DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Pengaruh terapi musik terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi sectio caesarea di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta

    Get PDF
    Latar belakang: Sectio caesarea merupakan suatu pembedahan yang bertujuan untuk melahirkan janin lewat insisi pada dinding abdomen dalam keadaan utuh.Setelah dilakukan tindakan operasi pasien akan mulai sadar dan merasakan nyeri pada area tubuh yang terluka akibat pembedahan di area perut pada pasien post sectio caesarea. Nyeri merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan dan pengalaman sensorik yang multidimensional akibat rusaknya jaringan secara actual maupun potensial. Terapi musik bisa dijadikan sebagai teknik pengobatan tunggal pada nyeri berat-sedang dan sekaligus sebagai terapi alternatif pendamping pengobatan analgetik non opioid pada nyeri berat tergantung pada kondisi pasien. Tujuan : tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh terapi musik terhadap penurunan intensitas nyeri pasca operasi Sectio caesarea. Metode penelitian : penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Pre Eksperimental Design dengan one group pretest-posttest design.Teknik pengambilan sampling menggunakan teknik Purposive sampling yang berjumlah 16 responden dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji wiloxcon. Hasil: Sebelum dilakukan terapi musik klasic rata rata tingkat nyeri yaitu nyeri Sedang dengan jumlah 10 responden (62.5%), dan sesudah pemberian terapi musik, yaitu nyeri Ringan dengan jumlah 10 responden (62.5%). Hasil uji wiloxcon untuk mengetahui Pengaruh terapi musik terhadap penurunan intensitas nyeri pasca operasi Sectio caesarea diperoleh hasil dengan significancy p value 0,001 lebih kecil dari 0,05 (p = 0,001 < 0,05), artinya terdapat Pengaruh yang signifikan antara variable indipenden dengan variable dependen. Kesimpulan: H0 ditolak Ha diterima yang berarti ada pengaruh terapi musik terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi Sectio caesarea di RS PKU muhammadiyah Gamping yogyakarta. Saran : Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi,referensi, dan pembanding untuk penelitian selanjutnya dalam melaksanakan penelitian yang berhubungan dengan terapi musik dalam menurunkan intensitas nyeri

    Manfaat murrotal dalam menurunkan tingkat ansietas pasien pre operasi sectio caesarea: literature review

    Get PDF
    Latar Belakang: Pasien yang akan dilakukan tindakan sectio caesarea akan menggunakan teknik anestesi Spinal. Tindakan operasi sectio caesarea sering menimbulkan masalah psikologis pada pasien yaitu rasa takut yang berdampak pada kecemasan. Upaya untuk menurunkan tingkat anisetas pada pasien yang hendak dilakukan operasi harus dapat ditangani oleh penata anestesi saat fase pre operasi. Salah satu Teknik distraksi yaitu terapi musik. Terapi murrotal Al-Qur’an menjadi bagian dari terapi musik karena murrotal Al-Qur’an dapat diartikan sebagai rekaman suara Al-Qur’an yang dilagukan oleh seorang Qori’ (pembaca Al-Qur’an). Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh murrotal dalam menurunkan tingkat ansietas pasien pada saat pre operasi dengan metode literature review. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah literature review dengan jurnal yang didapatkan dari PubMed dan Google Schoolar yang diterbitkan pada tahun 2016-2021. Hasil: sebanyak 4 penelitian yang layak untuk dilakukan review dan mengatakan bahwa murrotal dapat menurunkan tingkat ansietas pasien pre operasi sectio caesarea. Kesimpulan: murrotal dapat menurunkan tingkat ansietas pada pasien pre operasi sectio caesarae yang ditandai dengan perubahan psikologis pasein kearah yang lebih positif

    Hubungan motivasi dengan tingkat kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 : literature review

    Get PDF
    Latar Belakang : Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Untuk dapat mencegah terjadinya komplikasi kronis, diperlukan pengendalian Diabetes Mellitus yang baik yaitu pelaksanaan diet. Tujuan : Untuk Mengetahui Bagaimana Hubungan Motivasi Dengan Tingkat Kepatuhan Diet Pada Penderita Diabetes Mellitus Metode : Penelitian cross-sectional dengan metode literature review. Bahan analisa terdiri dari tiga jurnal dalam bahasa Indonesia dan dapat diakses full-text dengan database google scholar dan PubMed. Uji kelayakan menggunakan JBI Critical Appraisal. Hasil : Responden merupakan pasien diabetes mellitus tipe 2 yang melakukan diet diabetes melllitus tipe 2. Kepatuhan diet patuh dengan motivasi diri baik. Penderita diabetes mellitus tipe 2 terdorong untuk menjalankan diet dan melakukan diet DM seperti makan tepat waktu, memakan makanan sesuai anjuran dokter dan lain sebagainya Simpulan : Penelitian ini menunjukan hasil bahwa kepatuhan diet patuh dengan motivasi diri baik. Kepatuhan diet dipengaruhi oleh motivasi.karena dengan motivasi responden terdorong untuk menjalankan diet dan melakukan diet DM seperti makan tepat waktu, memakan makanan sesuai anjuran dokter dan lain sebagainy

    Pengaruh edukasi terkait stunting terhadap tingkat pengetahuan pencegahan stunting pada ibu hamil: literature review

    Get PDF
    Latar Belakang: Stunting adalah suatu kondisi gagal tumbuh pada anak dibawah lima tahun yang disebabkaan karena kekurangan gizi kronis, yang membuat anak tumbuh terlalu pendek menurut usianya. Terjadinya stunting merupakan proses yang terjadi secara kumulatif sejak masa kehamilan, masa kanak-kanak dan sepanjang siklus kehidupan. Stunting disebabkan oleh berbagai alasan, bukan hanya efek kekurangan gizi pada anak balita dan ibu hamil.. Salah satu penyebabnya adalah tingkat pengetahuan ibu yang kurang tentang nutrisi dan kesehatan sebelum, selama, dan setelah kehamilan. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi terkait stunting terhadap pengaruh tingkat pengetahuan pencegahan stunting melalui literatur review. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian literatur review, dengan analisis masalah menggunakan PICOST dan penilaian kelayakan menggunakan JBI Critical Appraisel, peneliti menggunakan tiga database Google Scholar, Perpusnas, dan Pubmed. Hasil Penelitian: Dari 7 (tujuh) artikel yang dilakukan analisis menyebutkan adanya pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan pencegahan stunting. Simpulan dan Saran: Pemberian intervensi edukasi dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil terhadap pencegahan stunting melalui berbagai metode berbeda dan disesuaikan dengan budaya lokal, sehingga mudah dipahami oleh responden. Dari 7 jurnal yang dianalisis dengan metode quasi eksperimental yang menyatakan bahwa adanya pengaruh sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti, masyarakat atau ibu hamil melalui penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan stunting

    Pengaruh hydrotherapy terhadap peningkatan keseimbangan pada atlet ukm taekwondo Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang : Keseimbangan termasuk komponen penting bagi atlet taekwondo. Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan kondisi keseimbangan tubuh pada berbagai posisi. Dalam melakukan tendangan, atlet taekwondo memerlukan keseimbangan agar dapat menendang dengan cepat dan tepat juga untuk mempertahankan posisi. Salah satu faktor terjadinya cidera adalah adanya masalah pada keseimbangan, karena keseimbangan termasuk komponen penting bagi atlet taekwondo. Adapun latihan yang dapat meningkatkan keseimbangan dengan pemberian hydrotherapy. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian hydrotherapy terhadap peningkatan keseimbangan pada Atlet UKM Taekwondo Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan eksperimental semu (quasi experimental) dengan menggunakan rancangan penelitian pre test post test control group design. Dalam rancangan penelitian ini menggunakan dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan latihan hydrotherapy selama 4 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu sedangkan kelompok kontrol tidak menerima intervensi apapun. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dengan usia 18-24 tahun. Hasil : hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test pada kelompok I (kelompok intervensi) mendapatkan nilai p = 0,001 yang artinya p < 0,05 dan Ha diterima, sehingga terdapat pengaruh pemberian hydrotherapy terhadap peningkatan keseimbangan. Pada kelompok II (kelompok kontrol) didapatkan nilai p = 0,756 yang artinya p < 0,05 dan Ha ditolak, sehingga tidak ada pengaruh lain yang mengakibatkan peningkatan keseimbangan. Kesimpulan : terdapat pengaruh hydrotherapy terhadap peningkatan keseimbangan pada atlet UKM Taekwondo Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Saran : Pada penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian selanjutnya dengan alat ukur yang berbeda ataupun variabel yang berbeda

    Hubungan usia terhadap kejadian post anesthetic shivering (pas) pada pasien dengan spinal anestesi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Kejadian post anesthetic shivering merupakan salah satu komplikasi yang terjadi pada pasien pasca operasi dengan spinal anestesi. Shivering dapat meningkatkan kebutuhan oksigen dan produksi CO2, menigkatkan metabolisme tubuh, hingga meningkatkan nyeri pasca bedah. Salah satu faktor penyebab shivering adalah usia karena berkaitan dengan anatomi, fisiologi serta kemampuan termoregulasi yang berbeda pada setiap kelompok usia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan usia terhadap kejadian post anesthetic shivering pada pasien dengan spinal anestesi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitiam dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien usia remaja, usia dewasa dan usia lansia yang telah menjalani operasi dengan spinal anestesi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jumlah sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 40 sampel. Analisa data menggunakan spearman rho. Hasil: Uji korelasional menggunakan spearman rho menunjukkan hasil adanya hubungan antara usia terhadap kejadian post anesthetic shivering yang ditunjukkan dengan hasil nilai significancy P value <0.05 (P = 0.019 < 0.05) dengan nilai koefisien korelasi 0.368 yaitu hubungan cukup. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan ada hubungan usia terhadap kejadian post anesthetic shivering pada pasien dengan spinal anestesi, dengan nilai koefisien korelasi yaitu hubungan cukup. Saran: Diharapkan dapat menjadi tambahan informasi dan pengembangan keilmuan dalam pemberian pelayanan anestesi kepada pasien yang menjalani operasi mulai sebelum anestesi hingga pasca anestesi

    Hubungan lama puasa dengan kejadian mual muntah pada pasien post operasi section caesarea dengan tindakan spinal anestesi di RSUD dr. Soedirman Kebumen

    Get PDF
    Latar Belakang: Mual muntah post operasi adalah salah satu efek samping yang paling umum dari anestesi spinal. Mual muntah dapat disebabkan karna beberapa faktor diantaranya jenis operasi, metode anestesi, obesitas, dan lama puasa pre anestesi, dan apabila mual muntah tidak segera ditangani maka akan menyebabkan komplikasi diantaranya dehidrasi, hipertensi dan perdarahan, ketidakseimbangan elektrolit, ruftur esofagus dan gangguan jalan nafas. Tujuan: Mengetahui hubungan lama puasa dengan kejadian mual muntah pada pasien post operasi sectio caesarea dengan tindakan spinal anestesi di RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelatif. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dengan besar sampel sebanyak 59 responden pada post operasi di ruang recovey room RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Data yang didapat dianalisis menggunakan uji korelasi Eta. Hasil: Hasil analisis data menggunakan uji statistik Eta diperoleh nilai significancy p value sebesar 0,006 (p<0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,587 menunjukkan terdapat korelasi yang sangat kuat antara kedua variabel. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara lama puasa dengan dengan kejadian mual muntah pada pasien post operasi sectio caesarea dengan tindakan spinal anestesi di RSUD Dr. Soedirman Kebumen dengan nilai significancy p value sebesar 0,006 < 0,05. Saran: Diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lanjutan terkait hubungan lama puasa dengan kejadian mual muntah pada pasien post operasi sectio caesarea, serta bagi unit pelayanan kesehatan diharapkan dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk mencegah dan memberikan intervensi kepada pasien post operasi sectio caesarea untuk mengurangi mual muntah yang dialami pasien

    Tingkat stres keluarga dalam merawat penderita gangguan jiwa : literature review

    Get PDF
    Latar Belakang : Gangguan jiwa merupakan psikologik atau pola perilaku yang ditunjukkan pada individu yang menyebabkan distres, menurunkan kualitas kehidupan dan disfungsi. Tujuan : Untuk mengetahui tingkat stres yang dialami keluarga dalam merawat penderita gangguan jiwa dan untuk mengetahui dampak stres yang dialami keluarga dalam merawat penderita gangguan jiwa. Metode : Penelitian cross-sectional dengan metode literature review. Bahan analisa terdiri dari empat jurnal dalam bahasa Indonesia dan dapat diakses full-text dengan database google scholar dan PubMed. Uji kelayakan menggunakan JBI Critical Appraisal. Hasil : Responden merupakan anggota keluarga yang merawat penderita gangguan jiwa dan mendapatkan tingkat stres yang dialami keluarga berada pada tingkat stres ringan. Dampak bagi keluarga berupa dampak sosial, fisik, ekonomi dan emosional. Simpulan : Penelitian ini menunjukan hasil bahwa tingkat stres yang dialami keluarga dalam merawat penderita gangguan jiwa berada pada tingkat stres ringan serta dampak yang dialami keluarga baik secara sosial, fisik, ekonomi dan emosional

    Hubungan dukungan keluarga dengan pemenuhan activites daily living pada lansia di Desa Karangkandri Kabupaten Cilacap

    Get PDF
    Latar Belakang: Lansia dapat mempertahankan kemandirian ADL (Activities Daily Living) dengan mengoptimalkan dukungan dari pihak keluarga, pada lasia yang memiliki gangguan ADL di Desa Karangkandri kabupaten cilacap ada 37 orang (49,3 %) dan yang memiliki dukungan keluarga cukup ada 66 responden (88.0%) karena dukungan dari keluarga akan mampu membuat lansia optimal dan aktif dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan aktivitas keseharian pada lansia di Desa Karangkandri kabupaten Cilacap. Metode Penelitian: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu simple random sampling.Populasi dalam penelitian ini yaitu 250 orang. sampel 75 orang. Menggunakan kuisioner Activity Daily Living dan Kuisioner Dukungan Keluarga Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji kendal-tau. Hasil Penelitian: Hasil uji korelasi Kendall – Tau dapat diperoleh nilai yaitu 0,043 maka dapat dikatakan bawasanya ada hubungan yang signifikan, dengan nilai keeratan hubungan 0, 231 menunjukkan adanya hubungan yang lemah antara dukungan Keluarga dengan Pemenuhan Activity Daily Living (ADL) Pada Lansia Di Desa Karangkandri Kabupaten Cilacap Simpulan dan Saran: Dari hasil penelitian ini dapat dilihat adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pemenuhan Activity Daily Living di Lansia. Dengan Dukungan Keluarga yang baik dapat meningkatkan activity daily living pada Lansia sehingga diharapkan lansia mencapai tingkat status kesehatan yang optimal dan tingkat kemandirian yang baik

    Hubungan intensitas penggunaan gadget dengan perilaku agresivitas remaja : literature review

    Get PDF
    Latar Belakang :Dari data kasus pengaduan anak tahun 2016 sampai dengan 2020 yang ditayangkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), terdapat 6.500 anak berhadapan hukum (ABH). Dari data tersebut, anak berhadapan hukum sebagai pelaku dengan jumlah kasus paling tinggi setiap tahunnya yaitu anak sebagai pelaku kekerasan seksual dan sebagai pelaku kekerasan fisik. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan gadget dengan perilaku agresivitas pada remaja. Metode :Penelusuran literature dilakukan dengan menggunakan database Google Scholar dan PubMed (1 Januari 2016-30 Juni 2022). Kata kunci yang digunakan adalah dalam bahasa Inggris “Intensity of gadget use AND Adolescent Aggressiveness”. Sedangkan dalam Bahasa Indonesia, kata kunci yang digunakan adalah “Intensitas penggunaan gadget AND perilaku agresivitas remaja”. Hasil : Analisa didapatkan bahwaterdapat pengaruh antara intensitas penggunaan gadget terhadap penurunan dan peningkatan perilaku agresivitas remaja. Peningkatan intensitas penggunaan gadget berpengaruh terhadap meningkatnya agresivitas remaja, begitu pula sebaliknya, penurunan intensitas penggunaan gadget akan berpengaruh terhadap menurunnya agresivitas remaja. Simpulan dan Saran :Intensitas penggunaan gadget yang tinggi berpengaruh meningkatkan perilaku agresivitas yang dilakukan oleh remaja dan sebaliknya. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan meneliti pengaruh lain yang dapat mempengaruhi perilaku agresivitas remaja yang belum diteliti dalam penelitian ini

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇