DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir di RT Kampungbuol Dusun Lugus Desa Kayulompa
Latar Belakang : Pengetahuan merupakan unsur yang menjadi kunci utama untuk
kesiapsiagaan yang memengaruhi sikap dan kepedulian masyarakat dalam
mengantisipasi bencana. Pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana sudah seharusnya
diberikan kepada masyarakat. Kurangnya pengetahuan dalam menghadapi bencana
merupakan faktor penyebab risiko bencana menjadi besar. Dalam konteks kesipasiagaan
bencana, pengetahuan memiliki fungsi prediksi, mengontrol dan pengembangan untuk
merumuskan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana
Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan kesiapsiagaan
dalam menghadapi bencana banjir berdasarkan tingkat pendidikan masyarakat RT
Kampungbuol Dusun Lugus Desa Kayulompa.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik
dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan proportional
random sampling dengan jumlah total responden sebanyak 56.
Hasil : Hasil uji regresi linear didapatkan hasil yaitu ada hubungan yang signifikan
antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan masyarakat dalam kesiapsiagaan
menghadapi bencana banjir dengan nilai significancy sebesar 0,084 < 0,05, kemudian
ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan tingkat pengetahuan masyarakat
dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir dengan nilai significancy sebesar 0,033
dan tidak ada hubungan motivasi dengan tingkat pengetahuan masyarakat dalam
kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir dengan nilai significancy sebesar 0,097 >
0,05.
Simpulan : Faktor yang paling berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan masyarakat
dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir yaitu tingkat pendidikan dan sikap.
Saran : Dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk memberikan perhatian khusus
terhadap masyarakat dalam pemberian pendidikan kesehatan serta pelatihan
kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir
Hubungan Manajemen Waktu Dengan Kinerja pada Wanita yang Memiliki Peran Ganda
Latar belakang : Dewasa ini banyak wanita yang telah menikah memiliki peran
ganda, yaitu tidak hanya mengurus rumah tangga, namun juga memiliki pekerjaan di
diluar rumah. Berbagai kondisi diantaranya tuntunan ekonomi keluarga, aktualisasi
diri, mencari kesenangan, dan lain-lain. Berbagai tantangan dihadapi oleh wanita
dengan peran ganda, salah satunya adalah tingkat kinerja yang menurun. Salah satu
faktor yang diduga berperan terhadap penurunan kinerja wanita dengan peran ganda
adalah kemampuan mengelola waktu. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan antara kemampuan mengelola waktu dengan kinerja pada
wanita yang memiliki peran ganda. Pengambilan data dilakukan menggunakan google
form yang disebarluaskan melalui media sosial. Subjek penelitian ini melibatkan 74
responden wanita yang sudah menikah dan memiliki pekerjaan diluar rumah yang
tinggal di Indonesia. Teknik pengambilan sampelnya yaitu purposive sampling. Hasil
Penelitian : Data menunjukkan bahwa sebagian besar subjek memiliki kemampuan
manajemen waktu yang rendah yaitu sebanyak 30 orang (40,5%). Sebagian besar
subjek memiliki kinerja yang sedang yaitu sebanyak 36 orang (48,6%). Adapun hasil
uji korelasi dalam penelitian ini, data menunjukkan bahwa koefisien Product Moment
sebesar r = 0,910, dengan p = 0,000 artinya ada hubungan yang signifikan antara
manajemen waktu dengan kinerja pada wanita yang memiliki peran ganda. Semakin
baik kemampuan dalam mengelola waktu, maka akan semakin tinggi kinerja yang
dihasilkan, begitu pula sebalikny
Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien DM tipe 2 dalam menjalankan terapi insulin: Literature Review
Latar belakang: Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang terjadi
ketika pankreas tidak dapat menghasilkan hormon insulin yang cukup atau ketika
tubuh tidak efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Penyakit ini juga menjadi
penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Komplikasi ini dapat
dicegah jika penderita mau melakukan tatalaksana terapi farmakologi yaitu terapi
insulin. Pasien di tuntut untuk patuh dalam pengobatan, ketidak patuhan pasien dapat
meningkatkan resiko komplikasi dan bertambah parahnya penyakit yang diderita.
Tujuan penelitian: Menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan
pasien dm tipe 2 dalam menjalankan terapi insulin melalui literaturreview.
Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian literatur review, dengan
analisis masalah menggunakan PICOST dan penilian kelayakan menggunakan JBI
Critical Appraisel,peneliti menggunakan dua database: Google Scholar dan Pubmed.
Penelitian ini menggunakan metode cross sectional
Hasil penelitian: dari 4 (empat) artikel yang dilakukan analisis menyebutkan adanya
hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pasien dm tipe 2 dalam menjalankan
terapi insulin.
Simpulan dan saran: bahwa dukungan keluarga yang baik mampu meningkatkan
kepatuhan pasien dm tipe 2 dalam menjalankan terapi insulin.Saran yang dapat
diberikan oleh peneliti untuk penelitian melalui literature review adalah diharapkan
penelitian ini dapat berguna, bagi peneliti selanjutnya diharapkan bermanfaat dalam
panelitian literature review yang lain dan dapat menggali lebih banyak informasi
terkait materi yang diambil
Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap Fatigue pada penderita DM tipe ii: Literature Riview
Diabetes adalah penyakit yang terjadi karena pankreas tidak
menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa),
atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunkan insulin yang
dihasilkannya. Diabetes merupakan masalah kesehatan masyarakat yang
menjadi salah satu dari empat penyakit tidak menular prioritas yang menjadi
target tindak lanjut oleh para pemimpin dunia Fatigue merupakan
permasalahan yang umum dikeluhkan penderita DM akibat adanya gula darah
yang tidak stabil. Relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation)
merupakan salah satu terapi non farmakologis yang dapat dilakukan untuk
mengurangi kelelahan (fatigue) pada penderita diabetes mellitus tipe 2.Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap
penurunan fatigue pada DM tipe 2. Penulusuran literature ini dilakukan
menggunakan Google Scholar dan Pub Med. Penelusuran dilakukan pada 22
Juli 2022 dengan kata kunci, relaksasi otot progresif, fatigue dan diabetes
melitus tipe 2. Hasil analisis didapatkan bahwa hasil semua jurnal menunjukan
bahwa terdapat pengaruh relaksasi otot progresif dan fatigue serta kadar gula darah
memiliki hubungan yang erat dengan terjadinyaa fatigue sehingga dapat disimpulkan
antara relaksasi otot progresif, fatigue dan kadar gula darah memiliki keterikatan
Hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pada pasien CA serviks: Literatur Review
Latar belakang: Penyakit kanker serviks disebabkan oleh Virus Human
Papilloma (HPV) sub tipe onkogenik, terutama pada tipe 16, 18 dan 31, 33,
45, 52, 58, sedangkan HPV risiko rendah atau non-onkogenik yaitu tipe 6, 11,
32. Kanker serviks merupakan kanker yang menyerang bagian uterus atau
leher rahim, lebih tepatnya organ reproduksi perempuan. Penyakit kanker di
indonesia masuk pada urutan ke-8 tertinggi di Asia Tenggara. Tujuan:
Penelitian ini menggunakan pendekatan Literature Review untuk memperoleh
pemahaman dan menyimpulkan literature terdahulu terkait dengan Hubungan
Dukungan Keluarga Dengan Kecemasan Pada Pasien CA Serviks. Metode:
Penelusuran literature review dilakukan melalui Google Scholar,
Sciencedirect dan Pubmed. Kata kunci yang digunakan dala bahasa Indonesia
(Pasien Kanker Serviks, Dukungan Keluarga, Kecemasan) kata kunci
menggunakan bahasa Inggris (Cevical Cancer, Family Support, Anxiety).
Hasil: Berdasarkan peneliti kemudian melakukan identifikasi 211 artikel
dilanjutkan dengan checking duplikasi didapatkan hasil 0 duplikasi artikel dan
didapat artikel 211, dilanjutkan dengan dilakukan skrining inklusi sehingga
didapatkan 4 artikel dan artikel yang di eliminasi berjumlah 207 artikel.
Kemudian 4 artikel dilakukan uji kelayakan JBI Critical Appraisal dan
diterima. Berdasarkan review 4 jurnal tersebut, didapatkan hasil ada hubungan
antara hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pada pasien CA
serviks. Kesimpulan: Penderita kanker serviks membutuhkan dukungan
keluarga pada saat mengalami kecemasan, karena keluarga orang yang paling
dekat hubungannya dengan pasien dan dukungan tersebut akan tercipta jika
hubungan interpersonal diantaranya baik. Semakin tinggi dukungan keluarga
maka semakin ringan tingkat kecemasannya
Hubungan kecanduan bermain game online dengan kualitas tidur pada anak usia sekolah di SDN 008 lubuk sakai kabupaten kampar
Latar Belakang: Tidur merupakan kebutuhan penting bagi anak. Kualitas tidur yang
buruk dapat menyebab penurunan prestasi belajar, sulit berkonsentrasi, emosional
dan juga dapat berakibat fatal bagi kesehatan salah satunya yaitu obesitas. Bermain
game online merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kualitas tidur yang
buruk.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan kecanduan bermain game online dengan
kualitas tidur anak usia sekolah di SDN 008 Lubuk Sakai.
Metode: Merupakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional.
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel pada
penelitian ini sebanyak 64 orang siswa di SDN 008 Lubuk Sakai. Teknik analisa data
menggunakan uji Kendall’s Tau. Instrumen yang digunakan untuk mengukur
kecanduan bermain game online menggunakan kuesioner The Indonesian Online
Game Addiction Questionnaire sedangkan untuk mengukur kualitas tidur
menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI).
Hasil: Data hasil penelitian terhadap kecanduan bermain game online di SDN 008
Lubuk Sakai sebagian besar kategori berat sebanyak 36 orang (56,25%) dan kualitas
tidur anak usia sekolah pada kategori buruk sebanyak 43 orang (67,18%). Hasil
perhitungan statistik menggunakan uji Kendall’s Tau diperoleh nilai p value 0,000
(<0,05) dan hasil koefisien korelasi sebesar r 0,628.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan bermain game
online dengan kualitas tidur anak usia sekolah di SDN 008 Lubuk Sakai dengan
keeratan hubungan kuat.
Saran: Diharapkan pihak sekolah khususnya guru dapat berkolaborasi dengan petugas
Kesehatan untuk memberikan edukasi dan mengajak orang tua untuk mengontrol
aktivitas penggunaan smartphone pada anak
HUBUNGAN INTENSI PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK DENGAN PERILAKU NARSISME MAHASISWA DI YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensi mahasiswa yang menggunakan aplikasi tiktok dapat menimbulkan perilaku narsisme mahasiswa. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang mahasiswa dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik korelasi. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala penggunaan aplikasi Tiktok dan skala perilaku narsisme. Data dianalisis dengan mengunakan korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang signifikansi antara penggunaan aplikasi Tiktok dengan perilaku narsisme yang mempunyai nilai koefisien korelasi sebesar 0,979 dan taraf signifikansi sebesar p=0,000 (p<0,05) yang artinya, semakin tinggi penggunaan aplikasi Tiktok maka akan semakin tinggi perilaku narsisme. Sebaliknya, semakin rendah penggunaan aplikasi Tiktok maka semakin rendah perilaku narsisme mahasiswa
Literatur review: gambaran mengenai IGG dan IGM toxoplasma pada wanita hamil
Toxoplasmolisis adalah infeksi yang disebabkan oleh parasit protozoa
intraseluler obligat yaitu Toxoplasma Gondii sebagian besar infeksinya bersifat
asimtomatik dan implikasinya pada wanita hamil yang beragam, bisa berakibat
terjadinya aborsi spontan, bayi lahir mati, atau persalinan prematur dan berbagai
abnormalitas pada fetus. sehingga penting dilakukan pemeriksaan untuk
mendeteksi adanya infeksi parasit ini seperti menggunakan metode (ELISA) untuk
mendeteksi adanya antigen yang telah dikenali oleh antibodi atau dapat juga untuk
menguji antibodi yang mengenali antigen seperti imunoglobulin G dan
imunoglobulin M Toxoplasma. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui
gambaran Imunoglobulin G dan Imunoglobulin M Toxoplasma pada wanita hamil.
Metode penelitian pencarian literatur menggunakan 3 database yaitu Google
Scholar, pubmed, dan springer link Menggunakan Metode PICO. Dengan
ketentuan jurnal yang digunakan 10 tahun terakhir 2011-2021 dan jenis penelitian
kajian pustaka. Hasil penelitian penelusuran literatur diperoleh 10 jurnal
menunjukkan gambaran Imunoglobulin G dan Imunoglobulin M Toxoplasma pada
wanita dengan riwayat aborsi lebih tinggi dibandingkan dengan wanita dengan
kehamilan normal atau wanita usia subur. Kesimpulan terdapat perbedaan yang
signifikan antara wanita hamil normal dengan Riwayat aborsi, Begitu juga dengan
wanita tidak hamil atau wanita usia subur. Serta adanya sedikit perbedaan pada
kehamilan trimester kedua dibandingkan dengan trimester pertama dan ketiga
namun tidak signifikan
Literature review: gambaran hasil pemeriksaan led (laju endap darah) metode westergreen pada pasien tuberkulosis paru
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri gram
positif Mycobacterium tuberculosis yang bersifat aerob, berbentuk batang dan
tidak berspora, umumnya menyerang organ paru pada manusia. Pemeriksaan LED
merupakan tes yang mengukur kecepatan pengendapan eritrosit dan menunjukkan
perbandingan antara eritrosit dengan plasma dinyatakan dalam satuan mm/jam.
Pemeriksaan Laju Endap Darah (LED) metode westergreen adalah pemeriksaan
Laju Endap Darah (LED) yang telah dinyatakan dan dipublikasikan sebagai metode
standar pemeriksaan Laju Endap Darah (LED) rujukan pertama oleh International
Communitte for Standarization in Hematology (ICSH). Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran kadar hasi LED pada pasien tuberkulosis paru. Metode
penelitian yang digunakan yaitu literature review dengan menggunakan pencarian
literatur pada dua database yaitu Google Scholar dan Pubmad. Jurnal yang
digunakan pada penelitian ini memiliki ketentuan jurnal yang dapat diakses full text,
jurnal dengan rentang waktu sepuluh tahun terakhir (tahun 2011-2021) dan sesuai
dengan kriteria inklusi dan eksklusi pada pengumpulan data. Hasil olah data dari
penelitian 10 jurnal menunjukkan bahwa kadar LED pada pasien tuberkulosis
menunjukkan peningkatan yang bermakna. Peningkatan kadar laju endap darah ini
untuk mengetahi tingkat peradangan dan menunjukkan adanya proses inflamasi
akut, respon akut digunakan untuk memantau aktivitas penyakit. Nilai rujukan
untuk laju endap darah pada laki-laki 0-10 mm/jam dan perempuan 0-15 mm/jam.
Dari hasil pemeriksaan kadar LED metode westergreen disimpulkan pasien
tuberkulosis paru terdapat peningkatan yang bermakna serta faktor-faktor yang
mempengaruhi terjadinya peningkatan tersebut. Saran Peneliti selanjutnya
diharapkan dapat menyempurnakan dan menambahkan komponen pada penelitian
ini dengan melakukan penelitian secara eksperimen dilaboratorium
Analisis kadar ferritin dan hemoglobin pada ibu hamil dengan suplementasi besi
Anemia merupakan keadaan tubuh kekurangan hemoglobin atau berkurangnya
konsentrasi hemoglobin dalam tubuh. Ibu hamil merupakan penderita terbanyak
yang mengalami anemia yaitu lebih dari dua pertiga penderita yang kebanyakan
95 % penyebabnya adalah anemia defisiensi besi. Maka dari itu, dibutuhkan
suplementasi besi selama kurang dari 7 bulan. Akan tetapi, pemberian
suplementasi besi yang terus-menerus akan menyebabkan akumulasi zat besi
dalam tubuh tinggi (Aldi, 2019). Akumulasi zat besi yang berlebihan dapat
menjadi racun dan mengakibatkan kematian sel, kekurangan insulin dan
intoleransi glukosa. Tujuan dari penelitian ini adalan untuk mengetahui rerata
kadar ferritin dan hemoglobin ibu hamil yang mengonsumsi suplementasi besi
kurang dari 7 bulan. Metode yang digunakan yaitu metode literatur review
dengan acuan jurnal 10 tahun terakhir dan memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi. Berdasarkan hasil olah data dari beberapa jurnal menunjukkan bahwa
ibu hamil yang mengonsumsi suplementasi besi selama kurang dari 7 bulan di
dapatkan rerata mean 11,449 g/dL, sedangkan rerata ferritin adalah 33,923 µg/L.
Pemeriksaan ferritin menggunakan metode ELISA dan ECLIA, sedangkan
pemeriksaan hemoglobin menggunakan metode Cyanmethemoglobin dan
POCT. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ibu hamil yang
mengonsumsi suplementasi besi kurang dari 7 bulan rerata kadar ferritin dan
hemoglobin normal. Saran untuk penelitian selanjutnya agar lebih dalam lagi
meneliti tentang kadar hemoglobin dan ferritin pada ibu hamil serta metodemetode
pemeriksaan yang digunakan supaya dapat dijadikan bahan literatur
yang lebih banyak lagi