DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    PENGARUH PENAMBAHAN CLOSE KINETIC CHAIN PADA WOBBLE BOARD EXERCISE DAN LATIHAN STAR EXCURSION BALANCE TEST TERHADAP KESEIMBANGAN PADA ANKLE INSTABILITY

    Get PDF
    Latar Belakang: Ankle Instability merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan melemahnya sisi luar pergelangan kaki, ditandai dengan adanya ketidakstabilan pada bagian lateral dan beresiko untuk terjadi cidera secara berulang. Seseorang dengan ankle instability akan mengalami keluhan Instabil atau kehilangan keseimbangan pada pergelangan kaki ketika berjalan, melompat, berdiri, jongkok, naik dan turun tangga, rekreasi, olahraga serta pada aktifitas fungsional yang lainnya. Tujuan: Untuk membuktikan apakah ada pengaruh penambahan close kinetic chain pada wobble board exercise dan latihan star excursion balance test terhadap keseimbangan pada ankle instability. Metode: Penelitian ini menggunakan eksperimental dengan pre and post test two group design. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet Sekolah Sepakbola Nogotirto Kidul (SSB Nokid), total responden sebanyak 20 orang, dengan rincian kelompok I terdiri dari 10 orang diberikan perlakuan berupa wobble board exercise dan latihan star excursion balance test dan kelompok II terdiri dari 10 orang diberikan perlakuan yang sama dengan kelompok I dan ditambahkan latihan berupa close kinetic chain selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu. Pengukuran keseimbangan dilakukan dengan menggunakan star excursion balance test (SEBT). Uji normalitas dengan shapiro wilk test. Uji paired t-test dan wilcoxon digunakan untuk mengetahui peningkatan arah capai star excursion balance test pada kelompok I dan kelompok II. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan pada arah anterior (p=0,000), anterolateral (p=0,000), lateral (p=0,000), posterolateral (p=0,000), posterior (p=0,000), posteromedial (p=0,000), medial (p=0,000) dan anteromedial (p=0,000). Kesimpulan: Ada pengaruh penambahan close kinetic chain pada wobble board exercise pada latihan star excursion balance test dalam meningkatkan keseimbangan pada ankle instability. Saran: Pada penelitian yang selanjutnya disarankan untuk menambahkan durasi waktu intervensi yang lebih lama sehingga latihan dapat di maksimalkan

    PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN CORE STABILITY DAN LADDER DRILL DENGAN CORE STABILITY DAN ZIG ZAG RUN TERHADAP AGILITY PEMAIN BASKET

    Get PDF
    Latar Belakang: Agar dapat melakukan semua teknik bermain basket dengan baiktanpa kehilangan keseimbangan dan kontrol bola dibutuhkan suatu kelincahan (agility). Pemain basket membutuhkan agility guna meningkatkan performa dalambermain dan menghindari cedera saat bermain maka dari itu pemain basket sangat memerlukan agility. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian core stability dan ladder drill dengan core stability dan zig–zag run terhadap agility pemain basket. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasyexperimental pre and test-post test two group design dengan jumlah sampel 20 orangdan dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok I core stability dan ladder drill dan kelompok II core stability dan zig–zag run. Penelitian ini dilakukan selama 8 kali pertemuan. Hasil: Uji normalitas data dengan saphiro wilk test dan uji homogenitas dengan lavene’s. Hasil Paired t-test kelompok I dan II nilai p = 0,000 yang berarti kedua kelompok ada pengaruh. Hasil independent sample t-test didapatkan nilai p = 0,128. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh pemberian core stability dan ladder drill dengan core stability dan zig – zag run terhadap agility pemain basket.Saran: Bagi permain basket diharapkan agar dapat menjadikan latihan ini sebagaipilihan latihan untuk meningkatkan agility

    Simmilary: The effect of Postpartum Exercise to Uterine Involuting

    Get PDF

    Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja Di SMAN 1 Gamping Sleman Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Obesitas merupakan suatu kondisi dimana terdapat kelebihan lemak didalam tubuh. Obesitas disebabkan oleh faktor genetik, aktivitas fisik, makanan cepat saji, minuman ringan, faktor psikologis dan sosial ekonomi. Dalam penelitian fokus pada aktivitas fisik, karena semakin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan maka semakin rendah resiko terjadinya obesitas. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMAN 1 Gamping Sleman Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Sampel menggunakan total sampling didapatkan sampel 26 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan penilaian IMT dan kuesioner aktivitas fisik. Analisis data korelasi menggunakan sperman rank. Hasil Penelitian: Hasil penelitian sebagian besar responden melakukan aktivitas fisik sedang 13 (50,0%). Kejadian obesitas 26 (10,1%). Ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMAN 1 Gamping Sleman Yogyakarta dengan nilai signifikan 0,011 (p<0,05) dan keeratan hubungan signifikan r (-0,49) menunjukkan hubungan negatif sedang. Simpulan dan Saran: Ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas di SMAN 1 Gamping Sleman Yogyakarta untuk itu disarankan kepada pihak sekolah membuat peraturan melakukan senam setiap pagi sebelum masuk kelas untuk meningkatkan aktivitas fisik

    Pengaruh Latihan Gerak Sendi Lutut Terhadap Nyeri Sendi Lutut Pada Lansia Yang Mengalami Osteoathritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Pengasih 1 Kulon Progo Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Osteoarthritis merupakan penyakit sendi yang paling banyak ditemukan di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini menyebabkan nyeri dan disabilitas pada penderita yang dapat mengganggu aktifitas sehari-hari,menghambat tugas-tugas fungsional. Maka dalam rangka meningkatk an aktivitas fungsional tindakan keperawatan adalah latihan gerak sendi lutut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan gerak sendi lutut terhadap nyeri sendi lutut pada lansia yang mengalami osteoatritis. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental: Time Series Design. dengan pre and post test design. Sebanyak 44 sampel, tehnik pengambilan sampel non probability sampling sedangkan penetuan kelompok intervensi menggunakan perposive sampling Latihan dilakukan selama 6 hari pretes di lakukan pada hari ke 2 dan posttes di lakukan ada hari terakhir yaitu hari ke 8, dengan frekuensi latihan 2 kali sehari yaitu pagi dan malam hari selama 6 hari. Alat ukur yang di gunakan menggunakan pedoman latihan gerak sendi lutut. Hasil: Uji normalitas data menggunakan shafiro wilk dengan hasil 0,00 (p<0,05) yang di mana hasilnya data tidak terdistribusi normal. uji hipotesis mengguakan friedman test hasil 0,00 (p<0,05). Simpulan: ada pengaruh latihan gerak sendi lutut terhadap penurunan nyeri sendi lutut pada lansia yang mengalami osteoatritis. Saran: Diharapkan responden dapat melakukan latihan gerak sendi terus menerus ketika mengalami nyeri sendi untuk menurunkan skala nyeri

    Hubungan Kadar Asam Urat dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso Pakem Sleman

    Get PDF
    Latar Belakang: Penyakit degeneratif yang banyak terjadi pada lansia adalah asam urat dan hipertensi. Prevalensi asam urat dan hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha unit Abiyoso Pakem Sleman cukup tinggi yaitu sebesar 30% lansia dengan hiperurisemia dan 70% lansia dengan hipertensi. Tujuan: Diketahuinya hubungan antara kadar asam urat dengan kejadian hipertensi pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha unit Abiyoso Pakem Sleman. Metode Penelitian: Penelitian non eksperimen dengan metode deskriptif korelasi dan dengan pendekatan waktu cross-sectional. Sampel sebanyak 96 responden, diambil secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data yaitu dengan melakukan pengukuran tekanan darah, dan pengukuran kadar asam urat. Teknik analisis data dengan deskriptif persentase dan korelasi Chi Square. Hasil: Hasil pemeriksaan didapatkan responden yang mengalami hiperurisemia sebanyak 53 lansia dan yang mengalami hipertensi sebanyak 70 lansia. Keeratan hubungan antara kadar asam urat dan hipertensi dalam kategori rendah yaitu sebesar 0,287. Penelitian ini menggunakan signifikan sebesar 0,05. Hasil uji Chi Square menunjukkan nilai p value 0,003< (0,05). Simpulan dan Saran: Ada hubungan antara kadar asam urat dengan kejadian hipertensi pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha unit Abiyoso Pakem Sleman. Disarankan bagi lansia agar mampu mengontrol kadar asam urat dan tekanan dengan cara mengatur pola makan dan olahraga sehingga angka kejadian hipertensi dan kadar asam urat tinggi dapat diturunka

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Perilaku Perineal Hygiene Menstruasi pada Remaja Putri Kelas VIII di SMP N I Prambanan Sleman Yogyakarta

    Get PDF
    Pengaruh Pendidikan KEsehatan terhadap Perilaku Perineal Hygiene Menstruasi pada Remaja Putri Kelas VIII di SMP N I Prambanan Sleman Yogyakart

    Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Melakukan Sadari pada Wanita Usia Produktif Di Pengkol Kulon Progo

    Get PDF
    Latar Belakang: Kejadian kanker payudara dari tahun ketahun meningkat, di Indonesia sebesar 40 per 100.000 penduduk dan penyebab kematian kedua. Hal tersebut karena rendahnya kesadaran masyarakat melakukan SADARI, namun pendidikan kesehatan SADARI dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan keterampilan melakukan SADARI pada wanita usia produktif di Pengkol Kulon Progo. Metode Penelitian: quasi-eksperimen dan sampel yaitu wanita usia produktif di Pengkol Kulon Progo (29 responden). Instrumen penelitian yaitu kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil: Hasil pretest tingkat pengetahuan SADARI dikategorikan kurang 26 orang (89,7%) dan posttest baik 27 orang (93,1%). Hasil pretest keterampilan SADARI dikategorikan rendah 28 orang (96,6%) dan posttest tinggi 24 orang (82,8%). Hasil wilcoxon signed rank test nilai p=0,000<0,050. Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan keterampilan melakukan SADARI pada wanita usia produktif di Pengkol Kulon Progo. Saran: Wanita usia produktif di Pengkol diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan cara mengunjungi pelayanan kesehatan untuk mencari informasi tentang SADARI dan melakukan SADARI secara rutin

    Hubungan Tingkat Stres dan Pola Makan dengan Kejadian Sindrom Dispepsia pada Mahasiswa Ilmu Keperawatan Semester Delapan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang: Mahasiswa dituntut mencapai standar kesempurnaan selama menempuh pendidikan sehingga menimbulkan masalah-masalah kesehatan diantaranya adalah sindrom dyspepsia. Prevalensi sindrom dispepsia secara global bervariasi antara 7-45%. Pola makan yang tidak teratur dapat memicu timbulnya gejala dispepsia karena lambung menjadi sulit beradaptasi sehingga produksi asam lambung menjadi tidak terkontrol. Stres akut dapat mempengaruhi fungsi gastrointestinal dan mencetuskan keluhan pada orang sehat Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan tingkat stres dan pola makan dengan kejadian sindrom dispepsia pada mahasiswa ilmu keperawatan semester akhir di Universitas „Aisyiyah Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 113 mahasiswa. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan uji chi square. Hasil Penelitian: Tingkat stres mahasiswa ilmu keperawatan semester akhir di Universitas „Aisyiyah Yogyakarta kategori sedang (37,2%), pola makan kategori cukup (48,7%), dan angka kejadian syndrome dispepsia sebesar 59,3%. Hasil uji chi square hubungan tingkat stres dengan sindrom dyspepsia diperoleh p (0,000), sedangkan hasil uji pola makan dengan sindrom dispepsia diperoleh p (0,002). Simpulan dan saran: Terdapat hubungan tingkat stres dan pola makan dengan sindrom dispepsia. Mahasiswa perlu membuat jadwal makan dan selalu menjaga ketersediaan makanan ketika waktu makan tib

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇