DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
Not a member yet
    6657 research outputs found

    Pengaruh kombinasi memory training dan resistance training terhadap mild cognitive impairtment pada lansia di Halmahera Selatan

    Get PDF
    Latar belakang: Banyak dari lansia yaitu sekitar 20-30 % mengalami berbagai macam permasalahan yang muncul, salah satunya yaitu permasalahan pada otak, yang ditandai dengan penurunan fungsi daya ingat sehingga menyebabkan gangguan fungsi aktivitas sehari-hari. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi resistance training dan memory training terhadap mild cognitive impairtment pada lansia. Metode: penelitian ini menggunakan desain eksperimental pre dengan post. Sampel penelitian ini adalah masyarakat lansia di Halmahera Selatan yakni 23 responden yang berusia 45-60 tahun dengan teknik pengambilan sampling yaitu purposive sampling. Responden diberi senam lansia dan memori training untuk 30 menit, tiga kali dalam seminggu selama satu bulan. Fungsi kognitif diukur dengan menggunakan kusiner MMSE sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Hasi: hasil analisis data dengan paired sample t-test pada hipotesis I menunjukkan hasil nilai p = 0.00 artinya ( p <0,05) yang berarti bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga hipotesis I disimpulkan bahwa ada pengaruh kombinasi resistance training dan memory training terhadap mild cognitive impairtment. Kesimpulan: kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada pengaruh kombinasi Resistance Training dan Memory Training terhadap Mild Cognitive Impairtment pada lansia. Saran: Diharapkan kepada peneliti selanjutnya dapat mengontrol aktivitas fisik responden

    Hubungan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Dusun Bekelan Sidorejo Lendah Kulon Progo

    Get PDF
    Latar Belakang : Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. Pengetahuan merupakan faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang terhadap suatu objek, sehingga pembahasan tentang pengetahuan dalam konteks kemampuan pengendalian demam berdarah tidak bisa lepas dari proses terbentuknya perilaku. Pengetahuan akan memberikan penguatan terhadap individu dalam setiap mengambil keputusan dan dalam berperilaku. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan penyakit DBD di dusun Bekelan Sidorejo Lendah Kabupaten Kulon Progo. Metode : Penelitian kuantitatif dengan metode kolerasi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 34 responden di Dusun Bekelan Sidorejo Lendah Kulon Progo. Analisa data penelitian ini menggunakan uji Sperman Rank. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan penyakit DBD di Dusun Bekelan Sidorejo Lendah Kulon Progo p = 0,052 (p<0,05) ada hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakata dengan perilaku pencegahan penyakit DBD di Dusun Bekelan Sidorejo Lendah Kulon Progo dengan kategori cukup. Simpulan dan saran : Simpulan ada hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan penyakit DBD di Dusun Bekelan Sidorejo Lendah Kulon Progo. Masyarakat disarankan untuk selalu mencari dan mengerti informasi tentang penyakit DBD, serta pengetahuan tentang perilaku pencegahan DBD

    Hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa di wilayah kerja Puskesmas Piyungan Bantul

    Get PDF
    Latar Belakang : Obesitas adalah salah satu faktor risiko yang sering ditemui pada penyakit hipertensi. Dampak yang ditimbulkan apabila seseorang mengalami obesitas yaitu penurunan kualitas hidup dan menurunnya produktivitas individu. Obesitas yang tidak dikendalikan dapat menyebabkan terjadinya hipertensi dan dapat berdampak terjadinya penyakit kardiovaskuler. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa di wilayah kerja Puskesmas Piyungan Bantul. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, alat spygnomanometer, timbangan berat badan, dan pengukur tinggi badan yang telah dikalibrasi. Sampel penelitian adalah yang mengalami obesitas pada usia dewasa di wilayah kerja puskesmas Piyungan Bantul sebanyak 59 orang. Teknik analisis data menggunakan uji Kendall’s Tau. Hasil : Hasil analisis korelasi pada penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikan dengan nilai p value=0,001(<0,05), hal ini menunjukkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa di Wilayah Kerja Puskesmas Piyungan Bantul. Simpulan dan Saran : Terdapat hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa di Wilayah Kerja Puskesmas Piyungan Bantul. Saran untuk penderita obesitas tingkat II sebaiknya memperhatikan kondisi badan, dengan mengurangi tingkat obesitas yang dimiliki hal tersebut untuk mencegah kejadian hipertensi pada usia dewas

    Hubungan antara manajemen diri dengan motivasi belajar pada siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara manajemen diri dengan motivasi belajar pada siswa MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 2 Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah siswa MAN 2 di Yogyakarta yang berjumalah 139 siswa terdiri dari 62 siswa laki-laki dan 77 siswa perempuan. Karakteristik subjek adalah: 1) siswa-siswi MAN 2 Yogyakarta, 2) berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, 3) berumur 15-19 tahun. Teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak berumpun. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional dan metode analisis data yang digunakan adalah teknin deskriptif analisis. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan skala motivasi belajar dan manajemen diri. Hasil menunjukkan bahwa subjek memiliki tingkat motivasi belajar yang sedang dengan prosentase 73,4% (102 siswa) dan manajemen diri yang sedang dengan prosentase 68,3% (95 siswa). Hasil analisis didapatkan nilai yang sangat signifikan Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p<0,01) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,729. Hasil menunjukkan bahwa hipotesis pada penelitian ini diterima. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat hubungan antara manajemen diri dengan motivasi belajar. Artinya jika tingkat manajemen diri tinggi maka motivasi beelajar seseorang tinggi, sebaliknya jika tingkat manajemen diri rendah maka motivasi belajar seseorang juga rendah

    Pengaruh aerobic exercise terhadap nyeri dismenore pada mahasiswa fisioterapi dengan kondisi overweight di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

    Get PDF
    Latar Belakang : Dismenore masalah yang sering terjadi pada wanita saat mendapatkan siklus menstruasi. Hal ini dikarenakan adanya penyempitan pembuluh darah sehingga pasokan oksigen tidak dapat disalurkan ke pembuluh darah di sekitar organ reproduksi. Wanita dengan kondisi overweight dapat berpengaruh pada fungsi reproduksi. Karena timbunan lemak memicu pembentukan hormon estrogen. Sehingga penting untuk melakukan olahraga secara teratur agar membantu aliran darah menjadi lancar dan gejala dismenore berkurang atau dapat menghilang. Tujuan Penelitian : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aerobic exercise terhadap nyeri dismenore dengan kondisi overweight di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Metode Penelitian : Quasy Eksperimen two group pre test and post test. Sampel penelitian berjumlah 22 usia 19-22 tahun. Kedua kelompok diukur tingkat nyerinya menggunakan Visual Analog Scale. Kelompok I diberikan perlakuan berupa aerobic exercise yaitu senam Zumba sedangkan kelompok II tidak diberikan perlakuanpenelitian dilakukan selama 6 kali pertemuan selama 3 minggu sengan 1 minggu sebanyak 2 kali Latihan selama 15 menit. Hasil Penelitian : Uji Hipotesis I menggunakan Wilcoxon test menunjukkan adanya pengaruh aerobic exercise terhadap nyeri dismenore dengan kondisi overweight (p = 0,001 p<0,05). Uji hipotesis II menggunakan Wilcoxon test menunjukkan tidak ada pengaruh aerobic exercise terhadap nyeri dismenore dengan kondisi overweight (p = 0,11 p<0,05). Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian aerobic exercise terhadap nyeri dismenore pada mahasiswa dengan kondisi overweight. Saran : Menjadikan hasil penelitian ini sebagai acuan dan referensi untuk melakukan penelitian selanjutnya dengan alat ukur yang berbeda ataupun variable dengan waktu penelitian lebih lam

    Hubungan Durasi Penggunaan Diapers dengan Keberhasilan Toilet Training Pada Anak Usia Toddler Di Posyandu Murangan VIII

    Get PDF
    Latar Belakang: Durasi penggunaan diapers yang terlalu lama akan menimbulkan dampak yang kurang baik pada anak. Salah satu dampak yang akan dialami anak adalah akan gagal/terlambat dalam toilet training. Bentuk kegagalan toilet training salah satunya disfungsional berkemih/eneuresis. Kegagalan ini biasanya akan terlihat setelah usia 24 bulan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara durasi penggunaan diapers dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler di Posyandu Murangan VIII. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian correlational melalui pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 41 responden diambil dengan menggunakan Teknik Random Sampling. Nilai yang didapatkan dianalisis menggunakan Uji Spearmen Correlation. Hasil: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan didapatkan hasil nilai p value 0,000 (p value < 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan diapers dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler di Posyandu Murangan VIII dengan nilai correlation coefficient sebesar -0,727 yang berarti korelasi kuat namun tidak searah. Semakin rendah durasi penggunaan diapers, maka keberhasilan toilet training akan semakin tinggi. Simpulan dan Saran: Terdapat hubungan antara durasi penggunaan diapers dengan keberhasilan toilet training pada anak usia Toddler. Sehingga diharapkan orang tua bisa mengurangi durasi penggunaan diapers pada anak usia toddler dan pada anak yang sedang melakukan toilet training

    Studi kasus pengulangan foto rontgen pasien pediatrik pada modalitas computed radiography (CR) di RSUD Dr. R Soetijono Blora

    Get PDF
    Repeat analysis adalah proses mendata gambar-gambar yang diulang dan menentukan penyebab pengulangan seperti posisi pasien, pergerakan pasien, faktor eskposi, obyek asing, kolimasi, dan sistem eror. Pengulangan foto ini lebih sering dialami oleh anak-anak dengan rentang usia 0-12 tahun karena anak dalam usia dini jika dalam keadaan sakit emosionalnya tidak bisa dikendalikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab pengulangan foto rontgen pasien pediatrik dan cara meminimalisir pengulangan foto di RSUD dr. R Soetijono Blora. Metode penelitian yang digunakan berupa deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus mengenai pengulangan foto pada pasien pediatrik. Waktu pengumpulan data dari bulan September 2022-Maret 2023. Analisis data yang digunakan yaitu berupa pengelompokkan foto berdasarkan penyebab, data yang terkumpul lalu di analisis menggunakan perhitungan repeat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bulan September-November 2022 total pengulangan foto rontgen pasien pediatrik sebanyak 32 citra radiograf dari 354 pemeriksaan dengan presentase 9,03%. Dengan faktor penyebab paling sering adalah pergerakan pasien. Upaya yang dilakukan untuk meminimalisir pengulangan foto yaitu petugas memberikan penjelasan terlebih dahulu kepada orangtua dan memberikan pengertian bahwasannya anak akan melakukan sebuah pemeriksaan jadi tidak perlu takut. Petugas mengusahakan agar tidak terjadi pengulangan karena besar atau tidaknya radiasi yang diterima dikhawatirkan terdapat efek radiasi dikemudian hari. Kesimpulannya hasil perhitungan pengulangan foto rontgen pasien pediatrik melebihi dari batas yang telah ditentukan

    Hubungan kematangan emosi dengan stres akademik mahasiswa rantau semester akhir di Yogyakarta

    Get PDF
    Mahasiswa rantau merupakan mahasiswa yang tinggal jauh dari orang tua dan keluarga. Mereka harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk tantangan akademik, sosial, dan budaya. Stres akademik merupakan salah satu tantangan yang sering dialami oleh mahasiswa rantau. Stres akademik dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental mahasiswa. Kematangan emosi merupakan kemampuan seseorang untuk mengelola emosinya secara sehat. Kematangan emosi dapat membantu mahasiswa rantau untuk mengatasi stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan stres akademik pada mahasiswa rantau semester akhir di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Sampel penelitian berjumlah 52 mahasiswa rantau semester akhir di Yogyakarta. Instrumen yang digunakan adalah skala kematangan emosi dan skala stres akademik.Hasil penelitian menggunakan uji correlation product moment, diperoleh hasil bahwa nilai korelasi sebesar 0,000 (p < 0,01), maka hipotesis dinyatakan sangat signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel sangat signifikan, yang mana dapat dilihat dari hasil uji hipotesis diperoleh skor yang signifikan sebesaar 0,000 (p < 0,01). Maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Artinya, semakin tinggi kematangan emosi, semakin rendah stres akademik yang dialami oleh mahasiswa rantau.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kematangan emosi merupakan faktor yang dapat membantu mahasiswa rantau untuk mengatasi stres akademik. Oleh karena itu, mahasiswa rantau perlu mengembangkan kematangan emosinya agar dapat menghadapi stres akademik secara lebih seha

    Studi kasus prosedur pemeriksaan oesophagus maag duodenum pada kasus atresia duodenum di RSUD Dr. Soedono Madiun

    Get PDF
    Pemeriksaan Oesofagus Maag Duodenum (OMD) adalah pemeriksaan radiografi pada saluran pencernaan untuk melihat adanya kelainan anatomi dan fisiologi organ oesophagus, lambung dan duodenum. Menurut Mulyati, (2018) proyeksi yang digunakan yakni antero posterior (AP) babygram, anteroposterior (AP) post kontras, dan right posterior oblique (RPO), dengan media kontras iodin yang dicampur NaCl, proteksi radiasi yang diberikan dengan mengecilkan kolimasi sesuai obyek yang akan diperiksa. Di RSUD dr. Soedono Madiun dilakukan dengan menggunakan proyeksi anteroposterior, anteroposterior post kontras, dan right posterior oblique (RPO) dengan media kontras water soluble dan proteksi radiasi di RSUD dr. Soedono Madiun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan menggunakan media kontras water soluble, proteksi radiasi serta penggunaan alat immobilisasi di RSUD dr. Soedono Madiun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Penelitian dilaksanakan dari bulam September 2022 sampai Juni 2023. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 3 radiografer, 1 dokter radiolog, dan 1 orang pasien pemeriksaan OMD kasus ateresia duodenum. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemeriksaan OMD pediatric tidak memliki persiapan khusus. Pemeriksaan menggunakan media kontras iodium 1:4 sebanyak 5 ml, dicampur air 20 ml dimasukkan melalui NGT. Proyeksi yang digunakan adalah AP Supine, AP post kontras dan RPO. Immobilisasi menggunakan botol aqua, selimut yang digulung serta bantuan keluarga pasien. Alasan penggunaan media kontras iodium karena lebih mudah larut dibanding menggunakan barium sulfat akan lama larut didalam tubuh pasien. Pemeriksaan radiografi Oesophagus Maag Duodenum (OMD) pediatric pada kasus atresia duodenum di Instalasi Radiologi RSUD dr. R Soedono Madiun sebaiknya mengecilkan kolimasi sesuai obyek yang akan diperiksa tujuannya agar dosis radiasi yang diterima tidak banyak dan keluarga pasien diberikan apron agar meminimalisir terpaparnya radiasi. Serta menambahkan alat immobilisasi yang lengkap sehingga bisa memfiksasikan pasien dengan sempurna

    Pengaruh kombinasi post-isometric relaxation dan myofascial release untuk meningkatkan kemampuan fungsional pada penjahit konveksi aleta

    Get PDF
    Latar Belakang: Muskuloskeletal disorder (MSDs) merupakan cedera yang mengakibatkan kelainan atau mengganggu sistem gerak manusia, salah satu keluhan MSDs yang paling sering dialami oleh pekerja yaitu nyeri pada otot leher. Penjahit biasanya melakukan pekerjaan yang monoton dan berulang menjadi faktor risiko kecacatan fungsional tetapi juga terkait dengan penurunan kualitas hidup dan produktivitas pekerja, beberapa cara latihan yang bisa menurunkan nyeri leher. yaitu terapi fisik melalui exercise post isometric relaxation dan myofascial release. Tujuan: Jadi penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari kombinasi post isometric relaxation dan myofascial release yang mengalami nyeri leher. Metode: Enam puluh responden menggunakan teknik purposive sampling dan 32 yang mengalami nyeri leher di kelompokkan di kriteria inklusi terdapat 18 sampel yang terdapat penurunan kemampuan fungsional. Menggunakan quasi eksperimen pre-test dan post test kuesioner NDI diberikan perlakuan selama 3 minggu data yang di rekap dimasukkan pada spss 22. Data diberikan menggunakan paired sample t-test untuk mengukur pengaruh Latihan. Hasil Penelitian: Analisis karakteristik berdasarkan usia tertinggi 25-29 tahun (66,6%), jenis kelamin terdapat 12 (66,7%) laki-laki dan 6 (33,3%) perempuan, durasi kerja 8 jam (100%). Uji hipotesa dengan paired sample t-tes didapatkan 2,990 ±2,587 (p<0,000). Setelah diberikan perlakuan menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan 0,81±0,050 (p>0,050). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan responden yang mengalami nyeri leher dapat memperoleh manfaat dari latihan post isometrik relxation dan myofascial release dalam meningkatkan kemampuan fungsional dan kualitas hidup pada responden. Saran: Peneliti selanjutnya dapat meneliti ergonomic dan kualitas hidup responde

    6,596

    full texts

    6,657

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    DIGILIB at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (UNISA)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇