya kesadaran masyarakat, dan kendala koordinasi antar wilayah.
Dari perspektif good governance, DLH telah menerapkan prinsip transparansi
melalui penyusunan rencana pengelolaan sampah jangka panjang dan keterbukaan
informasi fasilitas. Partisipasi masyarakat diupayakan lewat program edukasi,
aplikasi pelaporan (Silampah), dan kolaborasi lintas pihak, meskipun kesadaran
masyarakat masih rendah. Akuntabilitas terlihat dari adanya pelaporan publik dan
penegakan hukum terhadap pelanggaran, namun pengawasan masih terkendala
keterbatasan anggaran, SDM, dan koordinasi antarwilayah. Responsivitas
ditunjukkan melalui tindak lanjut laporan masyarakat, tetapi belum optimal karena
faktor geografis dan status kepemilikan lahan Brown Canyon. Efisiensi juga belum
maksimal akibat keterbatasan dana (1,6% APBD untuk persampahan), armada tua,
dan sarana prasarana yang terbatas
Pembacaan Q.S Al-Isra' Ayat 81 Dalam Ratib Al-Haddad Di Pondok Pesantren At-Taufiqiyyah Brabo Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tradisi pembacaan Ratib Al-Haddad di Pondok Pesantren At-Taufiqiyyah Brabo yang diyakini membawa ketenangan dan perlindungan spiritual, terutama setelah peristiwa kesurupan santri. Q.S Al-Isra’ ayat 81 yang dibaca dalam tradisi ini dianggap memiliki kekuatan untuk menolak kebatilan, sehingga menarik dikaji makna sosial dan spiritualnya dalam kehidupan dzikir pesantren. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui praktik Q.S Al-Isra’ ayat 81 dalam Ratib Al-Haddad di Pondok Pesantren At-Taufiqiyyah Brabo Tanggungharjo Grobogan. Serta untuk mengetahui makna pembacaan Q.S Al-Isra’ ayat 81 dalam Ratib Al-Haddad di Pondok Pesantren At-Taufiqiyyah Brabo Tanggungharjo Grobogan. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana ayat tersebut diposisikan dalam tradisi dzikir pesantren serta pemaknaannya bagi santri dan pengasuh.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengelompokkan hasil temuan ke dalam kategori makna objektif, ekspresif, dan dokumenter, serta diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S Al-Isra’ ayat 81 dibaca secara rutin dalam rangkaian Ratib Al-Haddad sebagai doa perlindungan, khususnya pasca peristiwa kesurupan massal di pesantren. Ayat ini dimaknai sebagai keyakinan akan kemenangan kebenaran atas kebatilan, doa perlindungan dari gangguan gaib maupun manusia, serta identitas kolektif pesantren. Praktik pembacaan ayat tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ritual spiritual, tetapi juga memperkuat solidaritas, ketenangan jiwa, serta harmoni sosial di lingkungan pesantren.
Kata Kunci: Q.S Al-Isra’ ayat 81, Ratib Al-Haddad, Living Qur’an, Karl Mannhei
Siraman Rohani Melalui Pembaca’an Ayat-Ayat Al-Qur’an Dalam Terapi Pengobatan Pasien Skizofrenia di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang (Kajian Living Qur’an).
Kata Kunci: Siraman Rohani, Skizofrenia, Terapi Al-Qur’an, Living Qur’an, Resepsi Fungsional
Penelitian ini mengkaji praktik siraman rohani melalui pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai bagian dari terapi pasien skizofrenia di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Tujuannya adalah untuk mengetahui pelaksanaan terapi serta memahami resepsi fungsional pasien terhadap bacaan Al-Qur’an dalam kerangka Living Qur’an. Metode yang digunakan adalah kualitatif lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi dilakukan secara rutin dengan pembacaan surah Al-Fatihah, Ayat Kursi, Al-Fil, dan Al-Insyirah. Pasien menunjukkan penurunan gejala kecemasan dan halusinasi, serta peningkatan ketenangan, kemampuan sosial, dan kesadaran spiritual.
Terapi bacaan Al-Qur’an berperan sebagai media spiritual healing dan neuropsychological healing yang memadukan aspek medis dan keagamaan. Praktik ini menjadi wujud penerapan Living Qur’an dalam penyembuhan pasien secara holistik, meliputi tubuh dan jiwa pasien
Hoarding Disorder dan Pencegahannya dalam Al-Qur’an ( Perspektif Tafsir Al Maraghi )
ABSTRAK
Penelitian berjudul “Hoarding Disorder dan Pencegahannya dalam Al-Qur’an
(Perspektif Tafsir Al-Maraghī )” ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku
menimbun barang berlebihan (hoarding disorder) yang berdampak pada aspek psikologis
serta mencerminkan krisis spiritual manusia modern. Dalam Islam, perilaku menimbun
(ikhtikar) dilarang karena bertentangan dengan nilai keadilan sosial dan kepedulian
terhadap sesama.
Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik
(maudhu‘i). Sumber primer adalah Tafsir Al-Maraghī karya Ahmad Musthafa Al-
Maraghī , sedangkan sumber sekunder berupa literatur psikologi, jurnal, dan tafsir terkait.
Analisis dilakukan secara deskriptif-analitik terhadap ayat-ayat tentang penimbunan
harta, seperti QS. At-Taubah [9]: 34–35 dan QS. Al-Hasyr [59]: 9.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hoarding disorder dalam perspektif Al-
Qur’an merupakan wujud sifat kikir (syuhh al-nafs), cinta dunia (hubb al-dunya), dan
takut mati (karahiyatul maut). Menurut Tafsir Al-Maraghī , menimbun harta tanpa
menginfakkannya termasuk perbuatan tercela yang mengundang azab. Al-Qur’an
menawarkan terapi preventif melalui nilai zuhud, qana‘ah, tawakal, dan al-itsar, yang
menumbuhkan keseimbangan jiwa, mengurangi kecemasan, serta mencegah
kecenderungan hoarding disorder dalam kehidupan modern
Kata Kunci: Hoarding Disorder, Tafsir Al-Maraghī , Al-Qur’an, Ikhtikar, Nilai Spiritua
SYI’IR ILĀ ṬUGĀT AL-‘ĀLAM KARYA ABŪ AL-QĀSIM AL-SYĀBĪ : DIRASAH ‘ARŪḌIYAH WA QAWĀFĪ
Syi’ir Ilā Ṭugāt al-‘Ālam karya Abū al-Qāsim asy-Syābī merupakan simbol
perlawanan terhadap tirani dan pernah bergema dalam Revolusi Arab 2011 sebagai
seruan kebebasan serta keadilan. Relevansinya dengan kondisi sosial saat ini
menjadikan syi’ir ini menarik untuk diteliti. Sejauh ini, kajian terhadap syi’ir tersebut
lebih banyak menggunakan pendekatan semantik, semiotik, dan struktural maknanya,
namun belum ada yang meninjau aspek ‘arūḍ dan qawāfī-nya. Padahal, yang
membedakan syi’ir dan natsr adalah keterikatannya pada aturan wazan dan qafiyah.
Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada analisis ilmu ‘arūḍ dan qawāfī denan
tujuan untuk mengungkap keindahan syi’ir ini berdasarkan struktur metrum dan
rimanya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif menggunakan
pendekatan ‘arūḍiyah dan qāfiyah dengan teknik pengumpulan data berupa studi
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syi’ir tersebut disusun
menggunakan bahr al-mutaqārib bait tam dengan adanya beberapa bentuk zihāf dan
‘illat yang terkandung dalam wazan-nya. Dari sisi qāfiyah, syi’ir ini menunjukkan
penggunaan pola yang cukup teratur dan harmonis, yang turut memperkuat aspek
estetika syi’ir. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian
keilmuan sastra Arab, khususnya dalam memahami struktur teknis syi’ir Arab klasik
dan modern.
Kata kunci: ‘arūḍ, qawāfī, Abū al-Qāsim al-Syābī, Ilā Ṭugāt al-‘Ālam, puisi Ara
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, MOTIVASI KERJA DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KINERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Pada Karyawan BPRS Artha Surya Barokah KC Semarang)
ABSTRAK
Yasmin, Zafira Hanifah. 2025. Pengaruh Komitmen Organisasi, Motivasi Kerja dan Komunikasi Interpersonal terhadap Kinerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi pada Karyawan BPRS Artha Surya Barokah). Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi S1 Perbankan Syariah UIN Salatiga. Dosen Pembimbing Dr. Abdul Aziz NP., S.Ag., MM.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Komitmen Organisasi, Motivasi Kerja, dan Komunikasi Interpersonal terhadap Kinerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening. Penelitian dilakukan pada karyawan BPRS Artha Surya Barokah dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 45 responden. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah menggunakan SPSS 23, dengan tehnik analisis data meliputi uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik, uji statistik, uji analisis jalur dan uji sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Komitmen Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja, (2) Motivasi Kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja, (3) Komunikasi Interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja, (4) Komitmen Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, (5) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja, (6) Komunikasi Interpersonal berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja, (7) Kepuasan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja, (8) Kepuasan Kerja tidak memediasi hubungan antara Komitmen Organisasi dan Kinerja, (9) Kepuasan Kerja tidak memediasi hubungan antara Motivasi Kerja dan Kinerja, (10) Kepuasan Kerja tidak memediasi hubungan antara Komunikasi Intepersonal dan Kinerja.
Kata kunci: Komitmen Organisasi, Motivasi Kerja, Komunikasi Interpersonal, Kinerja, dan Kepuasan Kerj
KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF- INSTRUCTION UNTUK MENGURANGI KEJENUHAN BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 11 KEDAWUNG KABUPATEN SRAGEN
Untari, Dewi, 2025. Konseling Kelompok dengan Teknik Self-Instruction
untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Pada Siswa Kelas VIII
SMP Muhammadiyah 11 Kedawung Kabupaten Sragen. Skripsi,
Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam,
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri
Salatiga. Pembimbing Dr. Wahidin, M.Pd.
Kata kunci: Konseling Kelompok, Self-Instruction, dan Kejenuhan Belajar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kejenuhan belajar yang
dialami oleh sebagian siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 11
Kedawung. Kejenuhan belajar merupakan kondisi emosional berupa
kelelahan fisik dan mental yang dapat berdampak pada penurunan prestasi
akademik, motivasi belajar, dan perilaku negatif siswa di kelas. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kejenuhan belajar pada siswa
serta efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik Self-Instruction
dalam mengurangi kejenuhan belajar siswa kelas VIII di SMP
Muhammadiyah 11 Kedawung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
eksperimen pre-test and post-test group design. Subjek penelitian
berjumplah empat puluh enam siswa dalam 2 kelas berdasarkan tingkat
kejenuhan belajar siswa yang rendah. teknik pengumpulan data dengan cara
mengukur populasi siswa dikelas tersebut. dan disampel dari beberapa siswa
dikelas tersebut tingkat kejenuhan belajar yang rendah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) layanan konseling kelompok
dengan teknik Self-Instruction efektif dalam mengurangi tingkat kejenuhan
belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata skor dari
41,25 (kategori tinggi) pada pre-test menjadi 65,5 (kategori rendah) pada
post-test. (2) Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001
< 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test
dan post-test. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan
konseling kelompok dengan teknik Self-Instruction secara signifikan efektif
dalam menurunkan tingkat kejenuhan belajar pada siswa kelas VIII SMP
Muhammadiyah 11 Kedawung
TRADISI KUPATAN BULAN SYAWAL DI WONOKERTO KABUPATEN GRESIK: KAJIAN LIVING HADIS
Tradisi Kupatan adalah sebuah tradisi turun temurun yang sampai hari ini masih dilestarikan dan dijaga oleh masyarakat jawa salah satunya di Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Pelaksanaan tradisi Kupatan di Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dilaksanakan setiap bulan Syawal tujuh hari setelah hari raya Idulfitri. Tradisi Kupatan merupakan salah satu contoh akulturasi antara tradisi lokal dengan nilai-nilai agama Islam. Maka dari itu peneliti sangat tertarik untuk meneliti Tradisi Kupatan bulan syawal di Wonokerto kabupaten Gresik: Kajian living Hadis, Dengan tujuan penelitian sebagai berikut: Untuk mengetahui praktik perayaan tradisi Kupatan bulan Syawal di Wonokerto Kabupaten Gresik?, Untuk mengetahui nilai ajaran hadis pada tradisi Kupatan bulan Syawal di Wonokerto Kabupaten Gresik?, Untuk mengetahui transmisi pemahaman masyarakat tentang nilai ajaran hadis pada tradisi Kupatan bulan Syawal prespektif hadis?.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekataan living hadis dan fenomenologi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini sumber data primer merupakan data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan perangkat desa, tokoh agama dan masyarakat umum Desa Wonokerto, Sedangkan sumber data sekunder merupakan data yang diperoleh dari karya ilmiah seperti skripsi, buku dan jurnal. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan data.
Berdasarkan pembahasan yang sesuai dengan rumusan masalah penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan berikut: Kesimpulan pada praktik perayaan tradisi Kupatan bulan Syawal di Wonokerto Kabupaten Gresik diantaranya: Pembuatan kupat dan lepet, praktik ini menjadi langkah awal bagi masyarakat dalam melaksanakan tradisi kupatan, selain kupat dan lepet masyarakat juga membuat masakan tambahan seperti lauk-pauk. Berdo’a bersama, merupakan praktik kedua dalam tradisi kupatan, masyarakat akan berkumpul dilokasi baik di Balai Desa ataupun di tiap lingkungan dengan membawa kupat dan lepet, lalu masyarakat dengan di pimpin oleh tokoh agama ber-dzikir dan do’a bersama. Berbagi kupat dan lepet, setelah melaksanakan do’a bersama, masyarakat akan membagi kupatnya dengan masyarakat lainya, sehingga kupat dan lepet yang dimakan bukanlah miliknya. Makan bersama, setelah saling tukar, masyarakat akan melaksanakan makan bersama. Kesimpulan pada nilai ajaran hadis pada tradisi Kupatan bulan Syawal di Wonokerto Kabupaten Gresik diantaranya: Nilai memaafkan dalam kitab Musnad Ahmad nomor 7122, kualitas hadis sahih. Nilai sedekah dalam kitab HR. Sunan at-Tirmidzi nomor 2541, kualitas hadis shahih. Nilai silaturahmi dalam kitab HR. Shahih Bukhari nomer 5527, kualitas hadis sahih. Do’a bersama dalam kitab At Tirmidzi nomor 2065 dengan kualitas hasan lighairihi. Kesimpulan pada transmisi pemahaman masyarakat tentang nilai ajaran hadis pada tradisi Kupatan bulan Syawal prespektif hadis cenderung bersifat simbolik dan budaya atau kebiasaan diantaranya: Transmisi ritual, melalui doa, dzikir, dan tahlil yang dipimpin tokoh agama. Transmisi sosial, melalui praktik silaturahmi, saling berbagi, dan kebersamaan. Transmisi simbolik, melalui penafsiran ketupat sebagai representasi ngaku lepat (mengakui kesalahan). Selain itu transmisi juga disampaikan oleh para tokoh agama Desa Wonokerto melalui ngaji rutin yang diselanggaran di setiap lingkungan menggunakan metode ceramah