DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Study narrative review : pengaruh pemberian myofascial release terhadap penurunan nyeri neck pain

    Get PDF
    Latar belakang : Neck Pain (nyeri leher) adalah gangguan muskuloskeletal umum. Hampir setiap cedera atau proses penyakit pada struktur leher yang berdekatan akan mengalami spasme otot dan hilangnya fungsi gerak. Kondisi Neck Pain apabila tidak dilakukan penanganan maka akan berdampak negatif, dikarenakan nyeri yang timbul akan menyebabkan rasa tidak nyaman pada penderita sehingga dapat meganggu aktifitas fungsional pada penderita. Intervensi fisioterapi yang dapat diterapkan yaitu intervensi Myofascial Release yang dapat mengurangi nyeri pada penderita Neck Pain. Tujuan penelitian : Untuk mengatahui pengaruh pemberian Myofascial Release dalam mengurangi nyeri pada Neck Pain. Metode penelitian : Narrative Review dengan metode PICO Terdapat empat komponen dalam kata kunci PICO yaitu; P (population, patient, problem), I (intervention), C (comparison), dan O (outcome) dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pencarian dilakukan di beberapa portal seperti google scholar, pubmed, dan sciencedirect. Hasil penelitian : Berdasarkan 10 artikel yang telah di Review Myofascial Release berpengaruh dalam mengurangi nyeri pada Neck Paindilihat dari hasil pre dan post test. Kesimpulan : Ada pengaruh dari pemberian intervensi Myofascial Release memiliki hasil yang sangat efektif dalam penurunan nyeri pada kasus Neck Pain. Saran : Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian eksperimental

    Hubungan kekuatan otot tungkai dengan kejadian cedera otot pada pemain futsal putri

    Get PDF
    Latar Belakang : Futsal adalah salah satu cabang olahraga permainan yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain yang salah satunya adalah penjaga gawang. Pada pemain futsal komponen yang sangat penting adalah kekuatan otot tungkai. kekuatan otot tungkai adalah kemampuan otot untuk menghasilkan tegangan dan resultan gaya berdasarkan permintaan pada otot tubuh bagian ekstremitas bawah dimana secara anatomis perannya sangat penting dalam setiap gerakan terhadap beban atau tahanan dengan usaha yang dilakukan secara maksimal. Tanpa kekuatan otot tungkai yang kuat, maka power dan agility pemain futsal juga akan menurun, hal ini dapat menyebabkan terjadinya cedera otot pada pemain futsal. Tujuan : Mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai dengan kejadian cedera otot pada pemain futsal putri. Metode penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui teknik korelasi dengan metode observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah total sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga didapatkan jumlah total responden 34 orang yang terdiri dari 19 pemain futsal porda sleman dan 15 pemain futsal Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Alat ukur yang digunakan adalah leg dynamometer untuk mengukur kekuatan otot tungkai, kuesioner dan pemeriksaan spesifik untuk mengetahui kejadian cedera otot yang terdiri dari pemeriksaan palpasi, puranen orava, tes kekuatan quadriceps dan thompson squeeze. Analisis data yang digunakan adalah spearman rank. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan kejadian cedera otot dengan nilai p= < 0,001 < 0,05 dengan koefisien korelasi bernilai positif sebesar 0,625. Kesimpulan : Ada hubungan yang kuat antara kekuatan otot tungkai dengan kejadian cedera otot pada pemain futsal putri. Saran : Peneliti selanjutnya hendaknya mengadakan penelitian yang memberikan perlakuan untuk meningkatkan kekuatan otot tungkai dengan sample yang lebih banyak

    Hubungan tingkat stress dengan kejadian kegemukan pada remaja putri smp dan sma di wilayah bantul selama pandemi covid-19

    Get PDF
    Pola pikir yang baik akan mempengaruhi tingkat stress pada remaja yang akan mengacu pada efektivitas melakukan kegiatan. Remaja yang mengalami stress akan mengalami perubahan pada nafsu makan. Remaja yang memiliki status gizi lebih dan obesitas lebih banyak melakukan pelarian pada makanan tinggi kalori dan lemak, sedangkan remaja berstatus gizi kurus lebih banyak mengurangi konsumsi energi. Stress bukti bahwa pemikiran seseorang menjadi negative yang akan mengakibatkan kondisi mental seseorang terganggu. Stress pada remaja dapat menganggu fungsi kognitif, berkurangnya konsentrasi saat pembelajaran, memori, perhatian, dan kemampuan beraktivitas sehraihari. Mengetahui Hubungan tingkat stress dengan kejadian kegemukan pada remaja putri SMP dan SMA di Wilayah Bantul selama Pandemi Covid-19. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah siswa SMP dan SMA di Wilayah Bantul dengan jumlah keseluruhan sampel 288 siswi remaja. Kelompok kasus berjumlah 73 siswi remaja dan kelompok kontrol 215 siswi remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS 21 dan pengukuran antropometri. Data akan dianalisis menggunakan uji statistic univariat, dan uji chi- square bivariat dengan software aplikasi statistik. Remaja putri yang depresi beresiko mengalami kegemukan sebesar 1,2 kali lebih besar dibandingkan remaja putri tidak depresi, sedangkan ansietas beresiko mengalami kegemukan sebesar 1,2 kali lebih besar dibandingkan remaja putri tidak ansietas, dan stress menunjukkan resiko mengalami kegemukan sebesar 1,3 kali lebih besar dibandingkan remaja putri tidak stress, namun hasilnya tidak siginifikan karena perbedaan yang dialami oleh setiap individu dalam hal stress yang harus ditanggani. Stress pada remaja putri beresiko mengalami kegemukan dibandingkan remaja yang tidak stress selama pandemi covid-19, walaupun secara statistic tidak signifikan

    Literature review : pengaruh pemberian ekstrak kayu manis terhadap gambaran histopatologi ginjal tikus putih yang diinduksi parasetamol

    Get PDF
    Parasetamol merupakan salah satu obat yang digunakan untuk demam, penggunaan obat parasetamol dapat merusak kondisi ginjal. Ginjal adalah organ ekskresi sisa metabolisme tubuh yang dikeluarkan melalui urin dan keringat. Kayu manis memiliki kandungan yang beragam salah satunya adalah sinamaldehid yang berfungsi sebagai anti oksidan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian ekstrak kayu manis terhadap gambaran histopatologi ginjal tikus yang diinduksi parasetamol. Penelitian yang digunakan yaitu literature review yang dilakukan dengan mengumpulkan sumber data pustaka berdasarkan kata kunci PICO yaitu Google scholar, PubMed dan Sciencedirect. Jurnal yang diambil dengan ketentuan tahun terbit mulai 2012-2022. Berdasarkan hasil penelitian ini pemberian parasetamol dosis tinggi pada tikus yaitu 0,27/200 gram BB dapat merusak ginjal yaitu menyebabkan perlemakan maupun pendarahan pada ginjal dan ketika ditambahkan 1 ml ekstrak kayu manis pada ginjal tidak terjadi perubahan sama sekali artinya penambahan ekstrak kayu manis dapat mempertahankan atau tidak merusak struktur ginjal. Pemberian ekstrak kayu manis sebanyak 1 ml pada tikus yang diinduksi parasetamol dengan dosis 0,27/200 gram BB tidak merusak jaringan histopatologi ginjal tikus

    Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik: Literatur Review

    Get PDF
    Latar Belakang: Penyakit gagal ginjal kronik atau Cronik kidney disesases (CKD) menduduki peringkat 27 penyebab kematian di dunia. Pasien yang menderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa akan mengalami perubahan psikologis dan psikososial dan berdampak pada penurunan kualitas hidupnya. Mengharapkan keluarga selalu memberikan dukungan baik moril maupun materil, sehingga kualitas pasien GGK yang menjalani hemodialisa itu dapat terjaga dengan baik. Tujuan: dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas pasien gagal ginjal kronik. Metode: Penelitian ini menggunakan Cross Sectional dalam pencarian sumber data artikel dilakukan melalui database Google schoolar dan ScienceDirect. Hasil penelusuran jurnal didapatkan 5 jurnal dalam penelitian ini. Untuk mengambil artikel yang relevan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Inklusi study design menggunakan Cross Sectional. Hasil: didapatkan bahwa hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik adalah keluarga sendiri. Kesimpulan: Semakin baik dukungan keluarga yang diberikan oleh keluarga kepada pasien maka semakin tinggi kualitas hidup pasien yang menjalani terapi hemodialisis. Saran: bagi peneliti selanjutnya diharapkan bisa mengembangkan dengan variabel lain tentang hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik

    Hubungan tingkat pengetahuan terhadap sikap dan perilaku masyarakat dalam pencegahan COVID-19: Literature Review

    Get PDF
    Kurangnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang benar mengakibatkan penyebaran penularan virus COVID-19 semakin meningkat serta risiko kesakitan dan kematian akibat COVID-19 pun semakin tinggi. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan terhadap sikap dan perilaku masyarakat dalam pencegahan COVID19. Metode dalam pencarian sumber data artikel dilakukan melalui database Google scholar dan ScienceDirect (2020-2022) untuk mengambil artikel yang relevan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Inklusi study design menggunakan cross sectional. Abstrak atau teks lengkap artikel penelitian ditinjau sebelum dimasukan ke dalam ulasan sesuai dengan kriteria inklusi dan penilaian kualitas menggunakan JBI Critical Appraisal. Berdasarkan hasil literature review didapatkan ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap sikap dan perilaku masyarakat dalam pencegahan COVID-19

    Pengaruh pendidikan kesehatan tentang psn terhadap perilaku pencegahan dbd di dusun terung wedomartani ngemplak sleman yogyakarta

    Get PDF
    Demam Berdarah Dengue (DBD) salah satu penyakit endemik di seluruh wilayah tropis dan di sebagian wilayah subtropis. Penyakit yang di tularkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut menjadi momok yang menakutkan karena penularannya dapat berlangsung secara cepat dalam satu wilayah. Bahkan dalam satu bulan, jumlah kasus DBD pada wilayah endemik bisa mencapai puluhan manusia yang terinfeksi oleh virus dengue. Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku pencegahan demam berdarah, maka perlu dilakukan penyuluhan kesehatan tentang demam berdarah dan cara penerapan PSN untuk pencegahan penyakit DBD.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perilaku pencegahan demam berdarah dengue (DBD) sebelum dan sesudah dilakukan edukasi pada warga di dusun Terung kalurahan Wedomartani Kapanewonan Ngemplak Sleman Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest Dengan populasi rentang usia 15 – 60 tahun dengan jumlah warga sebanyak 200 jiwa. Teknik pengambilan sample yang digunakan yaitu non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 10 orang. Hasil analisis dengan menggunakan uji paired t-test didapatkan hasil asymp sig (2-failed ) sebesar 0,776 hasil tersebut didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang PSN terhadap perilaku pencegahan DBD sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan Kesehatan. Sebanyak 10 responden secara keseluruhan sebelum diberikan pendidikan kesehatan didapatkan hasil sebanyak 8 responden (80.0%) memiliki perilaku yang kurang dan didapatkan 2 responden (20.0%) memiliki perilaku baik dan didapatkan hasil sebanyak 3 responden (30.0%) memiliki tindakan yang kurang dan didapatkan 7 responden (70.0%) memiliki tindakan yang baik. Dari hasil penelitian terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang PSN terhadap Perilaku Pencegahan DBD

    Literature review: analisis kadar ferritin pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa

    Get PDF
    Penyakit ginjal kronik merupakan suatu proses patofisiologis dengan etiologi beragam dan dapat ditandai dengan adanya penurunan fungsi ginjal yang progresif dengan atau tanpa kerusakan struktural atau fungsional ginjal dan penurunan laju filtrasi glomerulus kurang dari 60mL/menit/1,73m2 yang berlangsung lebih dari 3 bulan (KDIGO, 2013). Pemeriksaan penunjang untuk penyakit tersebutdapat dilakukan dengan pemeriksaan kimia klinik yang meliputi ureum, kreatinin, LFG dan pemeriksaan urine, adapun pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan hematologi dan status besi seperti ferritinjuga menjadi salah satu pemeriksaan yang digunakan untuk penunjang pasien penyakit gagal ginjal kronik(IRR, 2016). Ferritin merupakan unsur penting dalam protein yang bekerja sebagai penyimpangan zat besi. Kadar ferritin normal pada laki-laki adalah 28-365 ng/ml sedanngkan pada perempuan 10148 ng/ml (Teddy et al, 2011).Mengetahui adanya peningkatan kadar ferritin pada pasien penyakit gagal ginjal kronik dengan hemodialisa.Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Systematic Review dengan menggunakan metode PICO sebagai metode dalam pencarian literatur. Menurut kategori jenis kelamin terbanyak pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa adalah lakilaki (97,1%). Pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa terbanyak menurut kategori usia adalah rata-rata usia 48 tahun. Berdasarkan referensi yang didapatkan menunjukan adanya peningkatan kadar ferratin pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa dengan kadar rata-rata 934 ng/mL, peningkatan tersebut disebabkan karena adanya inflamasi

    Literature review: identifikasi kontaminasi telur cacing soil transmitted helminth (sth) pada sayuran kubis (brassica oleracea) dan selada (lactuca sativa)

    Get PDF
    Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan parasit nematoda usus yang menyebabkan infeksi pada manusia melalui kontak dengan larva atau parasit yang berkembang pada tanah. Tingginya prevalensi kecacingan disebabkan oleh beberapa faktor seperti mengonsumsi sayuran mentah yang terkontaminasi telur STH. Cacing STH yang biasanya pada manusia adalah Ascaris lumbricoides,Trichuris trichiura, Necator americanus, dan Ancylostoma duodenale. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kontaminasi yang disebabkan oleh telur cacing STH pada sayuran kubis (Brassica oleracea) dan selada (Lactuca sativa). Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan jurnal bahasa Indonesiadan bahasa Inggris yang dapat diunduh secara full text dari tahun 2012-2022. Metode pengumpulan data menggunakan kata kunci PICO dari kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditentukan dalam jangka waktu dari bulan Januari-Maret. Analisis data pada penelitian ini menggunakan pendekatan metode eksposisi. Data dari jurnal yang digunakan diperoleh hasil yaitu ditemukan telur cacing Soil Transmitted Helminth (STH) seperti Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura dan Ancylostoma duodenale pada sayuran kubis dan selada. Selain itu terdapat parasit protozoa usus yang ditemukan mengontaminasi sayuran kubis dan selada seperti Entamoeba coli, Entamoeba hystolitica, Giradia lamblia, dan Enchinostoma sp. Kesimpulannya yaitu infeksi kecacingan masih banyak terjadi akibat mengonsumsi sayuran mentah yang terkontaminasi STH. Cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari kontaminasi STH yaitu dengan mencuci sayuran kubis dan selada dengan bersih, tidak menggunakan kotoran hewan sebagai pupuk untuk media penyubur tanah. Selain itu, bagi institusi kesehatan perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan metode pemeriksaan yang berbeda untuk mendeteksi telur cacing STH pada sayuran kubis dan selada

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇