DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Hubungan pengetahuan dengan tingkat stres orang tua dalam pendampingan pembelajaran daring : literature review
Latar Belakang: Pandemi yang terjadi di Indonesia diakibatkan oleh Corona Virus
Desease 2019 atau sering disebut (Covid-19) yaitu pemerintah menerapkan social
distancing kepada masyarakat dan Mendikbut mengeluarkan surat edaran aktivitas
belajar dari rumah (Daring). Orang tua sangat berperan dalam proses pendampingan
belajar dari rumah. Faktanya 60% Orang tua mengalami gejala depresi klinis di masa
pandemi. Kasus penganiayaan anak hingga pembunuhan sudah terjadi selama sistem
ini berlangsung. Salah satu upaya untuk mencegah dampak buruk tersebut adalah
mengidentifikasi faktor stres salah satunya mengetahui tingkat pengetahuan Orang tua.
Tujuan: untuk menemukan gap menyimpulkan hubungan pengetahuan dengan tingkat
stres Orang tua dalam pendampingan belajar
Metode: Metode penelitian adalah studi literature review dengan strategi pencarian
berbasis PICOST pada database google scholar dan pubmed. Keyword yang digunakan
dalam bahasa Inggris adalah “knowledge parents stress level online learning”
sedangkan dalam bahasa Indonesia adalah “Pengetahuan, Tingkat Stres Orang tua
Pembelajaran daring”. Kriteria inklusi yang digunakan adalah jurnal penelitian Cross
sectional berbahasa Indonesia atau berbahasa Inggris yang full text dan dapat diakses
pada rentang waktu 1 Januari 2020 sampai 1 Februari 2022.
Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian didapatkan 28 jurnal kemudian di skrining dan
didapatkan 3 jurnal sesuai dengan kriteria. Hasil 3 jurnal tersebut menunjukan ada
hubungan pengetahuan Orang tua dengan tingkat stres Orang tua dalam pendampingan
pembelajaran daring selama covid-19.
Saran: Penelitian selanjutnya dapat melakukan analisis literature dengan karakteristik
responden yang sama untuk data yang akurat dan valid
LITERATURE REVIEW :HUBUNGAN PRAKTIK PERSONAL HYGIENE PADA PETANI TERHADAP JAMUR Trichophyton rubrum
Trichophyton rubrum merupakan jamur patogenik yang bersifat antropofilik dan merupakan jamur yang paling umum menyebabkan infeksi jamur kronis. Jamur ini berkembang pada tempat dengan temperatur 25-28ºC dan infeksi kulit yang terjadi pada manusia didukung oleh kondisi yang hangat dan lembab. Personal hygiene sangat berpengaruh besar terhadap infeksi jamur, kurang nya menjaga dan membersihkan diri setiap habis melakukan aktivitas membuat jamur dapat dengan mudah menetap dan menginfeksi. Untuk mengetahui hubungan praktik personal hygiene pada petani terhadap jamur Trichophyton rubrum. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pencarian literature metode PICO pada dua database yaitu Google Schoolar, dan Semantic Schoolar. Jurnal yang diambil dengan ketentuan tahun 2012- 2022. Pada penelitian ini dapat disimpulkan Adanya hubungan personal hygiene yang buruk pada petani terhadap jamur Trichophyton rubrum, hal ini dilihat dari kebiasaan menjaga kebersihan diri petani dan Jenis infeksi jamur Trichophyton rubrum yang penginfeksi petani yaitu terdapat tinea unguium dan tinea pedis. Sebaiknya lebih banyak dilakukan penelitian terkait personal hygiene pada petani terhadap jamur Trichophyton rubrum dan jenis infeksi jamur Trichophyton rubrum yang menginfeksi petani agar dapat dijadikan bahan literatur dan menambah ilmu baru
HUKUM PERCERAIAN ADAT : Filosofi Perceraian Adat Lampung Pepadun dan Relevansinya terhadap Hukum Keluarga Islam
Faktor Kepatuhan: Sikap Perawat dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri Di Rumah Sakit: Literature Review
Kepatuhan adalah perilaku taat, tunduk, dan patuh pada suatu aturan yang telah dibentuk,
sikap kepatuhan penggunaan APD merupakan salah satu faktor dasar dalam berperilaku,
maupun tanggapan/respon perawat terhadap sebuah aturan menyangkut penggunaan APD.
Kerugian akibat dari sikap ketidakpatuhan yaitu kerusakan, kekacauan organisasi, keluhan
kesedihan, kecacatan, dan kematian. Tujuan penelitian untuk, mengetahui hubungan faktor
sikap dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan APD di Rumah Sakit, berdasarkan
penelusuran literature. Metode penelitian literature review menggunakan kata kunci faktor,
kepatuhan penggunaan APD, perawat, Rumah Sakit dengan Bahasa Indonesia dan Bahasa
Inggris. Pencarian jurnal menggunakan dua data base Google Scholar dan PubMed. Analisa
data menggunakan guidline PRISMA. Kriteria inklusi original reaserch diakses 2017-2020.
Hasil dari Penelitian literature review ditemukan tiga jurnal menjelaskan bahwa adanya
hubungan faktor sikap dengan kepatuhan penggunaan APD di rumah sakit. Kesimpulan dan
saran dari penelitian yaitu, Ada hubungan antara faktor kepatuhan: sikap dengan penggunaan
APD pada perawat. Saran, perawat dapat mempertahankan sikap patuh dalam penggunaan
APD guna mengurangi angka kecelakaan kerja di Rumah Sakit
Kualitas Hidup Pasien CA Mammae Yang Menjalani Kemoterapi: Literatur Riview
Ca Mammae adalah tumor ganas yang menyerang jaringan payudara, dimana jaringan
payudara tersebut terdiri dari kelenjar susu (kelenjar pembuat air susu), saluran kelenjar
(saluran air susu) dan jaringan penunjang payudara yang mempengaruhi kondisi kesehatan
fisik seseorang. Faktor yang berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien ca mammae yang
menjalani kemoterapi adalah pendidikan karena perbedaan tingkat pendidikan disetiap
daerah dengan tingkat pendidikan yang rendah sangat beresiko terhadap kualitas hidup.
Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui kualitas hidup pasien kanker yang menjalani
program kemoterapi sesuai dengan penelusuran literatur riview. Penelitian ini merupakan
penelitian Cross Sectional dan literature review atau studi pustaka. Bahan analisa terdiri
dari 5 jurnal dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia yang dapat diakses free full-text.
Penelitian menggunakan 5 jurnal nasional berbahasa Indonesia dan Bahasa inggris yang
sesuai dengan kriteria inklusi dan topik penelitian yang didapatkan hasil mulai dari
karakteristik responden, lama kemoterapi, kepatuhan kemoterapi dan kualitas hidup pasien
Ca Mammae. Hasil penelitian dari 3 jurnal ada hubungannya dengan kualitas hidup pasien
ca mammae dan 2 jurnal tidak ada hubungannya dengan kualitas hidup karena tidak
termasuk indikator kualitas hidup
Faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada penata anestesi saat pandemi Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur
Latar belakang: pada tanggal 11 Maret 2020 WHO mengumumkan Covid-19
sebagai pandemi di dunia hingga menyebabkan tenaga kesehatan menghadapi
tantangan yang lebih besar dari sebelumnya. Pada tanggal 29 Agustus 2021
sebanyak 1967 tenaga kesehatan Indonesia gugur dalam melawan Covid-19.
Kalimantan Timur menjadi salah satu dari 10 besar provinsi dengan jumlah
kematian tenaga kesehatan tertinggi di Indonesia. Gangguan stres telah dilaporkan
dan dipublikasikan selama pandemi Covid-19 di berbagai negara termasuk
gangguan stres pada tenaga kesehatan di Indonesia. Penata anestesi merupakan
salah satu dari tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan saat pandemi Covid-
19 dan beresiko untuk mengalami stres kerja.
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
berhubungan dengan stres kerja pada penata anestesi saat pandemi Covid-19 di
Provinsi Kalimantan Timur.
Metode penelitian: jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian deskriptif sederhana. Teknik pengambilan sampel menggunakan
kuesioner dengan total sampling yang berjumlah 76 responden. Analisa data
dilakukan dengan uji eta dan uji spearman’s rho.
Hasil: mayoritas penata anestesi di Provinsi Kalimantan Timur mengalami stres
kerja pada tingkat sedang sebanyak 61 orang (80.3%), berjenis kelamin laki-laki
sebanyak 56 orang (73.7%), berusia 22 – 40 tahun sebanyak 39 orang (51.3%),
memiliki masa kerja >15.89 tahun sebanyak 46 orang (60.5%), memiliki beban
kerja sedang sebanyak 68 orang (89.5%), faktor jenis kelamin (p: 0.076), faktor
usia (p: 0.225), faktor masa kerja (p: 0.001), dan faktor beban kerja (p: 0.000).
Kesimpulan : tidak ada hubungan jenis kelamin dan usia tetapi ada hubungan
masa kerja dan beban kerja terhadap stres kerja penata anestesi.
Saran : penata anestesi diharapkan untuk lebih memperhatikan faktor yang
mempengaruhi stres kerja sehingga dapat melakukan hal-hal preventif dalam
menangani stres kerja
Hubungan penerapan self care terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus
Latar Belakang: Self care merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk
mempertahankan kesehatan. Perawatan diri merupakan salah satu usaha pencegahan
komplikasi dan merupakan salah satu cara untuk menurunkan angka kematian yang tinggi
akibar DM. Pasien diabetes melitus memerulukan pengontrolan diri untuk mencegah
komplikasi. Pasien diabetes melitus yang tidak dikelola dengan baik akan meningkatkan
resiko terjadinya komplikasi, karena pasien diabetes melitus rentan mengalami
komplikasi yang diakibatkan karena terjadi defisiensi insulin atau kerja insulin yang tidak
adekuat.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian ini
merupakan penelitian observasional analitik (non-eksperimental). Desain penelitian yang
digunakan adalah cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 25 responden
di wilayah kerja Puskesmas Gamping II.
Hasil: Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak ada hubungan self
care dengan penurunan kadar gula darah sewaktu ditandai dengan p value 0,197> 0,05
pada penderita diabetes di wilayah Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II.
Simpulan dan Saran: Tidak adanya hubunganan self care dengan penurunan kadar gula
darah bisa disebabkan beberapa faktor, salah satu faktor paling berpotensi adalah karena
ketidak patuhan pasien dalam penerapan self care. Ketidak patuhan tersebut
menyebabkan berkurangnya manfaat yang harusnya didapat dari self care yang telah diterapkan
Pengaruh vibration therapy terhadap penurunan nyeri delay onset muscle soreness (DOMS) pada otot hamstring : narrative review
Latar Belakang: Masalah yang sering terjadi ketika selesai berolahraga pada individu
yang kurang melakukan aktivitas fisik salah satunya adalah Delayed Onset Muscle
Soreness (DOMS). DOMS lebih banyak terjadi pada aktifitas yang banyak melakukan
gerakan dengan intensitas tinggi dan dengan gerakan kontraksi eksentrik sehingga
menimbulkan nyeri dan kekakuan pada otot yang berkembang selama 24-72 jam setelah
melakukan aktivitas olahraga. Berdasarkan masalah yang timbul maka di butuhkan
penanganan intervensi fisioterapi yang tepat berupa vibration therapy. Tujuan: Untuk
mengetahui pengaruh pemberian vibration therapy terhadap penurunan nyeri akibat
DOMS pada otot hamstring dengan metode Narrative Review. Metode Penelitian:
Menggunakan metode Narrative Review, dengan mengumpulkan sepuluh artikel yang
selanjutnya diidentifikasi menggunakan format PICO (Population, Intervention,
Comparison, Outcome) serta menentukan kriteria inklusi dan eksklusi untuk selanjutnya
menentukan artikel yang dipilih. Pencarian artikel yang digunakan menggunakan tiga
database (Google Scholar, PubMed dan Science Direct). Hasil Penelitian: Berdasarkan
tujuh dari sepuluh artikel penelitian tentang vibration therapy didapatkan hasil yang
signifikan dalam menurunkan nyeri Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS).
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dengan metode narrative review dan
pembahasan maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada penurunan nyeri Delayed Onset
Muscle Soreness (DOMS) dengan intervensi vibration therapy. Saran: Vibration therapy
dapat dijadikan referensi fisioterapi dalam program latihan yang bertujuan untuk
penurunan nyeri akibat Delay Onset Muscle Soreness (DOMS)
Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita kanker payudara: literature review
Latar Belakang: Kanker payudara menjadi penyakit kanker dengan persentase kasus
baru tertinggi pada tahun 2020 dan penyebab utama kelima kematian akibat kanker
diseluruh dunia. Di Indonesia kanker payudara menempati urutan pertama dengan
jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus (Kemenkes, 2022).
Penderita kanker akan mengalami perubahan berupa dampak negatif yang menimbulkan
terjadinya berbagai macam kendala dari segi jasmani, rohani, psikologi ataupun
emosional. Permasalahan yang dirasakan pengidap kanker payudara jangka panjang
akan mempengaruhi kualitas hidup. Faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup
pengidap kanker payudara salah satunya adalah peran dukungan keluarga. Dukungan
keluarga ialah aspek dominan yang paling pengaruhi kualitas hidup penderita kanker
payudara. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan Kualitas
hidup penderita kanker payudara. Metode: Penelusuran literature dilakukan melalui
Google Schoolar, PubMed dan Science Direct. Kata kunci yang digunakan adalah dalam
bahasa Inggris “Breast cancer patients, Family support, Quality of life”. Penelusuran
dilakukan dari 01 Januari 2017 sampai 30 Juli 2022. Hasil: Berdasarkan hasil
penelusuran didapatkan 482 artikel, kemudian disaring sesuai dengan kriteria inklusi dan
ekslusi serta dilakukan uji kelayakan sehingga didapatkan tujuh artikel yang sesuai.
Berdasarkan hasil review dari ketujuh jurnal, terdapat hubungan antara dukungan
keluarga dengan kualitas hidup penderita kanker payudara. Simpulan: Dukungan
keluarga dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita kanker payudara. Sehingga
semakin baik dukungan keluarga yang dimiliki pasien, maka semakin baik pula kualitas
hidup pasein