DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Pengaruh terapi musik terhadap penurunan kecemasan anak prasekolah yang mengalami hospitalisasi Literature Review
Hospotalisasi pada anak akan menimbulkan dampak terhadap fisik maupun
psikologis anak diantaranya adalah kecemasan. Kecemasan ini terjadi karena anak
merasa asing dengan lingkungan baru, berhadapan dengan individu yang belum
dikenalinya, perubahan gaya hidup, menerima tindakan medis yang tidak
menyenangkan dan perawatan yang menyakitkan. Upaya untuk mengatasi kecemasan
ini dapat dilakukan terapi musik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
terapi musik terhadap penurunan tingkat kecemasan anak usia prasekolah yang
mengalami hospitalisas menggunakan metode literture Review. Database yang
digunakan adalah Google Scholar dan PubMed dengan tahun terbit 1 Januari 2015
sampai 30 April 2022. Seleksi studi sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil pencarian
terdapat 4 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Setelah dianalisis 4 jurnal tersebut
menggunakan desain penelitian Quasi-eksperimental design one group pre-test posttest/with
control dan secara keseluruhan menunjukkan anak yang sedang menjalani
hospitalisasi mengalami kecemasan sedang hingga berat dan secara keseluruhan
menunjukan bahwa terapi musik memberikan pengaruh terhadap tingkat kecemasan
anak yang menjalani hospitalisasi, sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi musik
merupakan intervensi yang layak diberikan untuk anak yang mengalami kecemasan
saat menjalani hospitalisasi
Hubungan dukungan pasangan dengan keikutsertaan tindakan PAP SMEAR pada pasangan usia subur: Literatur Review
Kematian ibu akibat kanker serviks di Indonesia masih tinggi, hal ini dipengaruhi
oleh kesadaran wanita melakukan hubungan seksual dalam melakukan deteksi dini
kanker serviks masih rendah yaitu<5%. Kurangnya kesadaran wanita usia subur
dalam ikut serta pap smear disebabkan kurangnya dukungan pasangan secara
emosional maupun instrumental dapat memberikan perkembangan perilaku
kesehatanya. Mengetahui hubungan dukungan pasangan dengan keikutsertaan
tindakan pap smear pada pasangan usia subur dan mengetahui perbedaan
berdasarkan studi literature. Literature review menggunakan database Google
Scholar dengan kata kunci pasangan usia subur, dukungan pasangan, pap smear
sedangkan penggunaan database scientdirect kata kunci Fertile Age Couple, Partner
Support, Pap Smear Participation, dengan rentang tahun 2017–2021. Analisis data
menggunakan seleksi literature (PRISMA) dengan kriteria inklusi naskah yang dapat
diakses secara full text, dalam melakukan penilaian kualitas kelayakan menggunakan
JBI Critical appraisal tools cross sectional. Analisis didapatkan 4 jurnal nasional
dan 1 jurnal internasional yang menjelaskan bahwa dukungan pasangan memberikan
kekuatan pasangan dalam menjaga kesehatan reproduksi serviks dan dukungan
pasangan berpengaruh dengan keikutsertaan pap smear adalah suatu wujud dari
peran serta masyarakat dalam upaya deteksi dini kanker servik dan Dukungan
keluarga (suami) dapat menjadi faktor penguat (reinforcing factor) seseorang
melakukan pemeriksaan pap smear. Dukungan tersebut dapat berupa yaitu
informasional, penilaian, emosional, dan instrumental tentang kanker serviks atau
pap smear dari suami. Hubungan dukungan pasangan dengan keikutsertaan tindakan
pap smear pada pasangan usia subur bahwa dukungan pasangan/suami memiliki
beberapa komponen yang saling berkaitan yaitu informasional, penilaian, emosional,
instrumental, dan memberikan kekuatan pasangan untuk melakukan hak
reproduksinya dalam menjaga kesehatan serviks. Sedangkan keikutsertaan pap smear
pada PUS di dukung suami karena suami menjadi pendorong bagi wanita untuk
pemeriksaan pap smea
Hubungan dukungan keluarga dalam asuhan atraumatik dengan tingkat stres hospitalisasi pada anak usia prasekolah Literature Review
Hospitalisasi adalah situasi krisis pertama kali yang akan dihadapi anak sehingga
dapat menimbulkan stres. Stres pada anak merupakan salah satu dampak dari
perubahan psikis yang terjadi karena adanya suatu tekanan pada anak. Salah satu
faktor mempengaruhi stres hospitalisasi anak adalah dukungan keluarga. Untuk
meminimalkan dampak hospitalisasi dengan asuhan atraumatik. Tujuan literatur
review ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dalam asuhan atraumatik
dengan tingkat stres hospitalisasi pada anak usia prasekolah. Metode yang digunakan
untuk penulisan artikel ini adalah literature review. penyusunan PICOST dan
pencarian artikel melalui Google Scholar dan PubMed. Berdasarkan hasil analasis
keempat jurnal terdapat hubungan dukungan keluarga dalam asuhan atraumatik
dengan tingkat stres hospitalisasi pada anak usia prasekolah. Hasil literature review
menunjukan bahwa dukungan keluarga sangat baik berpengaruh pada stres
hospitalisasi dengan berbagai klasifikasi. Bagi orang tua diharapkan dapat
memberikan dukungan keluarga dengan selalu mendampingi anak dan memberikan
semangat kepada anak selama menjalani perawatan dirumah sakit
Pengaruh terapi mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan akibat hospitalisasi anak prasekolah: literature review
Hospitalisasi merupakan keadaan dimana seseorang dalam kondisi yang
mengharuskan untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit. Hospitalisasi pada anak
dapat menyebabkan kecemasan dan stress. Bermain adalah salah satu cara mengatasi
kecemasan pada anak yang dirawat dirumah sakit. Mewarnai merupakan salah satu
terapi yang cocok dengan anak prasekolah sebab dengan mewarnai dapat
mengekspresikan perasaan yang dialami. Tujuan penelitian ntuk mengetahui pengaruh
terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan akibat hospitalisasi anak
prasekolah.. Metode literature review dengan menggunakan artikel penelitian yang
telah terpublikasi. Keyword yang digunakan adalah “terapi bermain AND mewarnai
gambar AND tingkat kecemasan AND anak prasekolah hospitalisasi “, “play therapy
AND coloring pictures AND anxiety level AND hospitalization preschool children”.
Penelusuran literature menggunakan Google Scholar, Portal Garuda dan Science
Direct dari rentang tahun 2017-2022. Hasil didapatkan bahwa sebelum diberikan
terapi bermain mewarnai gambar tingkat kecemasan pada kecemasan berat. Setelah
diberikan terapi bermain mewarnai gambar tingkat kecemasan dalam kecemasan
ringan hingga sedang. Hasil dari 7 artikel yang sudah dianalisis terdapat pengaruh
terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan akibat hospitalisasi anak
prasekolah. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan bahan kajian awal bagi peneliti
selanjutnya
Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi seimbang terhadap kejadian obesitas pada anak usia sekolah dasar di SDN 2 Gumelar Wonosobo
Latar Belakang : Obesitas pada anak telah menjadi masalah yang serius di Indonesia.
Masalah obesitas tidak hanya masalah kelebihan berat badan. Tetapi juga
menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti terjadinya diabetes tipe 2. Selain
itu, juga beresiko untuk menjadi obesitas pada saat dewasa dan berpotensi
mengakibatkan gangguan metabolisme glukosa penyakit degeneratif seperti penyakit
jantung, gangguan darah dan lain-lain. Peran ibu sangat penting, karena secara umum
perawatan anak bergantung pada seorang ibu, termasuk dalam penanaman perilaku
sehat dan kebiasaan kesehatan lainya, pemilihan jenis dan kualitas makanan, serta
frekuensi asupan makanan yang baik terhadap anak-anak.
Tujuan Penelitian : Menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi
seimbang terhadap kejadian obesitas pada anak usia sekolah dasar di SDN 2 Gumelar
Wonosobo.
Metode Penelitian : Desain penelitian menggunakan metode survey analitik dengan
pendekatan cross sectional jumlah sampel 40 responden dengan menggunakan teknik
purposive sampling dan metode total sampling, instrument yang digunakan timbangan
berat badan analog dan meteran microtoise, kuesioner tentang gizi seimbang, analisis
data menggunakan uji Kendall’s tau.
Hasil : penelitian ini diperoleh p-value (0.003) < (0,05).
Kesimpulan: ada hubungan yang signifikat antara pengetahuan ibu tentang gizi
seimbang dengan kejadian obesitas pada anak usia sekolah dasar di SDN 2 Gumelar
Wonosobo
Pengaruh senam pilates terhadap penurunan gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2
Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan gangguan metabolisme kronis yang
memerlukan control glukosa. HbA1c merupakan indicator penting dalam glukosa
darah pasien. Pendekatan non-farmakologis seperti latihan fisik/exercise dapat
mengontrol glukosa. Senam pilates merupakan salah satu exercise yang dapat
menurunkan gula darah dengan gerakan yang relative dapat ditoleransi dan aman
dilakukan oleh pasien DM. mengidentifikasi evidence senam pilates pada control
nilai HbA1c pasien DMT2 berdasarkan tinjauan literature terkini. Literature review.
Google Schoolar dan PubMed sebagai database. Kriteria inclusi (1) study tentang
senam pilates (2) design Randomized Controlled Trial, (3) mengukur HaA1c (4)
memenuhi kriteria 50% JBI Critical Appraisal (5) Fultext dalam bahasa Inggris.
Terdapat 325 jurnal pada penelusuran pertama dan ahirnya tiga jurnal sesuai dengan
kriteria inclusi. Ketiga jurnal tersebut melaporkan bahwa senam pilates memberikan
pengaruh yang baik untuk mengontrol glukosa pasien DMT2 yang diidentifikasi
dengan pemeriksaan HaA1c. Terdapat penurunan HbA1c secara signifikan pada
pasien DMT2 yang melakukan senam pilates secara rutin. Senam pilates
direkomendasikan sebagai alternative latihan fisik untuk pasien DMT2 dalam
mengontrol HaA1c
FAKTOR PENYEBAB MENURUNNYA PRESTASI SEPAK BOLA DI DESA TANJUNG KUYO
Pengertian prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya. Prestasi merupakan hasil dari kemampuan, keterampilan seseorang dalam menyelesaikan sesuatu. Santosa (2010) Metode penelitian yang digunakan pada studi ini adalah metode kualitatif dengan metode studi kasus. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati.Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini yaitu tiga orang pemain sepakbola Desa Tanjung Kuyo. Proses pengambilan data dilakukan dengan terlebih dahulu menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya penelitian ini. Kemudian, peneliti menanyakan kesediaan untuk menjadi partisipan dalam penelitian. Setelah partisipan menyatakan kesediaannya, peneliti selanjutnya peneliti membuat janji dengan partisipan untuk melakukan wawancara atau interview.Berdasarkan hasil analisis data, deskripsi, dan pembahasan, dapat diambil kesimpulan faktor penyebab menurunnya prestasi akademik Desa Tanjung Tuyo yaitu tidak terpenuhinya aspek Psikologis, Biologis,Sosial dan penunjang. Artinya semakin tidak terpenuhinya keempat aspek tersebut, semakin menurun pula prestasi pemain bola Desa Tanjung Kuyo.
Kata kunci : sepak bola, prestasi, kualitatif, wawancar
Literature review: Perbandingan hasil pemeriksaan hemoglobin menggunakan alat point of care testing (POCT) dan alat hematology analyzer pada penderita anemia
Anemia merupakan salah satu penyakit kesehatan di masyarakat, yang
sering ditemukan di seluruh dunia maupun di negara berkembang, salah satunya
di negara Indonesia. Anemia dapat ditandai dengan berkurangnya sel darah merah
dan hemoglobin dalam tubuh. Untuk mengetahui Perbandingan hasil pemeriksaan
hemoglobin menggunakan alat Point Of Care Testing (POCT) dan alat
hematology analyzer pada penderita anemia.
Penelitian ini bersifat deskriftif kualitatif. Pendekatan menggunakan PICO
dengan mencari kata kunci yang sesuai dengan judul penelitian. Alat yang
digunakan pada pemeriksaan hemoglobin pada penderita anemia yaitu, alat Point
Of Care Testing (POCT) dan alat Hematology analyzer. Penelitian ini dilakukan
dengan cara mengumpulkan hasil pemeriksaan dari beberapa jurnal yang
digunakan sebagai acuan, kemudian hasil pemeriksaan dibandingkan
menggunakan alat POCT dan hematology analyzer.
Pemeriksaan hemoglobin dari beberapa jurnal yang didapatkan
menggunakan alat POCT lebih tinggi dibandingkan menggunakan hematology
analyzer. Pemeriksaan hemoglobin pada penderita anemia menggunakan alat
Point of Care Testing (POCT) dan alat hematology analyzer tidak memiliki
perbedaan yang signifikan untuk pemeriksaan kadar hemoglobin. Alat yang
direkomendasikan untuk pemeriksaan awal anemia khususnya yaitu menggunakan
alat Point of Care Testing (POCT)
Literature review: Perbandingan pengaruh paparan asap rokok elektrik dan konvensional terhadap gangguan histopatologi paru dan jantung pada hewan coba
Rokok elektrik merupakan alat yang dibuat hampir mirip dengan rokok
konvensional yang digunakan untuk menyalurkan nikotin dari bentuk cair ke dalam
bentuk uap dengan cara dipanaskan. Menurut survei Global Adult Tobacco Survey
(GATS) tahun 2021 di Indonesia menunjukkan prevalensi perokok elektrik naik
dari 0.3% (2011) menjadi 3% (2021). Resiko meninggal lebih dari 40% di dunia
karena penyakit paru-paru akibat merokok, seperti kanker, penyakit pernapasan
kronis, dan TBC. Penyakit pada paru – paru dan jantung dapat diketahui tingkat
resiko kerusakan sel yang terpapar zat toksik menggunakan salah satu pemeriksaan
laboratorium yaitu histopatologi. Penegakan diagnosis melalui pengamatan
terhadap jaringan yang dicurigai adanya kelainan pada suatu organ. Pemeriksaan
histopatologi merupakan metode yang dimulai dengan pemotongan jaringan pada
organ tertentu hingga diubah menjadi preparat yang siap diamati atau dianalisis
menggunakan mikroskop. Tujuan penelitian ini untuk melihat dampak buruk rokok
elektrik dan konvensional terhadap histopatologi paru dan jantung pada hewan
coba. Metode yang digunakan adalah metode Literature Review pencarian
dilakukan menggunakan 5 data base. Terdapat 11 jurnal yang digunakan sebagai
sumber literatur dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil perbandingan
pengaruh histopatologi paru dan jantung terhadap hewan didapatkan rata – rata
mengalami kerusakan sel seperti degenerasi nekrosis, odema, dan infiltrasi sel
radang pada organ paru – paru dan jantung. Kerusakan jaringan paru dan jantung
diakibatkan adanya kandungan nikotin pada rokok elektrik dan konvensional yang
menyebabkan stres oksidatif sehingga dapat merusak struktur sel jaringan. Analisis
statistik berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian terdahulu tidak terdapat
perbedaan yang signifikan pada tingkat kerusakan histopatologi paru dan jantung
akibat paparan asap rokok elektrik maupun konvensional
Analisis kadar kolesterol dan trigliserida pada serum kontrol komersial berdasarkan lama penyimpanan
Parameter pemeriksaan kolesterol dan trigliserida pada sejumlah pelayanan
kesehatan telah banyak dilakukan dengan berbagai metode. Bahan yang
digunakan dalam mengontrol ketepatan suatu pemeriksaan di laboratorium, atau
untuk memonitor kualitas hasil pemeriksaan sehari-hari disebut dengan bahan
kontrol. Suhu yang dianjurkan selama penyimpanan serum pada pemeriksaan
kolesterol yaitu selama 6 jam di suhu ruang 20-25ºC, selama 6 hari di suhu 4ºC
dan selama 6 bulan di suhu -20ºC. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil kadar
kolesterol dan trigliserida pada serum kontrol komersial berdasarkan
penyimpanan suhu 20-25ºC selama 0, 8 dan 12 jam. Metode yang digunakan pada
penelitian ini yaitu quasi eksperimental dengan pendekatan cross sectional untuk
melihat perbedaan selisih dan signifikansi dengan uji independent sample T-test
kadar kolesterol dan trigliserida pada serum kontrol komersial yang disimpan
pada suhu 20-25ºC selama 0, 8, dan 12 jam. Perbedaan selisih dan signifikansi
dengan uji independent sample T-test pada kolesterol yang disimpan 0 dan 8 jam
sebesar 3,63% dengan nilai p=0,000, selama 0 dan 12 jam sebesar 8,28% dengan
nilai p=0,000. Pada trigliserida yang disimpan 0 dan 8 jam sebesar 2,42% dengan
nilai p=0,016, selama 0 dan 12 jam sebesar 4,34% dengan nilai p=0,000. Hasil uji
signifikansi dengan menggunakan uji independent sample T-test menunjukkan
bahwa nilai p <0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan kadar kolesterol dan trigliserida pada serum kontrol komersial yang
disimpan pada suhu 20-25ºC selama 0, 8 dan 12 jam. Perlu dilakukan penelitian
serupa pada variasi suhu dan waktu yang lain serta dapat dilakukan dengan
metode otomatis dan parameter yang lebih bervariasi