DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Gambaran hasil pemeriksaan kolesterol dan asam urat pada serum kontrol berdasarkan lama penyimpanan di puskesmas kotagede ii
Bahan kontrol merupakan agen yang dimanfaatkan di laboratorium sebagai
peninjau keakuratan dan kadar hasil uji klinis. Bahan kontrol yang sering
digunakan di laboratorium klinik adalah serum kontrol komersial atau sudah jadi
dari pabrikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat selisih
dan perbedaan yang signifikan pada kadar kolesterol dan asam urat berdasarkan
lama penyimpanan serum kontrol pada suhu ruang dengan variasi waktu 0 dan 8
jam kemudian variasi waktu 0 dan 12 jam di Laboratorium Puskesmas Kotagede
II Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan quasi experimental. Hasil eksperimen
pada variabel kolesterol penyimpanan suhu 20-25
o
C selama 0, 8 dan 12 jam
terlihat semakin lama sampel disimpan semakin rendah dengan presentase selisih
0 dan 8 jam sebesar 3,63% kemudian 0 dan 12 jam sebesar 8,29%. Sedangkan
pada variabel asam urat mengalami kenaikan saat 8 jam dengan presentase selisih
1,27% dan menurun pada 12 jam dengan presentase selisih sebesar 3,38%. Pada
uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada variabel
kolesterol dan asam urat dengan nilai signifikansi <0,05. Terdapat selisih dan
perbedaan yang signifikan pada pemeriksaan kolesterol dan asam urat berdasarkan
lama penyimpanan serum kontrol pada 0 dan 8 jam kemudian 0 dan 12 jam. Perlu
penelitian lanjut mengenai lama penyimpan serum kontrol komersial dengan
parameter selain kolesterol dan asam urat, dengan lama penyimpanan selain 0, 8
dan 12 jam selain pada suhu ruang
Literature review: Identifikasi paparan logam berat timbal (Pb) berdasarkan pengamatan histomorfologi tubulus seminiferus dan durasi paparan secara in vivo
Timbal sebagai salah satu komponen pencemar udara dan lingkungan yang
memiliki efek toksik pada manusia dan hewan. Timbal yang masuk ke dalam tubuh
melalui pernafasan, pencernaan dan kulit yang akibatnya akan terakumulasi di
dalam organ dan jaringan yang dapat merusak fungsi dari masing-masing organ dan
jaringan yang terinfeksi. Penentuan infeksi akibat keracunan timbal dapat dilihat
dengan pemeriksaan histomorfologi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk
identifikasi paparan timbal berdasarkan histomorfologi tubulus seminiferus dan
durasi paparan secara in vivo. Penelitian literatur ini menggunakan tikus yang
dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu kelompok pemberian varian dosis timbal
dan durasi paparan. Variasi dibuat untuk mengetahui tingkat kerusakan pada organ
testis. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review deskriptif
kuantitatif. Hasil penelitian dari beberapa jurnal didapatkan bahwa tingkat
kerusakan jaringan tubulus seminiferus paling berat pada skala tinggi dengan
gambaran histomorfologi jaringan mengecil, sel-sel spermatogenik diruang lumen
kosong dan kepadatan sel interstisial menurun. Paparan timbal yang semakin tinggi
kadar timbalnya dan semakin lama durasi paparan timbal akan menyebabkan
kerusakan jaringan tubulus seminiferus dalam skala tinggi/berat. Penelitian ini
dilakukan agar dapat memberikan informasi dan pengetahuan tentang bahaya
logam berat timbal terhadap organ reproduksi manusia
Perilaku Physical Activity (PA) pada ibu hamil: Narrative Review
Latar Belakang: Perilaku physical activity (PA) dibutuhkan untuk meningkatkan
kesehatan fisik maupun mental. Ibu hamil tanpa indikasi medis direkomendasikan
melakukan PA minimal 30 menit per hari. Kurangnya PA dapat mengakibatkan
terjadinya permasalahan selama kehamilan maupun setelah kehamilan seperti
kenaikan berat badan berlebih, diabetes melitus gestasional (GDM), hipertensi
gestasional, usia gestasional bayi baru lahir. Akan tetapi masih terbatasnya informasi
dan rendahnya prevalensi PA pada ibu hamil. Tujuan: Untuk mengetahui perilaku
physical activity pada ibu hamil. Metode: Menggunakan Narrative Review dengan
framework PEOs (Population/Patient/Problem, Exposure, Outcome and study).
Database pencarian artikel menggunakan Pubmed 989 artikel, Google scholar 84.800
artikel dan ScienceDirect 10.912 artikel. Tahap selanjutnya adalah seleksi judul dan
relevansi abstrak serta seleksi teks lengkap dan diperoleh 10 artikel tentang aktivitas
fisik pada ibu hamil. Hasil: Dari 10 artikel yang didapatkan dalam 5 tahun terakhir
20-70% ibu hamil kurang melakukan aktivitas fisik dikarenakan faktor budaya dan
pengetahuan yang rendah. Aktivitas fisik yang dapat dilakukan ibu hamil berupa
aktivitas fisik aerobik dan kegiatan rumah tangga. Kesimpulan: Perilaku aktivitas
fisik ibu hamil masih dalam kategori rendah atau belum memenuhi rekomendasi
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG)
Pengaruh Transverse Friction Massage terhadap penurunan nyeri dan peningkatan fungsional pada Tendinitis Supraspinatus : Narrative Review
Latar Belakang : Tendinitis supraspinatus merupakan kondisi yang sering terjadi
pada daerah bahu. Pada usia muda umumnya terjadi akibat aktifitas yang berlebihan
(overuse) dan trauma. Sedangkan pada usia lanjut selain faktor tersebut diatas juga
karena pengaruh suplay darah ke daerah dekat insertio otot supraspinatus sehingga
kebutuhan metabolik berupa nutrisi yang jaringan tendon menghasilkan sel mati
menyebabkan respon inflamatory yang kemungkinkan melepaskan enzim pengiritasi
yang menyebabkan terjadinya suatu tenditis. Tujuan : Untuk mengetahui mekanisme
Transverse Friction Massage Terhadap penurunan nyeri dan peningkatan fungsional
pada kondisi Tendinits Supraspinatus. Metode Penelitian : Metode penelitian ini
adalah Narrative Review. Pencarian artikel dilakukan di beberapa database artikel
online seperti google scholar dan Scient Direct dengan framework, PEOS merupakan
metode pencarian literatur yang merupakan akronim dari 4 komponen : P (Population),
E (Exposure), O (Objectives, outcomes) dan S (Study Design). Hasil penelitian :
Berdasarkan 10 artikel yang telah di review Transverse Friction Massage mempunyai
pengaruh dalam Penurunan Nyeri Dan Peningkatan Fungsional Pada Tendinitis
Supraspinatus Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang efektif Transverse Friction
Massage Terhadap Penurunan Nyeri Dan Peningkatan Fungsional Pada Tendinitis
Supraspinatus. Saran : Transverse friction massage dapat di berikan sebagai
alternative intervensi untuk pasien yang mengalami penurunan nyeri dan peningkatan
fungsional pada tendinitis supraspinatus
Literature review : pengaruh pemberian esktrak daun sambiloto (andrographis paniculat) terhadap interlekuin-6 pada diabetes mellitus tipe ii
Diabetes Mellitus Tipe 2 merupakan penyakit hiperglikemi akibat insensivitas sel
terhadap insulin. Kadar Interleukin 6 (IL-6) ditemukan pada penderita Diabetes
Mellitus. IL-6 yaitu sitokin pro-inflamasi karena berperan penting dalam inflamasi
kronik yang ditunjukkan dengan peningkatan kadar sitokin inflamasi pada pasien
DM tipe 2. Sambiloto Andrographis Paniculat (Burm. f) Nees) dikenal juga
dengan sebutan “King of Bitters” yang merupakan tanaman asli dari India dan
Cina. Sambiloto masuk kedalam jenis tumbuhan family Acanthaceae yang sudah
digunakan selama beberapa abad di Asia dalam hal pengobatan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun sambiloto
(Andrographis Paniculat) terhadap interleukin-6 pada Diabetes Mellitus tipe 2.
Penelitian ini menggunakan kajian pustaka atau literature review yaitu kajian
literatur yang membahas tentang pengaruh pemberian esktrak daun sambiloto
(Andrographis Paniculat) terhadap Interlekuin-6 pada pasien Diabetes Mellitus
Tipe 2. Pada penelitian ini pencarian literatur menggunakan data base PubMed
dan Google scholar dengan metode PICO. Berdasarkan hasil olah data dari
beberapa artikel jurnal menunjukkan bahwa pengaruh pemberian ekstrak daun
sambiloto (Andrographis Paniculat) memiliki efek anti hiperglikemik melalui
peningkatan aktivitas enzim glikolitik, kadar insulin dan mengurangi stres
oksidatif serta menyebabkan penurunan kadar penanda bio pro-inflamasi seperti
TNFα dan IL-6
Pengaruh kualitas layanan dan fasilitas terhadap kepuasan pelanggan (studi pada konsumen cafe cangkir bumi Yogyakarta)
Latar belakang : Produktivitas dunia bisnis saat ini memberikan keuntungan yang besar bagi pelakunya.
Dalam konteks persaingan, pelaku bisnis dituntut untuk dapat memuaskan pelanggan dengan
menciptakan produk atau jasa yang bermutu dan sesuai dengan yang diharapakan oleh konsumen.
Kepuasan pelanggang bukan hanya terletak pada penawaran produk yang berkualitas salah satunya
adalah kualitas layanan yang diberikan oleh pelaku usaha tersebut. Kualitas pelayanan dan fasilitas juga
menjadi salah satu faktor yang sangat penting untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan. Cafe
Cangkir Bumi yang berorientasi pada kepuasan pelanggan menunjukkan eksistensinya untuk selalu
memberikan yang terbaik untuk pelanggannya sehingga ramai di kunjungi oleh konsumen. Tujuan :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial kualitas layanan, secara parsial
fasilitas dan secara simultan kualitas layanan dan fasilitas terhadap kepuasan pelanggan. Metode
penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis
regresi linear berganda. Subjek penelitiannya adalah pelanggan Café Cangkir Bumi Yogyakarta,
sebanyak 101 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian : (1)
Kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap terhadap kepuasan pelanggan pada pengunjung Café
Cangkir Bumi., (2) Fasilitas berpengaruh signifikan terhadap terhadap kepuasan pelanggan pada
pengunjung Café Cangkir Bumi, (3) Kualitas layanan dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap
kepuasan pelanggan pada pengunjung Café Cangkir Bum
Analisis logam timbal (PB) pada lipstik yang beredar di Pasar Gamping Sleman Yogyakarta
Penggunaan sediaan kosmetik di Indonesia semakin meningkat. Beberapa sedian kosmetik yang sering digunakan oleh masyarakat adalah eye-liner, bedak, dan lisptik. Lipstik merupakan sediaan kosmetik yang digunakan untuk mewarnai bibir dengan sentuhan artistik sehingga dapat meningkatkan estetika dalam riasan. Sediaan kosmetik dapat dikatakan aman apabila memenuhi jumlah maksimum kadara timbal yang sesuai dengan persyaratan yang ada. Masih terdapat beberapa lipstik yang mengandung logam berat khususnya timbal (Pb). Timbal (Pb) merupakan senyawa kimia yang berbahaya bagi tubuh apabila digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga untuk mengetahui adanya kadar timbal (Pb) dalam lipstik, peneliti menganalisis menggunakan spektrofotometer serapan atom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar timbal (Pb) pada lipstik yang beredar di pasar Gamping Yogyakarta. Metode yang digunakan, yaitu metode true eksperimental research dengan teknik purposive sampling dan menggunakan metode kuantitatif. Metode uji paired sample t-test di dapatakan nilai p>0,021 yang berarti ada perbedaan kadar timbal pada masing-masing merek lipstik yang beredar di Pasar Gamping. Hasil analisa kadar logam berat Timbal (Pb) dari 13 sampel lipstik pada penelitian ini didapatkan sampel lipstik dengan kadar logam timbal tertinggi adalah 10,896 μg/g. Sedangkan kadar timbal terendah pada penelitian ini adalah 0,471 μg/g. Sampel yang di uji mengandung timbal, kadar timbal pada lipstik berkisar antara 0,096-10,896 μg/g dan semua sampel memenuhi syarat BPOM. Peneliti menyarankan agar konsumen bijak dalam memahami produk yang akan digunakan untuk mempercantik penampilan. Konsumen wajib memperhatikan kemasan lipstik yang akan digunakan untuk mendapat informasi kandungan bahan lipstik tersebut dan informasi izin edar dari BPOM sebagai jaminan bahwa produk yang akan digunakan bersifat layak pakai dan tidak mengandung kadar timbal >20 μg/g
Perbandingan kadar leukosit dan trombosit darah edta yang segera diperiksa dan ditunda pada suhu kamar metode hematology analyzer
Pemeriksaan hitung leukosit bertujuan untuk memberikan informasi mengenai berbagai keadaan penyakit dalam upaya membantu menegakkan diagnosis. Hitung trombosit merupakan salah satu pemeriksaan yang sangat penting untuk berbagai kasus baik yang menyangkut hemostasis maupun kasus lain yang meliputi penegakan diagnosis, penilaian hasil terapi atau perjalanan suatu penyakit, penentuan prognosis dan penilaian berat tidaknya suatu penyakit. Pemeriksaan jumlah leukosit dan trombosit menggunakan darah EDTA sebaiknya langsung dilakukan, apabila terpaksa tertunda sebaiknya memperhatikan batas waktu penyimpanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan kadar leukosit dan trombosit darah EDTA yang segera diperiksa dan ditunda pada suhu kamar metode hematology analyzer di Unisa Yogyakarta. Jenis penelitian eksperimen dan desain penelitian yag digunakan yaitu intact group comparison. Penelitian dilakukan di laboratorium hematologi Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 10 reponden yang diambil secara Accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan uji ANOVA dan uji T. Hasil penelitian menujukkan tidak ada perbedaan yang signifikan jumlah leukosit yang segera diperiksa dan dengan penundaan selama 1 jam, 2 jam, dan 3 jam (p>0,05). Tidak ada perbedaan yang signifikan jumlah trombosit yang segera diperiksa dan dengan penundaan selama 1 jam, 2 jam, dan 3 jam (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada perbedaan yang signifikan jumlah leukosit dan trombosit yang segera diperiksa dan dengan penundaan selama 1 jam, 2 jam, dan 3 jam
Hubungan motivasi tenaga kesehatan dengan kepatuhan penerapan surgical safety checklist di ruang instalasi bedah sentral Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wilayah Yogyakarta
Latar Belakang: Patient Safety menjadi isu global saat ini banyak permintaan
pasien diperhitungkan untuk kesalahan medis yang terjadi pada pasien. Resiko
kelalaian sangat tinggi berlangsung pada tindakan pembedahan, jika dalam
pelaksanaanya tidak sesuai dengan pedoman sistem kerja yang telah ditetapkan
maka akan berpotensi menyebabkan Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) dan
Kejadian Nyaris Cidera (KNC). Penerapan Surgical Safety Chekclist oleh tim bedah
dapat membantu untuk mengurangi kesalahan pada prosedur pembedahan.
Tujuan: Mengetahui hubungan motivasi tenaga kesehatan dengan kepatuhan
penerapan Surgical Safety Checklist di ruang instalasi bedah sentral rumah sakit
PKU Muhammadiyah wilayah Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain
cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan yang
bekerja di ruang instalasi bedah sentral berjumlah 37 responden dengan teknik
sampling adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data
dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-Square.
Hasil: Dari 37 responden sebagian besar memiliki tingkat motivasi tinggi
sebesar 89,2% dengan tingkat kepatuhan 81,1%. Namun masih ada tenaga kesehatan
yang tidak patuh sebesar 18,9%. Hasil analisis bivariat uji Chi-Square diperoleh
nilai significancy (p = 0,016 < 0,05).
Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna antara motivasi tenaga
kesehatan dengan kepatuhan penerapan Surgical Safety Checklist di ruang instalasi
bedah sentral rumah sakit PKU Muhammadiyah wilayah Yogyakarta dengan p value
0,016. Bagi rumah sakit, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan
evaluasi untuk kinerja tenaga kesehatan khususnya penata anestesi dan perawat
bedah dalam penerapan Surgical Safety Checklist guna untuk meningkatkan kualitas
pelayanan di rumah saki
Hubungan penggunaan alat kontrasepsi hormonal dengan kejadian kanker payudara pada wanita usia subur: literatur review
Latar Belakang: Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di sel-sel
payudara. Penggunaan alat kontrasepsi hormonal juga pemicu untuk terjadinya
kanker payudara pada wanita usia subur, didalam kontrasepsi hormonal terdapat
hormon estrogen sehingga paparan estrogen yang tinggi bisa meningkatkan
resiko terjadinya kanker.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan penggunaan alat kontrasepsi hormonal
terhadap kejadian kanker payudara pada wanita usia subur secara Literature
review
Metode: Metode penelitian yang digunakan ialah Cross Sesctional,quantitative.
Keyword yang digunakan adalah “Kanker payudara AND Alat kontrasepsi
hormonal AND Wanita usia subur” penelusuran literature menggunakan
Database google schoolar dan Pubmed dari rentang 2016.
Hasil: Hasil analisis didapatkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan
alat kontrasepsi hormonal dengan kejadian kanker payudara pada wanita usia
subur. Dari hasil uji JBI Critical Apprasial didapatkan sebanyak 4 artikel yang
lebih dari 50%. Jenis kontrasepsi hormonal yang memiliki resiko tertinggi
terkena kanker payudara adalah KB oral yaitu Pil kombinasi.
Kesimpulan: Hasil dari 4 artikel yang sudah di analisis oleh peneliti terdapat
hubungan penggunaan alat kontrasepsi hormonal dengan kejadian kanker
payuadara pada wanita usia subur