DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Pengaruh pemberian terapi guided imagery audio terhadap penurunan skala nyeri pasien post operasi: literature review

    Get PDF
    Latar Belakang: Nyeri merupakan pengalaman sensorik yang tidak menyenangkan dan menimbulkan rasa sakit. Manajemen nyeri non farmakologi bisa diterapkan dalam menghilangkan rasa nyeri, salah satunya adalah teknik guided imagery audio. Guided imagery audio adalah metode yang dapat menurunkan skala nyeri dengan intervensi imajinasi terbimbing dan musik dengan menggunakan audio record. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi guided imagery audio terhadap penurunan skala nyeri pasien post operasi berdasarkan penelusuran literature. Metode Penelitian: Metode pencarian jurnal menggunakan database Garuda Ristekdikti, PubMed, dan ScienceDirect, untuk menemukan jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelusuran dilakukan dari 2016 sampai 2021. Penilaian jurnal menggunakan JBI critical appraisal yang dilakukan peneliti dan reviewer dengan format quasy experiment dan randomized controlled trial (RCT), format penilaian quasy experiment terdiri dari 9 pertanyaan sedangkan dan randomized controlled trial (RCT) terdiri dari 13 pertanyaan, kemudian dilakukan analisis jurnal. Hasil: Berdasarkan hasil jurnal yang sudah dianalisis, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh guided imagery audio terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan terapi guided imagery audio terhadap penurunan skala nyeri pasien post operasi. Saran: Diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lanjutan terkait terapi guided imagery audio terhadap penurunan nyeri post operasi, serta diharapkan bagi pelayanan kesehatan digunakan sebagai salah satu intervensi kepada pasien post operasi agar dapat mengurangi nyeri menggunakan terapi guided imagery audio

    Hubungan Dukungan Suami Dengan Kualitas Hidup Wanita Menopause Di Padukuhan Pucunggrowong Karangtengah Imogiri Bantul Yogyakarta

    Get PDF
    Latar belakang : Munculnya gejala sindrom menopause ini dapat menyebabkan berbagai keluhan pada kondisi seperti ini akan berdampak pada kualitas hidup wanita menopause karena itu kesehatan wanita khususnya patut mendapatkan perhatian, sehingga akan meningkatkan angka harapan hidup dan tercapainya kebahagiaan serta kesejahteraan secara psikologis dan meningkatkan kualitas hidupnya salah satunya yaitu dengan dukungan dari suami Tujuan: mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan kualitas hidup wanita menopause di pedukuhan pucunggrowong karangtengah imogiri bantul Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain survey analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik simple random sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 51 responden yaitu wanita menopause. Instrumen penelitian menggunanaan kuesioner dukungan suami dan kuesioner WHOQOL (world health organization quality of life). Teknik analisa data menggunakan korelasi person product moment dan kendall tau Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa dukungan suami mayoritas baik yaitu 35 reponden (68,6%) dan untuk kualitas hidup mayoritas cukup baik yaitu 46 responden (90,2%), uji korelasi kendall tau antara dukungan suami dengan kualitas hidup wanita menopause diperoleh nilai p yaitu 0,001 (<0,05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan kualitas hidup wanita menopause di Pedukuhan Pucunggrowong Karangtengah Imogiri Bantul dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,78 Simpulan dan saran: Ada hubungan antara dukungan suami dengan kualitas hidup wanita menopause di Pedukuhan Pucunggrowong Karangtengah Imogiri Bantul. Suami diharapkan dapat memberikan dukungan kepada istri yang dalam masa menopause agar istri dapat meningkatkan kualitas hidup dan merasa tidak khawatir dalam menjalani masa menopaus

    Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal: Literature Review

    Get PDF
    Latar belakang: Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena penyakit ini berlangsung lama dan mematikan. GGK menjadi masalah kesehatan dunia karena sulit disembuhkan dengan peningkatan angka kejadian, prevalensi serta tingkat morbiditasnya yang tinggi. Kualitas hidup merupakan persepsi individu dalam kemampuan, keterbatasan psikologi dalam konteks budaya dan sistem nilai untuk mengetahui peran dan fungsi fisik, sosial, dan pekerjaan yang merupakan indikator kesembuhan atau kemampuan beradaptasi dalam penyakit kronis. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal berdasarkan penelusuran literature review Metode: Kata kunci yang digunakan dukungan keluarga, kualitas hidup, gagal ginjal. Menggunakan dua database Google Scholar dan Pubmed. Analisis kelayakan data menggunakan JBI Critical appraisal berupa checklist for cross sectional. Hasil dan diskusi: Penelitian ini didapatkan 3 jurnal nasional dan 2 jurnal internasional. Kelima jurnal mendapatkan hasil bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga tdengan kualitas hidup pasien gagal ginjal. Simpulan dan saran: Berdasarkan analisis dan pembahasan dalam literature review pada 5 jurnal mengenai hubungan dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal tersebut. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menangani keluhan pasien dan keluarga serta memberikan semangat pada penderita gagal ginjal

    Hubungan dukungan sosial dengan stres pada LANSIA : Literature Review

    Get PDF
    Lanjut usia merupakan proses penuaan dengan penurunan fungsi organ tubuh sehingga kemampuan jaringan tubuh untuk mempertahankan fungsi secara normal menghilang, sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang diderita yang dapat menyebabkan lansia mudah mengalami stres. Mengetahui hubungan dukungan sosial dengan stres pada lansia berdasarkan penelitian literature. Kata kunci yang digunakan dukungan sosial, stress, lansia. Menggunakan dua data base Google Scholar dan Pubmed. Analisis data menggunakan JBI Critical appraisal berupa checklist for cross sectional. Pada proses analisis dari kelima jurnal yang diambil oleh peneliti mendapatkan hasil bahwa terdapat hubungan dukungan sosial dengan stress pada lansia. Berdasarkan analisis dan pembahasan dalam literature review pada 5 jurnal yaitu di dapatkan bahwa dukungan sosial memiliki pengaruh penting dalam mempengaruhi gejala stress yang muncul pada lansia,semakin tinggi dukungan keluarga yang diberikan kepada lansia maka semakin berkurang untuk lansia mengalami kejadian stress. Penelitian ini dapat digunakan bagi lansia untuk selalu dekat atau menjalin hubungan yang baik dengan keluarganya agar selalu mendapat support system dan mendapat dukungan moril dari orang terdekatnya sehingga dapat mengatasi stressor dengan baik

    Pengaruh edukasi dengan media video terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja : literature review

    Get PDF
    Latar Belakang: Edukasi kesehatan reproduksi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi masalah kesehatan reproduksi. Edukasi kesehatan reproduksi memberikan informasi yang tepat sesuai sasaran kepada remaja tentang kesehatan reproduksi. Dalam pendidikan kesehatan remaja perlu memilih metode dan media yang tepat. Hal ini untuk membantu remaja menyerap konten pendidikan kesehatan yang berkesinambungan. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi dengan media video terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja melalui literatur review.Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan kata kunci berupa Edukasi DAN Pengetahuan DAN Kesehatan reproduksi DAN Remaja atau dalam Bahasa Inggris Education AND Knowledge AND Reproduction Health AND Teenager. Pencarian jurnal menggunakan dua database yaitu Google Scholar dan PubMed. Analisis data menggunakan seleksi literature (PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah full text yang dapat diakses secara dalam rentang tahun terbit sejak 1 Agustus 2017 sampai 31 Juli 2022. Setelah itu dilakukan penilaian kualitas kelayakan menggunakan JBI Critical appraisal. Hasil: Berdasarkan analisis dan pembahasan dalam literature review pada 5 artikel mengenai pengaruh edukasi dengan media video terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Simpulan dan Saran: Pemberian tindakan/ intervensi edukasi dapat meningkatkan pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi mealui berbagai metode yang berbeda dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan, sehingga dapat dipahami oleh responde

    PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA SIKAP TERHADAP PACARAN PADA REMAJA AKHIR DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Latar Belakang: Kebiasaan kehidupan sehari-hari remaja akhir, tidak lepas dari interaksi dengan lawan jenis, baik di lingkungan rumah, sekolah, kuliah atau dimanapun dan kapanpun. Remaja akhir juga membangun hubungan antara pribadi dengan lawan jenis, yang seringkali menjadi hubungan yang romantis dan dapat berlanjut pada aktivitas pacaran. Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yakni tempat dimana anak memperoleh pendidikan pertama dalam perkembangannya. Kedekatan hubungan antara orang tua dan anak menjadi faktor terpenting terbentuknya perilaku positif ataupun negatif dari seorang remaja, termasuk sikap berpacaran diantara remaja. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara pola asuh orang tua dengan sikap pacaran pada remaja akhir di Yogyakarta. Metode Penelitian: Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasional. Sampel dalam penelitian adalah remaja akhir di Yogyakarta dengan rentan usia 18-21 tahun. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 104 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pearson product moment. Hasil Penelitian: Hasil hipotesis menunjukan bahwa pola asuh orang tua memiliki hubungan dengan sikap pacaran dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05, artinya ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan sikap pacaran pada remaja akhir dengan arah positif yang dapat diasumsikan bahwa semakin baik pola asuh orang tua maka semakin baik sikap pacaran remaja akhir di Yogyakarta. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan sikap pacaran pada remaja akhir di Yogyakarta, sehingga jika semakin baik pola asuh orang tua maka semakin baik sikap pacaran pada remja akhir di Yogyakarta. Begitu juga sebaliknya, semakin buruk pola asuh orang tua maka semakin buruk sikap pacaran pada remaja akhir di Yogyakarta

    Perbandingan nilai pemeriksaan hematokrit spesimen darah edta berdasarkan jenis tabung mikrokapiler dan waktu penundaan pemeriksaan

    Get PDF
    Volume sel darah merah dalam 100 ml darah (dL/ darah) yang kadar hasilnya dinyatakan dalam persen (%) disebut dengan hematokit. Penentuan nilai hematokrit metode mikrohematokrit menggunakan tabung mikrokapiler. Terdapat 2 jenis tabung mikrokapiler yaitu tabung yang telah dilapisi heparin (tanda merah), dan juga tabung mikrokapiler tanpa heparin (tanda biru). Penggunaan tabung mikrokapiler harus diperhatikan dan sesuai dengan spesimen yang digunakan. Pemeriksaan hematokrit harus segera dilakukan karena dapat memberikan hasil yang salah jika ditunda. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai pemeriksaan hematokrit spesimen darah edta berdasarkan jenis tabung mikrokapiler dan waktu punundaan pemeriksaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Experimental Design dengan pendekatan Cross Sectional dengan 30 sampel dari populasi Mahasiswa Tekhnologi Laboratorium Medis angkatan 2018. Hasil pemeriksaan menunjukkan rata-rata kadar dengan tabung biru 39,76 dan tabung merah 38,93 yang diperiksa segera, kemuadian rata-rata pada penundan 3 jam yaitu 40,76 pada tabung biru dan 39,73 pada tabung merah. Uji Statistik Independent sampel t-test menunjukkan nilai pada pemeriksaan dengan tabung biru-merah yang diperiksa segera 0,105 dan yang ditunda selama 3 jam 0,094 kemudian pada tabung biru yang diperiksa segera dan ditunda 0,092 kemudian pada tabung merah 0,139. Dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari semua perlakuan karena nilai sig-2tailed yang didapatkan >0,05

    Literature review : pengaruh suhu dan waktu penyimpanan sampel darah terhadap pemeriksaan hitung jumlah trombosit

    Get PDF
    Trombosit merupakan fragmen kecil yang terdapat dalam darah yang tidak berinti dan terbentuk di sum-sum tulang dari sitoplasma megakariosit. Trombosit ini berperan penting dalam proses hemostasis untuk mencegah dan menghentikan pendarahan, trombosit memiliki siklus hidup hanya 10 hari. Dalam pemeriksaan darah diantaranya adalah pemeriksaan LED (Laju Endap Darah), hemoglobin, hematokrit, pemeriksaan hitung jumlah eritrosit, pemeriksaan hitung jumlah trombosit dan pemeriksaan hitung jumlah leukosit. Kemudian dalam proses pemeriksaan hitung jumlah trombosit ada 3 tahapan penting antara lain pra analitik, analitik, dan pasca analitik. Hasil pemeriksaan hitung jumlah trombosit dipengaruhi oleh faktor pra analitik yakni suhu dan waktu sejak pengumpulan spesimen sehingga standarisasi kondisi penyimpanan sangat penting jika sampel darah tidak segera diperiksa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu penyimpanan sampel darah terhadap pemeriksaan hitung jumlah trombosit. Metode penelitian yang digunakan yaitu literature review dengan menggunakan pencarian literature pada dua database yaitu Google Scholar dan Pubmed. Jurnal yang digunakan dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir (2012-2021) dan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi pada pengumpulan data. Hasil olah data dari penelitian beberapa jurnal tersebut menunjukkan adanya pengaruh suhu dan waktu penyimpanan sampel darah terhadap pemeriksaan hitung jumlah trombosit dan terdapat perbedaan yang bermakna dari hasil pemeriksaan hitung jumlah trombosit pada suhu dan waktu penyimpanan sampel darah yang disimpan 24 jam dan 48 jam

    Literature review: gambaran hasil pemeriksaan d-dimer pada tingkat keparahan pasien terkonfirmasi covid-19

    Get PDF
    COVID-19 pada umumnya menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah, namun beberapa data menunjukkan bahwa penyakit ini juga dapat bermanifestasi pada sistem organ lain. Peningkatan kadar D-dimer dikaitkan dengan perburukan penyakit dan mortalitas pada penderita COVID-19 karena adanya penggumpalan darah abnormal atau Disseminated Intravascular Coagulation (DIC). Walaupun peningkatan kadar D-dimer dapat disebabkan oleh banyak faktor, namun peningkatannya dilaporkan sering terjadi pada pasien dengan infeksi COVID-19 berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kadar D-dimer terhadap keparahan pasien terkonfirmasi COVID-19. Penelitian ini dilakukan dengan metode literature review. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan mean kadar D-dimer adalah 2,49 mg/L dengan gejala berat dan gejala kritis masingmasing 50%. Penelitian sebelumnya menetapkan nilai cutoff D-dimer sebesar 2,0 mg/L risiko kematian yang tinggi. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan peningkatan kadar D-dimer dengan tingkat keparahan kritis

    Kejadian stunting pada anak dari ibu dewasa dan ibu muda : literatur review

    Get PDF
    Latar Belakang: Stunting adalah masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena dampak yang akan dialami. Kejadian stunting salah satunya dipengaruhi karena faktor usia ibu, yaitu usia yang muda muda saat hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang literatur dan menyimpulkan literatur terdahulu terkait dengan pengaruh usia ibu saat hamil dengan kejadian anak stunting serta menemukan gap pada penelitian sebelumnya untuk dasar penelitian empiris selanjutnya. Metode: Literatur review dengan menggunakan artikel penelitian terpublikasi di internet melalui database Google-scholar yang dipublikasikan antara tahun 2017 sampai 2022. Hasil : Dari empat artikel yang telah diseleksi dan dianalisis, didapatkan hasil bahwa Ibu dengan usia saat hamil antara 20-35 tahun lebih rendah beresiko memiliki anak stunting karena termasuk pada usia reproduksi sehat. Terdapat hubungan antara usia ibu saat hamil terhadap kejadian stunting pada anak. Ibu berusia remaja kurang dari 20 tahun lebih beresiko memiliki anak stunting. Siimpulan dan Saran: Ibu berusia kurang dari 20 tahun cenderung memiliki anak yang stunting. Diperlukanya edukasi pembekalan persiapan menjadi serorang Ibu sejak usia remaja guna mengurangi resiko terjadi kelahiran anak dengan stunting

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇