DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Hubungan Kebersihan Lingkungan Terhadap Kejadian ISPA pada Balita: Literature Review
Latar belakang : Prevalensi Riskesdas pada tahun 2018 dari jumlah balita sebanyak
1.017.290 kasus usia terbanyak terbanyak diusia 5 bulan sampai 14 bulan sebanyak
10,6% dengan jumlah 182.338 kasus. Untuk mengurangi terjadinya risiko ISPA pada
balita maka faktor penyebab supaya diketahui semua orang yaitu selalu menjaga
kebersihan lingkungan dan tempat tinggal.
Tujuan : Menganalisis hubungan kebersihan lingkungan terhadap kejadian ISPA pada
balita
Metode : Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan kata kunci
kebersihan lingkungan, ISPA, balita. Pencarian jurnal menggunakan dua database
yaitu Google Scholar. Anlaisis data menggunakan seleksi literature (PRISMA)
dengan kriteria inklusi naskah full text yang dapat diakses secara dalam rentang tahun
terbit 1 Januari 2015 sampai 30 Desember 2020 dan wilayah yang diambil di
Indonesia. Setelah itu dilakukan penilaian kualitas kelayakan menggunakan JBI
Critical appraisal.
Hasil : Berdasarkan 8 jurnal yang didapatkan seluruh hasil dan pembahasan literature
review, maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kebersihan
lingkungan dengan kejadian ISPA pada balita.
Simpulan dan Saran : Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa kebersihan
lingkungan sangat berpengaruh terjadinya ISPA pada balita. Diharapkan terutama
anggota keluarga untuk selalu menjaga kebersihan tempat tinggal dan sekitarnya
Pengaruh Senam Yoga Terhadap Penurunan Dismenore Primer pada Remaja: Narrative Review
Latar Belakang : Banyak remaja yang saat ini lebih banyak mengkonsusi makanan
junk food, dimana kandungan lemak dalam makanan junk food sangat tinggi dan hal
ini dapat mengakibatkan kenaikan pada kadar prostaglandin didalam tubuh yang
dapat memicu terjadinya dismenore atau nyeri haid. Ada cara yang dapat dilakukan
oleh fisioterapi dalam menurunkan tingkat nyeri pada saat remaja mengalami
menstruarsi yaitu dengan menggunakan intervensi senam yoga. Senam yoga
merupakan suatu tekhnik yang mengajarkan relaksasi, pernafasan dan posisi tubuh
guna untuk mengurangi keluhan nyeri. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh senam
yoga terhadap penurunan dismenore primer pada remaja. Metode Penelitian:
Metode penelitian ini adalah narrative review, dengan menggunakan dua database
yaitu Google Scholar dan PubMed, pada Google Scholar ditemukan 180 artikel dan
PubMed 6 artikel, total dari pencarian artikel sebanyak 186. Selanjutnya 186 artikel
tersebut dipilih dan di periksa didapatkan 67 artikel, selanjutnya artiekel dikurangi
sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 10 artikel. Kemudian total
artikel yang di review sebanyak 10 artikel. Alat ukur dalam penelitian ini
menggunakan Visual Analog Scale (VAS), Numeric Rating Scale (NRS), Verbal
Descriptor Scale (VDS). Hasil Penelitian: Ada pengaruh dari pemberian senam yoga
terhadap penurunan dismenore primer pada remaja. Kesimpulan: Dapat disimpulkan
bahwa terdapat pengaruh pemberian senam yoga terhadap penurunan dismenore
primer pada rema. Dengan dosis senam yoga yang paling efektif selama 60 menit 1
sesi dalam satu minggu selama 12 minggu. Saran : Penelitian ini diharapkan dapat
menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya sehingga dapat dikembangkan dengan
menggunakan metode penelitian eksperimental
PENGARUH TANDEM WALKING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN RESIKO JATUH PADA LANSIA : STUDY NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Lansia mengalami perubahan fungsi fisiologis diantaranya terjadi pada
sistem neurologis, sensorik, dan musculoskeletal, perubahan pada fungsi fisiologis
berdampak pada gangguan keseimbangan yang menyebabkan peningkatan resiko jatuh
pada lansia. Tandem walking exercise perlu dilakukan agar meningkatkan keseimbagan
dan mengurangi resiko jatuh pada lansia. Tujuan : Untuk mengetahui dan menganalisis
pengaruh pemberian tandem walking exercise terhadap penurunan resiko jatuh pada
lansia. Metode : Metode penelitian yang digunakan yaitu narrative review dengan
framework PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Mengidentifikasi
artikel menggunakan database yang relevan (Google scholar, PubMed, Garuda) dengan
kata kunci yang disesuaiakan. Seleksi artikel dengan menggunakan PRISMA flowchart.
Hasil : Hasil keseluruhan pencarian 3 database terdapat 266 artikel. Setelah dilakukan
seleksi artikel menggunakan PRISMA flowchart diperoleh 12 jurnal yang membuktikan
efektivitas tandem walking exercise terhadap penurunan resiko jatuh pada lansia.
Kesimpulan : Pemberian tandem walking exercise efektif dalam menurunkan resiko jatuh
pada lansia
Study Narrative Review Pengaruh Swiss Ball Exercise Terhadap Penurunan Nyeri pada Pasien Low Back Pain (LBP)
Latar Belakang : Low back pain (LBP) atau timbulnya nyeri yang dirasakan pada
punggung bagian bawah merupakan kondisi yang dapat mengakibatkan penurunan
fleksibilitas, penurunan kekuatan otot, kelemahan otot, perubahan postur, hingga
penurunan kemampuan fungsional yang dapat menimbulkan kecacatan bagi
penderita. Intervensi yang digunakan dalam penanganan nyeri punggung bawah ialah
dengan menggunakan Swiss ball exercise yang diharapkan dapat menurunkan nyeri.
Tujuan : Untuk mengetahui adanya pengaruh Swiss Ball Exercise terhadap
penurunan nyeri pada pasien LBP. Metode : Narrative review dengan framework
PICO (Population/Patients/Problem, Intervention, Comparison, Outcome).
Pencarian artikel yang sesuai dengan keywords yang telah ditentukan oleh penulis
dengan menggunakan database (NCBI, PubMed, ScienceDirect) yang kemudian
diseleksi dengan mengacu pada kriteria inklusi dan eksklusi. Proses seleksi artikel
menggunakan PRISMA flowchart yang kemudian menghasilkan 10 artikel yang akan
di review. Hasil : Dari 10 artikel yang didapat, ada 8 artikel yang signifikan, dan 2
artikel yang kurang signifikan yang diketahui melalui data hasil dengan
menggunakan alat ukur nyeri VAS. Akan tetapi, dari 10 artikel yang didapat
menunjukkan hasil yang relevan pada pengaruh Swiss ball terhadap penurunan nyeri
pada pasien LBP. Kesimpulan : Swiss ball exercise dapat mempengaruhi tingkat
penurunan nyeri pada pasien LBP dan dapat digunakan sebagai single treatment pada
kasus LBP non-spesific
PENGARUH PERSEPSI SEMBUH PADA KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN SKIZOFRENIA
Latar Belakang : Ketidakpatuhan mengkonsumsi obat menjadi masalah yang
banyak terjadi, salah satu faktornya : persepsi sembuh atau pasien merasa bahwa
sudah sembuh sehingga tidak perlu minum obat lagi.
Tujuan : Mengetahui persepsi sembuh pada kepatuhan minum obat pasien
skizofrenia
Metode : Literature review
Hasil : Persepsi sembuh berpengaruh pada kepatuhan minum obat pasien
skizofrenia
Simpulan: Ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi obat pada pasien skizofrenia
dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah pasien, atau merasa bahwa
dirinya sudah sembuh dan tidak memerlukan pengobatan lagi, sehingga dengan
sadar menghentikan sendiri pengobatannya tanpa arahan dari tenaga kesehatan
LITERATURE REVIEW : FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONTROL GULA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
Latar belakang : Jumlah prevanlesi diabetes melitus semakin meningkat setiap tahunnya,
faktor-faktor yang mempengaruhi kadar gula darah pasien diabetes melitus diantaranya faktor
pola makan, aktivitas fisik, Self-Management dan jenis kelamin. Apabila faktor-faktor yang
mempengaruhi kadar gula darah tidak di tangani maka akan terjadi peingkatan kadar gula darah
pada pasin diabetes melitus tipe II. Oleh karna itu, perlu untuk melakukan penelusuran literatur
mengenai faktor- faktor penyebab terjadinya peningkatan kadar gula darah pada pasien diabetes
melitus tip II.
Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kadar gula darah pada pasien
diabetes melitus tipe II
Metode : Penelusuran dengan menggunakan database google scholar dan science direct,
dengan kriteria insklusi jurnal yang dipilih 2 tahun terakhir (2019-2020), menggunakan jurnal
internasional, outcome utama adalah kontrol gula darah , kriteria ekslusi jurnal yang tidak
membahas variabel ( faktor – faktor , kontrol gula darah, dan diabetes melitus ), dan jurnal yang
tidak bisa diakses penuh/tidak full text. Jurnal yang didapat dinilai kelayakan menggunakan JBI
appraisal critical dengan skor lebih dari 50%. Keywords yang digunakan dalam bahasa Inggris
“blood sugar”, “blood sugar control”, “glukosa serum”,” diabetes mellitus " sedangkan
bahasa Indonesia “kontrol gula darah”, “glukosa darah”, “diabetes mlitus”. Didapatkan 351
artikel, 52 duplikasi, 5 jurnal yang memenuhi kretria inklusi dan layak dengan skor JBI
appraisal critical paling rendah 57,14% dan sesuai dengan fokus pencarian.
Hasil : Faktor-faktor kontrol gula darah pada pasien diabetes melitus tipe II pola makan,
aktivitas fisik, Self-Management dan jenis kelamin dapat mempengaruhi kadar gula darah pada
pasien diabetes melitus tipe II.
Simpulan dan Saran : Mengatur pola makan, aktivitas fisik, dan Self-Management dengan
baik, sebagai intervensi keperawatan berdasarkan evidence based untuk mengontrol kadar gula
darah pada pasien diabetes melitus tipe II
HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA LAKI-LAKI LITERATURE REVIEW
Di Indonesia merokok merupakan masalah yang masih sulit diselesaikan hingga saat ini.
Merokok merupakan kegiatan yang selalu terlihat di masyakat. sebagian besar masyarakat
mengetahui bahaya merokok, namun kebiasaan merokok tetap banyak dilakukan di
masyarakat.Perilaku merokok yang lebih menyedihkan adalah bahwa kebiasaan ini tidak terjadi
hanya pada orang dewasa namun telah merambah ke remaja bahkan siswa sekolah. Merokok
pada remaja akan mengganggu perkembangan paru-paru, salah satunya adalah munculnya
penyakit asma pada anak dan remaja, konformitas teman sebaya merupakan prediktor utama
terhadap perilaku merokok remaja, dimana perilaku merokok adalah salah satu cara yang tepat
bagi remaja untuk menjalin pertemanan dengan orang lain. Literatur review ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan konformitas teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja laki-
laki.Metode Literature review: Literature review ini menganalisis isi jurnal. Terdapat 5 jurnal
subyek dengan kata kunci: Konformitas Teman Sebaya” Perilaku Merokok” Remaja Laki-laki.
Hasil Penelitian: Hasil literature review berdasarkan hasil analisis kelima jurnal, didapatkan hasil
terdapat hubungan konformitas teman sebaya, perilaku merokok, remaja laki-laki. Berdasarkan
hasil literature review menunjukkan adanya hubungan antara konformitas teman sebaya dengan
perilaku merokok pada remaja. Remaja menunjukkan perilaku merokok dengan harapan dapat
diakui oleh anggota dalam kelompok dan sebagai bentuk kekompakannya sebagai anggota
kelompok.Selain itu aspek ketaatan membuat remaja rela. diharapkan mampu dalam memilih
teman sebaya yang baik, bisa terhindar dari teman sebaya yang tidak baik dalam pertemanan
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KESEPIAN PADA LANSIA: LITERATURE REVIEW
Latar Belakang: Lansia pada umumnya mengalami berbagai masalah kesehatan
akibat terjadinya perubahan fisik, psikologis, psikososial dan spiritual. Masalah
kesehatan yang psikologis yang sering muncul yaitu kesepian. Sedangkan keluarga
merupakan orang yang paling dekat dan merupakan support system bagi lansia dalam
mempertahankan kesehatannya. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan keluarga
terhadap kesepian pada lansia. Metode: Literature review menggunakan database
Google Scholar, dan EBSCO. Kriteria inklusi terdiri penelitian cross sectional
dengan responden lansia di Indonesia dan responden lansia di luar negeri, artiker
berbahasa Indonesia dan atau bahasa Inggris, naskah full text, terbit 2016-2020.
Hasil: Didapatkan 4 artikel yang memenuhi kriteria. Semua studi melaporkan
terdapatnya hubungan dukungan keluarga terhadap kesepian pada lansia.Simpulan
dan Saran: Melibatkan keluarga untuk memberikan perhatian, dukungan kepada
anggota keluarga lansia sehingga tidak merasa kesepian. Serta petugas kesehatan
diharapkan dapat meningkatkan perhatian dan dorongan terhadap keluarga untuk
memberikan perhatian secara fisik maupun psikis karena dukungan informatif,
instrumental, penghargaan dan emosi kepada lansia
HUBUNGAN USIA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF : LITERATURE REVIEW
Latar belakang : Gagal jantung kongestif merupakan keadaan jantung yang tidak
mampu memompa darah secara efektif untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan
nutrisi jaringan tubuh, keadaan tersebut menurunkan kualitas hidup dipengaruhi
oleh usia.
Tujuan : Mengetahui hubungan usia dengan kualitas hidup pada pasien gagal
jantung kongestif.
Metode : Kata kunci kualitas hidup, gagal jantung kongestif, lansia. Pencarian
jurnal menggunakan dua database yaitu Google Schooler dan PubMed. Analisis
data menggunakan (PRISMA) kriteria inklusi original reaserch diakses 2015-
2020.
Hasil : Terdapat dua jurnal mengatakan usia tidak memiliki hubungan dengan
kualitas hidup
Simpulan dan saran : Tidak terdapat hubungan yang signifikan usia dengan
kualitas hidup pasien gagal jantung kongestif. Saran diharapkan meningkatkan
kualitas hidup dengan melihat faktor lain
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN KEPRIBADIAN ANAK: LITERATURE REVIEW
Pola asuh yang diterapkan oleh orangtua sangat mempengaruhi kepribadian anak.
Penting bagi orang tua untuk mengetahui bagaimana cara mengasuh anak dengan
baik sehingga terbentuklah kepribadian yang baik pula. Kepribadian anak terbentuk
dengan melihat dan belajar dari orang-orang disekitar anak. Orang tua perlu
menerapkan sikap dan perilaku yang baik demi pembentukan kepribadian anak yang
baik. Pola asuh yang baik untuk pembentukan kepribadian anak yang baik.
Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang
tua dengan kepribadian anak sekolah. Tujua khususnya adalah untuk mengetahui pola
asuh orang tua pada anak sekolah dan untuk mengetahui kepribadian anak sekolah
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Literature review
dengan mengumpulkan literatur yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan
merangkum penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya mengenai Hubungan
Pola Asuh dengan Kepribadian Usia Anak Sekolah. Peneliti melakukan penelusuran
literatur pada database Google Scholar dan PubMed. Untuk menemukan jurnal
yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian dilakukan review.
Dari hasil literature review diketahui bahwa Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua
sangat mempengaruhi kepribadian anak. Kepribadian anak akan terbentuk
berdasarakan pola asuh yang orang tua berikan kepada anak. Orang tuayang
memberikan pola asuh dengan cara memberi penjelasan, pengertian, kepada anak
berdasarkan logika anak, tanpa kekerasan, dan tidak memanjakan anak, akan
membentuk kepribadian anak yang mampu mengahadapi tantangan, mandiri, percaya
diri, mempunyai control diri, penurut, dan kooperatif. Anak dengan kepribadian yang
utuh akan membuat nyaman jadi lebih percaya diri, lebih mandiri, serta bertanggung
jawab terhadap keputusan yang diambilnya.
Terdapat hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kepribadian Anak Usia Sekolah.
Selanjutnya, diharapkan dapat dilakukan penelitian lanjutan terkait