DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
EVALUASI PELAKSANAAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGGUNAAN BIOLOGICAL SAFETY CABINET (BSC) LEVEL 2 TERHADAP RESIKO KONTAMINASI BAKTERI
Kegunaan standar operasional prosedur di laboratorium berkaitan dengan tindakan
pencegahan dalam keselamatan (Safety Precaution) terutama saat bekerja dengan
spesimen infeksius. Penggunaan Biological-Safety Cabinet (BSC) merupakan salah satu
alat yang digunakan untuk mengurangi resiko kontaminasi silang pada saat bekerja
dengan specimen infeksius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil
identifikasi bakteri secara morfologi dan perbedaan pertumbuhan bakteri pada variasi
waktu inkubasi penyimpanan secara kualitatif untuk menentukan efektivitas
penggunaan Biological-Safety Cabinet (BSC) level 2. Metode penelitian ini
menggunakan metode quasi eksperimental dengan teknik in vitro dengan sampel swab
dari bagian alat Biological-Safety Cabinet (BSC) level 2. Hasil penelitian Berdasarkan
uji yang telah dilakukan hasil swab setelah inkubasi 24 jam pada swab Biological Safety
Cabinet (BSC) dihidupkan (ON OPERATION) didapat hasil tidak terjdinya
pertumbuhan dan tidak terdapat peningkatan pertumbuhan koloni berdasarkan variasi
waktu inkubasi. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian pada sampel swab Biological
Safety Cabinet (BSC) level 2 terbukti efektif mengurangi kontaminasi silang dengan
ditandai dengan tidak terjadinya pertumbuhan koloni dan tidak terdapat peningkatan
pertumbuhan koloni berdasarkan variasi waktu inkubasi pada sampel penggunakan
Biological-Safety Cabinet (BSC) level 2 sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)
LITERATURE REVIEW: CEMARAN BAKTERI PATOGEN PENYEBAB KERACUNAN PADA DAGING AYAM DI PASAR TRADISIONAL
Daging merupakan bahan makanan yang penting untuk memenuhi kebutuhan
nutrisi.Daging ayam memiliki rasa yang enak, tekstur yang lembut dan harga yang
relatif murah. Daging ayam sendiri sangat rawan terhadap bahaya biologis. Bakteri
merupakan penyebab utama penurunan kualitas daging segar. Suatu produk hewani
dapat dikatakan aman apabila tidak mengandung bakteri patogen yaitu bakteri yang
menimbulkan gangguan kesehatan bagi manusia yang memakannya. Kontaminasi
bakteri patogen pada bahan pangan asal hewani seperti daging ayam merupakan
masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian.Semakin banyak jumlah
mikroba awal dalam daging, maka semakin cepat pula kerusakannya. Penelitian ini
bertujuan untuk memperoleh gambaran kualitas bakteriologis daging ayam yang
dijual di pasar tradisional. Metode yang digunakan penelitian ini menggunakan
metode literature review yaitu dengan mencari artikel maupun jurnal penelitian,
penelusuran literatur menggunakan database Google Scholar dan PubMed. Hasil
yang diperoleh menunjukan bahwa dari 11 jurnal yang diteliti ditemukan jenis
bakteri patogen penyebab keracunan pada daging ayam yang dijual di pasar
tradisional yaitu 63,63% terdapat cemaran Eschericia coli, 45,45% terdapat
cemaran Salmonella sp., 27,27% terdapat cemaran Staphylococcus aureus, dan
18,18% terdapat Coliform, dimana tingkat cemaran tertinggi 1x109 CFU/g terhadap
bakteri Salmonella sp. dan Eschericia coli dengan kadar cemaran 6x106 CFU/g
EXPERIMENTAL STUDY ANTIBAKTERI PRODUK DISINFEKTAN METODE DILUSI
Latar Belakang: Disinfektan mengandung bahan kimia yang digunakan pada
proses desinfeksi untuk membunuh bakteri patogen. Konsentrasi dan intensitas zat
merupakan faktor yang mempengaruhi kerja produk disinfektan, sehingga aktivitas
antibakteri dari beberapa macam produk disinfektan yang beredar di pasaran perlu
diuji menggunakan metode dilusi dengan parameter MIC dan MBC dengan
beberapa varian konsentrasi. Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi efektivitas
antibakteri produk disinfektan menggunakan metode dilusi dengan parameter MIC
dan MBC dengan beberapa varian konsentrasi. Metode Penelitian: Penelitian ini
menggunakan metode quasi eksperimental dengan metode uji dilusi parameter MIC
dan MBC. Sampel produk desinfektan yang digunakan ialah Benzalkonium
Chloride, Natrium Hypochlorite dan Pine Oil dan bakteri uji yang digunakan ialah
koloni bakteri swab lantai. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini pada uji MIC
Benzalkonium Chloride dapat menghambat bakteri patogen karena diperoleh hasil
++ (keruh sedang) pada pengenceran 1 kali (0,05%) sedangkan Natrium
Hypochlorite dan Pine Oil tidak dapat menghambat bakteri patogen karena
diperoleh hasil +++ (sangat keruh) pada semua pengenceran. Uji MBC bahan
Benzalkonium Chloride, Natrium Hypochlorite dan Pine Oil didapatkan hasil
adanya pertumbuhan koloni pada media NA. Hasil analisa statistik penelitian ini
ialah nilai signifikansi > 0,05 yang memiliki arti bahwa tidak terdapat pengaruh
signifikan antara variabel terikat dan variabel bebas. Simpulan: Desinfektan varian
Benzalkonium Chloride pengenceran 1 kali lebih efektif membunuh mikroor�ganisme lantai dibandingkan Natrium Hypochlorite dan Pine Oil. Saran: Perlu
adanya penelitian lanjutan mengenai aktivitas variasi konsentrasi antibakteri
produk disinfektan menggunakan alat spektrofotometer untuk mengetahui
konsentrasi mikrorrganisme pada hasil MIC, dan menggunakan mikroorganisme
yang lebih spesifik sebagai mikroba uji
LITERATURE REVIEW: PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN METODE POCT (Point –Of –Care-Testing) CYANMETHEMOGLOBIN DAN HEMATOLOGY ANALYZER
Latar Belakang : Pemeriksaan hemoglobin merupakan salah satu pemeriksaan
darah rutin yang digunakan untuk mengetahui kadar darah dalam tubuh dan dapat
digunakan untuk mendiagnosis suatu penyakit, di laboratorium klinik kadar
hemoglobin dapat dilakukan dengan beberapa metode diantaranya metode POCT,
Cyanmethemoglobin dan Hematology Analyzer. Pemeriksaan hemoglobin di
laboratorium jika menggunakan metode yang berbeda maka hasil yang di
dapatkanpun berbeda sehingga resiko yang terjadi dapat mengakibatkan kesalahan
dalam mendiagnosis suatu penyakit. Tujuan : Mengetahui perbedaan rerata hasil
pengukuran kadar hemoglobin dengan metode POCT (Point-Of-Care-Testing),
Cyanmethemoglobin dan Hematology Analyzer. Metode : Jenis penelitian ini
menggunakan literature review dengan pencarian jurnal 10 tahun terakhir yaitu
pada tahun 2010-2020 menggunakan database Google Scholar, Pubmed NCBI dan
Semantic Scholar. Hasil : Perbedaan hasil rata-rata antara metode
Cyanmethemoglobin dan POCT adalah Hematology Analyzer adalah normal yang
dapat diketahui dengan nilai P Value >0,05 berdasarkan uji statistik Simpulan :
Perbedaan hasil rata-rata antara metode Cyanmethemoglobin dan POCT adalah ±
0,25 gr/dl, perbedaan antara metode Cyanmethemoglobin dan Hematology
Analyzer ± 0,3 gr/dl, sedangkan perbedaan hasil antara metode Hematology
Analyzer dan POCT adalah ± 2 gr/dl. Saran : Penelitian lanjutan meneliti
mengenai metode pemeriksaan hemoglobin dengan menggunakan metode yang
lain seperti sahli, oksihemoglobin dll. Untuk mengetahui perbedaan hasil
pemeriksaan hemoglobin dengan beberapa metode
Pola asuh orang tua dengan depresi pada remaja: Literatur Review
Masa remaja merupakan masa dimana pertumbuhan fisik yang diikuti oleh adanya
gejolak dan permasalahan, baik secara medis maupun psikososial. Permasalahan ini
bisa disebabkan oleh kondisi remaja yang dalam pencarian jati diri dengan normanorma
baru yang ada di masyarakat dan di dalam lingkungannya. Remaja yang
tidak mampu menyesuaikan diri dengan peran barunya akan membuat remaja labil
dan emosional bahkan bisa membuat depresi dan frustasi sehingga berperilaku yang
dapat merugikan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Dalam hal ini peran
orang tua dapat berupa bentuk pola asuh yang diterapkan dan dapat dirasakan oleh
anak dari segi positif maupun negatif. Pola asuh orang tua merupakan pola perilaku
yang diterapkan pada anak yang bersifat terus menerus dari waktu ke waktu. Pola
perilaku ini dapat dirasakan oleh anak, dari segi positif maupun negatif. Tujuan dari
penelitian ini mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan depresi pada
remaja. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan model
deskriptif. Penelusuran literatur ini dilakukan melalui 3 database yaitu Google
Scholar, Portal Garuda, dan EBSCO. penelusuran dilakukan dari 1 januari 2010
sampai 30 desember 2020 dengan kata kunci Bahasa Indonesia: pola asuh orang
tua, depresi, remaja, dan pola asuh. Dan kata kunci dalam Bahasa inggris: parenting
style, depression, adolescence and parenting. Hasil penelitian ini tipe pola asuh
orang tua sebagian besar adalah pola asuh demokratis, terdapat hubungan antara
pola asuh orang tua dengan resiko terjadinya depresi pada remaja dan sebagian
besar remaja memiliki tingkat depresi ringan dan sedang. Anak perempuan lebih
cenderung mengalami depresi dibandingkan dengan anak laki-laki
Determinan Pengungkapan Corporate Social Responsibility: Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memberikan bukti empiris
pengaruh umur perusahaan, kepemilikan asing, dewan komisaris, komite audit dan
tipe industri terhadap pengungakapan corporate social responsibility. Populasi dalam
penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
selama tahun 2017-2019 yang berjumlah 180 perusahaan. Teknik pengambilan
sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 96
perusahaan yang memenuhi kriteria sampel penelitian sampel. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data sekunder. Pengumpulan data
menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif
dan analisis regresi berganda dengan menggunakan program SPSS versi 21.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur perusahaan, dewan komisaris dan
tipe industri berpengaruh positif terhadap pengungkapan corporate social
responsibility, sedangkan kepemilikan asing dan komite audit tidak berpengaruh
terhadap pengungkapan corporate social responsibility
Analisis Kinerja Keuangan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES) Podho Joyo Kabupaten Gresik
Latar Belakang: Pertumbuhan ekonomi desa sering kali dinilai lambat. Oleh karena itu,
adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) membantu perekonomian desa untuk
masyarakat. Adanya BUMDES yang menghimpun dan penyaluran dana untuk masyarakat
desa, perlu diketahui bagaimana kinerja keuangan pada BUMDES dengan menggunakan
beberapa indikator yang mempengaruhinya antara lain kecukupan modal, profitabilitas dan
likuiditas. Tujuan: Penelitian untuk mengetahui kinerja keuangan Badan Usaha Milik
Desa (BUMDES) yang dilihat berdasarkan rasio Likuiditas, Solvabilitas dan Profitabilitas.
Metode Penelitian: Subjek penelitian ini adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)
Podho Joyo Kabupaten Gresik. Objek penelitian ini adalah neraca dan laporan laba rugi
pada laporan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif deskriptif, untuk mengetahui kinerja keuangan Badan Usaha Milik
Desa (BUMDES). Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan
dokumentasi. Hasil: Penelitian ini menunjukkan rata-rata rasio likuiditas tahun 2017-2019
yang diukur menggunakan Current Ratio dan Quick Ratio menunjukan hasil menurun
yang artinya kinerjanya kurang baik. Rasio solvabilitas tahun 2017-2019 yang diukur
menggunakan Debt To Asset Ratio dan Debt To Equity Ratio menunjukkan hasil relatif
menurun dan diartikan kinerjanya kurang baik. Rasio profitabilitas tahun 2017-2019 yang
diukur menggunakan Return On Asset dan Return On Equity menunjukkan hasil relatif
menurun dan diartikan kinerjanya kurang baik. Kesimpulan: Bahwa pertumbuhan laba
setiap tahunnya sangat baik, akan tetapi jika dinilai dari rasio keuangannya, kinerja
keuangan BUMDES menurun. Hal ini dikarenakan adanya penambahan disetiap unit
usahanya yang menghasilkan kinerja keuangannya menurun
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Etika Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) Karyawan Di Kantor Pemerintah Kabupaten Muratara
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah lingkungan kerja dan etika
kerja memiliki pengaruh terhadap organizational citizenship behavior
karyawan di Kantor Pemerintah Kabupaten Muratara. Desain penelitian
menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan
teknik purposive sampling, unit analisis dalam penelitian ini adalah karyawan
honorer yang bekerja di Kantor Pemerintah Kabupaten Muratara yang sudah
bekerja minimal masa kerja 1 tahun dan yang berusia dari 20-40 tahun. Total
responden dalam penelitian ini adalah 100 responden dari karyawan yang
bekerja di Kantor Pemerintah Kabupaten Muratara. Hasil penelitian ini
menunjukkan beberapa temuan. Pertama, etika kerja memiliki pengaruh
positif terhadap terhadap organizational citizenship behavior. Kedua,
lingkungan kerja memiliki pengaruh positif terhadap organizational
citizenship behaviour. Ketiga, lingkungan kerja dan etika kerja memiliki
pengaruh positif terhadap organizational citizenship behaviour
Pengaruh Work Life Balance dan Kepuasan Kerja Terhadap Turnover Intention Karyawan Wanita Di Kecamatan Rupit
Turnover intentions merupakan hal yang dihindari dari suatu organisasi, karena fenomena turnover memiliki dampak negatif untuk setiap organisasi. Penelitian ini ingin mengetahui apakah work – life balance, dan kepuasan kerja berpengaruh secara parsial terhadap turnover intentions, dan juga ingin mengetahui apakah work – life balance, dan kepuasan kerja secara simultan berpengaruh terhadap turnover intentions. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan teknik purposive sampling, unit analisis dalam penelitian ini adalah karyawan wanita di Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara yang sudah bekerja minimal 1 tahun dan wanita yang sudah berkeluarga dengan rentang usia 20-60- tahun. Total responden dalam penelitian ini adalah 100 responden karyawan wanita di Kecamatan Rupit. Data yang ada kemudian dianalisa menggunakan aplikasi SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan yaitu secara parsial work-life balance dan kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan, sedangkan secara simultan worklife balance dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan wanita di Kecamatan Rupit