DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Literature review : cemaran bakteri escherichia coli pada sayuran mentah
Sayuran merupakan bahan pangan yang memiliki nilai gizi yang tinggi, sehingga sayuran menjadi salah satu keunggulan di pasaran dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi. indikasi sayuran mentah dapat terkontaminasi bakteri antara lain
karena sumber air yang digunakan telah tercemar oleh feses, kesalahan dalam mencuci sehingga sayuran tidak bersih dan memakai pupuk dari kotoran ternak
sehingga memungkinkan sayuran terkontaminasi bakteri seperti bakteri Escherichia coli. Bakteri E. coli dapat masuk ke dalam sistem pencernaan dengan cara mengkonsumsi sayuran atau makanan dalam keadaan mentah tanpa dimasak, bakteri ini bisa menyebabkan penyakit diare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cemaran bakteri Escherichia coli pada sayuran mentah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu literature review dengan melakukan pencarian jurnal pada database Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct
dalam rentang waktu 2011-2020 dengan menggunakan metode PICO. Berdasarkan hasil penelusuran literatur diperoleh 10 jurnal yang menujukkan bahwa bakteri Escherichia coli terdapat pada sayuran mentah. Keberadaan Escherichia coli disebabkan beberapa faktor, antara lain: sumber air yang
digunakan kotor atau telah tercemar oleh feses, kesalahan dalam pencucian sayuran yang kurang bersih, dan pemakaian pupuk yang terbuat dari kotoran hewan maupun manusia. Saran untuk penelitian selanjutnya perlu dilakukan
penelitian lebih lanjut dan melakukan studi lapangan yangdidukung oleh data hasil penelitian sebelumnya untuk mengetahui adanya bakteri pathogen lainnya pada sayuran mentah
Pengaruh pemberian edukasi pre-operatif terhadap tingkat kecemasan pasien : literature review
Latar belakang: Kecemasan pre-operatif adalah gangguan perasaan yang dialami
seseorang yang akan menjalani operasi. Penyebab kecemasan pre-operatif yaitu
kurangnya pengetahuan mengenai pembedahan.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi pre-operatif terhadap
tingkat kecemasan pasien.
Metode: Penelitian menggunakan Literature Review, penelusuran literature
melalui Google Scholar, Pubmed dan Sciencedirect (2017-2021). Artikel yang lulus
uji kelayakan JBI Critical Appraisal didapatkan 6 artikel.
Hasil: Terdapat hubungan antara pemberian edukasi pre-operatif terhadap tingkat
kecemasan pasien.
Simpulan: Edukasi pre-operatif berpengaruh terhadap tingkat kecemasan pasien.
Saran: Dosen Univeritas ‘Aisyiyah Yogyakarta dapat menjadikan hasil literature
ini sebagai reverensi. Penata anestesi dapat meningkatkan edukasi terkait
pembedahan. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini
Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya depresi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa: literature review
Latar belakang: Di Indonesia, saat ini GGK merupakan penyakit yang dapat diderita
oleh siapapun dengan peningkatan penderita mencapai sebanyak 3,8% permil
penduduk Indonesia. Sedangkan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), prevalensi
penyakit ini mencapai 3% permil pada usia >15 tahun Perilaku 3M plus sangat
berhubungan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue pada masyarakat di
Indonesia. Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan suatu penyakit dengan pengobatan
jangka panjang yang mengakibatkan perubahan hidup pasien serta berkaitan erat
dengan terjadinya depresi.
Metode: Literature review menggunakan database Google Scholar, Ebsco, Portal
Garuda, dan Pubmed dengan kriteria inklusi naskah free fulltext, bahasa yang
digunakan bahasa indonesia dan bahasa inggris, dan tahun terbit 2017 sampai 2022.
Hasil: Hasil dianalisis didapatkan delapan jurnal nasional yang menjelaskan faktorfaktor yang mempengaruhi depresi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani
hemodialisa.
Simpulan: Pasien yang menjalani hemodialisa dalam jangka waktu panjang harus
menghadapi berbagai masalah, seperti finansial, kesulitan untuk bekerja, dorongan
seksual yang menurun, depresi dan kekuatan menghadap kematian, juga gaya hidup
yang harus berubah, sedikit banyak mempengaruhi semangat hidup seseorang
Systematic review: perbandingan struktur histologi alveolus paru mencit (mus musculus) normal dan yang diinduksi asap rokok
Asap rokok menjadi penyebab utama kerusakan paru berupa stres oksidatif yang dapat memicu terjadinya respon inflamasi dan perubahan histopatologi paru pada
dinding alveolus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan asap rokok yang dapat memengaruhi histologi alveolus paru mencit kemudian perbandingan struktur histologi alveolus paru mencit normal dan yang diinduksi asap rokok. Metode systematic review dengan pencarian database yaitu Google Scholar, PubMed dan Science Direct. Jurnal terkait kerusakan serta perubahan
histologi alveolus paru mencit yang diinduksi asap rokok dan kandungan asap rokok yang dapat memengaruhi histologi alveolus paru mencit. Hasil analisis penelusuran literatur diperoleh 10 jurnal yang menunjukan di setiap jurnal terdapat perbedaan perlakuan pada konsentrasi asap rokok, lama paparan asap rokok, waktu pemberian induksi asap rokok, cara pemberian induksi terhadap hewan coba dan terdapat beberapa kerusakan histologi alveolus paru mencit akibat paparan asap rokok. Disimpulkan bahwa asap rokok dapat memengaruhi struktur histologi alveolus paru mencit yang mengakibatkan kerusakan paru. Kerusakan yang terjadi
antara lain nekrosis, oedama, destruksi septum alveolus, infiltrasi sel radang, pelebaran lumen alveolus, penebalan septa alveoli, membran alveolus dan hubungan antara alveolus, sedangkan pada struktur histologi alveolus yang normal tidak terdapat perubahan serta kerusakan pada jaringan atau sel
Pengaruh pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan locus of control internal terhadap perilaku manajemen keuangan pada pelaku UMKM (studi pada sentra manisan carica di Wonosobo
UMKM merupakan penopang bagi perekonomian yang ada di suatu negara. UMKM diharapkan dapat meningkatkan ekonomi usaha secara keseluruhan dengan berbagai peluang usaha dari krisis perekonomian. Keberadaan UMKM di Indonesia sangat strategis dalam rangka peningkatan perekonomian. Hal ini dapat di lihat dari ketangguhan UMKM yang telah terbukti sebagai pengaman perekonomian di saat perusahaan besar mengalami jatuh pada saat Indonesia mengalami krisis perekonomian, namun UMKM mampu memberikan sumbangan dalam penyembuhan
perekonomian Indinesia. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah
menggunakan teknik penelitian lapangan dan menggunakan data primer, . Alat dan
metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Observasi bertujuan untuk melihat bagaimana para pelaku UMKM Carica menjalankan aktivitasnya di lapangan bekerja. metode yang di gunakan Analisis
Deskripsi,Uji Instrumen Penelitian,Uji asumsi klasik pengetahuan keuangan berpengaruh positof terhadap perilaku manajmeen keuangan, sikpa keuangan tidak berpengaruh terhadap perilaku manajemen keungan, locus of control berpengaruh terhadap perilaku manajemen keuangan. Secara Simultan (Uji F),pengetahuan keuangan, sikap keuangan, locus of control berpengaruh signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan pada pelaku UMKM carica di kabupaten Wonosobo.Secara Persial ( Uji t), dapat dinyatakan bahwa pengetahuan keuangan berpengaruh positif terhadap perilaku manajemen keuangan, sikap keuangan tidak berpengaruh positif
terhadap perilaku manajemen keuangan, dan locus of control berpengaruh positif terhadap perilaku manajemen keuangan. Secara Koefisien Determinasi (R^2) , dapat di nyatakan bahwa dari ke dua variabel independent dalam penelitian ini
mempengaruhi variabel dependen adapun sisanya dari hasil perhitungan koefisien determinasi di sebabkan oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam persamaan regresi
yang di bua
Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada klien Covid-19 di Padukuhan Kasihan
Latar Belakang Penelitian : Kondisi pasien covid-19 yang diharuskan manjalani perawatan di
ruang isolasi menimbulkan dampak psikis bagi pasien. Salah satu dampak psikis yang dialami
adalah kecemasan. Hal tersebut juga dirasakan oleh masyarakat di Padukuhan Kasihan. Beberapa
teori mengemukakan bahwa kecemasan dapat diatasi dengan adanya dukungan keluarga.
Tujuan : dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan
tingkat kecemasan pada klien Covid-19 di Padukuhan Kasihan. Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini
adalah klien Covid-19 di Padukuhan Kasihan sebanyak 52 orang.
Metode : pengumpulan data menggunakan kuesioner yang kemudian di analisis menggunakan
program SPSS.
Hasil Penelitian : menunjukkan variabel dukungan keluarga memiliki nilai rerata sejumlah 36.37
yang merupakan hasil dari rata-rata data kuisioner yang diperoleh dengan angka minimal data
pengisian berjumlah 26, dan angka perolehan maksimal data pengisian berjumlah 38. Variabel
tingkat kecemasan memiliki nilai rerata sejumlah 9.29 yang merupakan hasil dari rata-rata data
kuisioner yang diperoleh dengan angka perolehan maksimal data pengisian kuisioner berjumlah
18. Selain itu, nilai significancy antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan sebesar 0,002
yang artinya nilai tersebut berada dibawah 0,05.
Simpulan dan saran : Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan
antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada klien covid-19 di Padukuhan Kasian.
Semakin baik dukungan keluarga maka tingkat kecemasan semakin menurun. Saran bagi keluarga
agar memberikan dukungan baik emosional, penghargaan, instrumental, maupun informasi
kepada klien Covid-19
Hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan terapi insulin pada pasien diabetes melitus : literature review
Latar Belakang : Diabetes merupakan penyakit kronis serius yang terjadi karena
pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau
glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang
dihasilkannya. Pengelolaan penyakit DM dikenal dengan empat pilar utama yaitu
penyuluhan atau edukasi, terapi gizi, latihan fisik atau aktivitas fisik, dan
Farmakoterapi. Salah satu indikator keberhasilan pengontrolan DM ialah pengobatan.
Untuk mencapai pengobatan yang optimal maka diperlukan kepatuhan terhadap
pengobatan, salah satunya yaitu kepatuhan terapi insulin.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan
terapi insulin pada pasien diabetes melitus.
Metode : Penelusuran literature ini dilakukan menggunakan Google Scholar, dan
PubMed. Kata kunci yang digunakan dalam bahasa Indonesia adalah “dukungan
keluarga, kepatuhan terapi insulin, diabetes mellitus” sedangkan kata kunci dalam
bahasa inggris adalah “Family Support, Insulin Therapy Adherence, Diabetes
Mellitus”. Penelusuran dilakukan dari 01 Januari 2012 sampai 31 Desember 2022.
Hasil : Didapatkan 8 jurnal, 7 jurnal nasional dan 1 jurnal internasional yang
menjelaskan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan
terapi insulin pada pasien DM.
Simpulan : Dukungan keluarga mempunyai peran penting terhadap pasien untuk
meningkatkan kepatuhan terapi insulin, selain itu untuk mengontrol dampak fisik
sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup pasien tersebut
Pengaruh pemberian core stability exercise dan slump stretching exercise terhadap peningkatan fungsional pada low back pain myogenic : narrative review
Latar Belakang: Low Back Pain Myogenic dapat mempengaruhi kemampuan fungsional serta mengganggu aktivitas sehingga menyebabkan penurunan dalam kualitas bekerja. Metode latihan yang digunakan beragam diantaranya Core Stability Exercise dan Slump Stretching berguna meningkatkan kemampuan fungsional pada kasus Low Back Pain Myogenic. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian core stability
exercise dan slump stretching exercise terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada low back pain myogenic. Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian narrative review. Pencarian artikel dengan format P (population), I (intervensi), C (comparison), O (outcome) dengan kriteria inklusi dan ekslusi, dilanjutkan melalui portal artikel online Google scholar, PubMed, dan NCBI. Hasil : Hasil review dari 10 artikel core stability exercise dan slump stretching exercise didapatkan 4 artikel menyatakan core stability exercise efektif dalam peningkatan kemampuan fungsional pada low back pain myogenic dan 4 artikel menyatakan slump stretching exercise efektif untuk peningkatan kemampuan fungsional, terdapat 2 artikel core stability exercise menyatakan tidak terjadi peningkatan kemampuan fungsional secara signifikan.Kesimpulan:Core stability exercise dan slump stretching exercise efektif dalam meningkatkan kemampuan fungsional penderita low back pain myogenic. Saran: Core stability exercise dan slump stretching exercise dijadikan referensi fisioterapi pada program latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fungsional pada penderita low back pain myogenic
Pengaruh pemberian pursed lip breathing terhadap peningkatan peak exspiratory flow pada penderita penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) : narrative review
Latar Belakang: PPOK merupakan sebuah penyakit diakibatkan karena terdapatnya
sebuah penyumbatan pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh emfisema dan
bronchitis kronis. Pada PPOK jalan nafas menjadi menyempit dan mengakibatkan
penurunan Peak Expiratory Flow (PEF). Peak Expiratory Flow (PEF) atau arus puncak
ekspirasi adalah pencapaian aliran udara tertinggi pada saat ekspirasi serta gambaran
perubahan ukuran jalan nafas yang semakin membesar. Pursed Lips Breathing
merupakan suatu latihan pernafasan dengan cara merapatkan bibir yang bertujuan untuk
melambatkan ekspirasi, mencegah kolaps unit pada paru, serta membantu pasien dalam
mengendalikan frekuensi pernapasan dan kedalaman pernapasan. Tujuan: Untuk
mengetahui pengaruh pemberian Pursed Lip Breathing terhadap peningkatan Peak
Ekspiratory Flow pada Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Metode:
Metode penelitian yang digunakan yaitu narrative review dengan framework PICO
(Population/Patient/Problem, Intervention, Comparation, and Outcome). Jurnal yang
dicari berasal dari 3 database yaitu Google Scholar dengan hasil 147 artikel Pubmed 1
artikel dan ScienceDirect 79 artikel. Hasil : Dari pencarian keseluruhuan 3 database
berjumlah 226 artikel, setelah dilakukan screening judul dan relevansi abstrak serta
screening full text diperoleh 10 jurnal yang membuktikan pengaruh pemberian Pursed
Lip Breathing terhadap peningkatan Peak Exspiratory Flow pada penderita penyakit
Paru obstruktif kronis (PPOK). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian Pursed
Lip Breathing terhadap peningkatan Peak Exspiratory Flow pada penderita penyakit
Paru obstruktif kronis (PPOK)
Pengaruh pemberian teknik relaksasi napas dalam terhadap nyeri pada pasien pasca operasi dengan spinal anestesi: literature review
Latar belakang : Pembedahan adalah tindakan pengobatan dengan cara
membuka bagian tubuh yang akan ditangani melalui sayatan dan berakhir dengan
penutupan jahitan pada luka sayatan. Menjalani tindakan pembedahan adalah
pengalaman sulit bagi pasien. Ada beberapa masalah pada saat operasi atau
sesudah operasi yang membuat timbul rasa takut pada diri pasien. Tindakan
menggunakan anestesi agar pasien tidak merasa nyeri pada saat dibedah. Namun
setelah operasi selesai, saat klien mulai sadar dan efek anastesi sudah habis
bereaksi, klien akan merasakan nyeri di daerah sayatan dan merasakan
ketidaknyamanan. Terkait hal ini masalah efektifitas teknik relaksasi nafas dalam
terhadap tingkat nyeri pada pasien post spinal anestesi harus menjadi perhatian
bagi petugas kesehatan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi
napas dalam terhadap nyeri pada pasien pasca operasi dengan spinal anestesi.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi Literature Review.
Metode ini mengumpulkan serta menganalisis data dari penelitian sebelumnya.
Hasil penelitian: Hasil dari Literature Riview ini dapat dikatakan bahwa teknik
relaksasi napas dalam secara efektif dapat menurunkan tingkat nyeri pada pasien
pasca operasi dengan spinal anestesi.
Simpulan: Berdasarkan analisis data dari jurnal yang telah diperoleh maka dapat
ditarik kesimpulan bahwa teknik relaksasi napas dalam berpengaruh dan mampu
untuk menurunkan nyeri terhadap pasien pasca operasi dengan spinal anestesi