DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PERILAKU PERAWATAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI DUSUN BEJI WETAN SENDANGSARI PAJANGAN BANTUL YOGYAKARTA

    Get PDF
    Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif, umumnya tekanan darah bertambah secara perlahan dengan seiring bertambahnya umur. Media audio visual adalah salah satu media yang dapat digunakan dalam pemberian pendidikan kesehatan mengenai hipertensi pada lansia. Hipertensi dapat ditangani dengan perilaku perawatan yang baik dan benar yang dapat memperbaiki kualitas hidup seseorang penderita hipertensi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audio visual terhadap perilaku perawatan pada lansia hipertensi di Dusun Beji Wetan, Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan rancangan pra eksperimen dengan jenis one group pre post test design, dimana dalam rancangan ini dilakukan pengukuran awal (pretest) sebelum diberikan perlakuan kemudian diberikan perlakuan atau intervensi dan dilakukan pengukuran (posttest) setelah diberikan perlakuan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik random sampling. Sampel berjumlah 15 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Rank Test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian terdapat pengaruh berdasarkan uji beda statistic menggunakan uji Wilcoxon Rank Test didapatkan hasil asymp Sig. (2-tailed) yaitu 0,001 (< 0,05) yang artinya ada beda antara sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Simpulan dan saran : Ada perbedaan perilaku perawatan hipertensi yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media audio visual pada lansia hipertensi di Dusun Beji Wetan Sendangsari Pajangan Bantul Yogyakarta. Bagi perawat semoga memberikan masukan dalam melakukan pendidikan kesehatan pada lansia dengan menggunakan media audio visual khususnya yang memiliki masalah dengan penyakit hipertensi

    PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN ZIG-ZAG RUN DAN ACTIVE ISOLATED STRETCHING TERHADAP KELINCAHAN PEMAIN BASKET INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA

    Get PDF
    Latar belakang: Pemain basket adalah sebuah permainan yang dimainkan secara beregu dengan beranggotakan lima orang dengan cara pemain melemparkan bola ke keranjang lawan untuk mencetak skor. Dalam permainan basket untuk mengubah arah gerak diperlukan kelincahan yang baik. Maka untuk meningkatkan kelincahan tindakan fisioterapi yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah Latihan Zig Zag Run dan Active Isolated Stretching. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh Latihan Zig Zag Run dan Active Isolated Stretching terhadap kelincahan pemain baskset Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Metode penelitian: Penelitian ini bersifat experimental, desain penelitian yang digunakan berupa pre-test and post test two group design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang dengan menggunakan teknik sampling. Sampel dibagi 2 kelompok yaitu kelompok I dengan perlakuan latihan Zig Zag Run dan kelompok 2 Latihan Zig Zag Run dan Active Isolated Stretching. Latihan dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Alat ukur yang digunakan Illions Agility Run Test. Hasil: Hasil uji hipotesis II menggunkan paired sample t-test diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) d an hasil uji hipotesis III menggunakan Independent Sample T-test diperoleh nilai p=0,697 (p<0,05) yang bearti tidak ada perbedaan pengaruh latihan Zig Zag Run dan Active Isolated Stretching terhadap kelincahan pemain basket Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh Latihan Zig Zag Run dan Active Isolated Stretching terhadap kelincahan pemain basket Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Saran: Peneliti selanjutnya dapat melakukan dengan metode yang sama dengan karakteristik data yang lebih luas dan jumlah sampel yang lebih banyak

    PERBEDAAN PENGARUH BREATHING EXERCISE DAN ABDOMINAL STRECHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN DYSMENOREA PRIMER PADA MAHASISWI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA

    Get PDF
    Latar Belakang: Dysmenorea adalah nyeri haid yang biasanya bersifat kram dan berpusat pada perut bagian bawah. Dysmenorea dibedakan menjadi Dysmenorea primerdan skunder. Prevelensi Dysmenorea cukup besar didunia. Hal ini mendapat perhatiandari dunia medis, dikarenakan banyak wanita mengkondisikan untuk menerima rasasakit ini sebagai sesuatu yang normal, walaupun itu bisa menhambat aktivitas sehari-haridan menurunkan kualitas hidup wanita. Cara mengatasinya dengan Metode BreathingExercise dan Abdominar Stretching Exercise. Tujuan:Untuk mengetahui apakah adaperbedaan pengaruh Breathing Exercise dan Abdominal Stretching Exercise terhadappenurunan Dysmenorea. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitiankuantitatif dengan desain quasi eksperimental, dan rancangan yang digunakan pre and post test two group design.sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswi FisioterapiUniversitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Subyek dalam penelitian ini 26 orang yang terbagimenjadi 2 kelompok Masing-masing kelompok berjumlah 13 orang. Kelompok Imendapatkan perlakuan Breathing Exercise dan kelompok II mendapatkan perlakuanAbdominal stretching Exercis. Yang dilakukan selama 4 minggu, dengan frekuensi 3xseminggu. Alat ukur yang digunakan adalah VAS. Hasil : hasil uji Wilcoxson padakelompok I adalah nilai p=0,001 dan hasil uji Wilcoxon pada kelompok II adalah nilaip= 0,001 ketentuan Ha diterima dan Ho ditolak bila nilai p<0,05 yang berarti adapengaruh latihan Breathung Exercise dan Abdominal Stretching Exercise terhadappenurunan nyeri Dysmenorea. uji hipotesis III menggunakan Mann Whitney U Testmenggunakan nilai post Breathing Exercise dan post Abdominal Stretching Exerciseyang dikarenakan data bersifat tidak homogen dengan nilai p= 0,629 dengan ketentuan Ha ditolak Ho diterima bila p.0,05 yang berarti bahwa tidak ada perbedaan pengaruh Breathing Exercise dan Abdominal Stretching Exercise terhadap penurunanDysmenorea.Kesimpulan : Tidak ada perbedaan pengaruh Deep Breathing Exercise danAbdominal Exercise terhadap penurunan Dysminorea primer pada MahasiswiUniversitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Saran : Latihan disesuaikan debgan dosis yang sudah ditentukan agar nyeri haid berkurang

    PENGARUH ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN AKTIVITAS FISIK PADA REMAJA DISMINORE

    Get PDF
    Latar Belakang: Aktivitas fisik menurun pada remaja disminore, menyebabkan sirkulasi darah dan oksigen menurun sehingga menyebabkan nyeri dan berdampak pada aktivitas seharihari khususnya aktivitas belajar disekolah. Salah satu untuk meningkatkan aktivitas fisik yaitu adalah abdominal stretching exercise. Tujuan : untuk mengetahui apakah ada pengaruh abdominal stretching exercise terhadap peningkatan aktivitas fisik pada remaja disminore. Metode: Penelitian ini menggunakan quasy eksperimental dengan metode purposive sampling sedangkan rancangan penelitian ini bersifat one group pre test and post test design. Responden berusia 18-21 tahun dan berjumlah 30 orang, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Internasional Physical Activity Questionnaire (IPAQ), diberikan perlakuan abdominal stretching exercise seminggu 6 kali selama 1 minggu. Hasil: hasil uji hipotesis menggunakan wilcoxon sign rank test diperoleh nilai p : 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: ada pengaruh abdominal stretching exercise terhadap peningkatan aktivitas fisik pada remaja disminore. Saran: peneliti berikutnya, memperhatikan tingkat stress pada responden

    PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN CORE STABILITY EXERCISE DAN LATIHAN JALAN TANDEM UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN DINAMIS PADA LANSIA

    Get PDF
    Latar belakang: Gangguan keseimbangan merupakan masalah kesehatan yang sering ditemui pada lansia. Keseimbangan merupakan dasar dari gerakan fungsional manusia baik anak-anak hingga lansia. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian Core Stability Exercise dan Latihan Jalan Tandem terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada Lansia. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasy experimental, penelitian menggunakan metode rancangan pre and post test two group design untuk melihat pengaruh latihan terhadap keseimbangan dinamis pada lansia.sampel didapat dengan metode purposive sampling, sampel terdiri dari 10 orang setiap kelompok perlakuan. Instrumen pengukuran keseimbangan dinamis pada penelitian ini adalah dengan menggunakan TUGT(Time Up Go Test). Uji normalitas dengan Saphiro Wilk Test dan uji Homogenitas data menggunakan Lavene’s Test.hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Paired Sample T-test untuk mengetahui peningkatan keseimbangan dinamis pada kelompok I dan II serta uji Independent Sample T-test untuk menguji perbedaan pengaruh kelompok I dan II. Hasil: Uji dengan Paired Sample T-test untuk kelompok I nilai p=0,000 (p<0,05) dan untuk kelompok II nilai p=0,000 (p<0,05). Uji perbedaan pengaruh kelompok I dan II dengan Independent Sample T-test nilai p=0,771 (p>0,05). Tidak ada perbedaan pengaruh pemberian Core Stability Exercise dan Latihan Jalan Tandem terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia. Simpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh pemberian Core Stability Exercise dan Latihan Jalan Tandem terhadap peningkatan keseimbangan dinamis pada lansia. Saran Untuk Peneliti Selanjutnya: Peneliti dapat mengkombinasikan latihanlatihan yang dapat berpengaruh terhadap keseimbangan dinamis pada lansia

    PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN PRONE HANG EXERCISE DAN HIP EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN FLEKSIBILITAS OTOT HAMSTRING PADA PEMAIN SEPAK BOLA

    Get PDF
    Latar Belakang : Fleksibilitas merupakan kemampuan dari sebuah sendi, otot dan ligament disekitarnya untuk bergerak dengan leluasa dan nyaman dalam ruang gerak maksimal yang diharapkan. Dalam olahraga terutama pada pemain sepak bola gangguan pada fleksibilitas dari otot terutama otot hamstring akan dapat menimbulkan masalah seperti strain pada otot hamstring. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian prone hang exercise dan hip exercise terhadap peningkatan fleksibilitas otot hamstring pada pemain sepak bola. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini experimental randomized pre and post test two group design. Populasi adalah pemain sepak bola PSW putri mataram yang memiliki nilai AKET >20°. Sampel didapat melalui metode purposive sampling, sampel terdiri dari 10 orang setiap kelompok perlakuan. Instrumen pengukuran fleksibilitas menggunakan AKET. Uji normalitas dengan Shapiro Wilk Test dan uji homogenitas data dengan Lavene’s Test. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test untuk mengetahui peningkatan fleksibilitas otot hamstring pada kelompok I dan II serta uji Independent Sample T-Test untuk menguji perbedaan pengaruh kelompok I dan II. Hasil : Uji dengan Paired Sample T-Test untuk kelompok I nilai p=0,000 (p<0,05) dan untuk kelompok II nilai p=0,000 (p<0,05). Uji perbedaan pengaruh kelompok I dan II dengan Independent Sample T-Test nilai p=0,008 (p<0,05). Ada perbedaan pengaruh pemberian prone hang exercise dan hip exercise terhadap peningkatan fleksibilitas otot hamstring pada pemain sepak bola. Kesimpulan : Ada perbedaan pengaruh pemberian prone hang exercise dan hip exercise terhadap peningkatan fleksibilitas otot hamstring pada pemain sepak bola. Saran : Penelitian selanjutnya disarankan kepada rekan-rekan fisioterapi untuk melakukan penelitian juga terhadap sampel berjenis kelamin laki-laki

    Peer Review : Kebidanan dalam Islam (Buku)

    Get PDF

    PENGARUH PEMBERIAN ABDOMINAL MASSAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI DYSMENORHEA PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KESEHATAN DI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA

    Get PDF
    Dysmenorhea merupakan nyeri uterus yang bersifat siklik yang terjadi sebelum atau selama menstruasi. Jika dysmenorhea tidak ditangani akan membuat mahasiswa tidak dapat beraktivitas secara normal, tidak dapat berkonsentrasi dalam belajar, lemas, dll. Dari 85 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan yang mengalami dysmenorrhea sebanyak: ringan 15%, sedang 72%, dan berat 13%. Abdominal Massage menjadi alternative untuk mengurangi nyeri dysmenorhea tanpa efek samping. Menganalisa pengaruh pemberian abdominal massage terhadap penurunan nyeri dysmenorhea pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas „Aisyiyah Yogyakarta. Menggunakan metode Pre-eksperiment dengan desain penelitian one grup pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UNISA dan jumlah sampel 30 responden. Pengambilan sampel dengan cara accidental sampling. Nyeri diukur dengan Numeric Rating Scale. Uji statistik dengan Wilcoxon Sign Rank Test. Tingkat nyeri dysmenorhea sebelum diberikan Abdominal Massage yang mengalami nyeri ringan tidak ada, nyeri sedang 53,3% dan berat 46,7%. Sedangkan tingkat nyeri dysmenorhea sesudah diberikan Abdominal Massage yang mengalami nyeri ringan 20%, nyeri sedang 76,7 % dan nyeri berat 3,3%. Terjadi penurunan skala nyeri dismenore setelah diberikan abdominal massage (p=0,00<ɑ=0,05). Terdapat pengaruh pemberian abdominal massage terhadap penurunan nyeri dismenore. Saran dari penelitian ini supaya dapat menambah wawasan/ilmu dalam menanggulangi nyeri disminorea

    HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN SIKAP SEKS PRANIKAH REMAJA KELAS XI DI SMA N 2 SLEMAN

    Get PDF
    Dampak seks pranikah dari aspek medis yaitu penderita HIV/AIDS, kehamilan tidak diinginkan (KTD), dan aborsi. Dampak aspek sosial psikologis yaitu kualitas kejiwaan, agama, sosial, dan kualitas kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan sikap seks pranikah remaja. Penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 2 Sleman yaitu sebanyak 121 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara Proportionale Random Sampling sebanyak 93 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah melalu tahap uji validitas. Analisis data menggunakan Chi-Square dengan nilai signifikan <5%. Pola Asuh Orang Tua Siswa kelas XI di SMA N 2 Sleman, sebagian besar adalah kategori demokratis yaitu 45 responden (48,4%). Sikap seks pranikah sebagian besar adalah kategori yang positif yaitu 49 responden (52,7%). Chi-Square diperoleh nilai p-value 0,000 artinya ada hubungan pola asuh orang tua dengan sikap seks pranikah remaja. Penelitian ini telah melewati tahap uji kelayakan etik pada tanggal 9 Mei 2018 dengan nomor: 420/KEP-UNISA/V/2018. Diharapkan siswa mengupayakan peningkatkan pengetahuan tentang seksual pranikah, pemahaman tingkat agama, menjalin hubungan yang harmonis terutama dengan orang tua dan mencari informasi yang baik akurat serta dapat memilih teman yang baik agar mempunyai sikap negatif atau kecenderungan untuk menghindari seksual pranikah sehingga dampak yang diakibatkan oleh seksual pranikah tidak terjadi

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇