Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah PadaNot a member yet
59215 research outputs found
Sort by
PENERAPAN PRINSIP EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT DI SEKOLAH MENENGAH ATAS 15 PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penerapan prinsip Education for Sustainable Development (ESD) di SMA Negeri 15 Pekanbaru, dan (2) mengetahui serta mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat penerapan prinsip Education for Sustainable Development (ESD) di SMA Negeri 15 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Informan utama dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, sedangkan informan pendukung adalah tenaga pendidik. Objek penelitian adalah penerapan prinsip Education Sustainable Development (ESD) di SMA Negeri 15 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) penerapan prinsip ESD di SMA Negeri 15 Pekanbaru telah diintegrasikan dalam kebijakan sekolah, kurikulum, serta kegiatan pembelajaran dan budaya sekolah, khususnya dalam aspek kepedulian terhadap lingkungan. Sekolah memiliki komitmen yang cukup baik dalam mendukung pendidikan berkelanjutan melalui visi, misi, dan program sekolah. 2) Faktor pendukung penerapan ESD meliputi dukungan kebijakan sekolah, peran kepala sekolah, keterlibatan guru, serta budaya sekolah yang partisipatif. Adapun faktor penghambatnya antara lain keterbatasan sumber daya, belum optimalnya sarana pendukung, serta masih adanya perbedaan tingkat pemahaman warga sekolah terhadap konsep ESD
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR KESEHATAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2021-2024
ABSTRAK PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN SEKTOR KESEHATAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2021-2024 Oleh: SALSHANIA SUVILA NIM. 12170321475 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dewan direksi, dewan komisaris, komite audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional terhadap financial distress dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ialah perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Sampel dalam penelitian berjumlah 23 perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024 yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui laporan tahunan perusahaan. Analisis data menggunakan regresi data panel dengan menggunakan Eviews12. Hasil analisis regresi data panel menunjukkan variabel dewan direksi berpengaruh negatif terhadap financial distress. Sedangkan, dewan komisaris, komite audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap financial distress. Profitabilitas dapat memoderasi dewan direksi dan komite audit terhadap financial distress. Sedangkan, profitabilitas tidak dapat memoderasi dewan komisaris, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional terhadap financial distress. Kata Kunci: Dewan Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Financial Distress, Profitabilitas
PENYEIMBANGAN BEBAN TRANSFORMATOR 1MVA PADA 12 GEDUNG UIN SUSKA RIAU DENGAN METODE ALGORITMA GENETIKA
Ketidaksetimbangan beban pada transformator distribusi tiga fasa dapat menyebabkan rugi rugi daya pada sistem tenaga listrik, meningkatnya rugi-rugi daya, serta mempercepat penurunan umur transformator. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengoptimalkan penyeimbangan beban transformator distribusi 1 MVA yang menyuplai 12 gedung di UIN Sultan Syarif Kasim Riau menggunakan metode Algoritma Genetika. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data primer berupa hasil pengukuran arus dan tegangan pada fasa R, S, dan T. Hasil pengukuran awal menunjukkan arus pada fasa R, S, dan T masing-masing sebesar 740,8 A, 721,8 A, dan 601,8 A, dengan arus rata-rata sistem sebesar 688,1 A dan persentase pembebanan transformator sebesar 22,93%. Nilai koefisien ketidaksetimbangan yang diperoleh adalah a = 1,07, b = 1,05, dan c = 0,87, sehingga persentase ketidaksetimbangan beban mencapai 11%, melebihi batas standar SPLN sebesar 10%. Kondisi ini menimbulkan arus netral sebesar 130 A dan rugi-rugi daya netral sebesar 11,57 W atau 277,82 Wh per hari. Setelah dilakukan penyeimbangan menggunakan Algoritma Genetika, arus pada fasa R, S, dan T menjadi 688.13 A, 688.13 A, dan 688.13 A, dengan persentase ketidaksetimbangan turun menjadi 0 %. Arus netral berkurang menjadi 0 A dan rugi-rugi daya menurun hingga 0 W atau sebesar 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa Algoritma Genetika baik dalam meningkatkan keseimbangan beban, mengurangi rugi-rugi daya, serta meningkatkan kesetimbangan pembebanan pada transformator distribusi
IMPLEMENTASI PERUBAHAN TARIF PARKIR BERDASARKAN PERATURAN WALIKOTA PEKANBARU NOMOR 2 TAHUN 2025 TENTANG PENINJAUAN TARIF RETRIBUSI JASA UMUM ATAS PELAYANAN PARKIR DI JALAN CUT NYAK DIEN
ABSTRAK Arif Pratama, (2025): Implementasi Perubahan Tarif Parkir Berdasarkan Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 2 Tahun 2025 Tentang Peninjauan Tarif Retribusi Jasa Umum Atas Pelayanan Parkir Di Jalan Cut Nyak Dien Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap pentingnya retribusi parkir sebagai instrumen keuangan daerah sekaligus alat pengendali ketertiban lalu lintas. Retribusi parkir berfungsi sebagai kompensasi atas penggunaan ruang milik jalan serta menjadi sumber PAD yang mendukung peningkatan sarana transportasi dan pelayanan publik. Secara yuridis, pemungutan retribusi parkir telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 dan Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 14 Tahun 2016, yang menegaskan bahwa retribusi hanya berlaku untuk parkir di tepi jalan umum. Pemerintah Kota Pekanbaru kemudian menetapkan tarif baru melalui Peraturan Walikota Nomor 2 Tahun 2025. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Implementasi Perubahan Tarif Parkir Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 02 Tahun 2025 Tentang Peninjauan Tarif Retribusi Jasa Umum Atas Pelayanan Parkir di Jalan Cut Nyak Dien. Dan Apa kendala dalam Implementasi Perubahan Tarif Parkir Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 02 Tahun 2025 Tentang Peninjauan Tarif Retribusi Jasa Umum Atas Pelayanan Parkir di Jalan Cut Nyak Dien. Adapun manfaat penelitian ini, di satu sisi dapat menambah wawasan dan pengetahuan penulis mengenai topik yang diteliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris dengan menggunakan data primer dan sekunder yang kemudian dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi perubahan tarif parkir berdasarkan Peraturan Wali Kota Pekanbaru Nomor 2 Tahun 2025 di Jalan Cut Nyak Dien telah dilaksanakan melalui penetapan tarif resmi, sosialisasi, dan pengawasan oleh UPT Perparkiran, namun belum berjalan optimal karena masih adanya oknum juru parkir yang memungut tarif lama, lemahnya pengawasan, minimnya sarana pendukung, serta penurunan pendapatan juru parkir yang memengaruhi kepatuhan. Kondisi tersebut menimbulkan kesenjangan antara aturan dan praktik sehingga kualitas pelayanan dan transparansi tarif belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat pengawasan dan penegakan disiplin, melengkapi sarana pendukung, meningkatkan pembinaan juru parkir, serta memperkuat koordinasi antarinstansi dan mempertimbangkan skema insentif agar implementasi tarif parkir dapat berjalan optimal, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Kata Kunci: Implementasi Perubahan Tarif Parkir Berdasarkan Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 2 Tahun 2025 Tentang Peninjauan Tarif Retribusi Jasa Umum Atas Pelayanan Parkir Di Jalan Cut Nyak Dien Tarif Parkir, Retribusi Jasa Umum, Kota Pekanbaru
PEMENUHAN HAK REKREASIONAL BAGI ANAK BINAAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II PEKANBARU MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2022 TENTANG PEMASYARAKATAN
Kegiatan rekreasional merupakan salah satu hak yang dimiliki oleh anak binaan selama dirinya menjalani masa pidananya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak yang telah dimuat dalam Pasal 12 huruf c Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Namun, dalam praktiknya pemenuhan hak rekreasional ini belum berjalan dengan baik di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Pekanbaru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemenuhan hak rekreasional bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Pekanbaru sera hambatan pemenuhan hak rekreasional bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris, yaitu penelitian hukum yang menganalisis tentang penerapan hukum dalam kenyataanya terhadap individu atau masyarakat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Penulis mewawancarai beberapa informan diantaranya Kepala Seksi Pembinaan, Kepala Subseksi Pendidikan dan Bimkemas serta anak binaan di LPKA Kelas II Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan Pemenuhan hak rekreasional bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Pekanbaru diwujudkan dalam beberapa bentuk kegiatan rekreasional seperti olahraga, hiburan, kesenian, dan pelatihan keterampilan. Dalam pelaksanaanya hak ini sudah terpenuhi, namun belum optimal karena pada salah satu bentuk kegiatan rekreasional yaitu pelatihan keterampilan tidak dapat dinikmati oleh seluruh anak binaan dan kurangnya variasi kegiatan yang sesuai minat/bakat. hambatan yang dihadapi antara lain Keterbatasan anggaran yang menyebabkan kegiatan rekreasional hanya dapat dilakukan secara terbatas, kurangnya sarana dan prasarana seperti fasilitas olahraga dan alat pelatihan keterampilan yang belum memadai, pengetahuan dan kemampuan petugas LPKA yang kurang mampu membimbing anak binaan dalam kegiatan keterampilan dan olahraga secara profesional dan Kurangnya antusiasme sebagian anak binaan yang disebabkan oleh kejenuhan dan kurangnya variasi kegiatan rekreasional yang tersedia
KONSEP ADIL DALAM BERPOLIGAMI PERSPEKTIF HAMKA DAN T.M HASBI AS SHIDDIQIEY (Kajian Tafsir Komparatif)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan pandangan ulama dalam memahami konsep keadilan dalam praktik poligami sebagaimana yang termuat dalam Q.S. An-Nisa’ ayat 3 dan ayat 129. Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana konsep adil dalam berpoligami menurut penafsiran Hamka dan T.M. Hasbi Ash-Shiddiqiey serta apa persamaan dan perbedaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pandangan kedua tokoh tersebut mengenai keadilan lahiriah dan batiniah dalam poligami. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan studi komparatif, dengan sumber data utama berupa Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Qur’anul Majid An-Nur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamka berpandangan keadilan dalam aspek perasaan dan cinta tidak dapat diwujudkan secara sempurna, namun keadilan tetap wajib ditegakkan dalam aspek lahiriah seperti nafkah, pembagian waktu, dan perlakuan yang adil. Sementara itu, T.M. Hasbi Ash-Shiddiqiey menekankan keadilan pada pemenuhan hak-hak lahiriah istri, meskipun mengakui keterbatasan manusia dalam menyamakan perasaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep adil dalam poligami menuntut keseimbangan antara aspek hukum, moral, dan tanggung jawab sosial sesuai dengan ajaran Al-Qur’an. Kata Kunci: Keadilan, Poligami, Hamka, T.M. Hasbi Ash-Shiddiqie
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA PADA MATERI IKATAN KIMIA
Kemampuan berpikir kritis peserta didik saat ini masih tergolong rendah sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang tepat untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Pada Materi Ikatan Kimia. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 di kelas XI Kimia SMA Negeri 2 Tambang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Kuantitatif dan desain yang digunakan adalah Pretestposttest Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas dengan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal essay. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t untuk mengetahui adanya pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan uji koefisien determinasi untuk mengetahui besar pengaruh. Diperoleh hasil uji-t dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Jika nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka dapat dikatakan bahwa H vii a diterima dan H ditolak. Sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan perolehan rata-rata posttest kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen sebesar 80,4 dan kelas kontrol sebesar 68,3. Uji koefisien determinasi diperoleh nilai (r 2 ) = 0,117, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ikatan kimia sebesar 11,7%. Kata Kunci: Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Ikatan Kimia
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 TAMBANG
ABSTRAK Nur’Aini Septiasih Mawaddah, (2025): Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tambang Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tambang. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 413 siswa dan sampel 80 siswa menggunakan teknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan 0,015 < 0,05 menunjukkan bahwa variabel lingkungan keluarga berpengaruh terhadap variabel hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tambang. Koefisien determinasi R Square sebesar 0,072, artinya pengaruh variabel lingkungan keluarga terhadap variabel hasil belajar sebesar 7,2%. Kata Kunci: Lingkungan Keluarga, Hasil Belaja
PENGARUH ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEBERLANJUTAN DENGAN MODERASI KOMITMEN KEBERLANJUTAN PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA TAHUN 2019-2024
Penelitian ini menganalisis pengaruh Islamic Corporate Governance (ICG) terhadap Kinerja Keberlanjutan Bank Umum Syariah Indonesia (2019-2024), dengan Komitmen Keberlanjutan sebagai variabel pemoderasi. Menggunakan data sekunder dari 70 observasi bank syariah, penelitian ini menerapkan panel regression analysis. Hasil menunjukkan Islamic Corporate Governance berpengaruh signifikan positif terhadap Kinerja Keberlanjutan. Pengaruh ini melalui tiga dimensi: efisiensi operasional (aspek ekonomi), hubungan adil dengan stakeholder (aspek sosial), dan praktik ramah lingkungan (aspek lingkungan). Komitmen Keberlanjutan memperkuat hubungan tersebut, dengan bank berkomitmen tinggi lebih mampu memaksimalkan dampak ICG. Temuan ini membuktikan relevansi Syariah Enterprise Theory dalam praktik bisnis. Implikasi praktis meliputi pengembangan regulasi ICG, peningkatan implementasi governance, evaluasi investasi komprehensif, dan kesadaran investasi bertanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris pada literatur tata kelola syariah dan keberlanjutan
PENGARUH MODEL BELAJAR MURDER (MOOD, UNDERSTAND, RECALL, DIGEST, EXPAND, REVIEW) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATERI ASAM BASA
"ABSTRAK Sulistianingsih, (2026): Pengaruh Model Belajar MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Pada Materi Asam Basa Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi asam basa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan desain Pretest- Posttest, Non-Equivalent Control Group Desain. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah tes (pretest- posttest). Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal pilihan ganda. Analisis data yang digunakan peneliti yaitu dengan menggunakan uji anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data, dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang belajar menggunakan model belajar MURDER dengan peserta didik yang belajar menggunakan model konvensional. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 2,361 lebih besar dari t tabel 2.000 dengan nilai signifikansi (Sig. = 0,011 < 0,05), sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan kata lain, penggunaan model belajar MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review) terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar pada materi asam basa. Kata kunci: MURDER (Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, Review), Hasil Belajar, Asam Basa