Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah PadaNot a member yet
59215 research outputs found
Sort by
EVALUASI USABILITY WEBSITE E-MTQ MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS)
Elektronik Musabaqah Tilawatil Quran (e-MTQ) merupakan aplikasi berbasis web yang dirancang untuk memberikan kemudahan dalam pengelolaan kegiatan MTQ, mulai dari pendaftaran peserta hingga rekapitulasi data. Website ini telah digunakan di LPTQ Kabupaten Siak sejak tahun 2017,namun hingga saat ini belum pernah dilakukan pengujian usability terhadapr website tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat usability website e-MTQ menggunakan metode System Usability Scale (SUS) guna mengetahui efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna dalam menggunakan sistem tersebut. Responden pada penelitian ini berjumlah 24 orang yang merupakan pengguna aktif website e-MTQ dari kalangan pengurus LPTQ Kabupaten Siak dan LPTQ tingkat Kecamatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner SUS yang terdiri dari 10 item pernyataan yang disebarkan melalui Google Form. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 68,02. Berdasarkan interpretasi skala SUS, nilai ini berada pada kategori ”Good” dalam Adjective Rating, peringkat ”D” dalam Grade Scale, dan kategori ”Marginal High” dalam Acceptability Ranges. Temuan ini mengindikasikan bahwa website e-MTQ sudah cukup baik dan dapat diterima oleh pengguna, namun masih memerlukan perbaikan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Hasil wawancara lanjutan mengidentifikasi beberapa kendala utama, antara lain: kesulitan dalam fitur menambah dan mengganti peserta, ketidakkonsistenan tampilan tombol, penomoran peserta yang terkadang tertukar, serta minimnya program pelatihan bagi pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya update antarmuka sistem, penyediaan program pelatihan berkala, perbaikan fitur pengelolaan data peserta, dan penambahan konten edukatif agar kualitas website menjadi lebih baik
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERTIBAN PROSTITUSI OLEH DINAS SOSIAL DAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KOTA PEKANBARU
ii ABSTRAK IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERTIBAN PROSTITUSI OLEH DINAS SOSIAL DAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KOTA PEKANBARU Oleh : Muhammad Daniel Pasha NIM: 12170514849 Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan kebijakan penertiban prostitusi oleh Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja di Kota Pekanbaru serta mengidentifikasi berbagai faktor yang menjadi kendala dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi pada instansi terkait, yaitu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial Kota Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan penanganan prostitusi di Kota Pekanbaru dilakukan melalui upaya penertiban berupa razia rutin oleh Satpol PP serta pelaksanaan program rehabilitasi sosial oleh Dinas Sosial. Namun, efektivitas pelaksanaannya belum optimal, ditandai dengan masih ditemukannya praktik prostitusi di berbagai lokasi. Proses rehabilitasi yang dilakukan juga belum mampu memberikan efek jera yang berkelanjutan, sehingga sebagian Pekerja Seks Komersial (PSK) kembali melakukan aktivitas prostitusi setelah rehabilitasi selesai. Dari sisi internal organisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pada Bidang Rehabilitasi Sosial masih diperlukan, terutama dalam bentuk pelatihan berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi pegawai dalam menangani klien secara profesional. Penelitian ini juga menemukan beberapa faktor penghambat dalam implementasi kebijakan, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana rehabilitasi yang dimiliki pemerintah daerah serta tidak adanya mekanisme efek jera yang mampu menekan angka praktik prostitusi secara konsisten. Keterbatasan fasilitas menyebabkan proses pembinaan dan pemulihan tidak dapat dilakukan secara intensif dan berkelanjutan, sementara lemahnya deterrent effect menjadikan kebijakan belum berjalan efektif. Secara keseluruhan, optimalisasi implementasi kebijakan penanganan prostitusi di Kota Pekanbaru membutuhkan peningkatan kapasitas SDM, penguatan fasilitas rehabilitasi, dan penyusunan mekanisme sanksi atau intervensi yang lebih tegas. Kata Kunci: implementasi kebijakan, prostitusi, rehabilitasi sosial, Satpol PP, Dinas Sosial
PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DAN POSTER TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA SMA NEGERI 12 PEKANBARU MENGENAI KONSUMSI SAYUR DAN BUAH
Konsumsi sayur dan buah yang cukup merupakan indikator penting dari pola makan sehat, terutama di kalangan remaja yang sedang dalam fase pertumbuhan. Rendahnya pengetahuan tentang sayur dan buah sering kali menjadi penghalang bagi remaja untuk memiliki kebiasaan makan yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan remaja di SMA Negeri 12 Pekanbaru mengenai konsumsi sayur dan buah. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pre-post test with control grup yaitu kelompok intervensi yang menerima edukasi melalui media video dan kelompok kontrol yang menerima edukasi melalui media poster. Sampel penelitian terdiri dari 68 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (α Cronbach = 0,801) dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,022 dan p = 0,009. kelompok kontrol tidak mengalami perubahan yang signifikan dengan nilai p = 0,917 dan p = 0,527. Pengetahuan siswa mencapai kategori baik dengan persentase yang meningkat dari pertemuan pertama ke pertemuan kedua yaitu dari 58,83% ke 73,53%. Kesimpulan penelitian adalah bahwa media video lebih berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan tentang konsumsi sayur dan buah pada remaja SMA Negeri 12 Pekanbaru. Kata kunci: konsumsi sayur dan buah, pengetahuan, poster, remaja, vide
QURANIC VALUE IN GURINDAM 12 BY RAJA ALI HAJI AND ITS INFLUENCE TO MALAY PEOPLE
Moving on from the theme that the author adopted as the title of this study, the authors formulate the identification of the problem so that it can be used as research material, including the following: 1. Reviewing gurindam 12 through the perspective of the Qur''an. 2. Analyzing the verses of the Qur''an that have relevance to gurindam 12. 3. Examining the value of the Qur''an contained in gurindam 12 through the perspective of Mufassir. When viewed from its type, this research is a type of library research (Library Research), namely research conducted by studying and examining sources or books that are relevant to the theme to be studied. In this study the authors attempted to conduct research on Tafsir books, books and forms of writing related to environmental conservation issues.Gurindam is generally understood as a proverb or proverb. Its contents are almost inseparable from advice or teachings on ethics, morals, religion, behavior and various matters relating to human life in the world. Gurindam Twelve absorbs deep Islamic values, then transmits them in the form of Gurindam, words, which rhyme at the end of their pairs, the first is a signal, the second is an answer. This skilled author humbly advises that Gurindam Twelve can also benefit from his words to people who are intelligent. Each chapter of Gurindam Twelve contains deep meaning and can be appreciated by readers. Based on the description of the research results in the previous chapter, after analysis the following conclusions can be drawn: 1. After the author carried out data analysis regarding the values of the Qur’an in Gurindam twelve, the results were obtained, namely: a. The first article, the value of ''aqidah b. The second article, Worship (implementing the Sharia). c. Third article, Control of the five senses and body parts d. Fourth article, qolbun salim (saved heart) e. Fifth article, akhlaqul karimah (good character). f. Sixth article, good society g. Seventh article, be introspective h. Eighth article, muhasabah. i. Ninth article, Satan''s interference. j. Tenth article, Ethics towards parents. k. Eleventh article, social ethics. l. The twelfth article, leadership by deliberation. 2. Raja Ali Haji''s thoughts in the life of the Malay people of Riau after his death still resonate and unite with the life of the Malay people. The great influence he has had on the Malay community has become the basics of life guidance and guidance in the teachings of preserving and maintaining Malay wisdom. Various events that occurred also included Raja Ali Haji''s thoughts which indirectly or directly inspired the Malay community. The influence of Raja Ali Haji''s thoughts spread widely in various fields such as literature, linguistics, religion, politics, social, culture and history. The developments experienced over time have not diminished the originality of his thoughts in literary works which are applied to the socio-cultural life of the Riau Malay community. Aspects of morality and intellect are the foundation of his teachings regarding the peak of civilization that the Malay people aspire to. Keywords: Gurindam Dua Belas, Qur'an, Islamic Values, Raja Ali Haji, Malay Society, Thematic Interpretation, Religious Literature
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL DALAM SANGGAR SENI SERI MELAYU KOTA PEKANBARU DALAM MENCETAK SENIMAN BERBAKAT
Penelitian ini didasarkan pada urgensi pelestarian seni budaya melayu di era globalisasi yang dapat mengurangi minat generasi muda terhadap seni tradisional. Sanggar Seni Seri Melayu di Kota Pekanbaru berfungsi sebagai lembaga pendidikan nonformal yang fokus pada pengembangan dan pembentukan seniman berbakat, sehingga implementasi komunikasi instruksional menjadi elemen penting dalam keberhasilan proses belajar seni dan mencetak seniman berbakat. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi instruksional yang meliputi metode komunikasi instruksional, media komunikasi instruksional, dan hambatan komunikasi instruksional. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan alumni. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi komunikasi instruksional di Sanggar Seni Seri Melayu berjalan dengan baik melalui penerapan metode komunikasi dalam bentuk komando, metode komunikasi pada latihan, metode komunikasi dalam bentuk tugas, metode komunikasi pada individual, metode komunikasi dalam bentuk tanya jawab, yang didukung oleh penggunaan media sederhana serta digital. Hambatan komunikasi yang muncul bersifat teknis dan psikologis, tetapi dapat diatasi dengan penyesuaian komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi komunikasi instruksional dapat memberikan kontribusi besar dalam membentuk seniman berbakat yang memiliki keterampilan teknis, kreativitas, dan pemahaman nilai-nilai budaya melayu.
TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI KEBUN SAWIT MENGGUNAKAN METODE PENAKSIRAN DI KELURAHAN PEMATANG PUDU KECAMATAN MANDAU
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi pada praktik jual beli kebun sawit menggunakan metode penaksiran yang terjadi di Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau. Dalam prakteknya terdapat ketidakjelasan dalam trasnsaksi dimana seorang pemilik kebun tidak memberi tau dengan jelas kondisi dari pada pohon sawit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana transaksi jual beli kebun sawit yang terjadi di Kelurahan Pematang Pudu, dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan fiqih muamalah terhadap jual beli kebun sawit tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yang dilakukan di daerah kebun sawit kelurahan Pematang Pudu. Dalam penelitian ini, jumlah informan yaitu 7 orang dimana diantara nya 5 orang petani sawit dan 2 orang pembeli kebun sawit pengambilan informan ini sesuai dengan data yang dibutuhkan dan sebagai penguat hasil penelitian. Sumber data yang diambil yaitu Data primer dan Data sekunder. Data Primer yang diperoleh langsung dari para petani dan pembeli kebun sawit di Kelurahan Pematang Pudu, dan Data Sekunder data pendukung yang dikumpulkan dari buku-buku penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan praktik jual beli kebun sawit yang di lakukan di Kelurahan Pematang Pudu belum sesuai dengan semestinya karna jual beli tersebut terdapat unsur gharar, dimana seorang penjual tidak memberitahu dengan jelas ada dari beberapa pohon tersebut ada yang sudah rusak dan tidak berbuah. meskipun tidak semua transaksi sama ada terdapat ketidaksesuaian dengan yang seharusnya, seperti seorang penjual harus mengetahui dengan jelas dari kondisi pohon yang akan di jualnya. Akan tetapi penjual kebun sawit juga tidak mengetahuinya. Ditinjau dari fiqih muamalah praktik jual beli kebun sawit dengan metode penaksiran di Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau ini tidak dibenarkan dalam hukum Islam. Karna pelaksanaannya masih belum sesuai dengan hukum syariah karna terdapat unsur gharar di dalam praktek tersebut. Kata Kunci : Fiqih Muamalah, jual beli, kebun sawi
THE EFFECT OF SIMPLER LEARNING APPLICATIONS ON STUDENTS’ ENGLISH VOCABULARY MASTERY AT THE FIRST GRADE OF SMP NEGERI 1 KAMPA
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh aplikasi Simpler terhadap penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kampa. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya penguasaan kosakata akibat metode konvensional yang monoton. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental one group pre-test post-test dengan sampel 31 siswa. Instrumen berupa tes kosakata yang mencakup pelafalan, makna, penggunaan, ejaan, serta sinonim dan antonim. Data dianalisis melalui uji normalitas dan uji t menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari skor rata-rata pre-test 48,19 menjadi post-test 78,00. Nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 menegaskan bahwa hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, aplikasi Simpler terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris dan layak dijadikan media pembelajaran inovatif sesuai semangat Kurikulum Merdeka. Kata Kunci: kosakata bahasa Inggris, aplikasi Simpler, pembelajaran teknolog
KETENANGAN JIWA DALAM AL-QUR'AN DAN RELEVANSINYA DENGAN KEHIDUPAN MODERN (STUDI KOMPARATIF TAFSIR AL-JILANI DAN TAFSIR AL-AZHAR)
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Ketenangan Jiwa dalam Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Kehidupan Modern (Studi Komparatif Tafsir Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar)”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ketenangan jiwa dalam Al-Qur’an dan relevensinya dengan kehidupan modern serta membandingkan antara Tafsir Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar. Dari tujuan penelitian tersebut dapat diperoleh rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana penafsiran ayat-ayat tentang ketenangan jiwa dalam Tafsir Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar? (2) Bagaimana konsep dan relevansi ketenangan jiwa dalam Al-Qur’an, perspektif Tafsir Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar terhadap kehidupan modern? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) yang merujuk pada sumber-sumber bacaan seperti buku, jurnal, skripsi, tesis, kitab tafsir, dan literatur-literatur lainnya. Di dalam penelitian ini juga menggunakan teknik komparatif untuk memperoleh persamaan dan perbedaan terhadap Tafsir-Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar terkait ayat-ayat tentang ketenangan jiwa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketenangan jiwa dalam Al-Qur’an seringkali disebut dengan mutmainnah, rida, sakinah, dan itmi’nan. Analisis komparatif terhadap Tafsir Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar yaitu Tafsir Al-Jilani yang lebih menekankan aspek spiritual dan sufistik dan Tafsir Al-Azhar yang menekankan pada aspek sosial-psikologis. Namun, kedua tafsir tersebut sepakat bahwa ketenangan jiwa berasal dari Allah Swt yang sumbernya dari keteguhan iman dan keteguhan hati sehingga tidak terjerumus pada kegelisahan ataupun keputusasaan. Penelitian ini juga relevan dengan kehidupan modern yang dipenuhi dengan konflik, tekanan, kecemasan, dan lainnya yang berpengaruh terhadap ketenangan jiwa. Oleh karena itu, Al-Qur’an dapat menjadi pedoman untuk masyarakat dalam memperoleh ketenagan jiwa. Kata Kunci: Ketenangan Jiwa, Tafsir Al-Jilani, Tafsir Al-Azha
ANALISIS MANFAAT COCOPEAT DAN GARAM DALAM REDUKSI RESISTANSI SISTEM PENTANAHAN MENGGUNAKAN ELEKTRODA BATANG TUNGGAL
Sistem pentanahan bertujuan untuk mengalirkan arus berlebih dengan langsung ke dalam tanah sehingga dapat melindungi manusia dan peralatan listrik. Standar PUIL 2000 nilai resistansi sistem pentanahan harus dibawah 5 ohm. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menurunkan nilai resistansi pentanahan yang tinggi. Penyebab utama tingginya nilai resistansi disebabkan oleh nilai resistivitas tanah. Metode yang dilakukan yaitu melakukan pengukuran menggunakan metode tiga titik, melakukan perlakuan khusus (Soil treatment), melakukan pengukuran resistansi sistem pentanahan sebelum dan sesudah soil treatment pada kondisi basah dan melakukan pengukuran resistansi sistem pentanahan sebelum dan sesudah soil treatment pada kondisi kering. Cocopeat dan garam mampu menurunkan nilai resistansi yang tinggi. Cocopeat mampu menjaga kelembapan dengan baik dan garam mampu menghantarkan listrik dengan baik. Nilai resistansi sistem pentanahan pada kondisi eksisting sebesar 81,4 Ω dengan nilai resistivitas 96,81 Ωm dengan kategori jenis tanah pertanian. Nilai resistansi sistem pentanahan sebelum soil treatment pada kondisi basah sebesar 81,1 Ω dan sesudah penambahan soil treatment pada kondisi basah 16,1 Ω atau terjadi penurunan sebesar 80,14%. Nilai resistansi sistem pentanahan setelah soil treatment pada kondisi kering sebesar 83.3 Ω dan sesudah penambahan soil treatment pada kondisi kering 16,9 Ω terjadi penurunan sebesar 79,71%. Penurunan nilai resistansi yang didapatkan sudah mencapai standar berdasarkan IEEE yaitu mengalami penurunan nilai resistansi pentanahan menggunakan soil treatment sebesar 15% sampai 90%
KONTRIBUSI USAHA TANI JAGUNG DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT JORONG VI DESA JANJI SAROHA RAO UTARA PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Masyarakat di Jorong VI, Desa Janji Saroha, Kecamatan Rao Utara, sebagian besar mengandalkan perkebunan karet sebagai sumber pendapatan utama. Namun, penurunan harga karet di Indonesia menyebabkan banyak petani tidak sepenuhnya menyadap karet dan beralih menanam jagung sebagai alternatif. Luas lahan garapan rata‑rata petani kurang dari satu hektar, sehingga pendapatan yang dihasilkan belum mencapai Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Barat. Maka dari itu peneliti mempunyai tujuan untuk mengetahui Kontribusi Usaha Tani Jagung Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Jorong VI Desa Janji Saroha Rao Utara dan Tinjauan Ekonomi Syariah Terhadap Kontribusi Peningkatan Usaha Tani Jagung Terhadap Kesjahteraan Masyarakat. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (Field Research), informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yang diperoleh dengan menggunakan Purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang didapat, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa para petani belum sepenuhnya merasakan kesejahteraan, karena kesejahteraan menurut para petani banyaknya pendapatan dan harta yang dikumpulkan, dari wawancara yang dilakukan masih banyak hambatan bagi para petani dalam memperoleh pendapatan dari hasil panen jagung salah satunya hutang modal diawal, harga yang tidak stabil dan berubah –ubah, luas lahan yang kurang meski punya sendiri. Akan tetapi dari pandangan ekonomi islam berdasarkan etos kerja para petani peneliti menganalisis bahwa para petani jagung sudah masuk dari kategori sejahtera, sudah memenuhi indikator kesejahteraan yaitu Hifdzu Ad-din, Hifdzu An-nafs, Hifdzu Al-mal, HifdzuAn-nasl, dan Hifdzu Al-aql, hanya saja sudah menjadi sifat manusia sebanyak apapun materi pasti kurang sehingga membuat para petani kurang bersyukur. Kata kunci: Kontribusi usaha tani jagung, Kesejahteraan, Ekonomi Syariah