DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Literature review: perbandingan hasil pemeriksaan hitung jumlah trombosit menggunakan antikoagulan edta berdasarkan waktu penundaan dan suhu penyimpanan

    Get PDF
    Hasil Pemeriksaan hitung jumlah trombosit dipengaruhi oleh faktor pra analitik, analitik dan pasca analitik. Tahap pra analitik merupakan awal dari penanganan sampel dan penanganan suhu dan waktu. Suhu dan waktu memiliki pengaruh yang besar terhadap hasil pemeriksaan jumlah trombosit setelah pengambilan sampel, sehingga standarisasi penyimpanan sangat penting, jika sampel darah tidak segera diperiksa. Sampel pada penelitian perbandingan hasil pemeriksaan hitung jumlah trombosit adalah darah vena dengan penambahan antikoagulan Ethylendiamine Tetyraacetic Acid (EDTA) yang berfungsi untuk mencegah penggumpalan trombosit berdasarkan pada waktu penundaan dan pada suhu penyimpanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu literatur review menggunakan 10 literatur jurnal penelitian dengan maksimal literatur terbitan 10 tahun terakhir dan memenuhi kriteria inklusi maupun esklusi. Berdasarkan hasil analisis pemeriksaan menunjukkan rata-rata penurunan sebesar 7,68% antara pemeriksaan hitung jumlah trombosit yang segera diperiksa dan yang mengalami penundaan pada suhu ruang 18-28℃. Pada pemeriksaan hitung jumlah trombosit yang segera diperiksa dan yang mengalami penundaan pada suhu lemari es 2-8℃ menunjukkan rata-rata penurunan sebesar 6,89%. Hasil nilai rata-rata menunjukkan bahwa ada perbedaan terhadap penurunan pada penyimpanan hitung jumlah trombosit antara suhu ruang dibandingkan dengan suhu lemari es, yaitu pada suhu ruang sebesar 7,68% dan pada suhu lemari es sebesar 6,89%. Adapun kesalahan yang mempengaruhi hasil pemeriksaan jumlah trombosit pada umumnya karena kesalahan teknik pada tahap analitik dan kesalahan non teknik pada tahap pra analitik dan pasca analitik. Peneliti menyarankan untuk mengatasi kesalahan teknik yaitu dengan cara perbaikan kesalahan secara sistematik agar diperoleh hasil laboratorium yang andal dan dapat dipercaya. Adapun untuk mengatasi kesalahan non teknik dapat dilakukan dengan memahami standar operasional prosedur pada setiap proses kegiatan dan untuk penyimpanan spesimen sebaiknya didalam lemari es dengan alasan untuk menjaga tidak terjadi pembekuan ulang dan hasilnya tetap stabil dan layak untuk digunakan, karena lemari es mampu menjaga suhu antara 2-6°C dan untuk peneliti selanjutnya supaya lebih banyak lagi yang mengangkat kasus proses penundaan pemeriksaan jumlah trombosit agar bisa dijadikan bahan untuk literatur selanjutnya

    Efektivitas edukasi berbasis homecare terhadap pengetahuan caregiver dalam melakukan perawatan luka sederhana ulkus diabetic di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Home care merupakan suatu perawatan lanjutan dari pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkesinambungan, diberikan kepada individu dan keluarga mereka dengan tujuan untuk meningkatkan, memepertahankan atau memulihkan kesehatan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan dampak penyakit. Tujuan: Mengetahui efektifitas edukasi berbasis homecare terhadap pengetahuan caregiver dalam melakukan perawatan luka sederhana ulkus diabetic. Metode: Quantitative dengan pendekatan penelitian menggunakan strategi penelitian eksperiment semu (quasy experiment). Sample pada penelitian ini adalah caregiver pasien DM di unit homecare RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada Januari sampai dengan Mei 2022 dengan jumlah sampel 16. Hasil: Hasil hasil uji wilcoxon signed test didapatkan nilai Z sebesar -3.537 dan nilai p=0.001 sehingga teridentifikasi perbedaan rata-rata pengetahuan caregiver sebelum dan sesudah diberikan edukasi berbasis homecare pada perawatan luka sederhana ulkus diabetic. Simpulan dan Saran: Edukasi yang dilakukan secara langsung dirumah pasien memberikan peningkatan pemahaman perawatan luka sederhana pada caregiver. Melibatkan caregiver merupakan hal yang direkomendasikan untuk keberlanjutan dan mendukung proses perawatan luka pada pasien ulkus diabetic

    Pengaruh latihan fisik terhadap penurunan diabetes mellitus gestasional pada ibu hamil : narrative review

    Get PDF
    Latar Belakang : Diabetes Millitus Gestasional merupakan komplikasi yang harus di perhatikan dalam pencegahan dan penanganannya maka dari ituFisioterapi sebagai tim medis yang dapat memberikan intervensi pada GDMini memberi edukasi kepada ibu hamil, salah satunya dengan latihan fisik yang aman untuk ibu hamil. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh latihan fisik tehadap penurunan diabetes millitus gestasional .Metodologi: Metode penelitian yang digunakan terdiri dari lima tahapan yaitu mengidentifikasi pertanyaan narrative review dengan framework PICO mengidentifikasi artikel menggunakan databased yaitu, Pubmed dan grey literature (Google Schoolar). Hasil: Dari pencarian kedua database terdapat 19.644 artikel,setelah dilakukan seleksi artikel menggunakan PRISMA Flowcart diperoleh 10 artikel. Hasil dari 10 artikel menyatakan terdapat pengaruh latihan fisik pada pasien diabetes militus. Kesimpulan: Terdapat pengaruh penurunan diabetes millitus gestasional pada ibu hamil. Saran: Bagi peneliti selanjutnya, disarankan agar melanjutkan penelitian ini dengan metode experiment secara langsung

    Pengaruh terapi spiritual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi: literature review

    Get PDF
    Latar Belakang : Kecemasan merupakan suatu kondisi emosi yang ditandai dengan perasaan tidak nyaman pada diri seseorang, dan disertai dengan perasaan yang tidak berdaya serta tidak menentu yang disebabkan oleh suatu hal yang belum jelas. Kecemasan dapat menimbulkan perubahan fisik dan psikologis pasien yang dapat mengaktifkan saraf otonom simpatis sehingga meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, frekuensi nafas, sehingga dapat mengurangi tingkat energi pada pasien dan dapat berdampak pada pelaksanaan operasi. Upaya yang dapat dilakukan untuk menangani terjadinya kecemasan pada pasien pre operasi yaitu dengan diberikan terapi spiritual. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi spiritual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi berdasarkan penelusuran literature. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode literature review dan metode PICOST untuk pencarian literature yang menggunakan 2 database yakni Google Scholar dan Pubmed. Jurnal yang digunakan 5 tahun terakhir terbit (2017- 2021). Hasil : Berdasarkan 6 jurnal yang telah dianalisis didapat hasil bahwa terdapat pengaruh terapi spiritual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi yang sesuai oleh data mengenai tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dilakukan terapi spiritual. Kesimpulan: Kecemasan pada pasien pre operasi sebelum diberikan terapi dukungan spiritual dari enam jurnal yang di review, sebanyak satu jurnal menunjukkan kecemasan berat dan lima jurnal menunjukkan kecemasan sedang. Kecemasan pada pasien pre operasi sesudah diberikan terapi dukungan spiritual dari enam jurnal yang di review, sebanyak satu jurnal menunjukkan tidak ada kecemasan dan lima jurnal menunjukkan kecemasan ringan. Adanya pengaruh terapi dukungan spiritual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi. Saran : Terapi Spiritual dapat digunakan sebagai salah satu tindakan untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi

    Hubungan perokok dengan saturasi oksigen pada pasien dengan pasca general anestesi literature review

    Get PDF
    Latar Belakang: General anestesi memiliki efek mendepresi sistem respirasi yang berpengaruh terhadap saturasi oksigen. Pasien yang memiliki riwayat merokok memproduksi sekresi yang berlebih, sehingga menghambat pemenuhan oksigen yang dapat menyebabkan desaturasi. Tujuan: Mengetahui hubungan perokok dan saturasi oksigen pada pasien pasca general anestesi. Metode: studi kepustakaan atau literature review dengan desain penelitian cohort studies, cross sectional study dan case conrol study. desain penulisan ini diakses dari database seperti Google Scholar dan PubMed. Jurnal yangdiidentifikasi dari Google Scholar sejumlah 11.700 jurnal dan Pubmed 29 jurnal, didapatkan total jurnal 11.729 jurnal. Jurnal tersebut dianalisis menggunakan critical appraisal JBI dan didapatkan 5 jurnal yang sesuai. Hasil: terdapat hubungan antara perokok dan saturasi oksigen pasca general anestesi. Simpulan: terdapat hubungan antara perokok dan saturasi oksigen pasca general anestesi

    Pengaruh myofascial release terhadap penurunan nyeri dan peningkatan kemampuan funngsional pada lateral epicondylitis narrative review

    Get PDF
    Latar Belakang: Lateral epicondylitis adalah cedera akibat adanya penggunaan berlebih (overuse) dari kontraksi eksentrik tendon extensor umum pada origo tendon extensor carpi radialis brevis. Keluhan utama pada kondisi lateral epicondylitis adalah nyeri dan penurunan fungsi sehingga dapat mempengaruhi aktivitas hidup sehari-hari. Myofascial release (MFR) diberikan dengan tujuan untuk merenggangkan fasia, melepas perlengketan jaringan dan meningkatkan fleksibilitas sehingga dapat mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan genggaman (grip strength) dan kemampuan fungsional. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian myofascial releaseterhadap penurunan nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional pada lateral epicondylitis. Metode Penelitian: Narrative review dengan metode PICO yang merupakan akronim dari empat komponen : P ( Population, Patient, Problem), I (Intervention), C (Comparison), O (Outcome) dan memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pencarian jurnal dilakukan di portal jurnal online seperti Google Scholar, PubMed, dan PEDro. Hasil Penelitian: Sepuluh artikel telah di review menyatakan Myofascial Release dapat mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional pada Lateral Epicondylitis. Kesimpulan: Ada pengaruh Myofascial Release terhadap penurunan nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional pada Lateral Epicondylitis. Saran: Myofascial Release dapat dijadikan intervensi dan kombinasi dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional pada Lateral epicondyliti

    Hubungan dukungan keluarga terhadap perilaku pencegahan HIV-AIDS pada remaja: literature review

    Get PDF
    HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus adalah sejenis virus yang menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah sekumpulan gejala yang tumbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi HIV. Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah HIV dalam tubuh agar tidak masuk ke dalam stadium AIDS. tujuannya adalah untuk mengetahui Dukungan Keluarga Terhadap Perilaku Pencegahan HIV- AIDS Pada Remaja. Metode yang menggunakan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Kata kunci dukungan keluarga terhadap perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Pencarian dari jurnal menggunakan dua database yaitu Google Scholar dan PubMed, analisis data menggunakan (PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah free fulltext yang bisa diakses dalam rentang tahun 2016 sampai 2021. Hasil penelitian dapat menunjukkan bahwa dukungan keluarga terhadap perilaku pencegahan HIVAIDS pada remaja pada lima jurnal mengklarifikasi kebanyakan dukungan keluarga terhadap perilaku pencegahan HIV AIDS pada remaja mendukung dengan baik pada perilaku pencegahan HIV-AIDS. Simpulan hubungan dukungan keluarga terhadap perilaku pencegahan HIV-AIDS pada remaja itu saling berhubungan yaitu kita harus menyadari pentingnya fungsi keluarga untuk menerapkan perilaku yang sehat bagi remaja serta memberikan dukungan terhadap perilaku positif. Dukungan yang dapat diberikan berupa dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental, serta dukungan yang lainya diberikan oleh keluarga berupa dukungan informatif Saran orang tua bisa lebih meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana cara memberikan dukungan keluarga kepada remaja mengenai dari perilaku pencegahan HIV-AIDS melalui media sosial yang meliputi buku, internet, dan tenaga Kesehatan

    Pengaruh pemberian nerve tendon gliding & deep transverse friction massage (cyriax metode) terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita carpal tunnel syndrome

    Get PDF
    Latar Belakang: Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan salah satu gangguan syaraf tepi yang terjadi pada terowongan carpal yang menyebabkan penderitanya mengalami kondisi kesemutan, rasa baal, kebas nyeri,mati rasa hinga mengalam penurunan kemampuan fungsional. Untuk mengatasi gangguan tersebut dapat diberikan intervensi berupa Nerve Tendon Gliding & Deep Transverse Friction (Cyriax Metode).Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian Nerve Tendon Gliding & Deep Transverse Friction (Cyriax Metode) untuk meningkatkan kemampuan fungsional penderita Carpal Tunnel Syndrome. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental dengan metode pre and post test two group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 14 orang. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok masing masing berjumlah 7 orang kelompok intervensi dan 7 orang kelompok kontrol. Hasil: Hasil Uji Hipotesis I menggunakan Paired Sample T-Test diperoleh nilai p=0,003 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh Nerve Tendon Gliding & Deep Transverse Friction (Cyriax Metode) untuk meningkatkan kemampuan fungsional penderita Carpal Tunnel Syndrome pada pembatik. Hasil Uji Hipotesis II signifikasi didapatkan nilai 0.042 dimana hasil dari uji Wilcoxon p<0,05 maka Ho diterima dan jika p>0,05 maka Ho ditolak. Artinya ada penurunan kemampuan fungsional apabila tidak diberikan intervensi lebih lanjut. Hasil Uji Hipotesis III Nilai signifikansi adalah 0,091 sebelum perlakuan sedangkan setelah perlakuan adalah 0.005(p<0,05) berarti ada pengaruh deep transverse friction massage dan nerve tendon gliding exercise terhadap penurunan nyeri carpal tunnel syndrome pada pembatik Kesimpulan:Terdapat pengaruh pemberian Nerve Tendon Gliding & Deep Transverse Friction (Cyriax Metode) untuk meningkatkan kemampuan fungsional penderita Carpal Tunnel Syndrome pada pembatik. Saran: Peneliti berharap peneliti selanjutnya dapat mencari informasi dan faktor-faktor lain mengenai penyakit CTS dan dan mengontrol aktivitas yang dilakukan oleh responden dalam keseharian diluar waktu pemberian intervensi

    Hubungan peran ibu dengan frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia di Puskesmas Seyegan Margokaton Seyegan Sleman Yogyakarta

    Get PDF
    Latar belakang: Hasil riset kesehatan dasar tahun 2018 menunjukkan Indonesia memiliki prevalensi anggota rumah tangga dengan penderita skizofrenia sebanyak 7,0 per mil atau 7 per 1000 rumah tangga. Tingginya kasus skizofrenia yang terjadi akan berdampak terhadap data kekambuhan skizofrenia dimana prevalensi kekambuhan penderita berada dalam rentang 50-92% secara global. Upaya dalam pencegahan frekuensi kekambuhan bisa dilakukan dengan menggunakan faktor peran ibu. Tujuan: Mengetahui hubungan peran ibu dengan frekuensi kekambuhan pada pasien skizofrenia di Puskesmas Seyegan, Margokaton, Seyegan, Sleman, Yogyakarta. Metode penelitian: Jenis penelitian Non Eksperimen dengan desain analisis observasional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 pasien dengan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang sudah di uji validitas dengan nilai 0,4174-0,6383 dan reliabilitas dengan nilai sebesar 0,758. Analisis data menggunakan Uji Kendall Tau. Hasil: Sebagian besar peran ibu pada pasien skizofrenia berada pada kategori cukup sebanyak 30 responden (58,8%). Sebagian besar frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia berada pada kategori rendah sebanyak 33 responden (64,7%). Didapatkan p value sebesar 0,173. Simpulan: Tidak ada hubungan peran ibu dengan frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia di Puskesmas Seyegan Margokaton Seyegan Sleman (p = 0,173 > 0,05). Saran: Bagi ibu agar bisa lebih rajin menjenguk ketika anak dirawat dirumah sakit jiwa, sering mengajak anak untuk silaturahmi ke tetangga, lebih peduli saat anak sudah bisa minum obat sendiri, lebih mengawasi keteraturan minum obat anak, mengantar anak saat kontrol, dan mempertahankan kebebasan dengan tidak mengurung anak

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇