DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
6657 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENYULUHAN KANKER SERVIKS TERHADAP MINAT WANITA USIA SUBUR MELAKUKAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) DI DUSUN BOJONG I PANJATAN KULON PROGO
Ditemukan 528.000 kasus baru kanker serviks didiagnosis diseluruh dunia sekitar
85% terjadi di daerah yang kurang berkembang. Wanita yang meninggal akibat
kanker serviks 266.000. Di Indonesia tahun 2013 kanker serviks memiliki prevalensi
tertinggi sebesar 0,8% dan di Yogyakarta memiliki prevalensi tertinggi sebesar 1,5%.
Minat wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA masih rendah. Sebagian
besar masyarakat yang datang periksa sudah menderita kanker serviks pada stadium
lanjut sehingga dibutuhkan pengobatan dengan biaya besar dan harapan hidup
semakin kecil. Mengetahui pengaruh penyuluhan kanker serviks terhadap minat
wanita usia subur melakukan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di
Dusun Bojong I Panjatan Kulon Progo. Desain penelitian ini menggunakan
rancangan Pre eksperimental design dengan desain One group pre test – post test
design. Populasi penelitian adalah wanita usia subur yang berumur 20-50 tahun di
Dusun Bojong I Panjatan Kulon Progo. Teknik pengambilan sampel dengan Total
sampling dan didapatkan jumlah sampel adalah sebesar 40 responden. Alat
pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan pertanyaan tertutup. Analisis data
yang digunakan adalah Wilcoxon test. Minat wanita usia subur melakukan
pemeriksaan IVA di Dusun Bojong I Panjatan Kulon Progo diperoleh nilai rata-rata
sebelum dilakukan penyuluhan adalah 14,25 dan nilai rata-rata setelah dilakukan
penyuluhan sebesar 20,02 , sehingga terdapat selisih nilai rata-rata sebelum dan
setelah penyuluhan yaitu -5,77 dengan Z hitung -4,251. Hasil analisis didapatkan
nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh
sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan kanker serviks terhadap minat wanita usia
subur melakukan pemeriksaan IVA. Ada pengaruh penyuluhan kanker serviks
terhadap minat wanita usia subur melakukan pemeriksaan IVA. Setelah dilakukan
penyuluhan kanker serviks diharapkan WUS mau melakukan pemeriksaan IVA
untuk deteksi dini kanker serviks setiap satu tahun sekali bila hasil positif dan bila
hasil negatif dilakukan lima tahun sekali
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK PELITA HATI BANGUNTAPAN BANTUL
Nyeri punggung merupakan gangguan yang sering dialami oleh ibu hamil pada
trimester tertentu, biasanya terjadi pada masa awal hamil hingga periode pasca natal.
Data kunjungan ANC dari bulan Agustus sampai Desember sebanyak 149 ibu hamil
trimester III dan 74% mengalami nyeri punggung. Klinik Pelita Hati ini belum
mempunyai upaya non farmakologi untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu
hamil. Kompres hangat adalah salah satu penatalaksanaan nyeri secara non
farmakologi. Penelitaian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas nyeri
sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat. Metode penelitian ini
menggunakan jenis penelitian Pre Eksperimental dengan pendekatan Pre Test- Post
Test Without Control Design yang dilakukan pada 20 responden penelitian yang
merupakan ibu hamil Trimester III di Klinik Pelita Hati Banguntapan Bantul.
Penelitian ini menggunakan instrumen lembar pengkajian dan NRS dengan
menggunakan data primer. Analisis bivariate digunakan sehingga didapatkan hasil p
value 0,00. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa H
a
diterima dan H
ditolak
yang menunjukan adanya pengaruh pemberian kompres hangat terhadap intensitas
nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di klinik pelita hati banguntapan bantul.
Bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar dapat mengaplikasikan kompres hangat
pada ibu hamil yang mengalami nyeri punggung
HUBUNGAN DUKUNGAN BIDAN DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UMBULHARJO I KOTA YOGYAKARTA
ASI eksklusif adalah pemberian ASI saja tanpa makanan atau minuman pendamping
apapun sampai bayi berusia 6 bulan. Cakupan ASI eksklusif di Kota Yogyakarta
yang terendah adalah wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I yaitu sebesar 35,47%
belum mencapai target nasional yaitu 80%. Dukungan bidan dan dukungan keluarga
merupakan faktor yang mempengaruhi keberhasilan ASI eksklusif. Tujuan dari
penelitian ini adalah diketahuinya hubungan dukungan bidan dan dukungan keluarga
terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I
Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan
cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 6 – 11 bulan
sebanyak 226 orang dan jumlah sampel sebanyak 45 orang dengan pengambilan
sampel menggunakan purposive sampel. Analisis data pada penelitian ini adalah
analisis univariat, analisis bivariat dengan chi square, dan analisis multivariat dengan
multiple regression logistic. Hasil analisis data diperoleh nilai p value dukungan
bidan (0,001) dan dukungan keluarga (0,000) terhadap pemberian ASI eksklusif
artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan bidan dan dukungan keluarga
terhadap pemberian ASI eksklusif. Berdasarkan analisis multiple regression logistic
didapatkan bahwa dukungan bidan memberikan peluang 5,135 kali dan dukungan
keluarga memberikan peluang 23, 981 kali terhadap pemberian ASI eksklusif.
Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara dukungan bidan dan
dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas
Umbulharjo I Yogyakarta. Bidan atau tenaga kesehatan lain hendaknya memberikan
edukasi kepada anggota keluarga sehingga dapat memberikan dukungan kepada ibu
selama menyusui
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Kehamilan Trimester Iii Di Puskesmas Wates
Nyeri punggung akibat kehamilan yaitu nyeri yang ditandai dengan gejala rasa nyeri di daerah tubuh bagian belakang dari rusuk terakhir sampai bagian pantat atau anus. Keluhan nyeri punggung yang dialami oleh ibu hamil trimester III apabila tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan nyeri punggung akut dan tentunya akan mengganggu aktivitas ibu. Berdasarkan hasil penelitian di Inggris dan Skandivia 50% ibu hamil yang diteliti dilaporkan menderita nyeri punggung yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung pada kehamilan trimester III. Penelitian ini menggunakan metode Pre-eksperiment dengan desain penelitian one grup pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami nyeri punggung di Puskesmas Wates dan jumlah sampel 33 responden. Nyeri diukur dengan Numeric Rating Scale. Uji statistik dengan willcoxon sign rank test. Hasil uji statistik didapatkan adanya penurunan yang signifikan antara mean intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan senam hamil dimana p-value 0.000 lebih kecil dari nilai alpha (p < ? (0.05), berarti dapat disimpulkan bahwa senam hamil efektif dalam menurunkan intensitas nyeri punggung pada kehamilan. Saran bagi ibu diharapkan dapat lebih aktif dalam meningkatkan pengetahuan untuk mengatasi nyeri punggung selama kehamilan sehingga meningkatkan kesehatan ibu dan jani
HUBUNGAN SENAM HAMIL DENGAN KEJADIAN RUPTURE PERINEUM DI PUSKESMAS MLATI II
Kematian ibu pertama di Indonesia disebabkan oleh perdarahan. Perdarahan salah satunya disebabkan oleh robekan jalan lahir. Resiko rupture perineum dapat diminimalisir dengan persiapan dini baik psikologis maupun jasmani yakni dengan senam hamil. Senam hamil bertujuan agar dapat melakukan tugas persalinan dengan kekuatan dan kepercayaan diri dibawah bimbingan penolong persalinan normal (fisiologis). Melalui senam hamil, diperoleh keadaan prima dengan melatih dan mempertahankan kekuatan otot dinding perut, otot dasar panggul serta jaringan penyangganya untuk berfungsi saat persalinan berlangsung. Penelitian ini bertujuan diketahui hubungan senam hamil dengan rupture perineum di Puskesmas Mlati II tahun 2018. Jenis Penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan retrospektif. Dan pengambilan sampling ini menggunakan purposive sampling dan accidental sampling berjumlah 51 responden. Metode pengumpulan data dengan metode pengisian checklist di Puskesmas Mlati II. Penelitian ini dilakukan dari bulan Oktober sampai Juli 2018. Diperoleh nilai dari uji Fisher?s Exact Test didapatkan Pvalue = 1 sehingga dapat disimpulkan ha ditolak bahwa tidak hubungan senam hamil dengan kejadian rupture perineum di Puskesmas Mlati II tahun 2018. Diharapkan masyarakat mengikuti kegiatan senam hamil secara rutin sejak usia kehamilan 24-28 minggu seminggu 2 kali. Dengan harapan manfaat senam hamil dapat diterima secara maksimal terutama dalam persiapan persalinan. Dan bidan yang menolong proses persalinan memperhatikan beberapa aspek penyebab rupture perineum saat memberikan asuhan persalinan. Sehingga resiko rupture perineum kecil bahkan tidak ada
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA DI PUSKESMAS SEDAYU 1 TAHUN 2017
Preeklamsia menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian ibu di Indonesia
dengan presentase sebesar 26,9% pada tahun 2012 dan meningkat menjadi 27,1%
pada tahun 2013. Data rekam medis di Puskesmas Sedayu 1 pada tahun 2017
menunjukan bahwa kasus preeklamsia sebanyak 66 ( 5,3%) ibu hamil dari 1236 ibu
hamil. Untuk mengetahui hubungan umur dan paritas ibu hamil dengan kejadian
preeklamsia Di Puskesmas Sedayu 1 tahun 2017. Penelitian ini menggunakan survey
analitik, dengan pendekatan case control retrospektif. Populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh ibu hamil. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 132
responden dengan total sampling pada kelompok case dan simpel random sampling
pada kelompok control. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Berdasarkan
hasil data uji statistik Chi-Square Ibu hamil yang mengalami preeklamsia di
Puskesmas Sedayu 1 tahun 2017 mayoritas memiliki umur tidak beresiko (20-35 th)
dengan jumlah 54 responden (81,8%), dan ibu hamil yang mengalami preeklamsia
pada usia beresiko (35 tahun) sebanyak 12 responden (28,2%). Dari hasil
tersebut didapatkan nilai p-value <0,05 (p=0,000). Artinya ada hubungan yang
signifikan antara umur dengan kejadian preeklamsia. Ibu hamil yang mengalami
preeklamsia di Puskesmas Sedayu 1 tahun 2017 mayoritas memiliki paritas tidak
beresiko (2-3 kali persalinan) dengan jumlah 44 responden (66,7%), dan pada
paritas beresiko (3 kali persalinan) sebanyak 22 responden (33,3%). Artinya
ada hubungan yang signifikan antara Paritas dengan kejadian preeklamsia.
Diharapkan seluruh ibu hamil dapat secara rutin memeriksakan kehamilannya ke
petugas kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat. Minimal secara kehamilan
sebanyak 4 kali, 1 kali pada trimester pertama, 2 kali pada trimester kedua dan 2 kali
pada trimester ketiga tujuannya untuk mendeteksi secara dini komplikasi pada
kehamilan khususnya preeklmasia
HUBUNGAN PERILAKU PENGGUNAAN GADGET DENGAN TINGKAT DAYA LIHAT ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK ABA TEGALREJO YOGYAKARTA
Latar Belakang: Anak prasekolah memerlukan tingkat daya lihat yang normal untuk
mendukung kegiatan belajar dan aktivitas sehari-hari. Faktor yang mempengaruhi
salah satunya perilaku penggunaan gadget dapat menyebabkan penurunan tingkat
daya lihan dan mengganggu kesehatan dan belajar anak.
Tujuan: Diketahuinya hubungan perilaku penggunaan gadget dengan tingkat daya
lihat anak usia prasekolah di TK ABA Tegalrejo Yogyakarta.
Metode Penelitian: penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasi dengan
pendekatan cross-sectional. Instrumen menggunakan kuesioner dan kartu E yang
terdapat pada buku pedoman SDIDTK yang dikeluarkan oleh Kemenkes (2014).
Sampel penelitian 48 siswa di TK ABA Tegalrejo Yogyakarta. Analisis data di uji
menggunakan uji korelasi lambda.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menemukan ada hubungan antara perilaku
penggunaan gadget dengan tingkat daya lihat anak usia prasekolah di TK ABA
Tegalrejo Yogyakarta, (p=0,007; p<0,05, r=0,619).
Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara perilaku pengunaan gadget dengan
tingkat daya lihat anak usia prasekolah di TK ABA Tegalrejo Yogyakarta dan
terdapat nilai keeratan hubungan menunjukan adanya hubungan yang kuat.
Saran: Penelitian ini diharapkan agar responden dapat memanfaatkan gadget dengan
baik sebagai pendukung kegiatan belajar dan orangtua responden dapat membatasi
penggunaan gadget sehingga dapat terhindar dari gangguan kesehatan seperti
penglihata
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI INHALASI LEMON TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PUSKESMAS UMBULHARJO I KOTA YOGYAKARTA
Emesis Gravidarum merupakan komplikasi umum yang paling sering terjadi selama
kehamilan hingga 85% pada ibu hamil. Keadaan ini terjadi pada sekitar 60 – 80%
primigravida dan 40 – 60% terjadi pada multigravida. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi inhalasi lemon terhadap emesis
gravidarum pada ibu hamil trimester I di puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta.
Jenis Penelitian ini adalah Quasi Ekspreimen dengan desain penelitian pretest
posttest dengan kelompok kontrol (pretest posttest with control group). Jumlah
sampel pada penelitian ini sebesar 30 responden yang dibagi menjadi kelompok
eksperimen sebanyak 15 ibu hamil dan kelompok kontrol sebanyak 15 ibu hamil.
Sampel kedua kelompok penelitian ini tidak diambil secara acak, pada kelompok
intervensi diberikan aromaterapi inhalasi lemon dan kelompok kontrol mendapat
vitamin B6 yang merupakan asuhan standar perawatan emesis gravidarum di
puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta, kedua kelompok diberikan intervensi
selama 4 hari. Seluruh subjek penelitian dinilai frekuensi emesis gravidarum
menggunakan lembar score Indeks Rhodes. Data dianalisis dengan Paired t-test dan
Independent t-test. Didapatkan penurunan frekuensi emesis gravidarum dengan nila
rata – rata 9.73 pada kelompok eksperimen dan penurunan frekuensi emesis
gravidarum dengan nilai rata – rata 8.667 pada kelompok kontrol. Ada perbedaan
penurunan frekuensi emesis gravidarum pada perhitungan nilai selisih pada
kelompok eksperimen dan kontrol (p value = 0,009 < 0,05). Ada pengaruh
pemberian aromaterapi inhalasi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil
trimester I. Lemon dapat di rekomendasikan sebagai intervensi dalam asuhan
kebidanan terhadap ibu hamil dengan emesis gravidarum
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Suami Tentang Mop Dengan Keikutsertaan Dalam Penggunaan Mop Di Kelurahan Gadingharjo Bantul Yogyakarta
Laju pertumbuhan penduduk Indonesia rata-rata 1,49% pertahun. Itu artinya, setiap tahun akan terjadi pertumbuhan penduduk sekitar 3,5 juta lebih per tahun dan diperkirakan pada tahun 2035 jumlah penduduk akan mencapai 343,96 juta jiwa. Di tingkat nasional pada Desember 2012 jumlah partisipasi KB pria sebesar 8,45% terdiri dari metode kontrasepsi menggunakan kondom sebesar 8,16% dan vasektomi sebesar 0,29%. Tingkat propinsi di DIY sebesar 9,06% terdiri dari pengguna kondom 8,5% dan MOP sebesar 0,56%. Tingkat patisipasi pria di DIY lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat nasional, ini dikarenakan pemerintah DIY telah mengadakan reward berupa kambing betina bagi suami yang bersedia menjadi akseptor KB MOP. Kabupaten Bantul merupakan pengguna MOP terbanyak di DIY bahkan di seluruh Indonesia. Selain itu faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya keterlibatan pria dalam penggunaan metode kontrasepsi mantap (vasektomi) antara lain kondisi lingkungan sosial, budaya, dan kekhawatiran para pria yang beranggapan akan kehilangan kejantanannya, pengetahuan dan keasadaran pria. Diketahuinya hubungan tingkat pengetahuan dan sikap suami tentang MOP dengan keikutsertaan dalam penggunaan MOP di Kelurahan Gadingharjo Yogyakarta. Desain penelitian ini menggunakan rancangan survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden berjumlah 76 suami. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dengan uji statistik Chi-Square. Hasil uji statistik ChiSquare diperoleh p-value 0,000 (<0,05) yang berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan keikutsertaan penggunaan MOP, p-value 0,000 (<0,05) yang berarti ada hubungan antara sikap dengan keikutsertaan penggunaan MOP. Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap suami dengan keikutsertaan dalam pengguna MOP. Bagi tenaga kesehatan agar terus memberikan KIE terutama kepada suami agar sadar bahwa KB bukan hanya urusan wanita. Melakukan upaya peningkatan pengetahuan dan menyamakan persepsi tentang keluarga berencana khususnya KB MOP dan melakukan penyuluhan tentang KB MOP kepada tokoh masayarakat, sehingga diharapkan nantinya tokoh masyarakat ini yang akan menyebarluaskan informasi kepada publi
Pengaruh Penyuluhan Sadari Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Sadari Kelas X Di Sman 1 Kasihan Bantul
SADARI merupakan suatu pemeriksaan payudara sendiri yang SADARI merupakan suatu pemeriksaan payudara sendiri yang dapat dilakukan di depan cermin. SADARI membantu mengecek kondisi payudara apakah terdapat benjolan ataupun perubahan lainnya yang dapat menjadi tanda terjadinya tumor atau kanker payudara yang membutuhkan perhatian medis. Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan SADARI terhadap pengetahuan remaja tentang SADARI kelas X di SMAN 1 Kasihan Bantul. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain penelitian one grup prestes-posttest. Jumlah sampel sebanyak 30 responden. Tehnik sampling yang digunakan adalah quota sampling. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil data uji statistic Wilcoxon pengetahuan remaja nilai signifikasi (P) sebesar ,000 (P<0.05. sehingga menunjukkan HA diterima dan Ho ditolak. Terdapat Pengaruh Penyuluhan SADARI Terhadap Pengetahuan Remaja tentang SADARI Kelas X di SMAN 1 Kasihan Bantul. Diharapkan para responden dengan diberikan penyuluhan dapat melakukan SADARI sendiri dirumah rutin setiap bulannya setelah menstruasi dan menyampaikan kepada orang tua dan lingkungannya