DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Pengaruh pemberian extracorporeal shock wave therapy dan myofascial release terhadap penurunan nyeri pada myofascial pain syndrome : narrative review

    Get PDF
    Latar Belakang: Myofacial pain siyndrome keadaan yang menimbulkan munculnya keluhan rasa sakit dibagian otot uppertrapezius yang diawali dengan adanya titik nyeri (triger point). Belum didapatkan penelitian yang melakukan review terkait artikel yang membahas tentang pengaruh extracorporeal shock wave therapy (ESWT) dan myofascial release terhadap penurunan nyeri myofecial pain syndrome, sehingga perlu di review tentang pengaruh pemberian extracorporeal shock wave therapy (ESWT) dan myofascial release untuk penurunan nyeri pada kondisi myofecial pain syndrome. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruhi extracorporeal shock wave therapy (ESWT) dan myofascial release terhadap penurunan nyeri myofecial pain syndrome. Metode: Metode penelitian ini menggunakan narrative review dengan framework PICO (populasi, intervention, comparition, outcome). Mengidentifikasi artikel menggunakan 3 database (PubMed, PeDro, Google Scoller) dengan kata kunci yang sudah sesuai. Seleksi artikel dengan menggunakan flowcare, selanjutnya dilakukan tahap penelitian artikel menggunakan penyusunan hasil ulasan narasi. Hasil: Dari hasil keseluruhan pencarian 3 database tersebut terdapat 7.202 artikel. Setelah dilakukan screening judul dan relevansi abstrak diperoleh 16 jurnal yang membukti efektifitas extracorporeal shock wave therapy (ESWT) dan myofascial release dalam menggurangi nyeri. Kesimpulan: Pemberian extracorporeal shock wave therapy (ESWT) dan myofascial release pada kondisi myofascial pain syndrome efektif dalam menurunkan nyer

    Pengaruh pemberian hydrotherapy terhadap peningkatan kecepatan tendangan atlet taekwondo Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga beladiri yang sedang popular di dunia salah satunya di Indonesia. Dalam olahraga taekwondo, tendangan merupakan senjata utama dalam melakukan penyerangan untuk mendapatkan poin kemenangan. Salah satu syarat untuk mendapatkan tendangan yang tepat sasaran dan menghasilkan poin harus didukung oleh kondisi fisik berupa kekuatan dan kecepatan. Kecepatan merupakan kemampuan seseorang melakukan gerakan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Kemampuan kecepatan yang menurun dapat menyebabkan suatu atlet mengalami kegagalan dalam sebuah pertandingan yang diakibatkan karena poin yang didapatkan tidak memenuhi target pertandingan. Sehingga dalam membantu meningkatkan kecepatan tendangan diberikan latihan berupa Hydrotherapy. Tujuan: Mengetahui adanya pengaruh pemberian Hydrotherapy terhadap peningkatan kecepatan tendangan atlet taekwondo Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarya. Penelitian: Jenis penelitian ini bersifat quasi ekperimental dengan teknik purposive sampling. Desain penelitian ini adalah pre-test and post-test two group design. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet taekwondo berjumlah 20 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Hasil: Kelompok I dan II menggunakan uji paired sample t-test pada kelompok I atau kelompok intervensi nilai p = 0,000 (<0,05) yang artinya adanya pengaruh pemberian hydrotherapy terhadap peningkatan kecepatan tendangan taekwondo Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Pada kelompok II atau kelompok kontrol nilai p = 0,000 (,0,05) yang artinya adanya pengaruh lain yang dapat meningkatkan kecepatan tendangan atlet taekwondo Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian hydrotherapy terhadap peningkatan kecepatan tendangan atlet taekwondo Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan agar melakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan variabel lainnya yang cukup berpengaruh terhadap keterampilan tendangan atlet taekwondo dalam cabang olahraga taekwondo seperti faktor keseimbangan, kelenturan, serta kekuatan dan daya tahan guna pengembangan penelitian dibidang olahraga khususnya cabang olahraga taekwondo

    Pengaruh latihan teknik mobilisasi mulligan untuk meningkatkan kemampuan fungsional pada osteoarthritis genu: narrative review

    Get PDF
    Latar Belakang : Osteoarthritis Genu merupakan penyakit degeneratif pada sendi yang ditandai gejala patologis pada seluruh struktur sendi, adanya kerusakan tulang rawan sendi, munculnya skelerosis dan osteofit pada tepi tulang, meregangnya kapsul sendi, timbul peradangan dan kelemahan otot-otot di sekitar sendi. Fisioterapi sangat berperan dalam penanganan kasus Osteoarthritis Genu yaitu menggunakan intervensi teknik mobilisasi mulligan untuk meningkatkan kemampuan fungsional pada Osteoarthritis Genu. Tujuan : Untuk menegetahui pengaruh latihan teknik mobilisasi mulligan untuk meningkatkan kemampuan fungsional pada osteoarthritis genu. Metode : Menggunakan metode narrative review yaitu dengan mengumpulkan sepuluh artikel dan dilakukan review. Hasil : Dari 10 jurnal hasil review menyatakan bahwa pemberian teknik mobilisasi mulligan pada osteoarthritis genu dapat meningkatkan kemampuan fungsional. Kesimpulan : Mobilisasi mulligan terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan fungsional pada pasien osteoarthritis genu. Saran : Penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi peneliti selanjutnya dan dilakukan secara eksperimenta

    Faktor-faktor yang pempengaruhi tingkat depresi pada LANSIA: Literature Review

    Get PDF
    Latar Belakang : Depresi merupakan salah satu penyakit mental yang paling sering terjadi pada lansia, urutan keempat penyakit di dunia sebagai penyebab kecacatan. Penyebab depresi pada lansia antara lain, tingkat kesehatan yang rendah, kehilangan karena kematian pasangan dan rendahnya dukungan sosial yang diterima oleh lansia. Faktor fakkto yang terjadinya depresi adalah usia, jenis kelamin, dukungan sosial dan dukungan keluarga. Tujuan: Mengetahui apakah ada faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat depresi pada lansia. Metode: penelitian literature review. Dengan pustaka 2 database ( Google Scholar 367 artikel dan Pubmed 115). Seleksi kelayakan dengan kriteria inklusi menggunkan JBI yaitu study desain cross sectional dengan 8 peryanyaan artikel yang layak ada 6 artikel menggunakan bahasa Indonesia dan inggris kata kunci bahasa Indonesia” faktor yang mempengaruhi depresi, tingkat depresi, depresi pada lansia” dan kata kunci inggris “factors depression elderly and depression level elderly and depression elderly. Hasil : dalam artikel ini saya menemukan 6 artikel yang sesuai inklusi. Faktor-faktor yang mempengaruhi depresi pada lansia yang di temukan pada 6 artikel tersebuat yaitu usia, jenis kelamin, dukungan keluarga dan dukungan sosial dalam 2 artikel menunjukan jenis kelamin perempuan adalah faktor yang mempengaruhi depresi pada lansia karena sistem syaraf,faktor keturunan, efek melahirkan. Faktor yang paling mempengaruhi depresi pada lansia ialah dukungan keluarga karena keluarga sangat penting bagi lansia dalam upaya penyelesian masalah pada lansia adanya dukungan keluarga yang baik maka membantu lansia memenuhi kebutuhan dasanya sehingga lansia kembali bersemangat dalam aktivitas dan tidak merasa kesepian. Kesimpulan dan saran : dari hasil dengan literature review dapat di simpulkan faktor terjadi depresi pada lansia yaitu Usia, Jenis Kelamin, Dukungan Keluarga, Dunkungan sosial sehingga lansia mengakibatkan tidak dapat menyelesaikan masalahnya sendiri. Lansia membutuhkan dukungan keluarga dan dukungan sosial. Maka dari itu untuk keluarga agar malakukan dukungan keluarga agar lansia tidak merasa kesepian

    Hubungan kondisi lingkungan keluarga dengan kejadian bullying pada siswa sekolah menengah pertama : Literatur Review

    Get PDF
    Latar Belakang: Berdasarkan data UNICEF tahun 2018 prevalensi bullying pada pelajar berusia 15 tahun yaitu sebesar 41%. Jenis perundungan yang dialami yaitu dipukuli dan disuruh-suruh oleh murid lain, barang kepunyaannya di hancurkan atau diambil, diancam oleh murid lain, diejek, dikucilkan dan menyebarkan rumor yang tidak baik mengenai korban. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan keluarga dengan terjadinya bullying pada anak di Sekolah Menengah Pertama. Metode: Penelusuran literature dilakukan dengan menggunakan databaseProquest dan Google Scholar (1 Januari 2017-1 Juli 2022). Kata kunci yang digunakan adalah kondisi lingkungan keluarga OR Family Environmental Conditions And Bullying Incidents OR Kejadian Bullying And Siswa SMP OR junior high school students. Hasil: Terdapat artikel yang diidentifikasi dan dipublikasi dari tahun 2017-2022 dari artikel, terdapat artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan lulus uji JBI yang menunjukkan bahwa terdapat Hubungan Kondisi Lingkungan Keluarga Dengan Kejadian Bullying Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Siswa yang memiliki dukungan dari keluarga yang tinggi terutama dari orang yang tua cenderung lebih sedikit terlibat dalam perilaku bullying, baik sebagai pelaku maupun sebagai korban. Lingkungan keluarga merupakan pondasi awal seseorang dalam membentuk sikap di kehidupan nya sehari-hari karena mereka belajar langsung dari keluarga terutama ibu dan ayah yang pertama kali mengenalkan sesuatu hal yang sifatnya baik untuk dilakukan dan tidak baik untuk dilakukan karena akan timbul dampak yang negatif ketika melakukan hal yang tidak diperbolehkanoleh kedua orangtua. Kesimpulan: Bullying yang dilakukan remaja dapat menyebabkan efek negatif untuk korban maupun pelaku. Dengan kondisi lingkungan yang baik, perilaku bullying dapat berkurang. Saran: Bagi peneliti selanjutnya dapat menambah variabel lain seperti dukungan teman sebaya dan kepercayaan diri untuk memperoleh data yang komprehensif mengenai perilaku bullying

    Kebutuhan spiritual dengan tingkat stres pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Sleman

    Get PDF
    Gagal ginjal kronis (GGK) adalah suatu kondisi dimana ginjal tidak dapat mempertahankan keseimbangan suatu cairan dengan elektrolit. Pada kondisi ini mengakibatkan uremia yang berupa retensi pada urin juga pada sampah nitrogen yang lain dalam darah yang dapat menyebabkan suatu penyakit gagal ginjal yang mengakibatkan stadium akhir. mengetahui kebutuhan spiritual dengan tingkat stres pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Sleman. Metode menggunakan kuantitatif dengan desain Descriptive correlation dengan pendekatan cross sectional . jumlah populasi 97 dan diperhitungkan dengan rumus arikunto menjadi 39. Pengambilan data menggunakan accdinetal sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner DSES dan DASS 42. Kemdian analisis data menggnakan analisis univariat dan bivariat. Analisis menggunakan uji korelasi spearman rho. Hasil analisis bivariate dari 39 responden dalam penelitian ini mayoritas 36 (92,3%) memiliki tingkat spiritual tinggi dan 35 (89,7%) tidak memiliki tingkat stres (normal). terdapat hubungan kebutuhan spiritual dengan tingkat stres dengan hasil p-value (0,01) dengan rentang 0,51 sampai 0,75 di katakana korelasi kuat. Terdapat hubungan antara, hubungan yang signifikan antara kebutuhan spiritual dengan tingkat stres pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa

    Systematic review : peran sel neutrofil pada penyakit metabolik diabetes melitus tipe 2

    Get PDF
    Neutrofil bertindak sebagai sel lini pertahanan pertama dan pengurangan aktivitas fungsionalnya berkontribusi pada kerentanan tinggi dan keparahan infeksi pada diabetes melitus. Hal ini berarti bahwa sel neutrofil memainkan peran penting dalam pertahanan host seluler yang melawan benda-benda asing dan luruhan sel yang tidak terfagositosis selesai lebih cepat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peranan sel neutrofil pada penyakit metabolik diabetes melitus tipe 2 dan mekanisme kerja dalam tubuh penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dalam bentuk systematic review. Systematic review merupakan bentuk penelitian review yang dilakukan melalui proses identifikasi, seleksi, pengumpulan, dan analisis data studi dari suatu topik relevan yang sudah ada sebelumnya. Berdasarkan hasil telaah jurnal yang telah didapatkan dari dua database tersebut, terdapat korelasi antara penyakit metabolik diabetes melitus tipe 2 dengan profil atau jumlah sel neutrofil pasien, komplikasi akibat diabetes melitus juga menyebabkan perubahan pada jumlah neutrofil. Hasil yang diperoleh tersebut terlihat bahwa pasien yang mempunyai penyakit diabetes melitus tipe 2 memiliki jumlah neutrofil yang masih dalam batas normal, sedangkan pada hasil penelitian diabetes melitus tipe 2 dengan ulkus diabetikum didapatkan hasil diatas batas normal karena telah melebihi nilai normal rata-rata sel neutrofil yaitu 7,3-2,2 x103/μl. Hasil penelitian antara diabetes tipe 2 terkontrol dan tidak terkontrol terdapat kolerasi dengan jumlah neutrofil sebagaimana hal tersebut berkaitan dengan proses aterosklerosis diketahui melibatkan mekanisme inflamasi, dan leukositosis secara langsung berhubungan dengan patogenesis aterosklerosis dan sindrom metabolik. Saran untuk penelitian lebih lanjut dapat melakukan penelitian dengan pengambilan data primer pada penderita diabetes mellitus tipe 2 dan peneliti selanjutnya perlu adanya penelitian dan review terhadap pengaruh sel imunitas lainnya, seperti limfosit, eusinofil, monosit dan basofil terhadap diabetes melitus tipe

    Gambaran hasil pemeriksaan glukosa dan kolesterol metode point of care testing (poct) dan fotometri dengan darah vena

    Get PDF
    Pemeriksaan kadar glukosa dan kolesterol dapat dilakukan menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) dan fotometri. POCT memiliki sensitifitas dan spesifisitas yang cukup baik, sedangkan memiliki sensitifitas dan spesifisitas yang sangat baik.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan kadar glukosa dan kolesterol darah yang diukur dengan metode metode Point of Care Testing (POCT) dan fotometri pada sampel darah vena. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini pasien di puskesmas Gamping II yang melakukan pemeriksaan glukosa darah dan kolesterol pada bulan Februari 2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa data sekunder dengan jumlah 20 data kadar pasien pada masing-masing parameter pemeriksaan. Hasil kadar glukosa diperolaeh ratarata POCT 112,5 mg/dL dan fotometri didapatkan rata-rata 118,8 mg/dL. Hasil kadar kolesterol diperoleh rata-rata POCT 179,2 mg/dL dan fotometri didapatkan rata-rata 187,85 mg/dL. Uji normalitas menggunakan uji Shapiro Wilk dan didapatkan hasil berdistribusi tidak normal untuk pemeriksaan glukosa dan selanjutnya dilakukan uji Mann Whitney, sedangkan pada uji normalitas pemeriksaan kolesterol didapatkan hasil berdistribusi normal dan selanjutnya dilakukan uji statistik menggunakan uji t. Hasil uji Mann Whitney diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,33 dan hasil uji t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,527 yang menunjukkan nilai p > taraf kemaknaan 0,05 sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan kadar glukosa dan kolesterol menggunakan POCT dan fotometri

    Literature review: Efek pemberian ekstrak kopi arabika (Coffea Arabica L.) terhadap histologis lambung hewan coba dengan pewarnaan hematoxylin-eosin

    Get PDF
    Kopi merupakan minuman yang digemari oleh masyarakat Indonesia maupun dunia, sampai saat ini kopi tetap menjadi salah satu komoditas minuman yang paling akrab serta memiliki banyak pengemar dari berbagai kalangan. Kopi mengandung beberapa komponen kimia diantaranya yaitu kafein, asam klorogenat, trigonelin serta senyawa lainnya. Kafein dapat memberikan stimulus pada lambung untuk memproduksi asam lambung yang akan menyebabkan produksi asam lambung meningkat. Hal ini dapat menurunkan ketahanan lambung terhadap asam sehingga asam lambung dapat berdifusi balik ke dalam jaringan lambung dan akan menyebabkan kerusakan jaringan. Tujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak kopi arabika (Coffea arabica L.) terhadap sediaan histologis lambung hewan coba dengan pewarnaan Hematoxylin-eosin. Pencarian literature dilakukan dengan tiga database yaitu Pubmed, Google Scholar, dan Science Direct. Jurnal yang membahas tentang efek pemberian kopi arabika terhadap sediaan histologis lambung hewan coba. Hasil penelusuran diperoleh 10 jurnal yang menunjukkan bahwa pada kelompok hewan coba yang diberikan ekstrak kopi arabika dengan dosis diatas normal 300 mg/hari selama 30 hari terjadi kerusakan pada sediaan histologis lambung hewan coba, yang berarti bahwa kandungan kafein dalam kopi arabika dapat berpengaruh dalam kerusakan jaringan pada lambung hewan coba. Efek pemberian kopi arabika (Coffea arabica L.) dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan lambung hewan coba. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan variabel kopi yang lebih luas dengan jangka waktu yang berbeda�bed

    Literature review: Hubungan infeksi plasmodium falciparum, plasmodium vivax, plasmodium ovale dengan kadar hemoglobin dan trombosit

    No full text
    Malaria termasuk penyakit re-emerging yang ditularkan oleh nyamuk. Pada kasus malaria perubahan hematologi berupa anemia, trombositopenia, dan leukopenia sering terjadi disebabkan oleh proses hemolisis sel darah merah. Dominasi kejadian malaria terjadi pada rentang usia produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan infeksi Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium ovale dengan kadar hemoglobin dan trombosit. Metode yang digunakan yaitu literature riview yang dilakukan dengan mengumpulkan data Pustaka berdasarkan kata kunci PICO yaitu Google Scholar dan PubMed. Jurnal yang digunakan pada penelitian ini memiliki ketentuan sepuluh tahun terakhir (2012-2022). Hasil penelusuran literature diperoleh tiga belas jurnal yang menunjukkan hubungan infeksi malaria Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium ovale dengan kadar hemoglobin dan trombosit kemudian di uji statistik menunjukkan bahwa hasil uji korelasi Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium ovale dengan kadar hemoglobin dan trombosit didapatkan nilai Sig. (2 tailed) secara berurutan yaitu 0,215; 0,181; 0,203 (P>0,05) yang menunjukkan tidak terdapat hubungan infeksi Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium ovale dengan kadar hemoglobin dan trombosit

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇