Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada
Not a member yet
    59215 research outputs found

    PEMODELAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT STRES PADA MAHASISWA AKHIR DALAM MENYUSUN SKRIPSI MENGGUNAKAN ROUGH SETS THEORY (STUDI KASUS: UIN SUSKA RIAU)

    No full text
    Stres mahasiswa akhir merupakan permasalahan umum yang dialami mahasiswa akhir dalam proses penyusunan skripsi. Berbagai faktor sering kali memicu munculnya stres yang dapat menghambat penyelesaian studi.Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres mahasiswa akhir dalam menyusun skripsi menggunakan Rough Sets Theory dengan studi kasus di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif survei dengan 240 responden yang diperoleh langsung melalui penyebaran kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan selanjutnya dimodelkan menggunakan Rough Sets Theory dengan bantuan software Rough Wan Regression (RWR). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa perempuan berada pada tingkat stres sedang dengan 10 aturan keputusan dan tingkat akurasi ketepatan aturan dalam memprediksi tingkat stres yang dialami sebesar 87,5%. Sedangkan untuk responden laki-laki, diperoleh sebanyak 17 aturan keputusan dengan tingkat akurasi ketepatan aturan dalam memprediksi tingkat stres yang dialami sebesar 100%. Namun, jika kedua kelompok responden digabungkan diperoleh 27 aturan keputusan dengan akurasi ketepatan aturan dalam memprediksi tingkat stres sebesar 91,82%. Prediksi ini diperoleh setelah dilakukan proses filtering pada data aktual. Rough Sets Theory terbukti efektif untuk digunakan dalam menghasilkan aturan keputusan yang mudah untuk diinterpretasikan langsung. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya identifikasi dan pencegahan stres pada mahasiswa akhir dalam menyelesaikan skripsi

    PELAKSANAAN HOME VISIT UNTUK MENGATASI PERILAKU MALADAPTIF PADA SISWA DI SMPN 8 PEKANBARU

    No full text
    Kegiatan dari home visit untuk mengatasi perilaku maladaptif pada siswa dari penelitian ini bertujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) apa saja bentuk bentuk perilaku maladaptif 2) pelaksanaan home visit dan 3) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan home visit oleh guru BK untuk mengatasi perilaku maladaptif pada siswa di SMP N 8 Pekanbaru. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: bentuk bentuk perilaku maladaptif yang sering terjadi di sekolah yaitu: adanya siswa yang sering datang terlambat, peserta didik yang tidak berpakaian rapi, sering membolos, merokok di area sekolah,bermain handphone pada saat guru menjelaskan, merusak fasilitas sekolah, tidak memakai lengkap atribut sekolah, tidur pada saat jam pelajaran, mengobrol dengan teman pada saat guru sedang menjelaskan, tidak mengerjakan tugas, berbicara jorok, makan pada saat jam pelajaran, membully teman, menyontek, tdak mengerjakan tugas, berbohong, melamun pada saat guru menjelaskan.1. Pelaksanaan Home visit bimbingan dalam mengatasi perilaku maladaptif pada siswa yaitu berupa a. Pada tahap perencanaan guru bimbingan dan konseling sudah melaksanakan melalui beberapa tahap kegiatan yaitu penetapan kasus perilaku maladaptif membolos, koordinasi, komunikasi, pengumpulan data dan informasi siswa. b. Pada tahap pelaksanaan guru bimbingan dan konseling sudah melakukan proses pelaksanaan home visit ini dilakukan dengan persetujuan pihak-pihak yang terkait, selain itu melaksanakan pertemuan dengan orang tua siswa. c. Pada tahap evaluasi guru bimbingan dan konseling sudah mengevaluasi hasil dari pelaksanaan Home visit dalam mengatasi perilaku maladaptif siswa ini dengan pengecekan keakuratan data dan keterangan selama pelaksanaan home visit. d. Pada tahap analisis hasil evaluasi guru bimbingan dan konseling sudah melakukan tahap ini dengan pengecekan efektivitas penggunaan hasil kunjungan rumah yang nantiknya digunakan untuk memecahkan perilaku maladaptif siswa. e. Pada tahap tindak lanjut guru bimbingan dan konseling sudah memikirkan dengan matang proses tindak lanjut dilakukan pertimbangan-pertimbangan tertentu untuk melanjutkan tahapan home visit dalam mengatasi perilaku maladaptif . f. Pada tahap laporan guru bimbingan dan konseling sudah melakukan tahap ini dengan proses penyusunan laporan 2. Faktor pendukung dan faktor penghambat guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi perilaku maladaptif siswa. Adapun faktor pendukung dan faktor penghambat pada pelaksanaan home visit oleh guru BK dalam mengatasi perilaku maladaptif siswa yaitu. Faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan home visit oleh guru BK dalam mengatasi perilaku maladaptif siswa meliputi adanya komunikasi yang baik antara guru bimbingan dan orang tua siwa, serta kasadaran orang tua terhadap perilaku anak mereka. Di sisi lain, faktor penghambat dalam pelaksanaan home visit ini termasuk tidak adanya sekilah dalam memfasilitasi guru BK, keterbatasan waktu yang dimiliki oleh guru BK dan orang tua, serta kurangnya dukungan dari orang tua yang dapat menghalangi terlaksananya kunjungan tersebut. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dengan obervasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Informan penelitian terdiri dari 1 orang guru BK dan 2 orang tua sisw

    PENGARUH ICE BREAKING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMKS MUHAMMADIYAH 3 TERPADU PEKANBARU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ice breaking terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi di SMKS Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MPLB dan XI AKL yang berjumlah 56 siswa dan seluruhnya dijadikan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan angket ice breaking dan angket motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, ice breaking dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata kunci: Ice breaking, motivasi belaja

    ANALISIS SENTIMEN BERBASIS ASPEK PADA LAYANAN KESEHATAN PUBLIK MENGGUNAKAN MODEL BERT

    No full text
    Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ketiga sangat bergantung pada kualitas pelayanan kesehatan publik yang prima. Saat ini, ulasan daring di platform digital menjadi sumber data berharga namun tidak terstruktur yang mencerminkan pengalaman nyata pasien. Analisis sentimen tradisional seringkali gagal menangkap detail spesifik karena narasi pasien umumnya mengandung opini terhadap berbagai aspek layanan secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan model Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT) untuk Analisis Sentimen Berbasis Aspek (ABSA) pada layanan kesehatan publik di Kota Pekanbaru. Sebanyak 9.542 ulasan dari sembilan rumah sakit dikumpulkan melalui teknik web scraping dari Google Maps. Metodologi penelitian mencakup pra-pemrosesan teks dan pengembangan model dua tahap menggunakan arsitektur IndoBERT untuk deteksi aspek dan klasifikasi sentimen. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi sembilan aspek utama: accessibility, accuracy, consultation, efficiency, environment, interactions, safety, tangibility, dan timeliness. Evaluasi menunjukkan model bekerja sangat efektif dengan nilai F1-Score sebesar 0,94 untuk aspek interactions dan 0,92 untuk timeliness. Temuan mengungkapkan bahwa kualitas interaksi interpersonal merupakan pendorong utama kepuasan, sedangkan ketepatan waktu pelayanan menjadi area kritis yang paling banyak dikeluhkan. Secara keseluruhan, penerapan IndoBERT terbukti mampu menghasilkan wawasan mendalam yang dapat ditindaklanjuti oleh penyedia layanan kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan

    SELF EFFICACY SEBAGAIMODERATOR HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER PADA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN

    No full text
    Self Efficacy Memoderasi Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Pengambilan Keputusan Karir Santriwati Pondok Pesantren Sri Novianti [email protected] Magister Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau ABSTRAK Santriwati di pondok pesantren menghadapi tantangan unik dalam pengambilan keputusan karir, yang dipengaruhi oleh lingkungan pendidikan yang menekankan nilai-nilai keagamaan dan seringkali terbatas dalam eksposur terhadap dunia kerja modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-efficacy sebagai moderator dalam hubungan antara dukungan sosial dan pengambilan keputusan karir pada santriwati di Pondok Pesantren. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 200 santriwati kelas 11 dan 12 yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Career Decision Ambiguity Tolerance (Xu & Tracey, 2015), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (Zimet et al., 1988), dan General Self-Efficacy Scale (Schwarzer & Jerusalem, 1995). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan pengambilan keputusan karir; (2) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan pengambilan keputusan karir; dan (3) self-efficacy tidak terbukti memoderasi hubungan antara dukungan sosial dan pengambilan keputusan karir. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks pesantren yang kolektivis dan hierarkis, dukungan sosial—terutama dari teman sebaya—memiliki pengaruh langsung yang kuat dalam memandu keputusan karir, sementara peran keyakinan diri individu (self-efficacy) menjadi tidak signifikan. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Self-Efficacy, Pengambilan Keputusan Karir, Santriwati, Pondok Pesantren

    PENGEMBANGAN MAKANAN TRADISIONAL BARONGKO SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN BAGI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI LEMBAGA PENDIDIKAN TAMAN KANAKKANAK KELURAHAN BENTENG KECAMATAN SUNGAI BATANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

    No full text
    Siska Wulandari, (2025): Pengembangan Makanan Tradisional Barongko Sebagai Makanan Tambahan Bagi Anak Usia 5-6 Tahun Di Lembaga Pendidikan Taman Kanak-Kanak Kelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir. Pelnellitian ini belrtujuan melngelmbangkan prosels pelngelmbangan makanan tradisional selbagai makanan tambahan bagi anak usia 5-6 tahun di Lelmbaga Pelndidikan taman kanak-kanak Kellurahan Belntelng mellalui uji validitas, praktilitas dan uji kel elfelktivitas anak. Pelnellitian melnggunakan meltodel Relselarch and Delvellopmelnt (R&D) delngan modell ADDIEL. Subjelk pelnellitian telrdiri dari ahli pangan, ahli gizi, guru dan anak usia 5-6 tahun, delngan telknik pelngumpulan data mellalui angkelt, obselrvasi, dan dokumelntasi. Analisis data dilakukan melmggunakan skala likelrt belrdasarkan pelnilaian para ahli, dan relspons pelselrta didik. Hasil validasi ahli pangan melmpelrolelh perlselntasel 100% dan ahli gizi 80% delngan total hasil gabungan 90% yang masuk katelgori sangat layak. Sellanjutnya uji elfelktivitas telrbatas anak melmpelrolelh prelselntasel 80% dan uji elfelktivitas luas melmpelrolelh perlselntasel 86,6% delngan katelgori elfelktif delngan total hasil gabungan 83%. Implelmelntasi sellama di lelmbaga pelndidikan taman kanak-kanak kellurahan belntelng melnunjukan anak melnyukai barongko karna rasa yang manis, telkstur yang lelmbut dan kelmasan yang melnarik selhingga disimpulkan bahwa barongko layak dan elfelktif selbagai makanan tambahan anak karna aman, belrgizi dan tidak melnggunakan bahan pelngawelt. Kata Kunci: Makanan Tradisional Barongko Sebagai Makanan Tambahan Bagi Anak Usia Din

    KORELASI ANTARA GHIBAH DAN TABAYYUN PERSPEKTIF TAFSIR AL-MISBAH (STUDI ANALISIS TERHADAP SURAT AL-HUJURAT AYAT 6 DAN 12)

    No full text
    Penelitian ini berjudul Korelasi Antara Ghibah dan Tabayyun Perspektif Tafsir Al-Misbah (Studi Analisis Terhadap Surat Al-Hujurat Ayat 6 dan 12), dilatarbelakangi oleh fenomena maraknya ghibah yang terjadi di masyarakat yang menyebabkan perpecahan antara masyarakat itu sendiri sehingga mewujudkan lingkungan yang tidak harmonis dalam hidup bermasyarakat. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana ghibah dan tabayyun menurut Tafsir AlMisbah?, (2) bagaimana korelasi anatara ghibah dan tabayyun menurut perspektif tafsir Al-Misbah pada Surah Al-Hujurat ayat 6 dan 12 dan (3) apa dampak tabayyun dalam hidup bermasyarakat Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pengertian dan makna tabayyun serta ghibah menurut tafsir Al-Misbah, untuk mengetahui korelasi antara ghibah dan tabayyun perspektif tafsir Al-Misbah (Studi Analisi Terhadap Surat Al-Hujurat Ayat 6 dan 12) dan juga untuk mengetahui dampak tabayyun dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bersifat kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengkaji berbagai sumber tertulis sebagai bahan utama dalam memahami suatu permasalahan. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer berupa Al-Quran dan tafsir Al-Misbah dan sumber data sekunder berupa buku, jurnal, dan lain-lain. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode munasabah dan metode deskriptif-analitis dalam penulisannya. Hasil dari penelitian ini memperoleh jawaban bahwa korelasi antara ghibah dan tabayyun adalah bahwa tabayyun merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya ghibah yang tidak perlu atau salah sasaran. Dengan tabayyun, seseorang dituntut untuk meneliti dan memastikan kebenaran informasi sebelum membicarakan orang lainDalam tafsir Al-Misbah, tabayyun adalah kewajiban untuk menghindari dosa besar seperti fitnah dan ghibah dengan cara memastikan fakta sebelum berbicara atau berbuat. Surah Al-Hujurat ayat 6 mengajarkan kewajiban tabayyun sebagai cara agar umat Islam berhati-hati dan tidak salah dalam menilai atau menyebarluaskan berita, sementara ayat 12 mengingatkan larangan ghibah sebagai tindakan yang merusak Kata Kunci: Ghibah, Tabayyun, Tafsir Al-Misbah, Korelas

    PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @RAGALERI.OFFICIAL SEBAGAI MEDIA PROMOSI STUDIO FOTO RAGALERI TALUK KUANTAN

    No full text
    ABSTRAK Nama : Khairul Azmi Program Studi : Ilmu Komunikasi Judul : Pemanfaatan Media sosial Instagram @Ragaleri.Official Sebagai Media Promosi Studio Foto Taluk Kuantan Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya upaya yang dilakukan oleh studio foto ragaleri dalam memanfaatkan instagram sebagai media promosi selain itu untuk menarik minat pelanggan studio ragaleri memberikan harga promosi yang murah yang sering di promosikan di akun Instagram @ragaleri.official berupa hasil foto, story, reels, dan feed. Adapun masalah didalam penelitian ini yaitu bagaimana Pemanfaatan media social Instagram @ragaleri.official sebagai media promosi. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media sosial Instagram @ragaleri.official sebagai media promosi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan di dalam penelitian ini teori Branding and Selling dalam pemanfaatan media sosial instagram @ragaleri.official sebagai media promosi studio ragaleri. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penulis mendapatkan hasil bahwa pemafaatan akun media sosial instagam @ragaleri.official dimanfaatkan melalui fitur fitur yang ada di instagram. Studio ragaleri memanfaatkan fitur fitur instagram seperti instagram story, reels, feeds, DM sebagai alat untuk menyebarkan informasi mereka mengenai produk promosi dan paket yang ada si Studio ragaleri. Dapat dilihat dari jumlah likes, viewers dan komen yang cukup banyak menandakan bahwa peran instagram dimanfaatkan dengan bagus dan optimal. Informasi yang didapat konsumen mengenai paket produk wisuda, foto keluarga dan foto grup juga dapat didapatkan kapan saja dan dimana saja, jadi konsumen tidak perlu datang ke Studio ragaleri jika ingin bertanya tentang paket-paket promo dan produk yang ditawarkan melalui promosi instagram Studio ragaleri. Kata Kunci: Media Sosial, Instagram, Promosi, @Ragaleri.officia

    HUBUNGAN EMOTIONAL EATING DAN KUALITAS TIDUR TERHADAP KEJADIAN GIZI LEBIH PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU

    No full text
    Status gizi merupakan gambaran kondisi tubuh yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perilaku makan dan kualitas tidur. Salah satu faktor psikologis yang dapat memengaruhi perilaku makan adalah emotional eating, yaitu kecenderungan makan berlebih sebagai respons terhadap emosi negatif. Sementara itu, kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi keseimbangan hormon pengatur nafsu makan dan berdampak pada peningkatan asupan energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan emotional eating dan kualitas tidur terhadap kejadian gizi lebih pada mahasiswa Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau angkatan tahun 2021 dan 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 175 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) untuk variabel emotional eating dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk variabel kualitas tidur. Status gizi diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan dengan perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data menggunakan uji Chi square dengan tingkat signifikansi p-value<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, mayoritas responden memiliki emotional eating tinggi (52,0%) dan kualitas tidur buruk (84,6%). Sebagian besar responden masuk kategori gizi tidak lebih (77,1%) dan gizi lebih (22,9%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara emotional eating dengan kejadian gizi lebih (p-value=1,000) serta tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian gizi lebih (p-value=0,738). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara emotional eating dan kualitas tidur dengan kejadian gizi lebih pada mahasiswa Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Kata kunci: emotional eating, kualitas tidur, mahasiswa, status giz

    الترادف بين كلمتي انفطرت و انشقت في القرآن الكريم (دراسة دلالية تحليلية)

    No full text
    تتناول هذه الرسالة موضوع "الترادف بين كلمتي (انفطرت) و(انشقت) في القرآن الكريم (دراسة دلالية تحليلية)". يهدف البحث إلى بيان دلالة كلمتي (انفطرت) و(انشقت)، ومعرفة ما إذا كانت الكلمتان تشتركان في معنى واحد تماماً أم أن بينهما فروقاً دقيقة في التفسير القرآني. اعتمد البحث المنهج المكتبي، واستخدم الأسلوب التحليلي مع النهج الوصفي النوعي. توصلت نتائج البحث إلى أن معنى كلمة (انفطرت) هو الانشقاق مع وجود فجوات أو صدوع، بينما (انشقت) تعني التصدع والتمزق والتشقق حتى تضعف السماء وتفتح أبوابها ثم تنهار وتزول. تشترك الكلمتان في أصل المعنى وهو "الانشقاق"، وكلاهما ورد في القرآن الكريم للإشارة إلى تصدع السماء كعلامة من علامات يوم القيامة. أما الفرق بينهما فيكمن في أن كلمة (انشقت) أعمّ وأوسع دلالة من (انفطرت) التي هي أخصّ، فكل "فطر" هو "شق"، وليس كل "شق" هو "فطر". ومن حيث السياق الاستعمالي، تصوّر (انفطرت) المرحلة الأولى والبداية لدمار السماء، بينما تشير (انشقت) إلى المرحلة التالية والمتقدمة حين تنفتح السماء تماماً ويُبعث الناس للحساب ويتسلمون صحائف أعمالهم. الكلمات المفتاحية: الترادف، انفطرت، انشقت

    55,376

    full texts

    59,215

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Analisis Harga Pokok Produksi Rumah Pada
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇