DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Gambaran kejadian Neck Pain pada mahasiswa fisioterapi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
Latar belakang: Nyeri leher atau Neck pain (NP) adalah nyeri yang dialami dari
pangkal kepala (occiput) sampai bagian atas punggung dan meluas ke batas luar serta
atas tulang belikat (scapula). Faktor resiko terjadinya neck pain (NP) adalah faktor
internal (jenis kelamin dan usia) dan faktor eksternal (ergonomis, perilaku, psikosoial).
Gejala yang dapat ditimbulkan akibat nyeri leher yakni berupa ketegangan otot leher
atau spasme pada daerah leher yang menyebabkan keterbatasan gerak pada leher,
sehingga menurunkan fungsi leher dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Di Indonesia
prevalensi neck pain setiap tahunnya, diperkirakan sekitar 16,6% populasi dewasa
mengeluh rasa tidak enak di leher, bahkan 0,6% akan berlanjut menjadi nyeri leher yang
berat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui gambaran kejadian neck pain
pada mahasiswa Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Metode Penelitian: Menggunakan metode deskriptif yang dengan pendekatan cross
sectional, Populasi berjumlah 200 mahasiswa dengan sampel 67 responden dengan
menggunakan teknik random sampling. Hasil Penelitian: Didapatkan hasil nyeri dalam
kategori sedang berjumlah 44 mahasiswa (65.7%) dengan jenis kelamin wanita
sebanyak 57 mahasiswa (85.1%) usia paling banyak dalam kategori usia 15-24 tahun.
Kesimpulan: Kejadian neck pain pada Mahasiswa relatif tinggi dengan keluhan
keterbatasan gerak, tightness, nyeri sedikit menganggu di leher. Saran: Agar
mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan neck pain (NP) dan faktor resiko nya
sehingga dapat mencegah keluhan-keluhan nya
Narrative Review : efektivitas Pilates Exercise terhadap penurunan nyeri pada Chronic Nonspecific Low Back Pain
Latar Belakang : Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan
muskuloskeletal yang paling umum dan dapat terjadi pada siapa saja. Berdasarkan
durasinya low back pain diklasifikasikan menjadi 3 fase yaitu akut, sub-akut dan
kronis. Chronic low back pain (CLBP) adalah sindrom nyeri kronis di daerah
punggung bawah yang telah berlangsung selama 3 bulan. Secara garis besar Chronic
non-specific low back pain adalah ketegangan, rasa sakit dan kaku di bagian punggung
bawah yang dimana tidak memungkinkan untuk diidentifikasi secara spesifik
penyebab dari nyeri dan nyeri yang dirasakan sudah berlangsung selama 3 bulan atau
lebih. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pilates exercise
terhadap penurunan nyeri pada chronic non-specific low back pain. Metode : Metode
penelitian ini menggunakan metode narrative review dengan penelusuran 12 jurnal
penelitian terdahulu yang memiliki persamaan topik dalam waktu terbit tahun 2012-
2022. Penelusuran jurnal dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, ScienceDirect.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan pilates exercise efektif dalam menurunkan
nyeri pada chronic non-specific low back pain. Hal ini dikarenakan dari 12 artikel
penelitian yang telah direview menunjukkan bahwa p-value pilates exercise adalah
P<0,05. Kesimpulan : Pilates exercise terbukti efektif terhadap penurunan nyeri pada
chronic non-specific low back pain dibandingkan dengan jenis exercise lainnya
Efektivitas terapi akupresur terhadap pengurangan mual dan muntah akibat kemoterapi pada anak dengan leukemia: Literature Review
Akupresur merupakan salah satu metode non farmakologis yang dapat mengendalikan
keparahan mual dan muntah akibat kemoterapi pada anak dengan leukemia. Terapi
akupresur yaitu suatu tindakan berupa penekanan pada titik tubuh dengan atau tanpa
menggunakan alat bantu yang mudah dilakukan dan tidak memiliki efek samping
karena bukan merupakan pengobatan invasife. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui efektivitas terapi akupresur terhadap pengurangan mual dan muntah akibat
kemoterapi pada anak dengan leukemia. Penelitian ini merupakan Literature Review
dengan studi Quasy Experiment. Metode pencarian artikel melalui Google Scholar,
ProQuest dan PubMed dengan rentang waktu 2017-2022. Didapatkan hasil literatur
berjumlah lima artikel menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang
diakses full-text. Penelitian ini menggunakan satu artikel nasional dan empat artikel
internasional, pencarian artikel nasional dilakukan dengan menggunakan kata kunci
(keyword) berupa akupresur, mual muntah, leukemia, anak. Pencarian artikel
internasional dilakukan dengan menggunakan kata kunci (keyword) berupa
acupressure, nausea-vomiting, leukemia, and child. Hasil analisis didapatkan bahwa
pemberian terapi akupresur pada anak dengan leukemia yang menerima kemoterapi
efektif dapat menurunkan keparahan mual dan muntah. Penelitian ini menunjukkan
bahwa dari lima artikel terdapat pengaruh yang signifikan bahwa akupresur efektif
dapat menurunkan mual muntah akibat kemoterapi pada anak dengan leukemia.
Penelitian selanjutnya diharapkan mampu melakukan penelitian lanjutan tentang
efektivitas terapi akupresur terhadap pengurangan mual dan muntah akibat kemoterapi
pada anak dengan leukemia
Literature review : efektivitas uji daya hambat ekstrak daun kelor ( moringa oleifera lamk) terhadap pertumbuhan bakteri pseudomonas aeruginosa dan escherichia coli
Bakteri gram negatif yang mengakibatkan infeksi yaitu bakteri Pseudomonas aeruginosa
dan Escherichia coli. Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri gram negatif yang
mempunyai sifat patogen. Bakteri normal yang ditemukan diusus disebut bakteri
Escherchia coli, bakteri Escherchia coli merupakan bakteri gram negatif yang
menghasilkan racun. Ekstrak daun kelor (Moringa oleifera lamk) ditemukan senyawa
sekunder antara lain: alkaloid, flavonoid, fenol dan tannin yang memiliki berbagai macam
antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antidiabetes serta kegunaan lainnya. Manfaat dari
tanaman daun kelor (Moringa oleifera lamk) yang berpotensi sebagai antibiotik dalam
pertumbuhan bakteri, sehingga dalam pemanfaatan tumbuhan tersebut sebagai antibiotik
harus melalui proses ekstrasi, dimana proses ekstraksi beberapa tanaman memiliki peran
yang sangat penting untuk menghambat patogen-patogen sehingga penggunaan ekstrak dari
tanaman memiliki kemampuan aktivitas antibakteri yang dapat mengendalikan infeksi.
Mengetahui tentang perbedaan uji daya hambat ekstrak daun kelor (Moringa oleifera lamk)
terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Escherichia coli. Penelitian
ini dilakukan dengan metode literature review serta pencarian menggunakan metode PICO
pada tiga database yaitu PubMed, Google Schoolar, dan Science Direct. Hasil dari beberapa
jurnal tentang uji efektivitas antibakteri ektrak daun kelor (Moringa oleifera lamk) pada
pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa dan Escherichia coli pada konsentrasi 25% dan
50% dapat dikategorikan resisten dan untuk konsentrasi 100% paling banyak ditemukan
intermediet atau ditengah-tengah. Pemeriksaan yang dilakukan oleh beberapa literature
bahwa efektivitas uji daya hambat ekstrak daun kelor (Moringa oleifera lamk) terhadap
pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Escherichia coli, semua memiliki zona
hambat, zona hambat tertinggi terdapat pada konsentrasi 100%, yang dimana sebagian besar
dari konsentrasi ini didapatkan hasil yang resistensi, namun ada beberapa literature yang
hasilnya intermediete, dan ada juga hasil yang sensitif. Memperhatikan pra analitik dan
pasca analitik dengan benar, sehingga tidak tejadi kesalahan yang dapat mempengaruhi
hasil tersebut
Literature review: pengaruh kualitas tidur dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2
Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan tingginya
kadar glukosa dalam darah. DM disebabkan karena adanya resistensi insulin pada
sel beta pankreas sehingga akan menyebabkan terjadinya hiperglikemia. DM tipe 2
merupakan penyakit yang prevalensinya tinggi di Indonesia. Kualitas tidur berperan
sebagai pengendali kadar glukosa dalam darah serta menurunkan resistensi insulin
pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya
pengaruh kualitas tidur dengan kadar glukosa dalam darah. Metode penelitian ini
menggunakan literatur review yang dilakukan dengan mengumpulkan data pustaka
berdasarkan kata kunci PICO yaitu Google Scholar dan PubMed. Jurnal yang
diambil dengan ketentuan tahun 2012-2022. Hasil penelitian literatur review dari
semua penelitian yang digunakan yaitu nilai P Value <0,05. Terdapat pengaruh
yang signifikan antara kualitas tidur dengan kadar glukosa dalam darah. Faktor
yang sering menjadi penyebab pasien kesulitan tidur yaitu pasien sering mengalami
kencing di malam hari (polyuria) sehingga pasien sering terbangun dari tidurnya
hal ini yang akan mempengaruhi kualitas tidur pada pasien
Hubungan dukungan keluarga dengan Self Esteem pada pasien kanker Literature Review
Latar belakang: Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan pertumbuhan sel-sel
jaringan tubuh yang tidak normal, tumbuh lebih cepat dan tidak terkendali,
menginfiltrasi dan menekan jaringan tubuh sehingga mempengaruhi organ tubuh. Ada
beberapa jenis terapi perawatan yang biasa dilakukan terhadap pasien kanker, yaitu
salah satunya adalah kemoterapi. kemoterapi merupakan proses pemberian obatobatan
anti
kanker
dalam
bentuk
pil
cair
atau
kapsul
atau
melalui
infus
yang
bertujuan
membunuh
sel
kanker,
namun
tidak
hanya
sel
kanker,
tetapi
juga
sel-sel
yang
ada
di
seluruh
tubuh.
Tujuan
penelitian:
Tujuan
untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan
self esteem pada pasien kanker berdasarkan penelusuran literature. Metode penelitian
Metode penelitian literatur review, dengan analisis masalah dengan PICOST dan
penilian kelayakan JBI Critical Appraisel.
Hasil penelitian: Hasil dari 4 (empat) artikel yang dilakukan analisis menyebutkan
adanya hubungan dukungan keluarga dengan self esteem pada pasien kanker.
Simpulan dan saran: Berdasarkan analisis dan pembahasan dalam literature review
pada 4 (empat) artikel mengenai hubungan dukungan keluarga dengan self esteem pada
pasien kanker maka penulis menarik kesimpulan bahwa dukungan keluarga yang baik
mampu meningkatkan self esteem pada pasien kanker dan dari 4 jurnal yang dianalisis
dengan metode cross sectional yang menyatakan bahwa adanya hubungan dukungan
keluarga dengan self esteem pada pasien kanker
Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat tuberculosis paru : Literatur Review
Latar belakang: Tuberculosis (TB) merupakan suatu penyakit infeksi menular yang
disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang berbagai
organ, terutama organ paru-paru. Penyakit ini bila tidak diobati atau pengobatannya
tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berbahaya hingga menyebabkan
kematian.
Tujuan: Mengkaji literature review dan menyimpulkan literature terdahulu terkait
dengan hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat tuberculosis
paru.
Metode: Pencarian literature menggunakan data base Google Scholar, Pubmed dan
Portal garuda. Dengan kata kunci bahasa Indonesia adalah “dukungan keluarga,
kepatuhan minum obat, tuberculosis paru” sedangkan kata kunci bahasa Inggris adalah
“Family support, medication adherenc, pulmonary tuberculosis”.penelusuran yang
dilakukan dari tahun 2017-2021.
Hasil: berdasarkan hasil penelurusan yang telah dilakukan didapatkan sebanyak 153
artikel, kemudian diskrining sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi, setelah itu
dilakukan uji kelayakan menggunakan format JBI dan didapatkan lima artikel yang
layak dan dapat digunakan. Berdasarkan hasil review dari kelima artikel terdapat
hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat tuberculosis paru.
Simpulan dan saran: terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan
minum obat pada pasien tuberkulosis paru. Dukungan keluarga yang baik maka akan
semakin baik pula tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan
Hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia demensia di dusun wonoboyo sriwedari karanganyar ngawi
Latar Belakang : Dukungan keluarga menjadi unsur penting untuk meningkatkan
kualitas hidup lansia dalam peningkatan rasa percaya diri, keluarga adalah orang
terdekat penderita demensia, sehingga keluarga menjadi faktor utama peningkatan
kualitas hidup pada lansia.
Tujuan : Penelitian ini dilakukan guna mengetahui hubungan antara dukungan
keluarga dengan kualitas hidup pada lansia dimensia
Metode Penelitian : Penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif correlation
menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Melibatkan 43 lansia yang berusia
60-80 tahun di Dusun Wonoboyo Sriwedari Karanganyar Ngawi. Teknik sampel
dengan random sampling uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman Rank.
Kesimpulan : Dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia, didapatkan hasil
bahwa penilaian dukungan keluarga mayoritas adalah dengan kategori cukup yaitu
sebanyak 33 responden (76,7%), sedangkan paling sedikit yaitu dengan kategori
baik yaitu sebanyak 5 responden (11,6%), dan dengan kategori kurang yaitu
sebanyak 5 responden (11,6%). Penelitian kualitas hidup lansia didapatkan hasil
bahwa 32 responden (74,4%) dengan kategori cukup, kategori baik sebanyak 9
responden (20,9%), sedangkan dengan kategori kurang didapatkan 2 responden
(4,7%). Penelitian korelasi ini ada hubungan dengan nilai Sig. (2-talled) 0,008 ≤
0,05, dengan keeratan hubungan 0,401 termasuk dalam kategori cukup. yang berarti
keeratan hubungan antara dua variabel.
Saran : Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan informasi pada lansia untuk saling
memiliki hubungan yang baik dengan keluarga agar meningkatkan kualitas hidup,
keluarga lansia diharapkan memberikan informasi dan sebagai sumber pengetahuan
bagi keluarga dalam menangani demensia dengan perilaku yang tepat. Diharapkan
dapat lebih mengembangkan ilmu pengetahuan dalam lingkup keperawatan
gerontik
PERANCANGAN TAMAN BUDAYA DENGAN PENDEKATAN “ARSITEKTUR EKOLOGI” DI KABUPATEN ENREKANG
Kesenian dan kebudayaan tradisional sebuah unsur seni yang menjadi bagian hidup pada masyarakat suku tertentu.selain itu seni tradisional di definisikan dengan sebuah karya yang memiliki nilai estetika dan keteguhan terhadap tradisi. Kesenian kebudayaan tradisional telah ada sejak lama, bahkan saat ini sudah mulai di tinggalkan dan tergerus dengan kesenian modern. Berseni adalah suatu ekspresi proses kebudayaan manusia dan kesenian adalah salah satu ciri utama suatu kebudayaan. Dari pembahasan tersebut, daearah Kabupaten Enrekang sangat membutuhkan wadah tempat pertunjukan seni dan budaya untuk keperluan secara massal contohnya keperluan konvensi, pameran yang terkait dengan seni dan kebudayaan. Rencana perancangan pembangunan Gedung akan di terapakan dengan pendekatan “ARSITEKTUR EKOLOGI”dengan melalui kajian yang ada yang sangat diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi bangunan, memberikan kenyamanan dan juga memberikan dampak ekonomi dengan memperkenalkan budaya lokal Kabupaten Enrekang.
Kata Kunci: Arsitektur Ekologi, Gedung kesenian dan budaya, Kabupaten Enrekan