DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Profil kadar serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) dan serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) pada pasien demam berdarah dengue
Pasien yang terinfeksi virus dengue sering ditemukan adanya gangguan
fungsi organ salah satunya hepar. Pada kondisi tersebut terjadi proses seluler yang
menunjukkan adanya indikasi penyakit berupa kebocoran enzim hati yang dapat
meningkatkan kadar serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) dan serum
glutamic pyruvic transaminase (SGPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
rerata presentase hasil pemeriksaan SGOT dan SGPT pada pasien Demam
Berdarah Dengue. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah literature
review terhadap 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan 10 tahun terakhir dan
memenuhi kriteria inklusi penelitian, database jurnal menggunakan PubMed,
IJAM, dan Google Scholar, analisa data menggunakan deskriptif statistik untuk
melihat presentase hasil pemeriksaan SGOT dan SGPT pada pasien DBD dari
jurnal yang digunakan. Hasil olah data dari beberapa jurnal menunjukkan bahwa
rerata presentase jumlah pasien Demam Berdarah Dengue yang mengalami
peningkatan kadar SGOT sebanyak 83%, dan rerata presentase jumlah pasien
Demam Berdarah Dengue yang mengalami peningkatan kadar SGPT sebanyak
59,4%, peningkatan kadar SGOT dan SGPT tersebut lebih banyak yang
mengalami peningkatan <3 kali nilai normal, termasuk kategori ringan dan
dengue tidak berat (non-severe dengue). Dapat disimpulkan bahwa terjadi
peningkatan kadar SGOT dan SGPT pada pasien Demam Berdarah Dengue. Saran
yang dapat diberikan adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait evaluasi
kontrol fungsi hati untuk mencegah adanya komplikasi
Hubungan Persepsi Pasien Terhadap Kualitas Pelayanan Perawat Dengan Kepatuhan Terapi Pada Penderita Pasca Stroke: Literature Review
Stroke merupakan gangguan klinis yang terjadi ketika pasokan darah pada otak terganggu
dan dapat mengakibatkan kelumpuhan secara total atau sebagian. Tujuan: Mengetahui
apakah ada hubungan persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan perawat dengan
kepatuhan terapi pada penderita pasca stroke. Metode: Penelusuran literature dilakukan
menggunakan database google schoolar dan portal garuda. Penilaian kualitas literature
dilakukan dengan menggunakan JBI Crittical Appraisal Checklist for Analytical Cross
Sectional. Dari hasil penelusuran didapatkan 4 jurnal analisis. Hasil: Hasil analisis pada
keempat jurnal menunjukkan ada hubungan antara persepsi pasien terhadap kualitas
pelayanan perawat dengan kepatuhan terapi pada penderita pasca stroke. Simpulan dan
Saran:Kepatuhan pasien terhadap terapi pasca stroke penting untuk mengoptimalkan
mobilitas dan meningkatkan kualitas hidup pasien strok
Pengaruh pemberian aroma terapi terhadap penurunan kejadian mual muntah post operasi dengan anestesi umum : literature review
Latar belakang : Anestesi umum yang digunakan di semua operasi dapat
menyebabkan masalah seperti mual, muntah, batuk kering, sakit tenggorokan, pusing,
sakit kepala, pusing, sakit punggung, gatal, memar di tempat suntikan, dan kehilangan
ingatan sementara.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian aroma terapi terhadap penurunan
kejadian mual muntah pasien post operasi dengan anestesi umum.
Metode Penelitian: Metode penelitian ini adalah Literature Review. Pencarian jurnal
dilakukan dengan database jurnal online yaitu Google Scholar, Science Direct, dan
Pubmed. Kriteria insklusi dalam penelitian ini adalah artikel yang berasal dari database
Google Scholar, Science Direct, dan Pubmed, artikel full dan free text, subjek pasien
yang menjalani operasi dengan anestesi umum, artikel dalam bahasa Indonesia dan
Inggris, diterbitkan dengan rentang tahun terbit 2 Desember 2011 sampai 2 Desember
2021, artikel sesuai yang membahas pengaruh pemberian aroma terapi terhadap
penurunan kejadian mual muntah pasien post operasi dengan anestesi umum.
Hasil Penelitian: Dari 4 artikel yang di review, terdapat 3 artikel menunjukkan hasil
yang signifikan, sedangkan 1 artikel menunjukkan hasil yang kurang signifikan antara
pengaruh pemberian aroma terapi terhadap penurunan kejadian mual muntah post
operasi dengan anestesi umum.
Kesimpulan: Terapi aroma dapat digunakan untuk menjadi terapi komplementer non
farmakologis untuk digunakan bersama obat-obatan antiemetik dalam rangka berikhtiar
untuk menurunkan kejadian mual muntah post operasi dan juga memberikan
kenyamanan kepada pasien.
Saran: Bagi peneliti selanjutnya dan bagi tenaga kesehatan, penelitian ini dapat
menjadi tambahan referensi dan wawasan untuk intervensi dalam memberikan
pelayanan kesehatan kepada pasien yang mengalami mual muntah post operasi dengan
anestesi umum.
Kata kunci : Aromaterapi, Mual muntah post operasi, Anestesi Umum
Daftar Pustaka: 15 Jurnal, 5 buku, 2 skripsi, 2 Permenkes, 1 Web
Pengaruh terapi murotal untuk mengurangi kecemasan pada pasien pre operasi literature review
Latar Belakang: Kecemasan adalah pengalaman subjektif dari seseorang dan
merupakan sebuah emosi seperti rasa kekhawatiran yang tidak jelas. Salah satu
stressor kecemasan adalah tindakan operasi atau pembedahan Kecemasan pasien
pre operasi dapat disebabkan oleh ancaman kematian, kemungkinan cacat atau
takut pada nyeri luka pasca operasi, takut akan anastesi, bahkan cemas atau takut
pada bahaya komplikasi pasca operasi.
Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi murotal untuk mengurangi kecemasan pada
pasien pre operasi.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah literatur review tentang pengaruh
terapi murotal untuk mengurangi kecemasan pada pasien pre operasi. Penelurusan
literature dilakukan melalui Google Schoolar, Garuda, dan Scopus. Keyword
yang digunakan dalam bahasa Inggris adalah pre operative patient, murrotal
therapy, anxiety.Dalam bahasa Indonesia adalah pre operasi, terapi murotal,
kecemasan. Penelurusan dilakukan dari tahun 2017 Sampai 2021. Hasil
penelurusan dari google schoolar, garuda, dan scopus didapatkan 7 jurnal yang
telah diskrinning sesuai dengan kriteria inklusi yang diterima dan dianalisis.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis tersebut dapat
disimpulkan bahwa aada pengaruh terapi murotal untuk mengurangi kecemasan
pada pasien pre operasi dengan metode memutar audio rekaman.
Saran: Diharapkan bagi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan interaksi yang
baik dengan pasien. Untuk peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian
terkait pengaruh terapi murotal untuk mengurangi kecemasan pada pasien pre
operasi
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI ANESTESI UMUM PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
Latar belakang : Tindakan operasi berhubungan dengan resiko yang perlu
dibicarakan dengan pasien dan keluarga tentang resiko pre operasi. Persiapan
operasi sangat penting dilakukan untuk mendukung kesuksesan tindkan
operasi. Persiapan operasi yang dapat dilakukan mulai dari persipan fisik,
persiapan penunjang, pemriksaan anestesi sampai informend consent.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan
keluarga dengan kecemasan pasien pre operasi anestesi umum di masa
pandemi covid-19.
Metode penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan
desain penelitian survei cross sectional. Tehnik pengambilan sampel
menggunakan quota sampling yang berjumlah 49 responden dengan kriteria
inklusi dan eksklusi. Analisa data di lakukan menggunakan uji korelasi
spearman rank.
Hasil penelitian : Dari 49 sampel yang diperoleh, didapatkan bahwa
dukungan keluarga tinggi sebanyak 20 responden (40,8%) dan untuk tingkat
kecemasan ringan sebanyak 16 responden (32,7%). Hasil uji korelasi
spearman rank untuk mengetahui adanya hubungan dukungan keluarga dan
tingkat kecemasan pasien, dengan nilai signifancy pada hasil menunjukan (p
= 0,000<0,05).
Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan
kecemasan pasien pre operasi anestesi umu
Literature review: identifikasi salmonella enteritidis pada telur ayam
Salmonella enteritidis merupakan bakteri patogen penyebab kasus salmonellosis pada manusia akibat mengkonsumsi telur yang sudah terkontaminasi oleh Salmonella. Salmonella dapat masuk ke dalam telur dengan dua cara yaitu melalui jalur vertikal dan horizontal. Menganalisis hasil pemeriksaan cemaran bakteri S.enteritidis pada telur ayam, dan mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya cemaran Salmonella enteritidis pada telur ayam. Pencarian literature dilakukan menggunakan metode PICO pada tiga database yaitu PubMed, Google Cendekia, dan Science Direct. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa Salmonella enteritidis diketahui lebih banyak ditemukan pada jaringan reproduksi atau jalur trans-ovarium (vertikal). Metode kultur agar XLD digunakan untuk isolasi S.enteritidis, hasil positif membentuk koloni transparan dengan bintik hitam di tengah serta dikelilingi zona transparan berwarna merah. Media isolasi lain yang dapat digunakan yaitu SSA, hasil isolasi membentuk koloni cembung dan membentuk koloni hitam. Koloni positif digunakan untuk pemeriksaan PCR, hasil pemeriksaan S.enteritidis pada metode PCR menunjukkan bahwa terjadi amplifikasi terhadap gen invA Salmonella spp. dan gen sefA bakteri S.enteritidis pada sampel positif. Uji biokimia dilakukan sebagai uji konfirmasi atau lanjutan setelah dilakukan pemeriksaan metode kultur dan PCR. Uji biokimia dilakukan dengan media TSIA dan LIA. Kontaminasi yang terjadi pada telur banyak ditemukan akibat kontaminasi jalur trans-ovarium (vertikal). Vaksinasi Salmonella pada ayam, kebersihan lingkungan dan kandang, waktu dan suhu penyimpanan diketahui sebagai faktor penyebab kontaminasi S.enteritidis pada telur. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian yang berfokus dengan menggunakan salah satu metode seperti dengan menggunakan metode PCR
Literature review: gambaran trichopyton rubrum dan trichopyton mentagrophytes penyebab tinea unguium pada kuku kaki petani
Penyakit jamur di Indonesia memiliki prevalensi yang cukup tinggi. Dermatofita
merupakan kelompok jamur yang sering menyebabkan infeksi pada kuku petani.
Kelompok jamur ini memiliki sifat merusakstratum korneum pada kulit, rambut
dan kuku. Tinea unguium merupakan salah satu jenis infeksi yang disebabkan
oleh dermatofita. Jamur dermatofita yang menyebabkan infeksi Tinea unguium
adalah Trichophyton rubrum dan Trichophyton mentagrophytes Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran Trichopyton rubrum dan Trichopyton
mentagrophytes penyebab Tinea unguium secara biakan dan mikroskopis pada
kuku kaki petani. Metode penelitian yang digunakan yaitu Pencarian literature
melalui database yaitu Google Scholar, PubMed, Science Direct dengan metode
PICO dan menggunakan SPSS. Hasil penelusuran literatur diperoleh sepuluh
jurnal yang menunjukkan pemeriksaan Trichophyton rubrum dan Trichophyton
mentagrophytes dengan metode secara biakan menggunakan SDA dan secara
mikroskopis menggunakan KOH. Presentase hasil Trichopyton rubrum dan
Trichophyton mentagrophytes rata-rata menggunakan SPPS yaitu 43%.
Pemeriksaan Trichophyton rubrum didapatkan hasil koloni berwarna putih dengan
pinggiran merah berpigmen mikrokonidia bebentuk seperti tetesan air mata.
Pemeriksaan Trichopyton mentagrophytes didapatkan hasil koloni berwarna putih
kuning atau ungu merah tidak berpigmen dan mikrokonidia berbentuk spiral.
Saran untuk penelitian selanjutnya dapat melengkapi dan menyempurnakan
penelitian ini melalui penelitian deskriptif kuantitatif terkait penelitian ini
Pengaruh Muscle Energy Technique (MET) dan Static Streching Exercise terhadap peningkatan aktifitas fungsional leher pada kondisi Neck Pain: Narrative Review
Latar belakang: Neck pain menjadi kasus musculoskeletal yang terjadi karena aktivitas
statis dan secara berulang yang berlangsung lama. Penanganan Neck Pain yang tidak tepat
akan menyebabkan penurunan fungsional leher yang berdampak pada terganggunya
aktifitas sehari-hari. Salah satu cara dalam menangani Neck Pain yaitu dengan pemberian
Muscle Energy Technique dan Static Stretching Exercise. Tujuan: Untuk mengetahui
pengaruh dari Muscle energy technique dan Static stretching exercise terhadap
peningkatan aktifitas fungsional pada kasus Neck pain dengan penelusuran kepustakaan.
Metode: Jenis penelitian ini adalah narrative review dengan framework PICO.
Penelusuran jurnal melalui database Pubmed dan Google Schoolar. Seleksi jurnal
menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah disesuaikan. Hasil: 5 jurnal muscle
energy technique dan static stretching exercise, 4 jurnal muscle energy technique, dan 2
jurnal static stretching exercise dan dinyatakan semua jurnal yang telah di review efektif
dalam meningkatkan aktifitas fungsional leher. Kesimpulan: Muscle Energy Technique
dan Static Stretching Exercise Efektif dalam peningkatan aktifitas fungsional leher akibat
neck pain