DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Malnutrisi pada Lansia Di Indonesia: Literature Review

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi malnutrisi pada lansia di Indonesia. Metode dalam pencarian sumber data artikel dilakukan melalui database Google scholar dan E-resources Perpusnas (2016-2020) untuk mengambil artikel yang relevan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Inklusi study design menggunakan Cross Sectional. Abstrak atau teks lengkap artikel penelitian ditinjau sebelum dimasukkan ke dalam ulasan sesuai dengan kriteria inklusi dan penilaian kualitas menggunakan JBI Critical Appraisal. Berdasarkan hasil literature review didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi malnutrisi pada lansia adalah pendapatan keluarga, dukungan keluarga, gaya hidup, riwayat penyakit, sulit mengunyah, umur, jenis kelamin, kehilangan gigi, dan pendidikan

    Faktor Fisiologis dan Kelelahan pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Yang Menjalani Hemodialisa: Literature Review

    Get PDF
    Chronic Kidney Disease (CKD) atau Gagal Ginjal Kronik merupakan suatu penyakit yang menyebabkan fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak mampu melakukan fungsinya dengan baik. Salah satu terapi pengganti ginjal adalah hemodialisis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pada faktor fisiologis dan fatigue(kelelahan) yang dialami pasien Chronic Kidney Disease (CKD) dalam menjalani hemodilisis.Pada literatur review ini dianalisa dengan menggunakan PICOST untuk mengidentifikasi artikel-artikel ilmiah cross-sectional study dan qualitative study yang diterbitkan dari tahun 2015-2020, berbahasa indonesia dan inggris dan full text. Database yang diakses dalam penelusuran artikel dengan google Scholar dan Proquest. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pasien hemodialisa berdasarkan usia < 40 tahun sebanyak 4 jurnal(30%) dan usia >40 tahun sebanyak 7 jurnal (60%).Berdasarkan usia didapatkan jumlah terbanyak yaitu pada usia > 40 tahun(60%).Sedangkan pada jenis kelamin laki –laki didapatkan 6 jurnal (50%) dan perempuan 4 jurnal (30%) dengan jumlah terbanyak jenis kelamin laki-laki sebanyak 6 jurnal (50%).Berdasarkan pendidikan terakhir jumlah terbanyak pada pendidikan SD 7 jurnal (60%) dan pekerjaan responden mayoritas bekerja sebanyak 7 jurnal (60%).Berdasarkan lama hemodialisa paling banyak menjalani >5 tahun sebanyak 6 jurnal(50%).Responden yang mengalami kelelahan didapatkan sebanyak 3 jurnal (37,5%).Kelelahan yang menjalani hemodialisa sangat dipengaruhi oleh faktor fisiologis ,termasuk hemoglobin(Hb),anemia dan status gizi.Salah satu gejala yang rentan mempengaruhi kondisi kelelahan adalah anemia dan depresi

    Pengaruh Terapi Okupasi Terhadap Activity Daily Living pada Orang Dengan Skizofrenia (ODS): Literature Review

    Get PDF
    Terapi okupasi salah satu intervensi nonfarmakologi untuk membantu memulihkan activity daily living ODS yang terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi okupasi terhadap activity daily living pada orang dengan skizofrenia: literature review. Metode yang digunakan 3 kata kunci, pencarian di 5 database, bahasa Indonesia dan Inggris, naskah fulltext, dan tahun 2015–2020. Hasil analisis dari 10 jurnal menjelaskan terapi okupasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap activity daily living pada ODS. Terapi okupasi salah satu intervensi yang signifikan dalam pemulihan activity daily living dan pengurangan gejala ODS. Saran literature review ini diharapkan seluruh pihak ikut andil dalam memulihkan kondisi ODS

    Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tingkat Hipertensi Lansia: Literature Review

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat hipertensi pada lansia. Penelusuran dilakukan melalui Google Scholar dan Portal garuda. Kata kunci dalam bahasa Indonesia adalah “Kualitas tidur”dan “Hipertensi” dan “lansia”sedangkan bahasa Inggris “sleep quality” and “hypertension” and “the elderly”. Artikel yang digunakan mulai Januari 2015Oktober 2020. Hasil penelusuran didapatkan 1717 artikel. Setelah di seleksi sesuai kriteria inklusi dan uji kelayakan dengan JBI Critical Apprasial ditemukan 3 artikel yang akan direview. Hasil analisa didapatkan ketiga penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan hipertensi pada lansia

    Pencegahan Stroke pada Lansia Dengan Hipertensi: Literature Review

    Get PDF
    Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab utama kecacatan fisik pada usia produktif dan usia lanjut. Faktor risiko tertinggi pada semua pasien stroke adalah hipertensi. Rekurensi dapat dicegah dengan pengendalian faktor risiko melalui pengobatan dan modifikasi gaya hidup Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pencegahan stroke pada pasien hipertensi berdasarkan penelusuran literature Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional dan literature review atau studi pustaka. Bahan analisa terdiri dari tiga jurnal dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia yang dapat diakses full-text. Hasil: Penelitian menggunakan 2 jurnal internasional dan 1 jurnal nasional dengan metode pencegahan stroke yang berbeda mulai dari pencegahan faktor risiko, perubahan gaya hidup sampai terapi akupuntur. Kesimpulan: Stroke dapat dicegah dengan pencegahan primer, sekunder dan tersier seperti pengendalian atau pencegahan faktor risiko dan menggunakan terapi akupuntur. Saran: pasien lansia dengan hipertensi supaya selalu menjaga pola hidup sehat dan meminimalisir factor risiko hipertensi

    NARRATIVE REVIEW : ULTRASOUND LEBIH EFEKTIF DARI PADA STRETCHING EXERCISE DALAM MENURUNKAN NYERI PADA PLANTAR FASCITIS

    Get PDF
    Latar belakang : Bagian tubuh yang sering mengalami gangguan akibat aktivitas fisik yang tidak seimbang adalah bagian kaki. Kaki merupakan bagian terpenting dalam melakukan aktivitas, seperti berjalan, berlari, berdiri dan melompat. Bagian pada kaki yang lebih rentan mengalami cedera dan gangguan fungsional adalah ankle. Salah satu dari gangguan fungsional di ankle adalah plantar fasciitis. Ada berbagai macam modalitas fisioterapi, beberapa contohnya berupa ultrasound dan stretching exercise yang digunakan untuk mengurangi nyeri pada plantar fasciitis. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui perbedaan tentang stretcthing exercise dengan ultrasound terhadap penurunan nyeri pada kasus plantar fasciitis. Metode Penelitian: Narrative review dengan metode PICO yang merupakan akronim dari empat komponen : P ( Population, Patient, Problem), I (Intervention), C (Comparison), O (Outcome) dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti Google Scholar, PubMed, dan PEDro. Hasil Penelitian: Ada perbedaan stretching exercise dengan ultrasound terhadap penurunan nyeri pada kasus plantar fasciitis dari empat belas jurnal yang telah di review.Kesimpulan: ada perbedaan pengaruh antara stretching exercise dengan ultrasound terhadap penurunan nyeri pada penderita plantar fascitis. Dimana ultrasound lebih berpengaruh dalam menurunkan nyeri plantar fascitis. Saran: Bagi seseorang dengan kondisi plantar fascitis disarankan untuk melakukan terapi ultrasound oleh fisioterapi

    PENGARUH PEMBERIAN ULTRASOUND DAN JOINT MOBILIZATION TERHADAP AKTIVITAS FUNGSIONAL PADA FROZEN SHOULDER: NARRATIVE REVIEW

    Get PDF
    Latar Belakang: Anggota gerak atas memiliki peran penting dalam beraktivitas dan lebih banyak digunakan. Salah satunya adalah bahu. Bahu memberikan jangkauan gerak terbesar ditubuh yang memungkinkan tangan untuk mengangkat, memutar ke berbagai arah. Dari sinilah berpeluang banyak mungkin terjadinya berbagai gangguan sendi. Gangguan sendi yang banyak terjadi pada sendi bahu adalah frozen shoulder. Masalah yang sering ditimbulkan dari frozen shoulder adalah nyeri dan keterbatasan lingkup gerak sendi/LGS yang dapat menurunkan kemampuan fungsional seseorang. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh ultrasound dan joint mobilization terhadap aktivitas fungsional pada frozen shoulder. Metode Penelitian: Narrative Review dengan menggunakan metode PICO yang merupakan singkatan dari 4 komponen yaitu P (Patient, Population, Problem), I ( Intervention), C (Comparision), O (Outcome) dengan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pencarian jurnal menggunakan 3 data base seperti PUBMED,NCBI dan Google Schoolar. Hasil Penelitian: dari 10 artikel Ultrasound 4 memberikan pengaruh lebih karena intervensi utama dikombinasikan dengan intervensi lainnya, 4 berpengaruh tetapi tidak signifikan dibandingkan intervensi lain karena dikombinasikan dan lama diberikannya intervensi, 2 artikel tidak berpengaruh karena menggunakan intervensi tunggal. 14 artikel joint mobilization, 12 menyatakan berpengaruh karena intervensi utama dikombinasikan denga intervensi lainnya, 2 berpengaruh tetapi kurang signifikan dibandingkan dengan intervensi lainnya karena intervensi yang digunakan tunggal dengan waktu yang singkat. Kesimpulan: dari kedua intervensi tersebut terdapat pengaruh baik dalam menurunkan nyeri dan dalam meningkatkan aktivitas fungsional pada Frozen shoulder

    Social Support dan Kepatuhan Diet Cairan Pasien Hemodialysis: Literature Review

    Get PDF
    Latar Belakang: Pasien yang menjalani terapi hemodialisa harus memperhatikan asupan cairan untuk menjaga homeostatis dalam tubuh. Support system merupakan salah satu faktor yang penting dalam restriksi cairan. Tujuan: Mengetahui hubungan social support dan kepatuhan diet cairan pasien hemodialisa. Metode: literature review menggunakan database Google Scholar, ProQuest dan EBSCO. Kriteria inklusi terdiri penelitian cross sectional dengan subjek pasien hemodialisa dan keluarga pasien, naskah full text, terbit 2015-2020. Hasil: Didapatkan 5 artikel yang memenuhi kriteria. Semua studi melaporkan terdapatnya hubungan antara social support dan kepatuhan diet cairan pada pasien hemodialisa. Simpulan dan Saran: Melibatkan keluarga dalam proses edukasi dan pemantauan cairan merupakan strategi yang dapat dilakukan dalam intervensi keperawatan untuk pembatasan cairan pada pasien hemodialisa

    Intervensi Penanganan Bunuh Diri pada Pasien Skizofrenia: Literature Review

    Get PDF
    Perilaku bunuh diri merupkan tindakan yang dapat mengancam keselamatan hidup pasien skizofrenia. Keterlambatan maupun tidak adanya penanganan pada perilaku bunuh diri pada pasien skizofrenia dapat berdampak pada psikologis maupun psikososial keluarga dan lingkungan secara stigmatis. Maka diperlukan intervensi penanganan bunuh diri pada pasien skizofrenia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intervensi penanganan bunuh diri pada pasien skizofrenia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni literature review dengan menggunakan database Google Scholar, Pubmed dan Science Direct. Kata kunci yang digunakan adalah intervensi, penanganan bunuh diri, skizofrenia, intervention, handling of suicide, schizophrenia. Ditemukan 123 jurnal, setelah dilakukan skrining mendapatkan dua jurnal bahasa Indonesia yang dianalisis dengan studi case report dan deskriptif kualitatif dan dapat diakses full text. Hasil penelitian menunjukan ada tiga jenis intervensi penanganan bunuh diri yaitu: intervensi observasi, terapeutik dan edukasi. Intervensi observasi terdiri dari tujuh aktivitas, intervensi terapeutik terdiri dari empat akitvitas dan intervensi edukasi terdiri dari dua aktivitas. Intervensi yang dominan ditemukan adalah observasi. Intervensi observasi, terapeutik dan edukasi efektif dilakukan pada pasien skizofrenia dengan risiko bunuh diri

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇