DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Pengaruh kecukupan cairan dalam mencegah mual muntah pada pasien pasca operasi anestesi umum: literatur review
Latar Belakang : Kecukupan cairan dalam tubuh membuat adanya
keseimbangan cairan dan elektrolit. PONV (Postopertive nause and vomiting)
atau mual muntah pasca operasi masih merupakan masalah yang sering kali
terjadi pada pasien yang menjalani pembadahan dalam anestesi umum.
Tujuan : Untuk menganalisis pengaruh kecukupan cairan dalam mencegah mual
muntah pasca operasi anestesi umum.
Metode : Literature review dilakukan melalui PubMed dan Google Schooler.
Keyword yang digunakan Patient post operative general anesthesia AND Fluids
Adequacy AND PONV(Postoperativenausea and vomiting) penelusuan dilakukan
dari 1 januari 2005 sampai 15 November 2021.
Hasil : penelusuran dari Pubmed dan Google Schooler didapatkan 8 jurnal yang
telah diskrinning sesuai dengan kriteria inklusi yang diterima dan dianalisis.
Simpulan : 6 artikel menjelaskan bahwa dengan kecukupan cairan pada pasien
pascaoperasi anestesi umum dapat menurunkan dan mencegah mual muntah.
pencegahan mual muntah pada pasien pasca operasi anestesi umum. yang di
berikan cairan preloading dapat menjaga stabilitas hemodinamik(MAP, Stroke
Volume (SV), Heart Rate (HR), dan Cardiac Output (CO ) yang dapat mencegah
mual muntah terjadi.
Saran : Diharapkan sebagai profesi penata anestesi dapat memantau dan
memastikan kecukupan cairan dalam mencegah mual muntah pada pasien pasca
operasi. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangakan metode
pengaruh kecukupan cairan dalam mencegah mual muntah pada pasien pasca
operasi anestesi umum
Perbedaan tingkat kecemasan mahasiswa semester 5 D4 keperawatan anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sebelum dan sesudah vaksin Covid-19
Latar Belakang: Sistem imun (kekebalan tubuh) adalah suatu sistem pertahanan
yang dimiliki oleh manusia untuk menjaga tubuh dari berbagai macam virus.
Coronavirus disease (COVID-19) adalah jenis virus baru yang dapat menyerang
sistem kekebalan tubuh serta dapat menyebabkan kematian. Keraguan terhadap
vaksin dapat berdampak negatif pada individu (peningkatan resiko penyakit) dan
dapat menyebar ke masyarakat.
Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan mahasiswa semester 5
D4 keperawatan anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sebelum dan
sesudah vaksin COVID-19.
Metode: Penelitian ini menggunakan study retrospektif dengan metode komparatif
dengan desain cross sectional disertai pengambilan data primer melalui kuesioner.
Sampel yang didapat dengan menggunakan purposive sampling berjumlah 89
responden yang sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen yaitu kuesioner identitas
mahasiswa dan kuesioner DASS (Depression Anxiety Stress Scale).
Hasil: Terdapat perbedaan tingkat kecemasan mahasiswa semester 5 D4
keperawatan anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta pada saat sebelum
vaksin mahasiswa yang mengalami kecemasan ringan sebanyak 11 responden
(12,4%), kecemasan sedang sebanyak 19 responden (21,3%), kecemasan berat
sebanyak 2 responden (2,2%) dan pada saat sesudah vaksin, mahasiswa mengalami
kecemasan ringan sebanyak 25 responden (28,1%), kecemasan sedang sebanyak 21
responden (23,6%), kecemasan berat sebanyak 2 responden (2,2%), dan kecemasan
sangat berat sebanyak 3 responden (3,4%).
Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji Wilcoxon didapati nilai Z sebesar -3.362 dan
nilai asymp. Sig. (2-tailed) 0,001 ? (0,05) sehingga terdapat perbedaan tingkat
kecemasan mahasiswa semester 5 D4 keperawatan anestesiologi Universitas
‘Aisyiyah Yogyakarta sebelum dan sesudah vaksin COVID-19.
Saran: Diharapkan pada penelitian selanjutnya lebih memperbanyak referens
Pengaruh video animasi terhadap tingkat kecemasan preoperasi pada anak usia prasekolah di RSU PKU Muhammadiyah Bantul
Latar Belakang: Kecemasan merupakan respon yang sering dialami anak
preopersi. Salah satu terapi yang bisa menurunkan kecemasan anak prasekolah
adalah dengan melakukan tindakan pemberian pendidikan yang dikemas dengan
menarik menggunakan video animasi tertentu, sehigga terapi ini dapat lebih
menarik perhatian anak secara efektif dan memberikan efek sugesti dalam
meminimalkan tingkat kecemasan pada anak preoperasi.
Tujuan: Menganalisa pengaruh video animasi terhadap tingkat kecemasan
preoperasi pada anak usia prasekolah.
Metode Penelitian: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian
eksperimen berupa pre-experimental design tipe one group pretest-posttest.
Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia 3-6 tahun sejumlah 40 responden
dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar
observasi visual facial anxiety scales. Dalam penelitain ini analisa data
menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Didapatkan jumlah responden terbanyak berdasarkan nilai tingkat
kecemasan preoperasi sebelum terapi, yaitu cemas sedang dengan jumlah 27
responden (67,5%), berdasarkan nilai tingkat kecemasan preoperasi setelah
terapi, yaitu cemas ringan - sedang dengan jumlah 23 responden (57,5%), dan
hasil uji beda Wilcoxon signed rank test didapatkan p value sebesar 0.000 < ?
(0,05) sehingga H0 ditolak H1 diterima.
Kesimpulan: Ada pengaruh video animasi terhadap tingkat kecemasan
preoperasi pada anak usia prasekolah di RSU PKU Muhammadiyah Bantul
Dampak pembelajaran daring terhadap keterampilan praktik klinik dasar mahasiswa keperawatan anestesiologi angkatan 2019 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
Latar Belakang: Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang dilakukan
secara online dengan menggunakan aplikasi pembelajaran maupun jejaring sosial
seperti menggunakan Zoom, Google Meet, Elearning, dan lain sebagainya. Belajar
daring adalah metode pembelajaran yang menggunakan model interaktif berbasis
internet dan Learning Manajemen System (LMS). Pembalajaran daring memiliki
beberapa dampak bagi mahasiswa yaitu pembelajaran daring masih
membingungkan mahasiswa; mahasiswa menjadi pasif; mahasiswa menjadi
kurang kreatif dan produktif; penumpukan informasi atau konsep pada mahasiswa
kurang bermanfaat; mahasiswa mengalami stress; serta peningkatan kemampuan
literasi bahasa mahasiswa.
Tujuan: Mengevaluasi dampak pembelajaran daring terhadap keterampilan
praktik klinik dasar mahasiswa Keperawatan Anestesiologi angkatan 2019
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Peneliti melakukan pengumpulan
data dengan cara membagikan kuesioner kepada mahasiswa angkatan 2019
sebanyak 61 orang, kemudian dianalisis menggunakan uji spearman rank
correlation.
Hasil: penelitian didapatkan karakteristik responden berdasarkan Dampak
Pembelajaran Daring, Sebagian besar responden termasuk kategori setuju yaitu
sebanyak 30 responden (49,2%). Karakteristik responden berdasarkan
keterampilan praktik klinik dasat, Sebagian besar adalah responden termasuk
kategori Pernah Melakukan yaitu sebanyak 28 responden (45,9). Hasil uji
didapatkan nilai significancy p value 0,000 lebih kecil dari 0,05 (p= 0,000 < 0,05)
Kesimpulan: Bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa adanya
dampak pembelajaran daring terhadap praktik klinik dasar mahasiswa
Keperawatan Anestesiologi angkatan 2019 Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Kata Kunci: : Dampak Pembelajaran Daring, Praktik Klinik, Mahasiswa Anestes
Pengaruh pemberian extracorporeal shock wave therapy (EWST) terhadap penurunan nyeri pada tennis below : narrative review
Latar Belakang: Terjadinya tennis elbow diawali dari robekan pada bagian otot Exstensor Carpi Radialis Brevis (ECRB) dibagian lengah bawah yang mengalami kelemahan dan menyebabkan tendon pada siku mengalami peradangan. Salah satu pengobatan non-invasif untuk nyeri terkait tennis elbow adalah Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT). ESWT merangsang jaringan dan pertumbuhan sel padajaringan yang mengalami vaskularisasi buruk. Tujuan Penelitian: Tujuan review untuk mengetahui pemberian dosis yang tepat ESWT terhadap penurunan nyeri pada tennis elbow dan untuk mengetahui seberapa efektif ESWT untuk penurunan nyeri pada tennis elbow dengan menggunakan alat ukur VAS Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode narrative review dengan strategi pencarian menggunakan tiga database yaitu Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Pencarian artikel ini menggunakan metode pencarian PICO (Patient/ /Population/Problem, Intervention, Comparasion, Outcome). Hasil Penelitian: Hasil dari review 10 artikel yang telah dianalisa menyatakan bahwa, penggunaan ESWT efektif untuk penurunan nyeri pada tennis elbow. Dalam pemberian dosis ESWT dari setiap artikel yang direview berbeda-beda, akan tetapi, pemberian dosis beberapa artikel menyatakan hasil yang signifikan digunakan frekuensi 10-15 Hz, energi 2000 puls, dengan 1-2 sesi per minggu selama 3-4 minggu. Kesimpulan: Semua pembahasan review artikel ini menyebutkan bahwa penggunaan ESWT efektif untuk penurunan nyeri
Pengaruh mendengarkan tilawatil Qur’an terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSU PKU Muhammadiyah Bantul
Kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik akan semakin menurun seiring
berjalannya waktu apabila tidak segera diatasi dan dapat menimbulkan risiko yang
lebih serius serta berpotensi kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh terapi mendengarkan tilawah Al-Qur’an terhadap tingkat kualitas hidup
pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSU PKU Muhammadiyah
Bantul. Metode penelitian ini menggunakan experimental design, dengan pendekatan
one group pre-test post-test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple
random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden di RSU PKU
Muhammadiyah Bantul. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon & uji MannWhitney, uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh terapi mendengarkan tilawah AlQur’an terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik, sedangkan uji MannWhitney untuk mengetahui perbedaan tingkat kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik
antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan berupa
kuesioner Kidney Diseases Quality of Life (KDQOL-SF) dan alat MP3 Player yang
berisikan audio tilawah al qur’an oleh seorang qori. Hasil uji Wilcoxon terdapat
pengaruh mendengarkan tilawah Al-Qur’an terhadap kualitas hidup pasien PGK
dengan p-value 0,000 (p<0,05). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan p-value 0,000
(p<0,05) yang berarti ada perbedaan tingkat kualitas hidup antara kelompok kontrol
dengan kelompok intervensi. Simpulan pada penelitian ini yaitu terapi mendengarkan
tilawah Al-Qur’an berpengaruh dalam meningkatkan kualitas hidup pasien gagal
ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Diharapkan agar dapat menjadi salah satu
cara untuk meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis
Pengaruh pemberian informasi tentang prosedur pembiusan terhadap kecemasan pasien pre operasi di RSI Muhammadiyah Kendal
Latar Belakang: Kecemasan adalah suatu keadaan emosional yang ditandai
dengan kekhawatiran yang tak terkendali terhadap kejadian dalam kehidupan
sehari-hari. Kecemasan pada pasien disebabkan oleh kurangnya pengetahuan
tentang prosedur operasi yang akan dijalani.
Tujuan Penelitian: Mengetahui adakah pengaruh informasi tentang prosedur
pembiusan terhadap kecemasan pasien pre operasi.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan sebuah penelitian pre-eksperimental
design dengan menggunakan design one group pretest-posttest. Pengambilan
sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan cara consecutive sampling.
Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 15 responden.
Hasil Penelitian: Kecemasan pasien pre operasi sebelum diberikan informasi
tentang prosedur pembiusan didapatkan hasil kecemasan ringan 5 orang (33,3%)
dan kecemasan sedang 10 orang (66,7%) sedangkan kecemasan pasien pre operasi
setelah diberikan informasi tentang prosedur pembiusan didapatkan hasil tidak
cemas 1 orang (6,7%) kecemasan ringan 11 orang (73,3%) dan kecemasan sedang
3 orang (20%). Berdasarkan uji beda Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan hasil
p value < a (0,05) yang berarti ada pengaruh yang sangat bermakna antara
pemberian informasi tentang prosedur pembiusan terhadap kecemasan pasien pre
operasi.
Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan kecemasan pasien pre operasi
sebelum dan sesudah pemberian informasi tentang prosedur pembiusan.
Saran: Hasil penelitian ini diharapkan sebagai evaluasi dan masukan bagi rumah
sakit untuk intervensi pemberian informasi tentang prosedur pembiusan dalam
menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi
Pembelajaraan daring pada masa pandemi mempengaruhi stres mahasiswa literatur review
Perubahan pembelajaran tadinya tatap muka menjadi pembelajaran online yang terjadi
secara tiba-tiba tentu dapat menimbulkan stres tersediri bagi mahasiswa. Dosen
memberikan tugas yang berlebih daripada pembelajaran di kelas, dari hasil penelitian
sebesar 47% responden sepakat bahwa dosen memberikan tugas yang banyak, sehingga
mahasiswa merasakan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
pembelajaran daring pada masa pandemi terhadap stres mahasiswa.
Penelitian ini memakai metode analisis masalah (PICOST) dimana pada penelitian ini
memakai teknik pengumpulan data PRISMA atau teknik literature review. Hasil penelitian
ini menunjukan bahwa mahasiswa yang melakukan pembelajaran daring mengalami stres.
Dengan 4 jurnal dari Google Scholar dan Pubmed yang memiliki respondem mahasiswa
dengan rentang usia 18 – 24 tahun.Tingkat stres yang dialami mahasiswa sebagian besar
adalah tingkat stress sedang. Dari hasil literature review ini dapat menjelaskan gambaran
stress yang dialami oleh mahasiswa yang pada masa pandemi ini dalam melakukan
pembelajaran daring. Bagi mahasiswa mengatur waktu dan manajemen stres dengan sebaik
mungkin agar dapat mengikuti pembelajaran daring dengan baik
Pengaruh bobath exercise terhadap peningkatan aktivitas fungsional pada cerebral palsy : narrative review
Latar Belakang: Cerebral palsymemiliki gangguan bersifat non-progresif namun mempengaruhi kehidupan anak sejak dini dan efeknya pada sistem muskuloskeletalberubah dengan pertumbuhan anak. Masalah yang muncul dapat mempengaruhi
keterampilan hidup sehari-hari dan perencanaan program perawatan harus mendukung perkembangan motor fucntion dan tujuan memfasilitasi anak partisipasi dalam aktivitas
dan adaptasi dengan kehidupan sehari-hariTujuan: Untuk mengetahui pengaruh bobath exercise terhadap peningkatan aktivitas fungsional pada cerebral palsy. Metodologi:
Metode penelitian yang digunakan yaitu narrative review dengan framework PICO(Population, Intervention, Comparison, Otcome). Mengidentifikasi artikel menggunakan
database yang relevan (pubmed, sciencedirec,dan google scholar), kemudian emasukkan kedalam PRISMA flowchart, data h asil ulasan narasi, menyusun, meringkas, dan melaporkan hasil. Hasil Penelitian: Dari 799 artikel yang teridentifikasi,
didapatkan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi, yaitu 9 artikel menyatakan
bahwa bobath exercisedapat meningkatkan aktivitas fungsional pada cerebral palsy dengan dosis 5 sesi terapi dengan durasi 25 menit dalam seminggu, selama 3 bulan berturut-turut. Serta alat ukur seperti Gross motor function measure (GMFM)dan Gross Motor Function Classification System (GMFCS)sebagai penilain terkait peningkatan aktifitas fungsional pada cerebral palsy Kesimpulan: Bobath exercise berpengaruh dalam peningkatan aktivitas fungsional pada cerebral palsy. Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian eksperimen dengan dosis dan alat ukur yang ada untuk melihat keefektivitas bobath exercise secara lebih spesifik
Optimasi dan uji sensitivitas primer Polymerase Chain Reaction (PCR) GEN RNA-dependent RNA polymerase (RdRp) SARS-CoV-2 asal Indonesia
Pandemi Covid-19 disebabkan oleh SARS-CoV-2 yang telah menular dan
menyebar dengan cepat. Deteksi Covid-19 umumnya menggunakan tes
laboratorium dengan metode RT-PCR untuk mendapatkan hasil yang akurat.
Berdasarkan analisis filogenetik sebelumnya, diketahui bahwa SARS-CoV-2
Indonesia memiliki strain yang berbeda dan telah didesain primer yang spesifik
untuk Indonesia. Deteksi molekuler perlu ditambah untuk deteksi COVID-19 di
Indonesia, menggunakan metode PCR dengan analisis gen berbasis primer. Mutasi
menyebabkan strain SARS-CoV-2 Indonesia lebih bervariasi di tiap daerah yang
kemudian mampu menciptakan hubungan evolusi baru. Oleh karena itu, penelitian
ini bertujuan untuk menemukan kondisi PCR yang optimal dan menguji sensitivitas
primer gen RNA-dependent RNA polymerase (RdRp) pada SARS-CoV-2 Indonesia.
Dalam penelitian ini menggunakan data set primer gen INARdRp yang didapatkan
dari penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan ukuran amplikon hasil
amplifikasi INARdRp yaitu 232 bp. Penelitian ini sudah dilakukan optimasi kondisi
PCR dan sensitivitas primer. Suhu annealing PCR yang digunakan adalah 52°C,
53°C, 54°C, 55°C, 56°C, 57°C dan variasi konsentrasi kontrol positif yaitu 1 ng,
0,1 ng, 0,01 ng, dan 0,001 ng. Hasil produk PCR kemudian di elektroforesis dan
dianalisis hasilnya pada UV transilluminator. Hasil yang didapat dari penelitian ini\ud
yaitu suhu annealing yang optimal pada suhu 54°C dan mampu mendeteksi DNA
plasmid SARS-CoV-2 hingga konsentrasi 0,001 ng. Primer gen INARdRp yang
didesain dalam penelitian memiliki sensitivitas yang baik pada deteksi SARS-CoV-
2 Indonesia. Diharapkan penelitian ini mampu memberikan referensi primer untuk
deteksi SARS-CoV-2 berbasis PCR, sehingga mampu memberikan hasil optimal
untuk deteksi COVID-19 Indonesia