DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    EFEKTIVITAS WORKPLACE STRETCHING TERHADAP KEJADIAN NYERI LEHER AKIBAT POSISI KERJA STATIS PADA OPERATOR KOMPUTER NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Perkembangan ilmu teknologi menyebabkan meningkatnya tuntutan manusia untuk berhubungan dengan komputer, baik di perkantoran maupun sebagai bagian dari kehidupan pribadi seseorang. Penggunaan komputer juga memberikan efek terhadap kesehatan, salah satunya adalah gangguan muskuloskeletal seperti nyeri leher (neck pain). Nyeri leher dianggap sebagai masalah kesehatan yang utama dari segi kesehatan yang akan mempengaruhi kualitas hidup dan kondisi kerja pasien. Dampak dari nyeri leher signifikan tidak hanya dirasakan oleh individu melainkan tempat kerja mereka terkait biaya nyeri leher membebani pengusaha dan individu serta akan berdampak pada penurunan produktivitas. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pengaruh pemberian workplaces strectching exercise terhadap nyeri leher pada operator komputer berdasarkan 10 jurnal narrative review. Metode: Jenis penelitian ini adalah narrative review, dimana pencarian literatur melalui PubMed, Scient Direct dan Google Schoolar yaitu jurnal ilmiah yang diterbitkan minimal pada tahun 2010. Strategi pencarian menggunakan kata kunci dengan format PICO, kemudian di pilih berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil studi literatur dari 3 database didapat 30 artikel yang dianggap bisa memberikan kontribusi data artikel terkait hasil yang ingin dicapai penulis. Tahap selanjutnya dilakukan penyaringan data termasuk duplikasi artikel, screening abstrak, full text, dan flowchart sehingga meninggalkan 10 artikel untuk dilakukan review akhir. Artikel yang telah didapat dan sesuai dengan topik penelitian, selanjutnya dilakukan ekstraksi data. Hasil: Workplace exercise exercise memiliki efektivitas terhadap keluhan musculoskeletal tapi berdasarkan analisis 10 jurnal workplace exercise memiliki efektivitas yang lebih tinggi, dibuktikan dengan nilai (p <0,05) pada 3 jurnal. Kesimpulan: Ada efektivitas pengaruh pemberian workplace stretching exercise terhadap keluhan musculoskeletal disorder pada pekerja kantoran. Saran: Penelitian ini dapat dijadikan evidance based fisioterapi dalam menangani keluhan nyeri leher khususnya workplace exercise yang memiliki pengaruh lebih tinggi

    MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DITINJAU DARI PERALATAN PROTEKSI RADIASI DI INSTALASI RADIOLOGI

    Get PDF
    upaya mencapai kondisi yang aman bagi pekerja radiasi dan pasien telah ditetapkan standar oleh Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (BAPETEN), untuk APD yang harus digunakan pada saat pemeriksaan harus mengandung bahan Pb diantaranya berupa apron, kaca mata, perisai gonad, perisai tiroid, dan sarung tangan. Sehingga dengan diterapkannya peraturan tersebut maka sudah seharunya petugas radiografer mematuhi aturan untuk memakai APD tersebut Mengetahui penerapan SMK3 ditinjau dari Peralatan proteksi radiasi di instalasi radiologi . Penelitian ini merupakan literatur review dengan Jenis sistematik review dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah. Pada penelitian literatur review ini peneliti menggunakan sumber utama 2 jurnal dan sumber pendukung 4 jurnal yang relevan dengan judul karya tulis ilmiah.pada bulan September 2020 – Agustus 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan pemanfaatan berbagai sumber radiasi harus dilakukan secara cermat dan mematuhi ketentuan keselamatan kerja. Untuk memproteksi diri dari sumber radiasi, maka diterapkan tiga strategi dasar yang dikenal sebagai prinsip proteksi radiasi: mengurangi waktu berada di sekitar sumber radiasi, memposisikan diri sejauh mungkin dari sumber radiasi dan menggunakan perisai radiasi.sebaiknya dari prinsip proteksi radiasi di atas salah satu penggunaan perisai sangat penting untuk melindungi dari radiasi baik pekerja maupun masyarakat umum

    STUDI LITERATUR PENGARUH ROTASI TUBUH TERHADAP INFORMASI ANATOMI PADA PEMERIKSAAN RADIOGRAFI SHOULDER JOINT PROYEKSI POSTERIOR ANTERIOR OBLIK

    Get PDF
    eknik pemeriksaan Radiografi Shoulder Joint proyeksi Posterior Anterior Oblik menurut jurnal penelitian Prastanti et al. (2019) yaitu rotasi tubuh pasien antara 350-450 terhadap image receptor (IR), sedangkan menurut P. Lampignano & E. Kendrick, 2018 untuk pemeriksaan Radiografi Shoulder Joint rotasi tubuh pasien antara 450-600. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi anatomi pada pemeriksaan Radiografi Shoulder Joint proyeksi Posterior Anterior Oblik dengan rotasi tubuh pasien antara 350-450 dengan 450-600. Metode penelitian yang digunakan adalah Studi Literatur (literature review) Penelitian dilakukan pada Bulan pada bulan Oktober 2020 – Juli 2021. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta dan disusul dengan analisis, serta memberi pemahaman dan penjelasan secukupnya. Hasil penelitin menunjukan teknik pemeriksaan Radiografi Shoulder Joint proyeksi Posterior Anteriro Oblik tidak ada persiapan secara khusus. Informasi anatomi pada pemeriksaan Radiografi Shoulder Joint dengan rotasi tubuh pasien 350- 450 yaitu coracoid process berada dibawah clavicula, acromion terproyeksi lateral dan tidak superposisi, medial border superposisi dengan lateral border scapula. Sedangkan informasi anatomi yang tampak dengan rotasi tubuh pasien 450-600 yaitu untuk melihat humeral head superposisi dengan glenoid cavity, body of scapula terbebas dari costae, sendi antara glenoid cavity dengan caput humeri tampak membuka pada jaringan lunak sekitar scapulohumeral joint. Saran dilakukan penelitian dengan perbedaan variasi rotasi tubuh pada Proyeksi Antero Posterior Oblik pada pemeriksaan Shoulder Joint

    DUKUNGAN KELUARGA PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI : LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Proses kemoterapi yang dijalani pasien kanker dapat menimbulkan efek samping baik fisik maupun psikologi, efek samping dapat mempengaruhi kepatuhan kemoterapi sehingga membutuhkan dukungan. Dukungan keluarga merupakan sumber dukungan utama pasien untuk meningkatkan rasa percaya diri pasien dalam pengobatan kemoterapi agar terus berlanjut sehingga kualitas hidup pasien baik. Tujuan: Mengetahui gambaran dukungan keluarga pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi berdasarkan penelusuran literature. Metode: Penelitian metode literature review ini menggunakan tiga database yaitu Google Scholar, Portal garuda, dan Pubmed. Kata kunci berupa kanker payudara, kemoterapi, dukungan keluarga pada database berbahasa Indonesia, sedangkan breast cancer, chemotherapy, family support pada database berbahasa Inggris. Analisis data menggunakan seleksi literature (PRISMA) dengan kriteria insklusi naskah yang dapat diakses secara full text dalam rentang tahun 2017- tahun 2020. Setelah itu dilakukan penilaian kualitas kelayakan menggunakan JBI Critical apprasial. Hasil: Hasil analisis didapatkan tiga jurnal nasional yang menjelaskan bahwa mayoritas pasien mendapatakan dukungan keluarga dari suami dan dukungan keluarga yang didapatkan pasien berupa dukungan informasional, dukungan penilaian, dukungan instumental, dan dukungan emosional, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi dukungan keluarga yaitu pendidikan atau tingkat pengetahuan, pekerjaan atau sosial ekonomi dan latar budaya. Simpulan dan Saran: Mayoritas pasien mendapatkan dukungan dari suami dan dukungan keluarga yang didapatkan pasien berupa dukungan informasional, dukungan penilaian, dukungan instrumental, dan dukungan emosional, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi dukungan yaitu pendidikan atau tingkat pengetahuan, pekerjaan atau sosial-ekonomi dan latar budaya. Saran dari literature review ini perawat maupun keluarga selalu memberikan dukungan kepada pasien agar pasien termotivasi dalam menghadapi pengobatan

    STUDI PERBANDINGAN DAYA TEMBUS SINAR-X ANTARA BATAKO TAHAN RADIASI DENGAN BATAKO PRODUKSI PROVINSI DIY

    Get PDF
    Bidang radiologi adalah salah satu instalasi penunjang medik, menggunakan sumber radiasi pengion (sinar-X) untuk mendiagnosis adanya suatu penyakit berupa gambaran anatomi tubuh yang ditampilkan dalam.film.radiografi. Dalam pengunaan radiasi sinar-x wajib menegakkan asas proteksi radiasi. Proteksi radiasi meliputi 3 primsip yaitu justifikasi, limitasi dan penerapan optimisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pengujian batako tahan radiasi dengan batako dari produsen yang ada di DIY untuk membandingkan konsistensi atenuasi linier pada setiap produsen batako. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Radiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dilaksanakan mulai bulan Oktober 2020 sampai April 2021. Hasil peneliti ini yaitu laju dosis radiasi pada masing-masing batako yang dilakukan pengujian memiliki hasil yang tidak sama dalam mempengaruhi koefisiensi atenuasi linier. Dari hasil koefisien atenuasi yang di dapatkan dalam menahan laju dosis radiasi hasil terbaik terdapat dari batako tahan radiasi yang terbuat dari pasir pantai Trisik dan campuran semen PPC Tiga Roda. Hasil terbaik kedua batako dari produsen Yogyakarta. Hasil terbaik ketiga batako dari Sleman. Hasil terbaik keempat batako dari Wonosari. Hasil terbaik kelima batako dari Bantul. Hasil keenam atau paling rendah batako dari Kulon Progo

    STUDI LITERATUR PEMILIHAN PROYEKSI PEMERIKSAAN RADIOGRAFI SHOULDER JOINT YANG OPTIMAL PADA KASUS TRAUMA BAHU

    Get PDF
    Trauma bahu sangat sering terjadi dan kadang sangat sulit untuk didiagnosa. Penanganan yang cepat dan tepat pada cedera bahu membutuhkan evaluasi klinis dan pencitraan. Prosedur pemeriksaan radiografi shoulder joint pada klinis trauma dilakukan dengan teknik yang bervariasi dalam beberapa jurnal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemilihan proyeksi pemeriksaan radiografi shoulder joint yang optimal pada kasus trauma bahu berdasarkan literature review Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur review. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Waktu penelitian dilakukan pada bulan September 2020 – Juli 2021. Sumber pendukung yang digunakan diambil melalui platform Google Scholar, Jurnal Radiologi Indonesia, NCBI dan PubMed. Analisis data menggunakan anotasi bibliografi dengan cara mengumpulkan data berdasarkan konsep, kemudian dikupas berdasarkan topik dan dibandingkan dengan semua sumber, setelah itu ditarik sebuah kesimpulan dan saran. Hasil penelitian menunjukkan proyeksi pemeriksaan yang optimal pada pemeriksaan shoulder joint pada kasus trauma bahu adalah Anteroposterior (AP) dikarenakan menampakkan anatomi shoulder joint secara keseluruhan sehingga dapat mendiagnosa apabila terdapat dislokasi atau fraktur kemudian Scapular Y View sebagai proyeksi tambahan untuk mengevaluasi dislokasi dengan proyeksi Modified Trauma Axial (MTA) sebagai alternatif apabila pasien tidak memungkinkan melaksanakan proyeksi Scapular Y View atau Axillary View, karena mudah dilakukan dengan minimalnya ketidaknyamanan pada pasien, gambar yang diperoleh dengan jelas memperlihatkan hubungan anatomi antara Caput Humerus dengan rongga Glenoid Cavity dalam Axial View

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELLITUS: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Kematian di dunia yang disebabkan oleh diabetes mellitus sebanyak 4,2 juta orang. Penyakit diabetes mellitus berlangsung seumur hidup dan berpengaruh terhadap kualitas hidup baik yang mengalami komplikasi maupun tidak. Artikel ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien diabetes mellitus.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara spesifik faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien diabetes mellitus. Literature review menggunakan database Google Scholar, PubMed dengan kriteria inklusi subjek pasien diabetes mellitus, naskah full text, bahasa yang digunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, tahun terbit 1 Januari 2015 sampai 1 Desember 2020, sesuai topik penelitian, sesuai dengan tujuan penelitian, diterbitkan dalam jurnal. Didapatkan sembilan jurnal, delapan jurnal nasional dan satu jurnal internasional yang menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien diabetes mellitus yaitu faktor lama menderita diabetes mellitus, komplikasi diabetes mellitus, self management atau self care, pendidikan, jenis kelamin, dan usia. Terdapat hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus. Diharapkan bagi pasien diabetes mellitus, dapat meningkatkan perhatian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup, pasien diabetes mellitus diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidupnya

    KUALITAS HIDUP PASIEN INFARK MIOKARD AKUT (IMA): LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Infark miokard akut ialah suatu gangguan aliran darah kejantung yang menyebabkan sel otot jantung mati, kematian sel-sel otot jantung karena iskemia berlangsung lama. Infark miokard akut mempengaruhi Kualitas hidup seseorang hal ini karena fisiologis dan kondisi kronis terhadap kesehatan sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien infark miokard akut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas hidup pada pasien infark miokard akut berdasarkan penelusuran literature. Literature review menggunakan dua database Google Scholar dan PubMed dengan kreteria inklusi naskah free Fulltext bahasa yang digunakan bahasa bahasa inggris dan bahasa indonesia, dan tahun terbit 2016 sampai 2021. Didapatkan Penelitiaan ini menggunakan 3 jurnal internasional dan 1 jurnal nasional menjelaskan bahwa kualitas hidup pasien infark miokard akut menunjukan adanya pengaruh factor dari aspek fisik, aspek sosial dan aspek emosional. Dalam meningkatkan upaya perbaikan kualitas hidup pada pasien infark miokard akut dengan meningkatkan aspek fisik, aspeksosial, kesehatan mental dan aspek emosional

    PERBEDAAN KADAR NATRIUM DAN KALIUM DARAH MENGGUNAKAN ION SELECTIVE ELECTRODE (ISE) METODE DIRECT DAN INDIRECT: Literature Review

    Get PDF
    Cairan dan elektrolit merupakan satu kesatuan dimana kebutuhan cairan dan elektrolit berperan dalam proses dinamik sistem metabolisme tubuh yang membutuhkan perubahan konsisten dalam respon terhadap stresor fisiologis dan lingkungan. Natrium dan Kalium merupakan kation yang penting dari beberapa kation yang lainnya. Keduanya memengaruhi tekanan osmotik cairan ekstrasel dan intrasel yang langsung berhubungan dengan fungsi sel. Ion Selective Electrode (ISE) merupakan salah satu metode potensiometri untuk mengukur jumlah ion terlarut dalam suatu larutan dengan membran elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar pemeriksaan natrium dan kalium darah menggunakan metode ISE metode direct dan indirect. Penelitian ini dilakukan dengan metode literature review. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan mean kadar natrium dan kalium adalah . Pemeriksaan kadar natrium dan kalium mempunyai nilai signifikan 0,158 dan 0,110. Nilai tersebut lebih besar dari nilai level of significant 5% (> 0,05) dari Kolmogorov-Smirnov Test sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemeriksaan kadar natrium dan kalium

    STUDY NARRATIVE REVIEW : PROGRAM LATIHAN UNTUK PASIEN STROKE ISCHEMIC PADA FASE SUB AKUT UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN DAN AKTIVITAS FUNGSIONAL

    Get PDF
    Latar Belakang: Stroke iskemik atau stroke non hemoragik adalah kematian jaringan pada otak karena kurangnya asupan oksigen dan nutrisi. Program latihan fisik bertujuan meningkatkan kekuatan otot yang akan menentukan kemampuan seperti daya tahan, keseimbangan, kecepatan dan koordinasi gerak, sehingga secara fungsional tingkat kekuatan otot akan menentukan dan mempempengaruhi kemampuan fungsional motorik sehari – hari. Penangan fisioterapi sedini mungkin membantu penderita stroke mengoptimalkan fungsi tubuh dan meningkatkan kualitas hidup, sehingga penderita stroke mengoptimalkan fungsi tubuh dan meningkatkan kualitas hidup agar dapat melakukan activity daily living secara mandiri. Tujuan: Mengetahui program latihan yang dapat diberikan untuk menangani pasien stroke ischemic pada fase subakut. Metode: Pada penelitian ini menggunakan Narrative review dengan metode PEOs yaitu : P (Population, patient, problem), E (Exposure), Os (Outcomes) dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online yaitu NCBI dan Pubmed. Hasil: Latihan keseimbangan dan peningkatan aktivitas fungsional yang dilakukan dapat mengoptimalkan kembali anggota gerak atas maupun bawah yang mengalami kelumpuhan dan didukung dengan alat ukur yang tepat. Pada proses pemulihan stroke akan terjadi pemuliahan neurologis dan pemulihan fungsional. Rehabilitasi dilakukan dengan latihan, pengutan, lingkup gerak sendi, keseimbangan, kontrol postural, dan latihan yang berorientasi pada tugas–tugas. Kesimpulan: Program latihan yang diberikan untuk pasien stroke ischemic pada fase subakut dapat untuk meningkatkan keseimbangan dan aktivitas fungsional

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇