Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Analisis Harga Pokok Produksi Rumah PadaNot a member yet
59215 research outputs found
Sort by
PREDIKSI HARGA JUAL EMAS MENGGUNAKAN MODEL ARIMA
Harga emas merupakan salah satu instrumen investasi yang banyak diminati masyarakat karena nilainya cenderung stabil dan mengalami peningkatan, namun pergerakan harganya bersifat fluktuatif sehingga menyulitkan investor dalam menentukan waktu transaksi yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memprediksi harga jual emas harian di PT. Pegadaian menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Data yang digunakan adalah data harga jual emas harian dimana pada periode 1 Mei-10 September 2025 sebanyak 133 observasi. Pemodelan dilakukan dengan tahapan Box-Jenkins yang meliputi identifikasi model, estimasi parameter, pemeriksaan diagnostik, dan peramalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa data menjadi stasioner setelah dilakukan diferensing pertama dan model terbaik yang diperoleh adalah ARIMA (3,1,3). Evaluasi kinerja model menghasilkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 0,5026%, yang menunjukkan tingkat akurasi peramalan sangat baik. Dengan demikian, model ARIMA (3,1,3) dapat digunakan untuk memprediksi harga jual emas jangka pendek secara akurat. Kata kunci: ARIMA, harga jual emas, Peramalan, PT. Pegadaian. time series
ANALISIS USAHA TANI PADA BUDI DAYA PADI DI DESA PULAU JAMBU KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR
ANALISIS USAHA TANI PADA BUDI DAYA PADI DI DESA PULAU JAMBU KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR Nada Tri Anugrah (12080223481) Di bawah bimbingan Penti Suryani dan Elfi Rahmadani INTISARI Produksi padi di beberapa wilayah potensial Provinsi Riau mengalami penurunan pada tahun 2023, salah satunya Kabupaten Kampar. Penurunan produksi di Kabupaten Kampar sekitar 10,63 ribu ton GKG pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya, tinggi atau rendahnya produksi belum tentu mencerminkan keuntungan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan teknik budi daya padi di Desa Pulau Jambu dengan BPTP Provinsi Riau, menganalisis biaya produksi, pendapatan, efisiensi usaha tani, dan mengetahui hubungan antara teknik budi daya dengan keuntungan usaha tani di Desa Pulau Jambu, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar. Penelitian dilakukan pada Oktober hingga November 2024 menggunakan metode kuantitatif dan deskriptif dengan pengambilan sampel secara simple random sampling dari tiga kelompok tani, yang menghasilkan 36 sampel. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terstruktur, sedangkan data sekunder diperoleh dari BPS Provinsi Riau dan sumber terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik budi daya yang diterapkan petani di Desa Pulau Jambu sudah sesuai dengan panduan BPTP Provinsi Riau. Efisiensi usaha tani padi di desa tersebut mencapai 2,73, yang menunjukkan bahwa usaha tani tersebut layak dikembangkan. Selain itu, terdapat hubungan yang kuat dan positif antara teknik budi daya dengan keuntungan usaha tani. Disarankan agar petani terus mengikuti panduan budi daya dari BPTP untuk memaksimalkan hasil produksi. Kata Kunci : budi daya, efisiensi, padi, pendapatan, produksi, pulau jambu, usaha tan
PENGARUH PENDEKATAN SCIENCE TECHNOLOGY ENGINEERING AND MATHEMATICS DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V UPT SDN 001 SAWAH BARU
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA kelas V UPT SDN 001 Sawah Baru. Pendekatan STEM hadir sebagai inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan sains, teknologi, teknik, dan matematika untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan pendekatan STEM terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V di UPT SDN 001 Sawah Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain Quasi-Experimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V UPT SDN 001 Sawah Baru, dengan sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling sehingga terpilih kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data yang digunakan meliputi tes keterampilan berpikir kritis (pre-test dan post-test) serta lembar observasi aktivitas siswa. Teknik analisis data dilakukan melalui uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene’s Test), dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan STEM memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t yang menunjukkan nilai signifikansi 0,011 < 0,05. Peningkatan terjadi pada lima indikator berpikir kritis, yaitu memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, memberikan penjelasan lebih lanjut, serta mengatur strategi dan taktik, dengan rata-rata aktivitas siswa berada pada kategori baik sekali. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan STEM efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA. Kata Kunci: Pendekatan STEM, Keterampilan Berpikir Kritis, Pembelajaran IPA
KONTEKSTUALISASI HADIS TAWADHU DALAM PENGOBATAN SUPERIORITY COMPLEX
Fenomena superiority complex merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan perasaan superior secara berlebihan terhadap orang lain, sehingga berdampak negatif pada hubungan sosial dan pembentukan kepribadian. Dalam perspektif Islam, sikap tersebut bertentangan dengan nilai tawadhu yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallāhu ‘Alaihi wa Sallam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkontekstualisasikan hadis tentang tawadhu sebagai pendekatan spiritual dalam pengobatan superiority complex. Hadis yang dikaji adalah hadis riwayat Imam Abu Daud dalam Sunan-nya, Kitab Zuhud nomor 40. Berdasarkan sanadnya, hadis ini tergolong marfu’, dan dari segi kualitas dinilai sahih karena tidak ditemukan unsur ‘illat maupun syadz. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian hadis dan analisis kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tersebut mengandung nilai-nilai terapeutik, antara lain anjuran a)melihat orang yang lebih rendah dalam urusan dunia, b)menanamkan sifat pemaaf dan bersedekah, c) membina sisi kemanusiaan dan kelembutan hati, d) senantiasa bertakwa, e) menjauhi sifat riya, f)menumbuhkan sikap rendah hati, g)menyadari bahwa sikap angkuh merupakan perilaku yang merugikan dan sia-sia. Kata kunci: superiority complex, tawadhu, pengobatan, hadi
PENGARUH PENERAPAN METODE UMMI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA PADA MATA PELAJARAN TAHSIN DI PONDOK PESANTREN ISLAMIC CENTRE AL-HIDAYAH KAMPAR
ABSTRAK Silvi Anggraini (2025) : Pengaruh Penerapan Metode Ummi terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa pada Mata Pelajaran Tahsin di Pondok Pesantren Islamic Centre Al-Hidayah Kampar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan metode ummi terhadap kemampuan membaca Al-Qur‟an Siswa pada mata pelajaran tahsin di Pondok Pesantren Islamic Centre Al-Hidayah Kampar. Penelitian Kuantitatif ini menggunakan desain quasi experimental design dengan bentuk the nonequivalent control group design. Adapun jumlah populasinya Adalah 50 siswa kelas VIII di Pondok Pesantren Islamic Centre Al-Hidayah Kampar. Sampel yang diambil adalah seluruh dari populasi yaitu 30 siswa, dengan rincian 15 siswa dari kelas eksperimen dan 15 siswa dari kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data menggunkan teknik uji “t”. Hasil uji “t” dengan niai sig 0,278 > 0,05, yang menunjukkan tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca Al-Qur‟an Siswa pada mata pelajaran tahsin di Pondok Pesantren Islamic Centre Al-Hidayah Kampar, maka Ha ditolak, dan Ho diterima, artinya tidak terdapat perbedaan hasil belajar Tahsin pada kelas control dan kelas ekperimen. Kata kunci: Metode Ummi, Kemampuan Membaca Al-Qur’a
AKAD NIKAH TALFIQ MAZHAB DAN IMPLIKASINYA TERHADAP STATUS HUKUM PERNIKAHAN DAN NASAB ANAK
ABSTRAK Syamsuddin Muir (2026) : Akad Nikah Talfiq Mazhab Da Implikasinya Terhadap Status Hukum Pernikahan Dan Nasab Anak Talfīq merupakan bentuk taqlīd dengan penggabungan beberapa pendapat mazhab fiqh dalam satu masalah hukum. Seperti fenomena penerapan talfīq pada akad nikah tanpa wali dan tanpa saksi yang merupakan gabungan pendapat mazhab Hanafi dan mazhab Maliki. Mayoritas mazhab fiqh, Hanafi, Syafi‟i, dan Hambali menolak talfīq mazhab. Pendapat mayoritas ulama mazhab Maliki di benua Afrika Utara (selain Mesir) dan Andalusia membolehkan talfīq mazhab pada masalah ibadah. Pendapat sebagian ulama kontemporer membolehkan talfīq mazhab dengan syarat-syarat tertentu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Dalam penelitian ini dilakukan pengkajian terhadap sumber tertulis seperti kitab atau buku yang berkaitan dengan penelitian. Hasil dari penelitian ini bahwa ada kesepakatan tiga mazhab fiqh, mazhab Maliki, mazhab Syafi‟i, dan mazhab Hambali bahwa akad nikah talfiq mazhab tanpa wali itu fāsid, tidak sah, dikenakan hukuman takzir, tidak dikenakan hukuman had zina. Juga sepakat tiga mazhab fiqh, mazhab Hanafi, mazhab Syafi‟i, dan mazhab Hambali, bahwa akad nikah talfiq mazhab tanpa saksi itu fāsid, tidak sah, dikenakan hukuman takzir, dan tidak dikenakan hukuman had zina. Hukum talfīq mazhab dengan melaksanakan akad nikah tanpa wali dan tanpa saksi adalah talfīq bāthil, tidak sah, dan merupakan talfīq terlarang, bertentangan dengan kesepakatan ulama yang tidak membolehkan akad nikah tanpa wali dan tanpa saksi. Status hukum pernikahan talfiq mazhab itu batal, dan nasab anak yang lahir dari pernikahan talfiq mazhab itu dinisbahkan kepada ayahnya. Kata Kunci : talfīq, taqlīd, mazhab x
ANALISIS SENTIMEN KOMENTAR WARGANET TERHADAP KONTEN FENOMENA CHILDFREE PADA PROGRAM SELAMAT PAGI INDONESIA DI KANAL YOUTUBE METRO TV
ABSTRAK Nama : Egidiya Ananda Savitri Jurusan : Ilmu Komunikasi Judul : Analisis Sentimen Komentar Warganet Terhadap Konten Fenomena Childfree Pada Program Selamat Pagi Indonesia Di Kanal Youtube Metro Tv Penelitian ini menganalisis sentimen warganet terhadap fenomena childfree di Indonesia melalui kolom komentar program "Selamat Pagi Indonesia" di kanal YouTube Metro TV. Fenomena ini memicu diskusi intens yang merefleksikan dinamika opini publik di ruang digital. Menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) dengan analisis sentimen berbasis leksikon dan netnografi, penelitian ini mengolah 477 komentar untuk memetakan pola persepsi masyarakat. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan adanya polarisasi yang tajam dengan sentimen positif sebesar 39,6%, sentimen negatif 35,0%, dan netral 25,4%. Temuan utama mengungkapkan bahwa faktor ekonomi menjadi justifikasi paling dominan bagi warganet dalam mendukung childfree, dengan kemunculan kata kunci seperti "biaya", "mahal", dan "ekonomi". Secara kualitatif, narasi warganet terbagi ke dalam empat tema utama: isu ekonomi dan dukungan negara (45%), perspektif agama dan norma sosial konservatif (28%), otonomi individu (18%), serta dampak lingkungan dan overpopulasi (9%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun nilai-nilai tradisional dan religius masih kuat dalam menolak childfree, terdapat pergeseran signifikan ke arah argumen rasional-pragmatis di kalangan masyarakat urban. Sentimen netral yang ditemukan juga sering kali mengandung dukungan implisit terhadap pilihan personal individu. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman dinamika komunikasi digital dan perubahan nilai sosial di Indonesia. Kata Kunci: Analisis Sentimen, Childfree, Warganet, YouTube Metro TV, Komunikasi Digital
ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM BAGI DONATUR DALAM PENGGALANGAN DANA BERBASIS DONASI SECARA DARING BERDASARKAN KONTRAK ELEKTRONIK DI INDONESIA
Penelitian ini membahas analisis yuridis mengenai perlindungan hukum bagi donatur dalam penggalangan dana berbasis donasi secara daring yang dilaksanakan melalui platform digital berdasarkan kontrak elektronik di Indonesia. Dalam praktiknya, masih ditemukan permasalahan berupa penyalahgunaan dana, kurangnya transparansi pengelolaan donasi, serta ketidakjelasan pertanggungjawaban penyelenggara platform yang berlandaskan kontrak elektronik Penelitian ini membahas mengenai analisis hukum sistem perlindungan hukum bagi donatur dalam penggalangan dana berbasis donasi berdasarkan kontrak elektronik di indonesia dan perlindungan hukum bagi donatur dalam penggalangan dana secara daring ditinjau dari kontrak elektronik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan inventarisasi. Jenis data yang digunakan berupa data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dengan metode penalaran deduktif untuk mengkaji dan mengklasifikasikan ketentuan hukum yang berkaitan dengan perlindungan hukum bagi donatur dalam penggalangan dana daring. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum bagi donatur dalam penggalangan dana berbasis donasi secara daring secara normatif telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, antara lain Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Perlindungan Konsumen, serta peraturan terkait penggalangan dana. Kontrak elektronik yang terbentuk antara donatur dan penyelenggara platform memiliki kekuatan hukum mengikat, namun perlindungan hukum tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat keterbatasan pengaturan, lemahnya pengawasan, serta belum jelasnya mekanisme pertanggungjawaban dan upaya hukum bagi donatur apabila terjadi pelanggaran atau penyalahgunaan dana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Indonesia perlu memperkuat regulasi khusus dan sistem pengawasan terpadu untuk meningkatkan perlindungan hukum bagi donatur dalam crowdfunding digital
KOLABORASI PEMERINTAH DESA DAN LEMBAGA ADAT DALAM PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DI DESA KUNTU KECAMATAN KAMPAR KIRI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kolaborasi antara pemerintah desa dan lembaga adat dalam melestarikan budaya lokal di desa kuntu kecamatan kampar kiri. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi pemerintah desa dan lembaga adat dalam pelestarian budaya lokal di desa Kuntu Kecamatan Kampar Kiri telah berjalan namun belum optimal. Di lihat dari beberapa indikator 1) Dialog tatap muka (Face to face), 2) Membangun kepercayaan (Trust Building), 3) Komitmen terhadap proses (Commitment to process), 4) Saling berbagi pengertian dan pengalaman (Share Understanding), 5) Hasil sementara yang bisa di manfaatkan (Outcome). Adapun faktor penghambat adalah 1) Minimnya partisipasi generasi muda karena pengaruh gaya hidup modern dan kurangnya ketertarikan terhadap kegiatan adat. 2) Minimnya sosialisasi dan promosi. 3) Sarana prasarana pendukung kegiatan budaya dan Keterbatasan anggaran . 4) Perubahan pola pikir masyarakat terhadap tradisi. 5) Kurangnya Partisipasi Tim Penggerak, dan 6) Rendahnya komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Desa dan Lembaga Adat menjadi hambatan dalam pelestarian budaya. Kata Kunci : Kolaborasi, Pemerintah Desa, Lembaga Adat, Budaya Loka
PERAN DINAS SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN ANGKA KEMISKINAN DI KABUPATEN PASAMAN BARAT
ABSTRAK PERAN DINAS SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN ANGKA KEMISKINAN DI KABUPATEN PASAMAN BARAT OLEH: SITI NURFAIZA (12070522562) Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan sosial yang terus menjadi perhatian pemerintah, termasuk di Kabupaten Pasaman Barat, yang menunjukkan fluktuasi angka kemiskinan dari tahun ke tahun. Dinas Sosial sebagai unsur pelaksana urusan pemerintahan di bidang sosial memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui berbagai program, kebijakan, dan layanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Dinas Sosial dalam menanggulangi angka kemiskinan serta mengidentifikasi faktor faktor penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial telah menjalankan empat peran utama pemerintah daerah, yaitu sebagai regulator, dinamisator, fasilitator, dan katalisator. Dinas Sosial melaksanakan program bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan PBI JK, pemberdayaan masyarakat, pemutakhiran DTKS, serta layanan kesejahteraan sosial lainnya. Namun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan anggaran, ketidaktepatan data sasaran, kurangnya sumber daya manusia, serta kendala koordinasi lintas sektor. Oleh karena itu, optimalisasi peran Dinas Sosial sangat diperlukan melalui peningkatan kualitas data, penguatan kolaborasi, serta penyediaan sumber daya yang memadai guna menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan di Kabupaten Pasaman Barat. Kata Kunci: Peran Dinas Sosial, Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Program Sosial