DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMBERIAN ECCENTRIC EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PENDERITA TENNIS ELBOW : NARRATIVE REVIEW
Latar belakang: . Tennis elbow (lateral epicondylitis) adalah perasaan nyeri pada
siku bagian luar terkait ekstensi pergelangan tangan yang berlebihan. Penyebab
utamanya adalah penggunaan otot yang berlebihan secara berulang, dan tenaga kerja
manual yang berat meningkatkan risiko terkena Tennis Elbow. Problematika yang
sering muncul pada kasus tennis elbow adalah terjadinya penurunan atau
keterbatasan fungsional pada suatu pekerjaan, olahraga dan pada aktivitas sehari-
hari. Hal ini disebabkan oleh adanya rasa nyeri yang dihasilkan dari proses
peradangan yang terjadi pada Epycondylus Lateral. Tujuan : Untuk mengetahui
adakah pengaruh pemberian Eccentric Exercise terhadap penurunan nyeri pada
penderita Tennis Elbow. Metode: Metode penelitian ini menggunakan penelitian
narrative review dengan kerangka PICO (Population, Intervention, Comparison,
Outcome). Mengidentifikasi artikel menggunakan database yang relevan (PubMed,
Google Schoolar, PEDro). Hasil dari penelusuran didapatkan sebanyak 11 artikel
yang membahas tentang pengaruh pemberian Eccentric Exercise terhadap penurunan
nyeri pada penderita Tennis Elbow. Hasil : Hasil review 11 artikel tentang pengaruh
pemberian Eccentric Exercise terhadap penurunan nyeri pada penderita Tennis elbow
didapatkan ada 9 yang menyatakan ada perubahan penurunan nyeri setelah
pemberian Eccentric Exercise dan 2 lainnya menyatakan tidak berpengaruh.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat diambil kesimpulan
bahwa ada pengaruh yang signifikan pemberian Eccentric Exercise terhadap
penurunan nyeri pada penderita Tennis Elbow. Saran: Penelitian narrative review ini
dapat dijadikan evidence based fisioterapi untuk menurunkan nyeri pada penderita
tennis elbow
EFEKTIFITAS HIDROTERAPI UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN DINAMIS PADA PASIEN PARKINSON: NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang: Penderita Parkinson tergolong neurodegeneratif kronik progresif
yang ditandai dengan hilangnya sel saraf (neuron) dopaminergik pada bagian
substansia nigra. Yang di tandai dengan beberapa gejala di mulai dari (bradikinesia,
rigiditas dan tremor), yang pada akhirnya menyebabkan banyak gangguan motorik
dan dapat mengalami ketidakstabilan postural sehingga berakibat buruk pada
keseimbangan dan peningkatan risiko jatuh. Belum terdapat penelitian yang
melakukan review terkait efektivitas hidroterapi dalam peningkatan keseimbangan
dinamis pada pasien parkinson, sehingga perlu dilakukan pengkajian tentang
efektivitas hidroterapi dalam peningkatan keseimbangan dinamis pada pasien
Parkinson. Tujuan: Untuk mengetahui Apakah ada efektifitas hidroterpi untuk
meningkatkan keseimbangan dinamis pada pasien Parkinson Metode: Metode
penelitian yang digunakan yaitu narrative review dengan framework PICO
(Population/Patients/Problem, Intervention, Comparison, Outcome). Pencarian
artikel yang relevan menggunakan database (Google Scholar, PubMed, PEDro
Ebsco) sesuai keywords yang telah ditentukan dan mengacu pada kriteria inklusi dan
eksklusi. Proses seleksi artikel menggunakan PRISMA flowchart yang kemudian
menghasilkan 11 artikel yang akan di review. Hasil: Hasil review 11 jurnal di dapat
bahwa ada pengaruh peningkatan keseimbangan dinamis pada pasien parkinson
dengan hasil yang signifikan setelah di lakukannya hidroterapi. Kesimpulan:
Hidroterapi pada penderita parkinsona dalam meningkatkan keseimbangan dinamis
telah menjadi intervensi yang layak dan aman dalam populasi saat ini
ANALISIS TREND KINERJA KEUANGAN PADA PT SRI REJEKI ISMAN TBK TAHUN 2013-2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan juga mendeskripsikan kinerja keuangan
PT Sri Rejeki Isman Tbk selama tahun 2013 sampai dengan tahun 2019. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif menggunakan
pengukuran rasio profitabilitas yang kemudian disimpulkan dengan analisis trend.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan studi
dokumentasi yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia yang berupa laporan keuangan
perusahaan selama tahun 2013 sampai dengan 2019.
Hasil penelitian ini menunjukkan Net Profit Margin memiliki trend bernilai positif,
sehingga kinerja keuangan pada tahun penelitian dapat disimpulkan dalam keadaan
baik. Return on Asset memiliki trend bernilai negatif, sehingga kinerja keuangan pada
tahun penelitian dapat disimpulkan dalam keadaan kurang baik. Return on Equity
memiliki trend bernilai negatif, sehingga kinerja keuangan pada tahun penelitian dapat
disimpulkan dalam keadaan kurang baik
STUDI LITERATUR ANALISA INFORMASI CITRA ANATOMI RADIOLOGI PADA PEMERIKSAAN SHOULDER JOINT PROYEKSI ANTERO-POSTERIOR DAN LATERAL DENGAN KASUS DISLOKASI
Shoulder joint adalah ball-and-socket joint yang terbentuk oleh head
humerus dan glenoid cavity dari tulang scapula. Dislokasi sendi merupakan
keadaan di mana tulang- tulang yang membentuk sendi tidak lagi berhubungan
secara anatomis. proyeksi yang digunakan dalam kasus dislokasi ini yaitu AP dan
Lateral.Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui teknik radiografi pada pemeriksaan
shoulder joint dengan kasus dislokasi dan mengetahui informasi anatomi proyeksi
antero-posterior dan lateral pada pemeriksaan shoulder joint dengan kasus
dislokasi.
Metode penelitian yang digunakan adalah Studi Literatur (literature
review) Penelitian dilakukan pada Bulan pada bulan Oktober 2020 – Juli 2021.
Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif
dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta dan disusul dengan analisis, serta
memberi pemahaman dan penjelasan secukupnya.
Dalam pemeriksaan radiografi shoulder joint dengan kasus dislokasi
dapat disimpulkan dibutuhkan minimal dua proyeksi yang cukup efektif untuk
membantu menegakan diagnosa, proyeksi antero-posterior (AP) yang bertujuan
memperlihatkan anatomi shoulder joint dan untuk memperlihatkan dislokasi sendi
glenohumeral dan proyeksi Lateral dapat membantu menunnjukan perpindahan
tulang dan membantu menentukan dislokasi. Pada pemeriksaan radiografi
khsusnya pemeriksaan radiografi shoulder joint agar memberikan hasil yang
informatif sebaiknya menggunakan proyeksi AP dengan tujuan untuk melihat
anatomi dislokasi sendi glenohumeral joint dan menggunakan proyeksi lateral
yaitu untuk menentukan dislokasi pada shoulder joint
STUDI TENTANG HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN KEMOTERAPI PASIEN KANKER PAYUDARA : LITERATURE REVIEW
Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum dialami wanita di
dunia dan juga merupakan jenis kanker yang menjadi penyebab kematian
terbanyak pada wanita. Pengobatan jangka panjang lebih rentan terhadap masalah
kepatuhan pasien, seringkali pasien merasa jenuh untuk melakukan pengobatan
terus menerus dan kemudian tidak patuh dalam pengobatan. Dukungan keluarga
terhadap pasien kanker payudara sangat dibutuhkan guna meningkatkan
kepatuhan kemoterapi pasien. Didapatkan landasan teori dan mendapat
mengambarkan bagaimana hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan
kemoterapi pada pasien kanker payudara melalui penelusuran literatur.
Penelusuran literature dilakukan menggunakan dua database yaitu google scholar
dan pubmed. Keyword yang digunakan dalam bahasa Inggris adalah family
support AND chemotherapy adherence OR chemotherapy obedience AND breast
cancer OR carcinoma mammae sedangkan dalam bahasa Indonesia adalah
dukungan keluarga, kepatuhan kemoterapi dan kanker payudara. Terdapat tujuh
artikel dukungan keluarga memiliki hubungan bermakna dengan kepatuhan
kemoterapi pasien kanker payudara ditemukan pada lima artikel dan dua artikel
menyebutkan selain factor dukungan keluarga, kepatuhan kemoterapi dipengaruhi
oleh factor biaya, social ekonomi dan latar pendidikan pasien. Terdapat hubungan
dukungan keluarga dengan kepatuhan kemoterapi pasien kanker payudara selain
factor lain yaitu biaya, social ekonomi dan latar pendidikan pasien berdasarkan
penelurusan literature
PROSEDUR PEMERIKSAAN BNO IVP PADA KASUS NEFROLITIASIS Studi Literatur
Sistem urinaria adalah serangkaian organ tubuh yang berfungsi dan
bertanggung jawab terhadap pembentukkan urin. Salah satu patologis yang sering
terjadi pada sistem urinari adalah Nefrolitiasis. Nefrolitiasis merupakan salah satu
penyakit ginjal, dimana ditemukannya batu yang mengandung komponen kristal
dan matriks organik yang merupakan penyebab terbanyak kelainan pada saluran
kemih. Penatalaksanaan kasus ini dapat dilakukan menggunakan pemeriksaan
radiologi yaitu BNO – IVP. BNO-IVP adalah adalah salah satu pemeriksaan
radiografi khusus untuk melihat sistem urinaria.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan BNO IVP
pada kasus Nefrolitiasis. Jenis penelitian ini adalah studi literatur dengan
pendekatan sistematic review. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis
adalah dokumentasi yaitu mencari dan menggali data dari dokumen yang berupa
jurnal yang relevan berhubungan dengan tema yang diangkat. Waktu penelitian ini
dilakukan mulai Oktober 2020 sampai Agustus 2021.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Prosedur pemeriksaan BNO IVP
pada kasus Nefrolitiasisyaitu mulai dari persiapan pasien, persiapan alat,
selanjutnya yaitu teknik pemeriksaan proyeksi AP mulai dari foto abdomen polos
dan foto 5 menit, 15 menit dan 30 menit setelah pemasukan media kontras dan
dilanjutkan dengan foto post miksi
ANALISIS WAKTU TUNGGU PEMERIKSAAN THORAX RAWAT JALAN DI INSTALASI RADIOLOGI STUDI LITERATUR
Menurut Kemenkes Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar
minimal dalam waktu tunggu hasil pelayanan foto thorax kurang lebih 3 jam.
Ditemukan tiga jurnal mengenai analisis waktu tunggu pemeriksaan foto thorax.
Ketiga jurnal tersebut memiliki hasil waktu tunggu yang berbeda. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian dan kendala pada waktu tunggu
pemeriksaan foto thorax rawat jalan di Instalasi Radiologi
Metode penelitian ini adalah studi literatur. Sumber data yang diambil terdiri
dari 3 sumber data utama dari Indonesa dan 1 sumber data pendukung dari
Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan September hingga Juni 2021.
Pengumpulan data ini dilakukan secara metode dokumentasi data sekunder.
Analisis data yang digunakan menggunakan analisis anotasi biblografi.
Hasil rata-rata waktu tunggu pemeriksaan foto thorax rawat jalan yang belum
sesuai adalah 1962 menit jurnal pertama dan jurnal ketiga adalah 191.15 menit.
Hasil rata-rata waktu tunggu pemeriksaan foto thorax menurut jurnal kedua yaitu
61,96 menit dengan hasil tersebut bahwa telah sesuai dengan standar yang
ditentukan. Faktor-faktor penyebab lamanya waktu tunggu pemeriksaan foto
thorax adalah kurangnya tenaga kerja, waktu pembacaan foto yang tertunda, hasil
radiograf dipinjam basah tanpa ada hasil ekspertise dari dokter spesialis radiologi,
pendaftaran pasien yang banyak. Solusi yang dapat dilakukan yaitu meningkatkan
sumber tenaga kerja, meningkatkan fasilitas pelayanan radiologi, meningkatkan
manajemen radiologi, dan meningkatkan komunikasi yang baik dengan pasien. Di
sarankan bagian instalasi radiologi untuk memahami dan mengevaluasi
manajemen radiologi disetiap Rumah Sakit
STUDI LITERATUR PERBEDAAN GAMBARAN ANATOMI VERTEBRAE LUMBOSACRAL JOINT PROYEKSI LATERAL DENGAN VARIASI PENYUDUTAN ARAH SINAR
Tulang belakang adalah sebuah struktur lentur yang dibentuk oleh sejumlah
tulang yang disebut vertebrae. Columna vertebrae dibagi menjadi beberapa bagian
tulang yaitu, 7 tulang vertebrae cervical, 12 tulang vertebrae thoracal, 5 tulang
vertebrae lumbalis, sacrum, dan vertebrae coccygeus. Tujuan dari penelitian adalah
untuk mengetahui proyeksi yang digunakan dalam pemeriksaan vertebrae
lumbosacral proyeksi lateral jika menggunakan penyudutan arah sinar 0º,5º,10º,
dan 15º caudal dan untuk mengetahui hasil perbedaan gambaran anatomi vertebrae
lumbosacral proyeksi lateral jika menggunakan penyudutan arah sinar 0º,5º,10º,
dan 15º caudal.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi
literatur (literature review). Metode pengumpulan data yaitu dokumentasi mencari
dan menggali data dari literatur yang relevan dengan topik permasalahan dari
berbagai sumber utama yang digunakan yaitu ada dua jurnal dan sumber pendukung
yaitu ada enam belas (6 buku dan 10 jurnal). Kemudian data dianalisis untuk ditarik
kesimpulan sehingga diperoleh hasil yang dapat menjawab rumusan masalah.
Waktu penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2020 – Juli 2021.
Hasil dari penelitian ini didapatkan prosedur pemeriksaan dan hasil perbedaan
dari gambaran anatomi vertebrae lumbosacral joint proyeksi lateral dengan variasi
penyudutan arah sinar 0°, 5°, 10°, dan 15° caudal, memiliki kesamaan dengan
pemeriksaan radiografi vertebrae lumbosacral joint pada umumnya. Proyeksi yang
digunakaan dalam pemeriksaan radiografi vertebrae lumbosacral joint yaitu
menggunakan AP dan lateral agar lebih optimal dalam menegakkan suatu diagnosa
dan dapat membantu untuk melihat perbedaan hasil dari gambaran anantomi
radiografi vertebrae lumbosacral joint. Pemeriksaan radiografi vertebrae
lumbosacral joint berperan dalam memperlihatkan patologi lumbal, fractur,
scoliosis, dan osteoporosis. Sedangkan pada gambaran anatomi akan
memperlihatkan anatomi lumbalis, discus intrervertebralis, processus spinosus,
dan tranversus, pedicle, sendi sacroiliaca, dan sacrum
LITERATURE REVIEW: UJI SENSITIVITAS BAKTERI PATOGEN PADA ULKUS PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE-2
Diabetes Mellitus tipe-2 merupakan penyakit gangguan metabolik yang ditandai
dengan kenaikan gula darah atau gangguan fungsi resistensi insulin. Diabetes yang
tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai komplikasi salah satunya Diabetes
Mellitus yaitu ulkus diabetes. Ulkus diabetes merupakan salah satu komplikasi
kronis Diabetes Mellitus berupa luka terbuka pada permukaan kulit yang dapat
disertai kematian jaringan. Kadar glukosa yang tinggi menjadi tempat strategi
untuk bakteri berkembang. Bakteri yang terdapat pada ulkus diabetes dilakukan
uji sensitivitas bakteri terhadap antibiotik untuk menguji kepekaan suatu bakteri
terhadap suatu antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri
pada ulkus pasien Diabetes Mellitus tipe-2 dan mengidentifikai sensitivitas
antibiotik pada ulkus pasien Diabetes Mellitus tipe-2. Metode yang digunakan
penelitian ini yaitu dengan metode literature review. Hasil yang diperoleh pada
penelitian ini menunjukan bahwa dari 11 jurnal yang diteliti ditemukan jenis
bakteri pada ulkus pasien Diabetes Mellitus tipe-2 yaitu Staphylococcus aureus,
Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus sp., E.coli, Klebsiella pneumonia. Uji
sensitivitas antibiotik yang dilakukan dengan metode difusi kirby bauer
menunjukan hasil sensitif terhadap antibiotik Ciprofloksasin (100%), Meropenem
(100%), dan Cefotaxime (100%). Ditemukan bakteri pada ulkus Diabetes Mellitus
tipe-2 yaitu Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus sp.,
E.coli, Klebsiella pneumonia
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTESI: NARRATIVREVIEW
Latar belakang: Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang menyerang
lansia karena mulai berkurangnya sistem kerja tubuh. Karena banyaknya kasus
hipertensi di Indonesia yaitu sebesar 34,1. Salah satu intervensi yang
dimilikifisioterapi adalah senam lansia.Dengan adanya dukungan dari beberapa
teori, penelitian dan study literature mengenai penggunaan senam lansia mampu
menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, menjadi alasan bagi penulis
untuk melakukan penelitian dengan metodenarrative review dengan judul skripsi
“Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita
Hipertensi”.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh senam lansia terhadap penurunan
tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Metode penelitian yang
digunakan yaitunarrative reviewdengan framework PICO (Populasi, Intervensi,
Comparison, Outcome). Mengidentifikasi database yang sesuai (Google Scholar,
ScienceDirect, PubMed). Hasil: Dari 3 database didapatkan 3.815 artikel. Setelah
diperiksa yang telah teridentifikasi 10 artikel sesuai kriteria inklusi dan4 artikel
tambahan sesuai dengan keyword sehingga ada 13 artikel yang dijadikan database
dalam penelitian ini. Dari 14artikel setuju tentang adanya pengaruh sebelum dan
setelah diberikan senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada penderita
hipertensi menggunakan sphygnanomater dan air raksa. Senam lansia dilakukan
dengan durasi 30 menit selama 3 kali seminggu akan menurunkan tekanan darah
pada penderita hipertensi pada lansia. Hipertensi lebih cenderung terjadi kepada
perempuan lansia dibandingkan laki-laki. Mayoritas penderita hipertensi umur 60-
75 tahun.Kesimpulan:Review ini memberikan kontributor pengaruh senam lansia
terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Upaya pencegahan
untuk terhidar dari hipertensi yaitu dengan cara menjalani pola hidup sehat,
mengurangi mengomsumsi garam, alkohol, mengurangi berat badan, berhenti
merokok, dan melakukan aktivitas fisik