Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada
Not a member yet
    59215 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI RESILIENSI SISWA SMP

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Guided Discovery Learning terhadap kemampuan literasi matematis Siswa ditinjau dari resiliensi siswa SMP. Jenis penelitian ini yaitu quasi eksperimen dengan desain the nonequivalent posttest only control group design. Penelitian ini dilakukan di MTs Baitul Amal Pekanbaru dengan populasinya seluruh siswa kelas VII MTs Baitul Amal Pekanbaru yang terdiri dari 5 kelas. Kemudian sampelnya adalah VII 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu Lembar Observasi Siswa dan Guru, Soal Tes Kemampuan Literasi Matematis, Lembar Angket Resiliensi, dan dokumentasi. Metode Analisis yang digunakan Adalah Uji Anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan literasi matematis antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Guided Discovery Learning dengan siswa yang belajar secara konvensional. 2) Terdapat perbedaan kemampuan literasi matematis antara siswa yang memiliki resiliensi tinggi, sedang, dan rendah. 3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran Guided Discovery Learning dan resiliensi terhadap kemampuan literasi matematis siswa

    ETIKA LINGKUNGAN PERSPEKTIF KEARIFAN LOKAL SUKU TALANG MAMAK (Studi Kasus Desa Talang Perigi di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika lingkungan dan pemeliharaan kearifan lokal dalam konteks suku Talang Mamak di Desa Talang Perigi. Latar belakang penelitian didasarkan pada kesadaran akan krisis lingkungan dan perlunya mengubah cara pandang manusia terhadap alam untuk memastikan keberlanjutan hidup. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, penelitian ini menggali perspektif kearifan lokal dalam menjaga lingkungan, terutama dalam mempertahankan hutan adat, kebudayaan, dan nilai-nilai tradisional. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat setempat, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Kearifan lokal Suku Talang Mamak dalam pengelolaan hutan mencakup pengetahuan lokal dalam perencanaan, pemanfaatan sumber daya hutan dengan mempertimbangkan keberlanjutan dan produktivitas, serta pengendalian melalui pantang larang yang dikendalikan oleh pimpinan adat. Pemeliharaan dilakukan melalui sistem kerja gotong royong dan kepercayaan pada mitos serta Hukum Adat Talang Mamak yang mengatur tanah keramat. Revitalisasi budaya ekologi Indonesia diperlukan dengan memanfaatkan database kearifan lokal, etnoekologi, dan etnobotani untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kata Kunci : Etika Lingkungan, Kearifan Lokal, Suku Talang Mamak

    RELEVANSI IMAN, ILMU DAN AMAL DALAM ALQUR’AN: PRESPEKTIF BUYA HAMKA DALAM TAFSIR AL-AZHAR (KAJIAN TAFSIR TEMATIK)

    No full text
    ABSTRAK Al-Qur’an menempatkan iman, ilmu, dan amal sebagai satu kesatuan nilai yang saling berelasi dalam membentuk kualitas keberagamaan manusia. Namun, dalam realitas keagamaan kontemporer, ketiga unsur tersebut sering dipahami secara parsial, sehingga melahirkan ketimpangan antara keyakinan, penguasaan pengetahuan, dan praksis sosial. Kondisi ini menimbulkan urgensi untuk mengkaji kembali relasi iman, ilmu, dan amal secara integratif dan kontekstual. Penelitian ini memfokuskan kajian pada penafsiran Buya Hamka terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang secara eksplisit membahas relasi iman, ilmu, dan amal, yaitu QS. Al-Baqarah [2]: 44, QS. Al-Jumu‘ah [62]: 5, dan QS. Al-‘Ashr [103]: 3 dalam Tafsir Al-Azhar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep serta pola hubungan iman, ilmu, dan amal menurut perspektif Buya Hamka, sekaligus mengungkap relevansinya dalam menjawab problem dikotomi keilmuan dan krisis praksis keagamaan di era modern. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan tafsir tematik (mawḍū‘ī). Sumber data primer adalah Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, sedangkan sumber data sekunder meliputi literatur tafsir, karya pemikiran Islam, dan kajian akademik yang relevan. Analisis data dilakukan melalui penghimpunan ayat-ayat tematik, telaah penafsiran Buya Hamka, serta relevansi makna ayat dengan realitas sosial-keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buya Hamka memandang iman sebagai fondasi etis, ilmu sebagai sarana kesadaran rasional yang bernilai, dan amal sebagai manifestasi konkret dari iman dan ilmu. Ketiganya bersifat korelatif, hierarkis, dan tidak dapat dipisahkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tafsir Al-Azhar menawarkan model integratif iman– ilmu–amal yang relevan bagi penguatan etika keilmuan, pembentukan karakter, dan praksis keberagamaan umat Islam kontemporer, serta memperkaya pengembangan kajian tafsir tematik kontekstual. Kata Kunci :Iman, Ilmu, Amal, Buya Hamka, Tafsir Al-Azha

    MANAJEMEN KURIKULUM SEMI MILITER DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TARUNA SAKTI

    No full text
    ABSTRAK Deyana Pratiwi, (2025) : Manajemen Kurikulum Semi Militer di SMP Taruna Sakti Penelitian ini berjudul Manajemen Kurikulum Semi Militer di SMP Taruna Sakti Pekanbaru yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen kurikulum semi militer serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangannya di SMP Taruna Sakti Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi guna memperoleh gambaran yang objektif dan mendalam mengenai pelaksanaan kurikulum di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum semi militer di SMP Taruna Sakti dilaksanakan secara terencana dan sistematis, dimulai dari perumusan tujuan pendidikan yang selaras dengan tujuan pendidikan nasional dengan penekanan pada pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa, perancangan pengalaman belajar yang mendukung pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab, serta penentuan materi kurikulum yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik. Pengelolaan pengalaman belajar dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan pembelajaran dan pembinaan, sedangkan penilaian pembelajaran dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan melalui kerja sama antara guru dan pelatih. Faktor pendukung manajemen kurikulum semi militer meliputi (a) kesesuaian program bagi siswa yang memiliki niat melanjutkan ke TNI atau POLRI karena pembinaan telah diberikan sejak awal masuk sekolah, (b) dukungan orang tua terhadap program sekolah, (c) kerja sama dan bantuan dari rekan sejawat, (d) kontribusi para guru dalam pelaksanaan pembelajaran, serta (e) peran pelatih yang mampu menciptakan suasana pembinaan yang kondusif. Adapun faktor penghambat yang ditemui meliputi (a) kondisi siswa yang beragam, (b) kehadiran siswa yang belum stabil, (c) ketergantungan siswa terhadap smartphone, (d) pengaruh cuaca terhadap pelaksanaan kegiatan, serta (e) keterbatasan pemahaman sebagian siswa terhadap materi pembelajaran. Kata Kunci : Kurikulum Semi Militer, Semi Militer, Manajemen Kurikulu

    PENGARUH AKTIVITAS PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 DUMAI

    No full text
    ABSTRAK Tiara Novlyandari H (2025): Pengaruh Aktivitas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap Kemandirian Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Dumai Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh projek penguatan profil pelajar Pancasila terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Dumai. Penelitian ini termasuk pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang beragama islam berjumlah 528 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 84 siswa dan pengambilan sampel menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa variabel aktivitas projek penguatan profil pelajar Pancasila berpengaruh positif terhadap variabel kemandirian belajar. Koefisien determinasi R square sebesar 0.978, artinya pengaruh variabel aktivitas projek penguatan profil pelajar Pancasila terhadap variabel kemandirian belajar sebesar 97,8%. Kata Kunci: Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Kemandirian Belaja

    STUDENTS’ DIFFICULTIES IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT IN THE NINTH GRADE AT MTS PONDOK PESANTREN AT THOHIRIYAH SRIKAYANGAN

    No full text
    "ABSTRAK Tuti Handayani, (2026): Kendala Siswa dalam Menulis Deskriptif Teks di Kelas Sembilan MTS Pondok Pesantren Thohiriyah Srikayangan Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting untuk dikuasai siswa agar dapat menguasai Bahasa lnggris. Namun, banyak siswa SMP yang mengalami kesulitan dalam menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi siswa kelas sembilan MTS Pondok Pesantren Thohiriyah Srikayangan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dan data dikumpulkan melalui kuesioner dan tes menulis. Sampel penelitian ini adalah seluruh populasi penelitian, yaitu siswa MTS Pondok Pesantren Thohiriyah Srikayangan yang berjumlah 20 siswa kelas tiga. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan skala Likert. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa menghadapi empat tantangan utama dalam menulis: ejaan, tanda baca, penggunaan huruf kapital, dan perubahan kata dari Bahasa Indonesia ke Bahasa lnggris. Meskipun proses pengajaran dan pembelajaran di kelas bahasa lnggris dinilai sedang, diperlukan upaya yang lebih intensif untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan meningkatkan menulis siswa.

    PENGARUH RELIGIUSITAS DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KEPUTUSAN MEMBAYAR ZAKAT, INFAQ, DAN SEDEKAH (ZIS) PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA PEKANBARU

    No full text
    This study aims to analyze the influence of religiosity and ease of use of information technology on the decision to pay zakat, infaq, and alms (ZIS) at the National Zakat Agency (BAZNAS) of Pekanbaru City. The study uses a quantitative approach with a causal method. The study population is all muzakki who pay ZIS through BAZNAS Pekanbaru City, totaling 1,081 people, with a sample of 100 respondents determined using a purposive sampling technique. Data collection was carried out through a questionnaire with a fivelevel Likert scale. Data analysis used multiple linear regression analysis with the help of the SPSS program version 27.00, which was preceded by validity, reliability, and classical assumption tests. The results of the study indicate that religiosity partially has a positive and significant effect on the decision to pay ZIS, as evidenced by the calculated t value being greater than the t table at a significance level of 5 percent. Ease of use of information technology is also proven to have a positive and significant effect on the decision to pay ZIS. Simultaneously, religiosity and ease of use of information technology significantly influenced the decision to pay ZIS, with a coefficient of determination of 89.9 percent, while the remainder was influenced by other variables outside the research model. These findings indicate that the decision to pay ZIS is the result of the interaction between spiritual motivation, reflected in religiosity, and information technology support that facilitates the payment process. This research is expected to provide consideration for BAZNAS (National Agency for Zakat and National Agency for Zakat Management) in improving its ZIS collection strategy by strengthening religiosity and optimizing digital services. Keywords: Religiosity, Ease of Use of Information Technology, Decision to Pay ZIS, BAZNAS Pekanbaru Cit

    PRAKTIK ZAKAT PERTANIAN NENAS DI DESA TANJUNG KURAS KECAMATAN SUNGAI APIT KABUPATEN SIAK DITINJAU DARI HUKUM ISLAM

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh praktik zakat pertanian nenas di Desa Tanjung Kuras Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak yang belum sesuai dengan kaidah fiqh zakat dan hukum Islam. Rumusan masalah pada penelitian ini praktik dan tinjauan fiqih muamalah terhadap zakat pertanian nenas di desa Tanjung Kuras. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan zakat pertanian nenas di Desa Tanjung Kuras dan untuk mengetahui tinjauan Fiqih Muamalah terhadap pelaksanaan zakat pertanian nenas di Desa Tanjung Kuras. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) yaitu data diperoleh dengan melakukan penelitian langsung di lapangan dengan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang terdiri informan utama (10 Orang Petani Nenas). Hasil penelitian adalah Praktik zakat pada petani nanas di Desa Tanjung Kuras Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak menunjukkan bahwa sebagian masyarakat telah memiliki kesadaran terhadap kewajiban zakat. Petani mengelola lahan seluas 1–2 hektare dengan jumlah tanaman berkisar antara 10.000 hingga 35.000 pohon, menghasilkan pendapatan Rp35.000.000 hingga Rp117.000.000 per masa panen. Dalam pelaksanaan zakat, terdapat variasi praktik di kalangan petani. Sebanyak empat petani menunaikan zakat sebesar 5% dari hasil panen, tiga orang memilih zakat 2,5%, sedangkan tiga petani lainnya tidak mengeluarkan zakat karena kurangnya pemahaman mengenai ketentuan zakat pada tanaman nanas atau menganggapnya tidak termasuk komoditas wajib zakat. Sebagai alternatif, mereka menyalurkan sebagian hasil panen dalam bentuk infak ke masjid atau membantu masyarakat yang membutuhkan. Praktik zakat petani nanas di Desa Tanjung Kuras menunjukkan perbedaan pemahaman dan penerapan. Terdapat dua kelompok petani: pertama, petani yang tidak menunaikan zakat karena kurang memahami ketentuan zakat pertanian dan menganggap nanas tidak wajib dizakati, sehingga mereka hanya menyalurkan sedekah ke masjid atau masyarakat sekitar. Kedua, petani yang menunaikan zakat dengan kadar berbeda, yaitu 2,5% berdasarkan zakat perniagaan dan 5% berdasarkan zakat pertanian. Secara fiqh, kadar 5% dinilai lebih tepat menurut pendapat Imam Abu Hanifah karena hasil panen nanas telah memenuhi nisab zakat pertanian. Kata Kunci: Zakat Pertanian Nenas, Hukum Islam

    DESAIN DAN UJI COBA E-MODUL FLIPBOOK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL MELAYU RIAU PADA MATERI ASAM BASA

    No full text
    Latar belakang penelitian pengembangan ini didasarkan pada pemahaman peserta didik yang rendah dikarenakan minimnya pembelajaran yang berbasis pemecahan masalah dan kurangnya penerapan yang diintegrasikan pada kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran berupa e-modul flipbook berbasis Problem Based Learning (PBL) terintegrasi Kearifan Lokal Melayu Riau pada Materi Asam Basa, yang memenuhi kriteria sangat valid. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model DDR yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas XI.1 SMA Negeri 2 Tambang, ahli materi dan ahli media dari dosen pendidikan kimia dan guru mata pelajaran kimia sebagai ahli praktikalitas. Objek penelitian ini adalah media pembelajaran kimia berupa e-modul flipbook materi asam basa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, sementara data analisis menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji validitas, media pembelajaran e-modul flipbook berbasis Problem Based Learning (PBL) terintegrasi kearifan lokal melayu Riau pada materi asam basa ini dinyatakan sangat valid dengan tingkat kevalidan 91,67% dari ahli materi, 100% dari ahli media, 98,33% respon dari ahli praktikalitas, 84,83% dari respon peserta didik. Dengan demikian, media pembelajaran berupa e-modul flipbook berbasis Problem Based Learning (PBL) terintegrasi kearifan lokal melayu Riau pada materi asam basa yang dikembangkan dinilai layak digunakan dalam proses pembelajaran Kata Kunci : Desain Dan Uji Coba, E-modul Flipbook, Asam Basa, Problem Based Learning, Kearifan Lokal Melayu Ria

    STUDI KELAYAKAN TEKNIS DAN EKONOMIS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA OFF-GRID DI DUSUN SUNGAI NIBUNG

    No full text
    Dusun Sungai Nibung sampai saat ini belum mempunyai aliran listrik dari sejak awal terbentuk dikarenakan keterbetasan anggaran dari pemerintah dan sulitnya akses geografis untuk elektrifikasi dari pihak PLN. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain konfigurasi optimal sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid untuk memenuhi kebutuhan listrik di Dusun Sungai Nibung selama 24 jam dengan memanfaatkan potensi energi matahari menggunakan HOMER dengan asumsi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid merupakan solusi yang tepat terkait permasalahan tersebut. Nilai potensi matahari Dusun Sungai Nibung rata-rata 4,56 kWh/m2 yang menjadikan potensi energi matahari sebagai solusi energi terbarukan. Total profil beban untuk masyarakat Dusun Sungai Nibung didapatkan dengan metode Cluster Sampling dengan total 417.000 Wh. Berdasarkan hasil perhitungan aspek ekonomis, sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid yang diusulkan menyatakan nilai Net Present Value Rp. 1.195,761,526.00. Nilai Internal Rate Of Return menunjukkan nilai negatif, yaitu sebesar -5%. Lama pengembalian modal atau payback period dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid yaitu 21 Tahun dengan nilai Levelized Cost Of Energy sebesar Rp. 2,415.66. Hasil ini menunjukkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid secara ekonomis belum layak untuk diterapkan. Pada aspek teknis sebesar menghasilkan produksi energi tahunan sebesar 246,135 kWh/tahun untuk memenuhi kebutuhan beban masyarakat Dusun Sungai Nibung dengan nilai Excess Electricity sebesar 176,889 atau sebesar 71.9%. Nilai kedua parameter tersebut menunjukkan nilai Unmet Load nol sepamjang tahun. Haisl ini menunjukkan dari segi teknis Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid Dusun Sungai Nibung layak secara teknis untuk diimplementasikan. Kata kunci : PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA , Dusun Sungai Nibung, HOMER, Teknis, Ekonomis

    55,376

    full texts

    59,215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇