DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Analisis Hasil Quality Control Pemeriksaan Hemoglobin Dan Hematokrit di Laboratorium RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta

    Get PDF
    Pengendalian mutu laboratorium sangat penting untuk menghasilkan pemeriksaan laboratorium yang bermutu sehingga hasil yang dikeluarkan terjamin ketelitian dan ketepatannya. Menjamin hasil uji ketelitian dan ketepatan maka perlu dilakukan Quality control. Quality control berfungsi untuk memastikan bahwa sistem mutu berjalan dengan baik atau benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akurasi, presisi serta evaluasi grafik kontrol Levey-Jennings menggunakan aturan Westgard pada pemeriksaan hemoglobin dan hematokrit. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder Quality control harian pemeriksaan hemoglobin dan hematokrit pada alat Hematology analyzer pada bulan September hingga November. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai bias pemeriksaan hemoglobin pada bulan September-November yaitu 2.0%, 2.71%, dan 1%. Nilai CV yaitu 1.291%, 0.505%, dan 1.258%. Sedangkan nilai bias pada pemeriksaan hematokrit yaitu 2%, 2.71%, dan 2.3%. Nilai CV yaitu 0.929%, 0.888%, dan 1.869%. Evaluasi Levey-Jennings menggunakan aturan Westgard terdapat kontrol yang keluar dan terdapat aturan peringatan 12s, aturan penolakan 13s, dan aturan penolakan 10x. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu diperoleh akurasi dan presisi yang baik pada pemeriksaan hemoglobin dan hematokrit. Sedangkan evaluasi Levey-Jennings menggunakan aturan Westgard terdapat nilai control yang keluar sehingga pemeriksaan bahan control dan kalibrasi serta perbaikan instrument harus dilakukan

    Analisis Hasil Quality Control Pemeriksaan Ureum dan Kreatinin di Laboratorium RS PKU Muhammadiyah Gamping

    Get PDF
    Mutu pelayanan di laboratorium mempengaruhi data hasil uji analisa laboratorium. Rendahnya mutu hasil pemeriksaan akan mengakibatkan penambahan biaya dan untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu usaha pemantapan mutu yaitu salah satunya melakukan quality control. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akurasi, presisi, dan evaluasi grafik Levey-Jennings dengan aturan Westgard pada pemeriksaan ureum dan kreatinin di Laboratorium RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berupa data sekunder kontrol harian pemeriksaan ureum dan kreatinin yang ditentukan dengan menggunakan teknik total sampling diambil pada bulan Agustus-Desember 2021. Data hasil kontrol dianalisis dengan melakukan perhitungan. Analisis hasil kontrol didapatkan nilai bias untuk menilai akurasi pemeriksaan pada parameter ureum dari bulan Agustus-Desember 2021 yaitu 0%, -0,07%, 1,02%, 0,45%, dan -1,35%, sedangkan pada parameter kreatinin pada bulan Agustus, Oktober, November, dan Desember didapatkan nilai bias 0%, dan pada bulan September 0,93%. Analisis hasil kontrol didapatkan nilai CV untuk menilai presisi pemeriksaan pada parameter ureum dari bulan Agustus-Desember 2021 yaitu 3,7%, 3,6%, 4,2%, 3,68%, dan 3,01%, sedangkan pada parameter kreatinin dari bulan Agustus�Desember yaitu 0,93%. Hasil evaluasi grafik Levey-Jennings dengan aturan Westgard pada pemeriksaan ureum terdapat nilai kontrol yang keluar dan mendapat aturan 12s, sedangkan pada pemeriksaan kreatinin menunjukkan tidak ada kontrol yang mengikuti aturan Westgard. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil quality control pemeriksaan ureum dan kreatinin diperoleh akurasi dan presisi yang baik. Evaluasi grafik kontrol Levey-Jennings dengan aturan Westgard menunjukkan terdapat nilai kontrol yang masuk aturan 12s, sehingga harus tetap memperhatikan teknik prosedur pemeriksaan, menjaga temperatur dan melakukan kalibrasi pada instrumen yang digunakan

    Literature review: Hubungan antara pemeriksaan LED dan hemoglobin pada pasien tuberkulosis yang mengalami anemia

    Get PDF
    Literature review: Hubungan antara pemeriksaan LED dan hemoglobin pada pasien tuberkulosis yang mengalami anemi

    Hubungan komunikasi non-verbal dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap pada masa pandemi di rs pku Muhammadiyah Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Keterbatasan perawat dalam melakukan komunikasi non-verbal dengan pasien berdampak pada adanya penurunan kepuasan pasien pada situasi pandemi Covid-19. Pendekatan dalam komunikasi non-verbal sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kepuasan pasien. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan komunikasi non-verbal dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap pada masa pandemi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Merupakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakkan purposive sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 57 pasien rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Teknik analisa data menggunakkan uji Kendall’s Tau. Instrumen yang digunakan merupakan kuesioner mengenai komunikasi non-verbal dan kuesioner kepuasan pasien berhubungan dengan komunikasi. Hasil: Data hasil penelitian terhadap komunikasi non-verbal perawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menyatakan komunikasi non-verbal baik sebanyak 44 responden (77,2%), sangat baik sebanyak 13 responden (22,8%) dan kepuasan pasien puas sebanyak 40 responden (70,2%) kategori sangat puas sebanyak 17 responden (29,8%). Hasil perhitungan statistik menggunakkan uji Kendall’s Tau diperoleh nilai p value 0,013 (<0,05) dan hasil koefisien korelasi sebesar r 0,268. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi non-verbal dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap pada masa pandemi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dengan keeratan hubungan cukup. Saran: Diharapkan pihak rumah sakit dapat merencanakan program peningkatan kemampuan komunikasi non-verbal perawat melalui berbagai macam pelatihan agar kepuasan pasien dapat terpenuhi

    Perbedaan Pencegahan Risiko Diabetes Melitus Pada Lansia Di Pos Pembinaan Terpadu: Literature Review

    Get PDF
    Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, protein ditandai dengan naiknya kadar glukosa dalam darah. Salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat yang baru dikembangkan Pemerintah melalui tiga komponen utama yaitu surveilans faktor risiko, promosi kesehatan, pencegahan melalui inovasi dan reformasi manajemen pelayanan kesehatan adalah pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaaan Pencegahan Risiko Diabetes Melitus Pada Lansia Di Pos Pembinaan Terpadu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan kata kunci berupapencegahan, risiko, diabetes mellitus, lansia, posbindu. Pencarian jurnal menggunakandatabase Google Scholar dan PubMed. Analisis data menggunakan seleksi literature(PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah full text diakses dalam rentang tahun 1 Januari 2017 – 1 Januari 2021 wilayah yang diambil Indonesia. Setelah dilakukan penilaiankualitas kelayakan menggunakan JBICritical appraisal Hasil: Keberhasilan pelaksanaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular ditentukan oleh keterlibatan peran aktif berbagai pihak mulai pemerintah, organisasi masyarakat, organisasi profesi, swasta dan lain-lain. Simpulan dan Saran: Masyarakat yang datang mengikuti posbindu adalah para lansia dan manula, pencegahan Diabetes Melitus dilakukan sedini mungkin, sehingga beberapa kondisi faktor risiko penyakit tidak menular dapat dikendalikan melalui diet sehat, aktifitas fisik cukup gaya hidup sehat seperti berhenti merokok, pengelolaan stres

    Hubungan Antara Self Efficacy Dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja Pada Fresh Graduate

    Get PDF
    Tingginya tingkat penangguran saat pandemic Covid-19 mencapai 3,7 persen, hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi fresh graduate yang berhubungan dengan karir karena takut gagal dalam memasuki dunia kerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecemasan menghadapi dunia kerja yaitu self efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada fresh graduate di kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasi. Subjek penelitian yang digunakan sebanyak 60 responden. Instrumen penelitian yang digunakan berupa skala self efficacy dan skala kecemasan menghadapi dunia kerja. Teknik pengambilan sample random purposive sampling. Analisis data yang digunakan Pearson Correlation Product Moment diperoleh hasil koefisien korelasi r sebesar -0,732 dengan signifikansi p = 0,000 (p?0,01), yang berarti ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara self efficacy dengan kecemasan menghadapai dunia kerja pada fresh graduate. Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki tingkat self efficacy yang sangat tinggi sebesar 74%. Sedangkan kecemasan menghadapi dunia kerja fresh graduate yang dialami berada pada tingkat rendah dengan persentase 66%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self efficacy memberikan sumbangan efektif sebesar 53,6% pada kecemasan menghadapi dunia kerja. Kesimpulan, terdapat korelasi yang signifikan antara self efficacy dengan tingkat kecemasan menghadapi dunia kerja pada fresh graduate. Semakin tinggi tingkat self efficacy fresh graduate maka semakin rendah kecemasan yang dialami saat menghadapi dunia kerja

    Hubungan antara manajemen waktu dengan kinerja pada wanita yang memiliki peran ganda

    Get PDF
    Latar belakang : Dewasa ini banyak wanita yang telah menikah memiliki peran ganda, yaitu tidak hanya mengurus rumah tangga, namun juga memiliki pekerjaan di diluar rumah. Berbagai kondisi diantaranya tuntunan ekonomi keluarga, aktualisasi diri, mencari kesenangan, dan lain-lain. Berbagai tantangan dihadapi oleh wanita dengan peran ganda, salah satunya adalah tingkat kinerja yang menurun. Salah satu faktor yang diduga berperan terhadap penurunan kinerja wanita dengan peran ganda adalah kemampuan mengelola waktu. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan mengelola waktu dengan kinerja pada wanita yang memiliki peran ganda. Pengambilan data dilakukan menggunakan google form yang disebarluaskan melalui media sosial. Subjek penelitian ini melibatkan 74 responden wanita yang sudah menikah dan memiliki pekerjaan diluar rumah yang tinggal di Indonesia. Teknik pengambilan sampelnya yaitu purposive sampling. Hasil Penelitian : Data menunjukkan bahwa sebagian besar subjek memiliki kemampuan manajemen waktu yang rendah yaitu sebanyak 30 orang (40,5%). Sebagian besar subjek memiliki kinerja yang sedang yaitu sebanyak 36 orang (48,6%). Adapun hasil uji korelasi dalam penelitian ini, data menunjukkan bahwa koefisien Product Moment sebesar r = 0,910, dengan p = 0,000 artinya ada hubungan yang signifikan antara manajemen waktu dengan kinerja pada wanita yang memiliki peran ganda. Semakin baik kemampuan dalam mengelola waktu, maka akan semakin tinggi kinerja yang dihasilkan, begitu pula sebaliknya

    Keefektifan penggunaan selimut penghangat pada pasien hipotermi pasca spinal anestesi: literature review

    Get PDF
    Latar Belakang : Salah satu komplikasi yang muncul setelah tindakan anestesi adalah hipotermi. Hipotermi adalah keadaan dengan temperatur inti 1oC lebih rendah di bawah temperatur rata-rata inti tubuh manusia pada keadaan istirahat dengan suhu lingkungan yang normal. Teknik terapi non farmakologis dapat dilakukan dengan memberikan selimut hangat, mengatur suhu lingkungan yang memadai, serta menggunakan penghangat cairan untuk transfusi dan cairan lain. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan selimut penghangat pada pasien hipotermi pasca spinal anestesi. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan studi literature review dengan metode quasy experiment dimana pencarian sumber jurnal penelitian yang dipublikasikan di internet menggunakan database website:PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect. Hasil : Hasil penelitian ini yaitu terdapat efektifitas penggunaan selimut penghangat pada pasien hipotermi pasca spinal anestesi. Kesimpulan : Kesimpulan yang didapatkan yaitu terdapat efektifitas penggunaan selimut penghangat pada pasien hipotermi pasca spinal anestesi. Penggunaan selimut hangat atau blanket warmer lebih efektif untuk mengatasi pasien hipotermia dibanding pasien yang hanya menggunakan selimut tebal. Saran : Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut terkait Efektivitas penggunaan selimut penghangat pada pasien pasca spinal anestesi yang mengalami hipotermia

    Perbedaan hasil pemeriksaan asam urat dan kolesterol menggunakan alat point of care testing (POCT) dan fotometer di Puskesmas Gamping II

    Get PDF
    Asam urat adalah hasil produksi tubuh dan merupan bagian dari metabolisme purin, sehingga keberadaannya normal dalah darah, kenaikan kadar asam urat dalam darah disebut Hiperurisemia. Kolesterol adalah komponen lemak darah yang dibutuhkan tubuh selain protein, vitamin, mineral, karbohidrat dan merupakan satu-satunya senyawa steroid dalam tubuh. Kenaikan kadar kolesterol dalam darah disebut Hiperkolestrolemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan yang signifikan terhadap hasil pemeriksaan asam urat dan kolesterol menggunakan alat Point of Care Testing (POCT) dan Fotometer di Puskesmas Gamping II. Metode penelitian yang digunakan, yaitu Deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – Mei 2022. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 pasien dikumpulkan dalam satu bulan pada Februari 2022 yang diambil secara Cross Sectional. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan asam urat menggunakan alat Point of Care Testing (POCT) dan Fotometer didapatkan nilai sig pada uji t yaitu 0,565. Pada pemeriksaan kolesterol menggunakan alat Point of Care Testing (POCT) dan Fotometer didapatkan nilai sig pada uji t yaitu 0,527. Nilai sig dari kedua pemeriksaan > 0,05 yang artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara alat Point of Care Testing (POCT) dan Fotometer, adapun faktor yang menyebabkan tidak adanya perbedaan tersebut adalah sampel yang digunakan sama-sama menggunakan darah vena, sensitivitas dan spesifisitas kedua alat, personil yang melakukan pemeriksaan sama serta tidak ada penundaan waktu dalam pelaksaan pemerisaan. Simpulan penelitian ini yaitu, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemeriksaan asam urat dan kolesterol mengunakan alat Point of Care Testing (POCT) dan Fotometer. Saran pada penelitian selanjutnya diharapkan waktu yang digunakan lebih lama dan jumlah responden yang digunakan dalam penelitian lebih banyak agar menghasilkan hasil yang lebih akura

    Kebutuhan spiritual pada pasien dengan penyakit jantung koroner: literature review

    Get PDF
    Latar Belakang: Penyakit jantung Koroner masih menjadi penyakit dengan tingkat kematian yang tinggi. Pada pasien dengan penyakit ini juga banyak mengalami masalah dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya, termasuk masalah pemenuhan spiritual. Pemenuhan kebutuhan spiritual pasien jantung coroner penting dilakukan agar pasien mampu mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan spiritual pada pasien dengan penyakit jantung coroner. Metode: Penelusuran literatur dilakukan melalui google scholar dan PubMed. Keywords yang digunakan adalah dalam bahasa Inggris “Cronic illnes” AND "Spiritual Need’s" OR "Spiritual" NOT “Sprirituality” AND "Coronary Heart Disease" OR "Ischemic heart disease" OR "Coronary artery disease" AND "qualitative". Dengan metode penelitian kualitatif. Hasil: Kebutuhan spiritual dari dimensi hubungan dengan diri sendiri adalah penerimaan terhadap masa lalu. Kebutuhan spiritual dari dimensi hubungan dengan orang lain ialah adanya dukungan dari teman, pasangan atau keluarga. Kebutuhan spiritual dari dimensi hubungan dengan alam adalah tersedianya ligkungan yang nyaman. Kebutuhan dari dimensi hubungan dengan Tuhan adalah rasa syukur atas kehidupan yang dimiliki. Simpulan: Kebutuhan spiritual penting untuk dipenuhi pasien dengan penyakit jantung coroner supaya pasien mampu menghadapi kondisinya dengan kualitas hidup yang lebih baik

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇