DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Hubungan lingkungan belajar terhadap Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada mahasiswa keperawatan anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta angkatan 2018
Latar belakang: Lingkungan belajar merupakan sesuatu yang dapat
mempengaruhi proses belajar mengajar baik secara fisikal maupun sosial dimana
individu dapat dipengaruhi oleh lingkungan begitu juga lingkungan dapat
dipengaruhi oleh individu.
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lingkungan
belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas
‘Aisyiyah Yogyakarta Angkatan 2018.
Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan desain
Cross Sectional menggunakan pendekatan korelasi. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner DREEM dengan 50 butir pertanyaan . Responden yang
digunakan berjumlah 112 mahasiswa angkatan 2018.
Hasil penelitian: Berdasarkan hasil analisis bivariat SPSS dengan uji Spearman
Rank , didapatkan data hubungan antara lingkungan belajar dan prestasi belajar pvalue <0,4894 (p<0,05),
Simpulan dan saran: Menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara
lingkungan belajar dan prestasi belajar. Hasil dari penelitian ini diharapkan
mahasiswa dapat terpacu dan termotivasi untuk meningkatkan belajar dengan
mencapai hasil belajar yang maksimal, dengan lingkungan belajar yang sudah baik
Perilaku self harm pada remaja dengan depresi
Latar Belakang: Masa remaja adalah masa terjadinya krisis identitas yang
berpengaruh pada perkembangan diri Ketika remaja tidak berhasil beradaptasi
maka tekanan akan muncul dan memicu stressor yang menyebabkan depresi pada
remaj yang membuat remaja melakukan hal negatif salah satunya self harm.
Perilaku self harm merupakan perilaku yang mengarah pada perilaku bunuh diri
meskipun individu tidak berniat untuk melakukan bunuh diri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku self harm
pada remaja dengan depresi.
Metode: Penelitian ini memakai metode analisis masalah (PICOST) dimana pada
penelitian ini memakai teknik pengumpulan data PRISMA atau teknik literature
review.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa remaja dengan depresi cenderung
ingin dan sudah melakukan self harm. Dengan 4 jurnal dari Google Scholar dan
EBSCO yang rata-rata memiliki responden dengan rentang usia 13-21 tahun dan di
dominasi oleh perempuan.
Simpulan dan saran: Perilaku self harm sangat berbahaya dan bias berdampak
panjang. Sangat diharapkan meminta bantuan professional sesegara mungkin
Pengaruh pemberian terapi musik terhadap frekuensi denyut jantung selama operasi pada pasien spinal anestesi : literature review
Latar Belakang: Operasi menggunakan teknik anestesi spinal dengan keadaan pasien
sadar penuh di dalam kamar operasi dapat menyebabkan pasien memiliki tingkat stress
yang tinggi, menimbulkan kecemasan, gelisah, dan ketakutan, sehingga mengakibatkan
peningkatan frekuensi denyut jantung. Terapi musik mampu memberikan dampak
relaksasi serta peningkatan pada produksi hormon norepinephrin sehingga dapat
menstabilkan denyut jantung pada pasien spinal anestesi.
Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian terapi musik terhadap frekuensi denyut jantung
selama operasi pada pasien spinal anestesi.
Metode Penelitian: Pencarian jurnal menggunakan database Garuda Ristekdikti,
PubMed, dan ScienceDirect, untuk menemukan jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi
dan eksklusi. Penelusuran dilakukan dari 1 Januari 2011 sampai 10 Oktober 2021.
Penilaian jurnal menggunakan JBI critical appraisal yang dilakukan peneliti dan reviewer
dengan format quasy experiment dan randomized controlled trial (RCT), format penilaian
quasy experiment terdiri dari 9 pertanyaan sedangkan dan randomized controlled trial
(RCT) terdiri dari 13 pertanyaan, kemudian dilakukan analisis jurnal.
Hasil: Berdasarkan hasil jurnal yang sudah dianalisis, menunjukkan bahwa terdapat
pengaruh pemberian terapi musik terhadap frekuensi denyut jantung selama operasi pada
pasien spinal anestesi.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan terapi musik terhadap frekuensi denyut
jantung selama operasi pada pasien spinal anestesi.
Saran: Diharapkan bagi pelayanan kesehatan di dalam kamar operasi untuk memberikan
terapi musik bagi pasien, serta diharapkan untuk peneliti selanjutnya meneliti lebih lanjut
terkait pengaruh pemberian terapi musik terhadap frekuensi denyut jantung selama operasi
pada pasien spinal anestesi
Pengetahuan latihan pilates terhadap penurunan nyeri primary dismenore pada remaja putri : narrative review
Latar Belakang: Dismenore primer merupakan nyeri yang dirasakan saat menstruasi yang terjadi bukan karena gangguan fisik tetapi dikarenakan kejang otot uterus yang disebabkan produksi prostaglandin yang berlebihan sehingga merangsang hiperaktivitas uterus. Dismenore yakni nyeri menstruasi yang dikarakteristikan sebagai nyeri singkat sebelum atau selama menstruasi. Dismenore pada remaja putri dapat menyebabkan gangguan aktivitas fisik sehingga mengalami penurunan prestasi akademik, sosial, dan atletik. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh latihan pilates terhadap penurunan nyeri primary dismenore pada remaja putri. Metodologi: Metode penelitian yang digunakan yaitu narrative review dengan framework PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Mengidentifikasi artikel menggunakan database yang relevan (PubMed dan Google Scholar), kemudian memasukkan kedalam PRISMA flowchart, data hasil ulasan narasi, menyusun, meringkas, dan melaporkan hasil. Hasil: Terdapat 332 artikel dari datababase yang
telah teridentifikasi. Ditemukan 10 artikel paling relevam yang sesuai dengan kriteria inkulsi didapatkan bahwa latihan pilates berpengaruh terhadap penurunan nyeri primary dismenore pada remaja putri dengan hasil (p=<0.05). Intervensi pilates diberikan dengan dosis 30 menit selama 3 hari per minggu selama 4 minggu. Kesimpulan: ada pengaruh signifikan setelah pemberian intervensi exercise pilates terhadap penurunan nyeri primary dismenore pada remaja putri. Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian lanjutan terkait pengaruh latihan pilates terhadap penurunan nyeri primary dismenore pada remaja putri dengan
Penelitian yang dilakukan dapat berupa penelitian dengan intervensi (experiment), dikarenakan pada artikel tidak didapatkan gerakan yang lebih spesifik. Sehingga dilakukan experiment untuk bisa menetukan gerakan untuk berfokus pada nyeri primary dismenore
Dampak aerosol saat intubasi pasien Covid-19 dalam risiko penularan Covid-19 pada tenaga kesehatan di Instalasi Bedah Sentral (ibs) : literature review
Latar belakang : Wabah Covid-19 yang terjadi pada saat sekarang ini telah
dianggap sebagai darurat kesehatan global. Pembentukan aerosol terjadi saat
anestesi umum dengan intervensi jalan napas dan manipulasi jalan napas. Prosedur
anestesi yang menghasilkan aerosol meliputi intubasi endotrakeal, ekstubasi,
laringoskopi langsung, ventilasi noninvasif dan ventilasi manual. Sehingga
meningkatkan risiko terkontaminasi Covid-19 di ruang operasi, dan bisa menyebar
secara signifikan pada tenaga medis.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak aerosol saat intubasi
pasien Covid-19 dalam risiko penularan Covid-19 pada tenaga kesehatan di
instalasi bedah sentral (IBS) berdasarkan penelusuran literature.
Metode : penelitian ini menggunakan pencarian database SAGE, PubMed,
ScienceDirect dan Wiley Online Library Online Library (2019-2021) dengan
bahasa Inggris. Seleksi literature dengan naskah sesuai topik penelitian dengan
desain cross sectional, case control dan cohort studies.analisis artikel dengan
menggunakan JBI cross sectional, case control dan cohort studies dengan peer
review.
Hasil : penelurusan literature didapatkan partikel saat dilakukan intubasi
berdiameter 0-4 ?m dengan jumlah partikel virus yang keluar dari mulut pasien
dengan intubasi adalah 50.000 partikel dan sebanyak 10,7% petugas kesehatan dari
sampel terinfeksi covid-19 setelah pemantauan selama 32 hari sejak melakukan
intubasi endotrakeal.
Simpulan : Intubasi merupakan prosedur penghasil aerosol yang dapat
menyebabkan tenaga kesehatan terinfeksi covid-19 sehingga tenaga medis dapat
memakai APD untuk mencegah agar tidak terinfeksi covid-19 saat melakukan
tindakan intubasi.
Saran : Diharapkan penata anestesi mematuhi dan menerapkan Standar
Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan serta memakai APD saat
melakukan intubasi pada pasien covid-1
Hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan regimen terapeutik pada pasien dm tipe 2: literature review
Latar Belakang: Pentalaksanaan diabtes sangat penting dilakukan guna mengontrol gula darah pasien. Penatalaksanaan tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal
salah satunya adalah dukungan keluarga karena terapi diabetes dilakukan seumur
hidup. Dengan adanya dukungan keluarga yang baik dapat meningkatkan kepatuhan pasien tersebut terharp rejimen terapeutik yang dijalankan.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan
regimen terapeutik pada pasien DM tipe 2
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional dan literature
riview dengan menggunakan artikel penelitian yang telah terpublikasi. Bahan
analisa terdiri dari enam jurnal dalam bahasa inggris dan bahasa indonesia yang
dapat diakses full-text.
Hasil: Berdasarkan jurnal yang telah dianalisis didapatkan hasil bahwa terdapat
hubungan dukungan Keluarga terhadap kepatuhan regimen terapeutik pada pasien
DM tipe 2 dan didapatkan hasil yang signifikan.
Simpulan dan Saran: Hasil dari ke-6 jurnal yang telah dianalisis terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan regimen terapeutik pada
pasien DM tipe 2. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terhadap kepatuhan regimen terapeutik dan menambah motivasi agar lebih patuh terhadap regimen terapeutik
Hubungan pengetahuan dengan perilaku personal hygiene menstruasi remaja putri: literature review
Latar belakang: Hygiene pada saat menstruasi merupakan komponen personal
hygiene (kebersihan perorangan) yang bereperan penting dalam status perilaku
kesehatan seseorang. Termasuk menghindari adanya gangguan pada fungsi alat
reproduksi. Tujuan: Untuk mengetahui hasil study literatur review, antara
pengetahuan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi remaja putri.
Metode penelitian: Menggunakan metode literatur review, dengan mengumpulkan
4 jurnal artikel penelitian, menggunakan identifikasi kata kunci dengan format
PEOS dan menentukan kriteria jurnal yang akan dipilih dengan menggunakan
kriteria inklusi dan ekslusi. Pencarian artikel dilakukan pada dua database (Google
Schoolar dan Pubmed), serta menggunakan JBI untuk kesesuaian penilaian
pemilihan jurnal. Hasil penelitian: Dari 4 artikel, 2 artikel diantaranya menyatakan
remaja dengan pengetahuan remaja dengan perilaku personal hygiene menstruasi
adalah baik, dan 2 artikel menyatakan pengetahuan remaja dengan perilaku
personal hygiene menstruasi adalah kurang. Kesimpulan dan saran: Ada hubungan
antara pengetahuan dengan personal hygiene menstruasi, adanya hubungan antara
perilaku dengan personal hygiene menstruasi. Peneliti selanjutnya dapat meneliti
mengenai tema ini dan mengembangkan penelitian dengan menambah variabel dan
selanjutnya dapat menggunakan database yang lebih banyak
Pengaruh teknik mulligan terhadap penurunan nyeri pada kasus low back pain non spesifik : narrative review
Latar Belakang : Low back pain non Spesifik biasanya merupakan nyeri di bagian pinggang bawah yang terjadi tanpa penyebab yang jelas. Nyeri yang dirasakan akibat
dari low back pain non spesifik biasanya seperti kesemutan, rasa terbakar, pegal, dan ngilu di bagian punggung bawah dan sakrum. Nyeri punggung tersebut dapat terjadi pada berbagai situasi, tetapi intensitas nyeri akan meningkat ketika melakukan aktivitas seperti duduk lama dalam posisi statis yang akan menyebabkan kontraksi otot terus?menerus sehingga akan terjadi penyempitan pembuluh darah. Tujuan : Untuk
mengetahui pengaruh mulligan terhadap penurunan nyeri pada penderita low back pain non spesifik. Metode : Penelitian ini menggunakan metode narrative review artikel berasal dari 3 database, yaitu Google Schollar, Sciencedirect ,dan Pubmed. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah artikel free full text yang membahas tentang mulligan terhadap penurunan nyeri pada low back pain non spesifik yang di publish tahun 2012-2022 berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil : Dari 15 artikel mulligan, 11 artikel menyatakan mulligan efektif dan 4 artikel menyatakan mulligan kurang efektif dalam menangani nyeri pada low back pain non spesifik. Dosis yang paling banyak digunakan yaitu 3 set, 6 repetisi, 3 sesi per minggu selama 4 minggu. Alat ukur yang paling banyak digunakan adalah VAS (Visual Analogue Scale). Pasien low back painnon spesifik paling banyak adalah perempuan dengan rentan usia 20-50 tahun dan
berasal dari Benua Asia khususnya di Negara India.Kesimpulan : Pemberian mulligan efektif dalam mengurangi nyeri pada penderita low back pain non spesifik
Hubungan antara dukungan sosial dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada siswa SMK
Para siswa lulusan SMK sering mengalami kecemasan akan karir dalam dunia kerja kedepannya, menurutMukkharromah (2013) dukungan sosial memaksudkan penghiburan, kepedulian, penghargaan,ataubantuan yang seseorang terima dari orang atau kelompok lain. Orang dengan dukungansosialpercayabahwa mereka dicintai, diperhatikan, dihargai. Dukungan sosial sebagai bagian dari jaringansosial,yangdapat menyediakan barang, jasa, dan pertahanan bersama di saat-saat kebutuhan ataubahaya. Penelitianini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode korelasional. Sampel dalampenelitianiniadalah siswa SMK di seluruh Indonesia yang berusia 16-18 tahun. Sampel yangdigunakandalampenelitian ini yaitu sebanyak 100 responden dengan teknik sampling random. Analisisdatayangdigunakan yaitu product moment. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa dukungansosial memilikihubungan dengan kecemasan dengan memperoleh taraf signifikasi 0,000 < 0,05, artinyaadahubunganantara dukungan sosial dan kecemasan dengan arah hubungan negatif yang dapat diasumsikandimanasemakin tinggi dukungan sosial yang didapatkan oleh individu maka semakin rendahkecemasanyangdialami individu tersebut
Pengaruh relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri pada post sectio caesarea: narrative review
Latar Belakang: Persalinan Sectio Caesarea memiliki dampak negatif salah satu
dampak yang bisa ditimbulkan sesudah operasi yaitu nyeri. Penanganan nyeri bisa
diberikan intervensi berupa teknik relaksasi nafas dalam. Dimana Tehnik Relaksasi
nafas ini dapat mengurangi rasa nyeri yang dirasakan oleh ibu Post Sectio Caesarea dan
dapat merelaksasikan otot serta dapat menjadikan pernafasan lebih baik. Tujuan:
Untuk mengetahui pengaruh Relaksasi Nafas Dalam terhadap penurunan nyeri Post
Sectio Caesarea:Narrative Review. Metodologi: Narrative review dengan menggunakan
research question menggunakan PICOT. PICOT (P (population), I (intervention), C
(Comparation), O (Outcome), T (Time)). Pencarian artikel yang relevan menggunakan
database (Google Scholar, Science direct dan PubMed). Proses seleksi artikel
menggunakan Flowchart, kemudian menyusun hasil ulasan narasi. Dengan artikel tahun
terbit 10 tahun terakhir (2012-2022). Hasil penelitian: Dari database 457 artikel.
Setelah dilakukan screening judul dan revalensi abstrak diperoleh 10 artikel sesuai
kriteria insklusi dan eksklusi. 10 artikel yang membuktikan mengenai manfaat
pemberian relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri post section caesarea.
Manfaat relaksasi nafas dalam untuk menurunkan intensitas nyeri, merileksasikan,
menurunkan kecemasan dan stress pada post section caesarea. Pelaksanaan ini dilakukan
dengan durasi 10-12 pengulangan, 3-5 sesi, selama 2 minggu. Simpulan: Pemberian
Relaksasi nafas dalam bermanfaat secara efektif untuk menurunkan intensitas nyeri post
section caesarea. Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperdalam atau
dianjurkan untuk melakukan penelitian eksperimen tentang pengaruh relaksasi nafas
dalam terhadap penurunan nyeri post section caesare