Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah PadaNot a member yet
59215 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMBELAJARAN INVESTASI TERHADAP MINAT BERINVESTASI MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pembelajaran investasi terhadap minat berinvestasi mahasiswa pendidikan ekonmi universitas islam negeri sultan syarif kasih riau. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Sultan Syarif Kasim Riau tahun ajaran 2024/2025. Objek penelitian ini adalah adanya pengaruh pembelajaran investasi terhadap minat berinvestasi mahasiswa pendidikan ekonmi universitas islam negeri sultan syarif kasih riau. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 90 orang di ambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara komunikasi pembelajaran investasi terhadap minat berinvestasi mahasiswa. Hal ini dilihat dari nilai thitung > ttabel pada taraf signifikan 5% (8,291 > 1,662) sehingga Ha diterima Ho ditolak. Persentase sumbangan pengaruh pembelajarn investasi terhadap minat berinvestasi mahasiswa sebesar 43,9% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: Pembelajaran Investasi, Minat Berinvestasi Mahasisw
EFEKTIVITAS METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA ARAB SISWA KELAS VIII MTS AN-NAJAH PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode tutor sebaya untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa kelas VIII MTs An-Najah Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain control group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik Analisis data dilakukan dengan uji Validitas, uji Realibitas, uji Homogenitas, Normalitas dan Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode Tutor Sebaya efektif terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Arab siswa kelas VIII MTs An- Najah Pekanbaru. Dibuktikan dengan uji independent sample t-test nilai t hitung 3,659 > t tabel 2,024. Selain itu, nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga (Hₐ) diterima dan (H₀) ditolak
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK SISWA TUNAGRAHITA PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA SMPLB
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa tunagrahita dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang bersifat abstrak dan membutuhkan visualisasi yang jelas. Pendekatan konvensional yang umumnya bersifat satu arah sering kali kurang mampu memenuhi kebutuhan belajar mereka secara optimal. Penggunaan multimedia interaktif yang dirancang khusus untuk siswa tunagrahita menjadi salah satu solusi potensial. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk multimedia interaktif untuk siswa tunagrahita pada materi perubahan wujud benda SMPLB yang valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan menurut Sugiyono. Model ini mempunyai 10 tahap, yaitu: (1) Potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Revisi desain, (6) Uji coba produk, (7) Revisi produk, (8) Ujicoba pemakaian, (9) Revisi produk, dan (10) Produksi masal. Penelitian ini hanya dilakukan sampai langkah ke enam yaitu Uji coba produk. Multimedia interaktif yang dikembangkan berbasis PowerPoint, dengan mengintegrasikan teks, gambar, animasi, audio, video, serta navigasi interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan audio-visual siswa tunagrahita. Subjek penelitian ini adalah 6 orang siswa tunagrahita kelas VII di SLB Negeri Pembina Pekanbaru, dan melibatkan validator ahli materi, ahli media, dan pendidik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif untuk mengkaji saran dan masukan dari ahli serta pendidik, dan analisis deskriptif kuantitatif untuk mengolah data hasil validasi ahli, praktikalitas pendidik, dan respon peserta didik dalam bentuk persentase. Hasil validasi oleh ahli materi sebesar 100% dan ahli media 98,5% menunjukkan bahwa multimedia interaktif berada pada kategori sangat valid. Selain itu Hasil uji praktikalitas oleh pendidik menunjukkan bahwa multimedia interaktif sangat praktis digunakan dalam pembelajaran IPA dengan nilai 98,7%. Respon peserta didik memperoleh nilai 100% dan dinyatakan sangat baik. Berdasarkan hasil validasi, praktikalitas, dan respon peserta didik, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif pada materi perubahan wujud benda sangat layak, sangat valid, dan sangat praktis digunakan sebagai media pembelajaran IPA bagi siswa tunagrahita SMPLB. Kata kunci: Multimedia Interaktif, Perubahan Wujud Benda, Siswa Tunagrahita, IPA, SMPL
PERAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENDUKUNG LAYANAN AKADEMIK DI SEKOLAH MENEGAH ATAS NEGERI 2 TAMBANG KABUPATEN KAMPAR
ABSTRAK Afrila Dela Ofina (2025): Peran Tenaga Kependidikan dalam Mendukung Layanan Akademik di SMA Negeri 2 Tambang Kabupaten Kampar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat tenaga kependidikan dalam mendukung layanan akademik di SMA Negeri 2 Tambang Kabupaten Kampar, serta upaya peningkatan peran dan kompetensi mereka. Subjek penelitian terdiri dari tenaga kependidikan yang terlibat dalam administrasi akademik, yaitu Kepala Tata Usaha, operator, administrasi kesiswaan, dan administrasi kurikulum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung tenaga kependidikan meliputi fasilitas kerja, pembagian tugas, arahan pimpinan, dan koordinasi antar unit administrasi. Faktor penghambat mencakup keterbatasan kompetensi teknologi informasi, beban kerja tinggi, kendala teknis perangkat, serta kebutuhan pembinaan. Upaya peningkatan peran dan kompetensi dilakukan melalui pelatihan, pembinaan, evaluasi kinerja, serta penguatan koordinasi dan pembagian tugas. Penelitian menegaskan bahwa layanan akademik tidak hanya bergantung pada guru dan kurikulum, tetapi juga memerlukan tenaga kependidikan yang kompeten agar administrasi sekolah berjalan optimal. Kata Kunci: Tenaga Kependidikan, Layanan Akademik, Kompetens
HUBUNGAN ANTARA KEBERSYUKURAN DAN SELF-COMPASSION TERHADAP GEJALA BODY DYSMORPIC DISORDER PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL
HUBUNGAN ANTARA KEBERSYUKURAN DAN SELF-COMPASSION TERHADAP GEJALA BODY DISMORPHIC DISORDER PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL Noerma Nayla Annur Putri Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau [email protected] ABSTRAK Body dysmorphic disorder merupakan kondisi individu yang sibuk memperhatikan satu atau lebih kekurangan yang dirasa cacat meskipun tidak terlihat oleh orang lain, yang menimbulkan kecemasan dan penghindaran. Kebersukuran dan self-compassion merupakan faktor yang dapat melindungi individu dari gejala body dysmorphic disorder. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kebersyukuran dan self-compassion terhadap gejala body dysmorphic dissorder pada perempuan dewasa awal. Penelitian menggunakan metode kuantitatif desain korelasional dengan jumlah partisipan sebanyak 218 perempuan berusia 18–25 tahun di Pekanbaru dan aktif menggunakan media sosial untuk mengakses konten kecantikan. Instrumen yang digunakan yaitu body dysmorphic disorder Symptom Scale (BDD-SS), skala Kebersyukuran, dan skala welas diri. Ketiga hipotesisi penelitian ini diterima, yaitu kebersyukuran berhungan negatif dengan gejala body dysmorphic dissorder(r = -0.707, p < 0.001), self-compassion berhubungan negatif dengan gejala body dysmorphic disorder (r = -0.477, p < 0.001), dan secara bersama kebersyukuran dan self-compassion berhubungan dengan gejala body dysmorphic dissorder pada perempuan dewasa awal. Secara simultan, kebersyukuran dan self-compassion berkontribusi sebesar 50.6% terhadap variasi gejala body dysmorphic disorder (R² = 0.506, F = 110.607, p < 0.001), dengan kebersyukuran sebagai prediktor yang lebih dominan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perempuan dewasa awal yang memiliki kebersyukuran cenderung mampu menghargai hal yang dimiliki, sedangkan self-compassion membantu individu menerima ketidaksempurnaan fisik tanpa kritik diri berlebihan. Oleh karena itu, perempuan dewasa awal perlu membiasakan diri untuk menghargai segala hal yang dimiliki, tidak terlalu fokus pada kekurangan, serta tidak menyalahkan diri atas kekurangannya, sehingga penerimaan diri dapat berkembang dan berkontribusi dalam menurunkan gejala body dysmorphic disorder. Kata Kunci: Keberyukuran, Self-Compassion, Gejala Body dysmorphic disorde
IMPLEMENTASI PRINSIP EKONOMI GERAKAN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI PADA STASIUN PACKING XS 1/5/6 MENGGUNAKAN PERHITUNGAN METHOD TIME MEASUREMENT (MTM) PADA PT. XYZ
IMPLEMENTASI PRINSIP EKONOMI GERAKAN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI PADA STASIUN PACKING XS 1/5/6 MENGGUNAKAN PERHITUNGAN METHOD TIME MEASUREMENT (MTM) PADA PT. XYZ EGY PRENDRA NIM. 12150210034 Program Studi Teknik Industri Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Jl. HR. Subrantas No.155, Pekanbaru ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi di Stasiun Pengemasan XS 1/5/6 PT. XYZ, yang menghadapi tantangan dalam memenuhi kapasitas produksi, mengakibatkan 107 jam lembur tahunan, dengan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi gerak dan perhitungan Method Time Measurement (MTM). Berdasarkan analisis gerak kerja, pemborosan waktu sebesar 203,5 TMU teridentifikasi pada elemen pengemasan kotak karton dan penimbangan produk, yang diklasifikasikan sebagai pemborosan waktu yang tidak menambah nilai. Peningkatan sistem kerja dilakukan dengan menghilangkan aktivitas penimbangan manual dan mengintegrasikan sensor fotoelektrik untuk penghitungan otomatis, mengurangi waktu standar dari 8.241 TMU (4,94 menit) menjadi 7.652 TMU (4,6 menit), yang mewakili peningkatan efisiensi sebesar 7%. Produksi yang diusulkan meningkat dari 1.051.248 unit/tahun (269 unit/jam) menjadi 1.142.718 unit/tahun (287 unit/jam), dan produktivitas kerja naik menjadi 107,73%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip ekonomi gerak dan MTM berhasil mengoptimalkan proses pengemasan, mengurangi biaya operasional, dan menghilangkan kebutuhan lembur. Kata Kunci: Studi Waktu, Method Time Measurement, Efisiensi Kerja, Waktu baku, Produktivitas
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 4 PEKANBARU
Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui motivasi kerja guru di SMKN 4 Pekanbaru. 2) Untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah di SMKN 4 Pekanbaru. 3) Untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru di SMKN 4 Pekanbaru. Penelitian ini termasuk penelitian korelasional yang terdiri dari variabel kepemimpinan kepala sekolah (X) dan variabel motivasi kerja guru (Y). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh guru di SMKN 4 Pekanbaru yang berjumlah 110 orang, jumlah sampel sebanyak 52 orang dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket dan dokumentasi. Data penelitian ini dianalisis menggunakan kuantitatif persentase dan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) tingkat motivasi kerja guru di SMKN 4 Pekanbaru 91,58%, 2) tingkat kepemimpinan kepala sekolah di SMKN 4 Pekanbaru 81,14%, 3) Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Motivasi Kerja Guru yang didapat dari perhitungan r square pada koefisien determinasi sebesar 0,127 atau 12,7%, yang artinya variabel X mempengaruhi variabel Y sebesar 12,7%, maka sisanya sebesar 87,3% (100%-12,7%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Jadi, semakin efektif kepemimpinan kepala sekolah akan dapat meningkatkan motivasi kerja guru
ANALISIS RISIKO KEGAGALAN PRODUKSI DI UKM STANLEY DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY FMEA (FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS)
ANALISIS RISIKO KEGAGALAN PRODUKSI DI UKM STANLEY DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY FMEA (FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS) Oleh: Astri Nabilla NIM. 12150220183 Program Studi Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau Jl. HR. Soebrantas KM. 15 No. 155 Pekanbaru ABSTRAK UKM Stanley sebagai produsen lemari piring menghadapi berbagai kecacatan produk, seperti kaca pecah, kaca gores, cacat pemotongan, serta kerusakan komponen lainnya. Kecacatan ini menyebabkan peningkatan biaya produksi dan penurunan kualitas sehingga diperlukan analisis risiko yang lebih akurat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab kegagalan serta menentukan prioritas perbaikan menggunakan metode Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (Fuzzy FMEA). Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi produksi. Proses analisis mencakup penilaian severity, occurrence, dan detection pada setiap mode kegagalan, yang selanjutnya diolah menggunakan logika fuzzy untuk menghasilkan nilai Fuzzy Risk Priority Number (FRPN). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 8 jenis kegagalan dengan 14 penyebab utama yang dominan berasal dari kondisi mesin potong, ketelitian operator, teknik pemotongan, serta lingkungan kerja. Berdasarkan nilai FRPN, beberapa rekomendasi perbaikan yang diajukan yaitu penerapan preventive maintenance, standarisasi metode kerja, serta pelatihan mengenai penanganan material rapuh. Implementasi perbaikan ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kecacatan dan meningkatkan kualitas serta efisiensi produksi di UKM Stanley. Kata kunci: Fuzzy FMEA, kualitas produksi, risiko kegagalan, lemari piring
PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA BERDASARKAN UU NOMOR 3 TAHUN 2024 TENTANG DESA DI DESA SIHIUK KECAMATAN LUBUK BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS PERSFEKTIF FIQH SIYASAH
MARDIAH (2025): Peran Kepala Desa dalam Pembangunan Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa di Desa Sihiuk Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas Perspektif Fiqh Siyasah Pembangunan desa merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan desa, sarana air bersih, dan fasilitas umum lainnya. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa menegaskan bahwa pembangunan desa bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kepala Desa dalam pembangunan desa berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa di Desa Sihiuk Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas serta meninjaunya dari perspektif fiqh siyasah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sifat deskriptif analitis. Data penelitian diperoleh melalui data primer berupa wawancara dengan Kepala Desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan masyarakat, serta data sekunder yang berasal dari peraturan perundang-undangan, buku, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Kepala Desa dalam pembangunan infrastruktur desa belum berjalan secara optimal. Hal ini ditandai dengan masih adanya pembangunan yang terbengkalai, keterbatasan sarana air bersih, serta kondisi jalan desa yang belum memadai. Faktor penghambat pembangunan meliputi kondisi lahan, rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya efisiensi pelaksanaan pembangunan, dan belum maksimalnya pengawasan. Adapun faktor pendukung pembangunan antara lain kerja sama antar aparat desa, sikap positif masyarakat, kualitas sumber daya manusia, dan pelayanan publik. Ditinjau dari perspektif fiqh siyasah dusturiyah, pelaksanaan peran Kepala Desa di Desa Sihiuk belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip amanah, keadilan, dan transparansi karena masih kurangnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan des
ANALISIS MISKONSEPSI MENGGUNAKAN FIVE-TIER MULTIPLE CHOICE BERBANTUAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX PADA MATERI STRUKTUR ATOM
ABSTRAK Widya Kusma Ningsih (2025) : Analisis Miskonsepsi Menggunakan Five-Tier Multiple Choice Berbantuan Certainty Of Response Index Pada Materi Struktur Atom. Struktur atom adalah materi kimia yang bersifat abstrak dan banyak mengandung konsep yang komplek sehingga sering mengakibatkan terjadinya kesalahpaham pada konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa pada materi struktur atom serta untuk mengetahui berapa peresentase siswa yang mengalami miskonsepsi pada materi struktur atom. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 15 Pekanbaru sebanyak 35 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah Purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes diagnostik Five-Tier Multiple Choice Berbantuan Certainty Of Response Index, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi miskonsepsi pada materi struktur atom pada semua konsep yang diujikan. Miskonsepsi yang paling tinggi terjadi pada indikator (1) yaitu 67,6% tentang teori perkembangan atom sedangkan miskonsepsi yang paling rendah di indikator (5) yaitu 14,3% tentang menentukan nomor atom. Secara keseluruhan persentase miskonsepsi yang teridentifikasi pada materi struktur atom sebesar 43% kategori sedang, paham konsep sebesar 25% kategori rendah, kurang paham konsep sebesar 21% kategori rendah, dan tidak paham konsep sebesar 11% katagori rendah. Persentase miskonsepsi berdasarkan sumber penyebabnya terdiri dari 5 kategori yaitu buku sebesar 17,8%, guru 9,6%, pemikiran pribadi 56%, teman 9% dan internet 7,6%. Penelitian ini dapat menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk dapat mengurangi miskonsepsi pada materi Struktur Atom. Kata Kunci : Miskonsepsi, Diagnostik Five-Tier, CRI, Struktur Ato