DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Financial Distress pada Perbankan Syariah Di Indonesia Tahun 2015-2019
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi
kondisi financial distress pada bank umum Syariah di Indonesia. Faktor-faktor
tersebut meliputi leverage, profitabilitas, likuiditas, komisaris independen dan komite
audit. Metode penelilitan ini menggunakan pendeketan kuantitatif. Populasi penelitian
ini adalah Bank Umum Syariah di Indonesia dan pengambilan sampel menggunakan
metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan data
sekunder laporan tahunan bank Syariah tahun 2015-2019. Analisis data dilakukan
dengan uji asumsi klasik, pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear
berganda yang dibantu aplikasi SPSS 9.0
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan regresi yang dihasilkan yaitu
leverage, Komisaris Independen, dan Komite Audit tidak berpengaruh terhadap
financial distress. Sedangkan, profitabilitas dan likuiditas berpengaruh positif
terhadap financial distress; Penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak terkait
dalam meminimalkan kondisi financial distress dengan memperhatikan rasio
keuangan seperti profitabilitas dan likuiditas. Dengan memperhatikan aspek tersebut
maka diharapkan pihak bank syariah dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja
keuangan dalam perusahaan agar dapat terhindari dari financial distress
Perancangan Community Learning Center Dengan Pendekatan Inclusive Design Di Yogyakarta
Ruang publik menjadi kebutuhan komunal untuk mengakomodir berbagai
aktivitas masyarakat, termasuk dalam pendidikan. Yogyakarta sebagai kota
pendidikan menjadi destinasi bagi pelajar dan mahasiswa lokal maupun luar
daerah untuk menempuh studi akibat daya tarik dari banyaknya institusi
pendidikan berkualitas baik. Pendidikan menjadi kebutuhan dan hak setiap
individu masyarakat, ini sejalan dengan kebijakan pemerintah tentang wajib
belajar 12 tahun. Namun, realitanya tidak semua masyarakat dapat mengenyam
pendidikan formal yang salah satunya disebabkan faktor keterbatasan ekonomi.
Kaum marginal menjadi kelompok masyarakat yang sulit mengakses
pendidikan. Berkaitan dengan kebutuhan akan ruang publik tersebut, pada
tahun 2014 DIY telah dicanangkan sebagai provinsi inklusif. Namun secara
implementasi khususnya pada fasilitas ruang publik yang sudah ada dirasa
belum maksimal menerapkan desain yang inklusif. Perancangan ini bertujuan
untuk menghasilkan rancangan desain Community Learning Center (Pusat
Kegiatan Belajar Masyarakat) di Yogyakarta yang menyediakan fasilitas
pendidikan nonformal berupa pendidikan kesetaraan dan pendidikan
keterampilan sebagai alternatif pendidikan bagi masyarakat khususnya kaum
marginal dengan desain yang ramah bagi semua kalangan usia maupun
disabilitas. Pendekatan inclusive design digunakan sebagai dasar perancangan
melalui empat kriteria desain; functional, usable, desirable, dan viable. Kriteria
tersebut akan diterapkan pada pengolahan area entrance, massa, sirkulasi dan
akses, kualitas ruang, ruang dalam, dan ruang luar. Selain menunjang
kebutuhan kegiatan belajar masyarakat, adanya fasilitas ini juga mendukung
eksistensi Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan mendukung pemerintah
daerah dalam mewujudkan DIY sebagai provinsi inklusif
Pengaruh Pemberian Discharge Planning Terhadap Kesiapan Keluarga dalam Merawat Pasien Stroke: Literature Review
Pasien stroke akan menghadapi beberapa masalah yang meliputi aspek fisik,
psikologis emosial, dan spiritual. Hal ini mengakibatkan pasien akan bergantung
pada keluarga. Pemberian discharge planning kepada keluarga akan bermanfaat
untuk meningkatkan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke. Tujuan dari
penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian discharge planning terhadap
kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke. Metode penelitian yang digunakan
yaitu Literature Review dengan analisa PICOST dan penelusuran database.
Penelusuran literature dilakukan melaui Google Scholar, E-resources Perpusnas, dan
Portal Garuda (2015-2020). Penelusuran artikel menggunakan kata kunci yang telah
ditentukan oleh peneliti. Seleksi literature menggunakan PRISMA, dilakukan
skrining sesuai kriteria inklusi yang telah ditentukan dan uji kelayakan menggunakan
JBI Critical Appraisal Tool:Quasi Experimental Study. Hasil penelitian yang
diperoleh yaitu didapatkan 5 artikel penelitian yang diterima, dan menunjukkan
bahwa pengaruh discharge planning sangat baik pada kesiapan keluarga dalam
merawat pasien stroke saat pulang ke rumah. Saran untuk keluarga diharapkan dapat
menjadi support system bagi pasien, saran untuk perawat diharapkan dapat
memberikan kualitas pelayanan kesehatan yang baik khususnya dalam memberikan
discharge planning, dan saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan hasil penelitian
ini dapat digunakan sebagai salah satu sumber data penelitian untuk penelitian
selanjutnya
Perilaku Pencegahan 3M Plus Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue pada Masyarakat Di Indonesia: Literature Review
Latar belakang:
Perilaku 3M plus sangat berhubungan dengan kejadian Demam
Berdarah Dengue pada masyarakat di Indonesia. Tingginya kasus DBD sangat
dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran masyarakat mengenai perilaku pencegahan
3M plus. Jika wabah penyakit DBD tidak dapat teratasi maka angka bebas jentik
tidak dapat mencapai target 95%, untuk mengoptimalkan ABJ maka masyarakat
lebih tanggap mengenai penerapan perilaku 3M plus. Tujuan: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku pencegahan 3M plus dengan
kejadian demam berdarah dengue pada masyarakat di Indonesia. Metode: Literature
review menggunakan database Google Scholar dan PubMed dengan kriteria inklusi
naskah free fulltext, bahasa yang digunakan bahasa indonesia dan bahasa inggris,
dan tahun terbit 2015 sampai 2020. Hasil: Hasil dianalisis didapatkan enam jurnal
nasional yang menjelaskan perilaku pencegahan 3M plus memiliki hubungan dengan
kejadian Demam Berdarah Dengue pada masyarakat di Indonesia. Perilaku 3M Plus
yang memiliki hubungan yang dominan terhadap kejadian DBD diantaranya adalah
kebiasan menguras dan menutup rapat-rapat tempat penampungan air. Simpulan:
Perilaku 3M Plus pada masyarakat di Indonesia perlu dioptimalkan agar menurunkan
angka kejadian DBD, untuk perilaku yang perlu ditingkatkan oleh masyarakat
mengenai penerapan perilaku 3M plus
Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia: Literature Review
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang mempengaruhi terganggunya pola
pikir dan perilaku individu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor
yang mempengaruhi kekambuhan pada pasien skizofrenia. Kekambuhan yaitu
munculnya kembali gejala-gejala penyakit yang disebabkan oleh beberapa faktor,
misalnya faktor keluarga maupun lingkungan. Penelitian ini menjelaskan bagaimana
literature memandang faktor-faktor yang mempengaruhi kekambuhan pada pasien
skizofrenia. Metode penelitian ini menggunakan literature review dengan desain
penelitian cross sectional. Penelusuran literature dilakukan melalui Google Scholar
dan PubMed. Keyword yang digunakan dalam bahasa Inggris adalah factors,
recurrence, relapse, dan schizophrenia sedangkan dalam bahasa Indonesia adalah
faktor-faktor, kekambuhan, dan skizofrenia. Penelusuran dilakukan dari Januari 2020
sampai Desember 2020. Hasil penelusuran dari Google Scholar didapatkan 1137
jurnal dan dari PubMed 184, yang duplikasi 401 jurnal yang dieliminasi 920, jurnal
yang sudah diskrining sesuai dengan kriteri inklusi 376 jurnal dan yang dieliminasi
25 jurnal, 5 jurnal diuji kelayakan kualitas dan jurnal yang dieliminasi ada 371 ,
kemudian jurnal yang diterima dan dianalisis ada 5 jurnal. Hasil penelitian
menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi kekambuhan pasien skizofrenia ada
dua, yaitu: faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi faktor genetik, usia
onset skizofrenia, dan faktor penyakit. Sedangkan faktor eksternal meliputi dukungan
keluarga, kepatuhan minum obat, dukungan tenaga kesehatan, interaksi dengan
riwayat keluarga gangguan jiwa, dan pengetahuan keluarga. Simpulan :
kekambuhan pasien skizofrenia dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu: faktor internal
dan eksternal. Faktor dominan yang sering mempengaruhi kekambuhan pasien
skizofrenia yaitu kepatuhan minum obat dan dukungan keluarga. Saran diharapkan
untuk peneliti selanjutnya meneliti penyebab kepatuhan minum obat pada pasien
skizofrenia
EFEKTIFITAS MC KENZIE EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH DENGAN METODE NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Nyeri Punggung bawah merupakan masalah kesehatan yang
sering terjadi dengan konsekuensi yang signifikan dari sudut pandang sosial,
ekonomi dan dikaitkan dengan biaya tinggi, ketidak hadiran kerja dan kecacatan.
Mckenzie exercise adalah asas asesment awal. Prinsip ini merupakan metode yang
andal dan aman untuk membuat diagnosis yang memungkinkan perencanan
perawatan yang benar. Dengan cara ini, waktu dan energi tidak dihabiskan untuk tes
yang mahal, melainkan metode Mckenzie ini menggunakan indikator yang valid.
Dengan demikian McKenzie exercise, dianggap cocok digunakan pada kasus seperti
Nyeri Punggung Bawah baik dalam kondisi akut, sub-akut, kronis dan non-spesifik.
Tujuan : Tujuan dari Narrative review ini Untuk Mengetahui Apakah Mc-kenzie
Exercise efektif terhadap penurunan nyeri punggung bawah. Metode : Metode
penelitian yang digunakan yaitu narrative review dengan framework PICO
(Population, Intervention, Comparison, Outcome). Mengidentifikasi artikel
menggunakan database yang relevan (Google scholar, PubMed, Science Direct)
dengan kata kunci yang disesuaiakan. Seleksi artikel dengan menggunakan PRISMA
flowchart. Hasil : Hasil keseluruhan pencarian 3 database terdapat 723 artikel.
Setelah dilakukan seleksi artikel menggunakan PRISMA flowchart diperoleh 10
artikel dengan pembahasan efektifitas pemberian Mckenzie exercise terhadap
penerunan nyeri punggung bawah, 8 artikel menyatakan Mckenzie Exercise
memberikan hasil yang signifikan terhadap penurunan nyeri punggung bawah dan 2
artikel memberikan hasil yang tidak signifikan terhadap penurunan nyeri punggung
bawah. Kesimpulan : Pemberian Mckenzie exercise efektif dalam menurunkan nyeri
punggung bawah. Saran : Peneliti selanjutnya dapat meneliti mengenai tema ini
dengan metode penelitian lain, seperti eksperimental
HUBUNGAN BENTUK KAKI FLAT FOOT TERHADAP KESEIMBANGAN PADA ANAK USIA 7-10 TAHUN : NARRATIVE REVIEW
Latar Belakang : Keseimbangan adalah kemampuan tubuh menjaga keseimbangan
saat melakukan gerakan atau aktivitas. Kemampuan keseimbangan anak pada usia
perkembangan sangat penting untuk ditinjau, baik dari segi keseimbangan duduk,
berdiri, dan saat berjalan. Salah satu penyebab keseimbangan terganggu yaitu
gangguan muskuloskeletal berupa kelainan bentuk telapak kaki (flat foot). Anak-anak
yang mudah terjatuh disebabkan rendahnya mempertahankan keseimbangan dan
menandakan kondisi yang lebih serius hingga memiliki dampak yang bertahan lama.
Tujuan : Tujuan narrative review ini adalah untuk mengetahui hubungan bentuk kaki flat
foot terhadap keeimbangan pada anak usia 7-10 tahun. Metode Penelitian : Penyusunan
skripsi ini menggunakan metode Narrative Review, yaitu mengumpulkan sebanyak
sepuluh artikel penelitian, dengan langkah awal yaitu melakukan identifikasi kata
kunci menggunakan rumus atau format PEOS (Population, Exsposure, Outcomes,
Study Design) serta menetapkan kriteria inklusi dan ekslusi untuk menentukan artikel
yang selanjutnya akan dipilih dan direview. Pencarian artikel-artikel penelitian
dilakukan pada tiga database, yaitu PubMed, Google Scholar, Science Direct. Hasil
Penelitian : Pencarian database 364 artikel setelah dilakukan penyaringan judul dan
relevasi abstrak, didapatkan 10 artikel yang sesuai dengan tema. Kesimpulan :
Beberapa artikel penelitian membuktikan hasil bahwa terdapat hubungan antara
bentuk kaki flat foot terhadap keeimbangan pada anak usia 7-10 tahun. Tetapi tidak
semua artikel penelitian memberikan hasil yang signifikan. Saran : Peneliti
selanjutnya dapat meneliti mengenai tema ini dengan metode penelitian lain, seperti
non eksperimental dengan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian
deskriptif korelatif
Pengaruh Senam Otak (Brain Gym) Terhadap Tingkat Demensia pada Lansia Di Indonesia: Literature Review
Latar Belakang: Demensia merupakan masalah kerusakan fungsi kognitif yang
harus segera ditangani untuk mencegah progresifitas demensia. Intervensi yang dapat
diberikan salah satunya adalah senam otak.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh senam otak terhadap tingkat demensia pada
lansia di Indonesia.
Metode: Literature review dengan menggunakan artikel penelitian yang sudah
terpublikasi jurnal. Keyword yang digunakan adalah “Senam Otak AND Demensia”.
Penelusuran literature menggunakan database google scholar dan portal garuda dari
rentang tahun 2016-2020.
Hasil: Hasil analisis didapatkan bahwa sebelum diberikan intervensi senam otak
tingkat demensia pada lansia didominasi dengan kategori sedang. Setelah diberikan
intervensi senam otak terdapat penurunan tingkat demensia dari kategori sedang
menjadi ringan. Senam otak yang dilakukan secara teratur dapat memberikan efek
peningkatan fungsi kognitif pada lansia demensia.
Simpulan dan Saran: Hasil dari 6 artikel yang sudah dianalisis terdapat pengaruh
senam otak terhadap tingkat demensia pada lansia. Diharapkan penelitian ini dapat
dijadikan bahan kajian awal bagi peneliti selanjutnya
Terapi Penurunan Tingkat Kecemasan pada Pasien Skizofrenia: Literature Review
Latar Belakang: Kecemasan pada pasien skizofrenia disebabkan oleh gejala
positif dan gejala negatif yang tidak terkontrol. Pasien skizofrenia akan merespon
gejala tersebut dengan rasa ketakutan yang mendalam dan berkelanjutan. Hal ini
menandakan bahwa pasien skizofrenia mengalami gejala kecemasan. Penanganan
kecemasan pada pasien skizofrenia menggunakan terapi non farmakologi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terapi penurunan tingkat
kecemasan pada pasien skizofrenia berdasarkan literature review.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan studi quasi
eksperimen. Bahan terdiri dari lima jurnal dalam bahasa indonesia yang dapat
diakses full-text.
Hasil: Penelitian menggunakan lima jurnal nasional dengan masing-masing dua
jurnal untuk menurunkan tingkat kecemasan, satu jurnal untuk menurunkan gejala
positif dan negatif, satu jurnal untuk mengontrol pikiran negatif, dan satu jurnal
untuk menganalisa perubahan gejala dan fungsi pada pasien rawat inap skizofrenia.
Responden minimum dalam jurnal adalah 10 orang terdiri dari 5 orang untuk
kelompok kontrol dan 5 orang untuk kelompok perlakuan.
Simpulan dan Saran: Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi non farmakologi
yang dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien skizofrenia adalah terapi
kognitif, terapi menggambar, dan terapi musik. Saran dari literature review ini
diharapkan dari berbagai pihak baik dari tenaga kesehatan, pasien, dan keluarga
dapat berperan serta dalam memberikan dukungan, meningkatkan motivasi pasien
serta memberikan penanganan serius untuk meminimalkan rasa kecemasan