DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Dampak pandemi covid-19 terhadap angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Depok II
Permasalahan stunting di Iindonesia masih menjadi masalah yang menjadi fokus yang tertuang
dalam percepatan penurunan stunting. Prevalensi stunting cenderung mengalami penurunan,
namun setelah mewabahnya COVID-19 yang berlanjut pada masa pandemi COVID-19 menjadi
tantangan tersendiri baik bagi pemerintah maupun pelayanan kesehatan dasar seperti di
Puskesmas. Puskesmas Depok II merupakan salah satu fasilitas layanan kesehatan dasar yang di
masa pandemi COVID-19 menanggulangi kasus COVID-19 juga stunting. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 terhadap angka stunting di wilayah
kerja puskesmas Depok II, Kabupaten Sleman. Metode penelitian yaitu penelitian deskriptif
kuantitatif. Mendeskripsikan karakteristik balita stunting berdasarkan jenis kelamin dan usia
serta prevalensi stunting di masa pandemi COVID-19 kemudian mendeskripsikan dampak
terhadap berbagai aspek lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita stunting dengan jenis
kelamin laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan tahun 2019 (55,3%) dan tahun 2020
(57,9%), frekuensi stunting tertinggi pada rentang usia 24-59 bulan (63,8%) tahun 2019 dan
(66,3%) tahun 2020 serta prevalensi stunting turun sebesar 3,1%. Pandemi COVID-19 memiliki
dampak terhadap berbagai aspek seperti aspek ekonomi yang cenderung mengalami penurunan
karena pengangguran dan pendapatan masyarakat menurun. Aspek kesejahteraan yang dilihat
dari meningkatnya perselisihan dilingkup keluarga karena perekonomian. Aspek sosial memiliki
dampak terhadap psikologis anak dan karena pembatasan kegiatan sosial. Kesimpulan diperoleh
bahwa Pandemi COVID-19 memiliki dampak dalam menurunkan angka stunting di wilayah
kerja puskesmas Depok II. Selain itu, pandemi COVID-19 memiliki dampak terhadap berbagai
macam aspek. Oleh karena itu, perlunya tindakan lebih lanjut dan partisipasi bersama untuk
menangani stunting
Literatur review: pengaruh pemberian air rebusan daun seledri (apium graveolens, linn) dan daun salam (eugenia polyantha wight) untuk menurunkan kadar interleukin-6 dan tnf-α pada penderita asam urat
Peningkatan angka penyakit asam urat yang terjadi baik di negara maju maupun di
negara berkembang menjadi cukup serius. Kadar asam urat yang terlalu tinggi
dapat menyebabkan terjadinya hiperurisemia. Pengetahuan masyarakat yang
kurang tentang asam urat menyebabkan penyakit ini menjadi penyakit akut hingga
kronik. Upaya untuk menurunkan kadar asam urat pada darah dapat
memanfaatkan tanaman herbal seperti daun seledri dan daun salam sebagai
pengobatan alternatif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh
pemberian air rebusan daun seledri dan salam terhadap penurunan kadar IL-6 dan
TNF-α pada penderita asam urat. Metode penelitian ini menggunakan metode
literature review dengan melakukan pencarian jurnal pada Google Scholar dan
Pudmed, terdiri dari 20 jurnal yang dapat diakses secara fulltext dan ditemukan 10
jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi penelitian ini. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian air rebusan daun seledri dan
salam untuk menurunkan kadar IL-6 dan TNF-α . Namun terdapat penelitian yang
menunjukkan bahwa ekstra daun salam dapat mengurangi rasa nyeri yang
diperkirakan akibat penurunan serta pelepasan sitokin pro inflamasi (IL-6 dan
TNF-α ) pada penderita asam urat dan hiperurisemia. Pemberian air rebusan daun
seledri dan salam terbukti efektif dalam menurunkan kadar asam urat pada lansia.
Kandungan yang terdapat pada daun seledri dan salam bermanfaat untuk penyakit
asam urat karena mempunyai sifat antioksida dan anti inflamasi sehingga dapat
menghambat terbentuknya enzim xantin oxsidase yang menyebabkan asam urat.
Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi kepada
masyarakat mengenai alternatif obat herbal asam urat sehingga dapat mencegah
dan mengobati asam urat secara tepat dan efekti
Literature review : perbandingan cemaran endoparasit anisakis pada ikan tongkol (eutynnus affinis) dan ikan kakap merah (lutjanus sanguineus)
Latar Belakang : Anisakiasis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh cacing
nematoda dari famili Anisakidae, terutama Anisakis sp Ikan tongkol (Eutynnus affinis)
merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi. Ikan kakap
merah (Lutjanus sanguineus) merupakan ikan yang paling banyak di temukan di karang,
ikan ini juga memiliki magnesium dan selium yang berperan penting bagi tubuh, berupa
vitamin E, selium dan berperan sebagai antioksidan sedangkan megnesium berperan
menjaga tulang gigi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat cemaran
endoparasit Anisakis pada ikan Tongkol (Eutynnus affinis) dan ikan Kakap Merah
(Lutjanus sanguineus) Metode : Penelitian ini menggunakan literature review yang
dilakukan dengan mengumpulkan data pustaka berdasarkan kata kunci PICO dengan
menggunakan database Google Scholar dan PubMed. Hasil : Hasil penelitian didapatkan
tingkat Cemaran Anisakis pada ikan tongkol (Etynnus affinis) di dapatkan sampel ikan
yang positif 46 dan nilai prevelensinya yaitu (51.11%) sedangkan pada ikan kakap merah
(Lutjanus sanguineus) sampel positif 22 nilai prevelensinya yaitu (73%
Hubungan konsumsi makanan kariogenik dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar: literature review
Karies gigi merupakan salah satu penyakit gigi yang sangat banyak terjadi pada anak usia
sekolah dasar. Banyak factor yang menyebabkan anak usia sekolah dasar mengalami
karies gigi diantaranya yaitu konsumsi makanan kariogenik. Tujuan dilakukan penelitian
ini untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan kariogenik dengan kejadian karies
gigi yang dialami oleh anak usia sekolah dasar melalui literature review. Metode
penelitian yang digunakan literature review. Pencarian jurnal menggunakan dua database
yaitu Google Scholar, Researchgate dan PubMed dengan kata kunci “Anak sekolah
dasar”, “konsumsi makanan kariogenik”, dan “karies gigi” dan boolean operator (OR)
dengan kriteria inklusi naskah free fulltext yang dapat diakses dalam rentang 1 Januari
2018 sampai 31 Desember 2022 kemudian Analisis data menggunakan (PRISMA). Dari
kelima jurnal yang didapat terdapat empat jurnal (80%) yang menyatakan terdapat
hubungan antara konsumsi makanan kariogenik dengan timbulnya karies gigi pada anak
usia sekolah dasar dan terdapat satu jurnal yang menyatakan tidak terdapat hubungan
antara konsumsi makanan kariogenik dengan karies gigi pada anak usia sekolah dasar.
Penelitian yang tidak mendapatkan hubungan konsumsi makanan kariogenik dengan
karies gigi pada anak usia sekolah dasar dipengaruhi oleh frekuensi gosok gigi dan waktu
konsumsi makanan kariogenik. Kesimpulan dari kelima jurnal yang diperoleh Terdapat
hubungan antara konsumsi makanan kariogenik dengan karies gigi pada anak usia sekolah
dasar dengan artikel berjumlah empat yang menunjukkan hubungan konsumsi makanan
kariogenik dengan karies pada anak sekolah dasar dan satu yang tidak. Saran Bagi anak –
anak usia sekolah dasar alangkah lebih baiknya untuk menggosok gigi dan berkumur
setelah konsumsi makanan kariogenik
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN MOTIVASI PADA WANITA USIA SUBUR DALAM PEMERIKSAAN DETEKSI DINI KANKER SERVIK DENGAN INFEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) LITERATURE REVIEW
Dukungan suami memiliki pengaruh yang signifikan dalam pengambilan keputusan istri, terutama yang berkaitan dengan pencegahan penyakit maupun upaya peningkatan derajat kesehatan. Motivasi merupakan faktor yang paling dominan yang dapat memengaruhi perilaku seseorang karena motivasi yaitu alasan seseorang atau dorongan dalam bertindak atau melakukan sesuatu. Untuk mengetahui gambaran hubungan dukungan suami dengan motivasi pada wanita usia subur dalam pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dengan infeksi visual asem asetat (iva) literature review. Metode menggunakan data base Google Scholar dengan kata kunci Dukungan suami, Motivasi pemeriksaan IVA, Kanker serviks, Wanita usia subur sedangkan penggunaan database pubmed dan Wiley kata kunci Husband Support, IVA examination motivation, cervical cancer, Eligible woman dengan mengguakn dua bahasa dari rentang tahun 2017–2021. menggunakan JBI Critical appraisal tools cross sectional. peneliti ini merupakan peneliti literature review dengan study cross sectional. Hasil Dari hasil uji kelayakan menggunakan JBI Critical Appraisal didapatkan sebanyak 5 artikel yang bernilai 50%. Analisis didapatkan 4 jurnal nasional dan 1 jurnal internasional yang menjelaskan bahwa wanita pasangan usia subur memiliki tingkatan motivasi lemah, dikarenaan tidak ada dorongan/keinginan dalam dirinya sedangkan jika memiliki motivasi tinggi disebabkan karena timbulnya keinginan dalam diri wanita untuk mengikuti pemeriksaan (IVA) baik dukungan dari suami lebih cenderung melakukan tes IVA, dikarenakan adanya bentuk dorongan dari orang terdekat, maka seorang ibu tersebut telah mendapatkan stimulasi positif. Simpulan dari 5 artikel yang dianalisis peneliti terdapat adanya hubungan dukungan suami dengan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks pada wanita subur, dengan inspeksi visual asam asetat dengan motivasi pemeriksaan IVA, terdapat hubungan dukungan suami dengan motivasi pemeriksaan deteksi dini kanker servik dengan iva pada wanita usia subur dukungan suami terhadap istri dapat memberikan manfaat emosional dan memberikan individu rasa aman dan motivasi serta melakukan tindakan kesehatan, sementara kurangnya dukungan suami dapat menjadi penghalang untuk skrining serviks bagi wanita sementara kurangnya dukungan suami dapat menjadi penghalang untuk skrining serviks bagi wanita dan perlu menerapkan strategi baru yang lebih efektif untuk meningkatkan motivasi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan IVA. Kata kunci : Dukungan Suami, Motivasi Pemeriksaan IVA
DAYA TERIMA BISKUIT TEPUNG MOCAF DENGAN VARIASI PENAMBAHAN BAYAM HIJAU (Amaranthus tricolor sp )
Hubungan persepsi penyakit dengan kepatuhan minum obat oral antidiabetik pada pasien dm tipe 2 di Puskesmas Gamping II
Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronik yang tidak dapat disembuhkan, akan tetapi dapat
dikelola dengan upaya promotif dan preventif.Kepatuhan mengkonsumsi obat bagi penderita
penyakit kronis seperti DM tipe 2 sangatlah penting karena bertujuan untuk mengendalikan
kenaikan kadar gula darah pasien dan dalam jangka panjang untuk mencegah komplikasi di
masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi penyakit
dengan kepatuhan minum obat oral antidiabetik pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Gamping
II. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan melakukan pengukuran
secara bersamaan. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan non probability
sampling dengan teknik purposive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 80. Analisis data
menggunakan uji statistik Kendall Tau. Hasil penelitian didapatkan terdapat hubungan antara
persepsi penyakit dengan kepatuhan minum obat oral antidiabetik pada pasien DM tipe 2 di
Puskesmas Gamping II
Efektivitas kinesio taping untuk meningkatkan lingkup gerak sendi pada carpal tunnel syndrome : narrative review
Latar Belakang : Carpal tunnel syndrome merupakan salah satu jenis Muskuloskeletal Disorders (MSDs). MSDs merupakan gangguan muskuloskeletal yang dapat mengenai sendi, otot, dan saraf yang menyebabkan tertekannya saraf median di pergelangan tangan sehingga menimbulkan kesemutan, mati rasa dan kelemahan otot tangan. Fisioterapi berperan dalam tim medis yang dapat membantu intervensi pada pasien CTS, dengan memberikan intervensi kinesio tapig. Tujuan Penelitian : mengetahui efektivitas kinesio taping untuk meningkatkan lingkup gerak sendi pada Carpal Tunnel Syndrome. Metode penelitian : metode penelitian yang digunakan adalah narrative review dengan metode PICO (Population, intervention, Comparison, Outcome). Jurnal yang dicari berasal dari 3 database yaitu pubmed, science direct dan juga google scholar, yang dipilihsesuai kriteria inklusi dan eklusi. Hasil penelitian : dari pencarian keseluruhan 3 database, setelah dilakukan screening judul diperoleh 10 jurnal yang membuktikan efektivitas kinesio taping untuk meningkatkan lingkup gerak sendi pada Carpal Tunnel Syndrome. Kesimpulan : terdapat efektivitas kinesio taping untuk meningkatkan lingkup gerak sendi pada Carpal Tunnel Syndrom
Hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pada anak yang menderita kanker darah (leukimia): literature review
Latar Belakang: Leukemia merupakan penyakit keganasan sel darah yang berasal dari sumsum tulang.
Anak leukimia seringkali mengalami kecemasan dikarenakan anak penderita leukimia mengalami
perubahan fisik diantaranya ketidaknyamanan pada fisik yang menimbulkan kecemasan, untuk
membantu anak mengurangi kecemasan yang menderita leukimia salah satunya dengan dukungan
keluarga.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan
anak kanker darah (Leukimia).
Metode: Penelusuran literature dilakukan dengan menggunakan database Google Scholar dengan kata
kunci “Dukungan Keluarga Kecemasan Anak Leukimia”, mendapatkan hasil 601 jurnal dan dengan
databese pubmed dengan kata kunci “family support anxiety children leukimia” mendapatkan hasil 21
jurnal (Januari 2016-Maret 2022). Jumlah jurnal keseluruhan 622 dan jumlah jurnal duplikat sebanyak
5. Jumlah artikel yang diuji kelayakan sesuai kriteria inklusi sebanyak 8 dan jumlah artikel yang di
eliminasi sebanyak 609 jurnal, jumlah uji kelayakan mengguanakan JBI Cross Sectional terdapat 8
jurnal dan jumlah artikel yang di eliminasi sebanyak 4, jumlah artikel yang diterima sebanyak 4 sesuai
uji kelayakan JBI Cross Sectional.
Hasil: Analisa didapatkan bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dalam mengurangi kecemasan
anak kanker darah (Leukimia), dan satu jurnal mengatakan tidak ada hubungan dukungan keluarga
dalam mengurangi kecemasan anak kanker darah (Leukimia).
Kesimpulan : Dukungan keluarga berhubungan dengan kecemasan anak kanker darah (Leukimia).
Saran: Bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan meneliti pengaruh lain
yang dapat mempengaruhi kecemasan yang belum diteliti dalam penelitian ini